Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
serius


__ADS_3

flashback on


Fandy Fabio


setelah mengantar Arin sampai depan sekolahnya. bio memutuskan kembali ke kos-kosannya. jam menunjukkan pukul 7.


bio pun segera masuk ke dalam kos-kosannya dan mengganti pakaian dengan pakaian dinas nya


tak lupa ia juga mengenakan jaket kulit berwarna coklat tua.


bio mengendarai mobil nya menuju kantor polisi.


hatinya terus bergemuruh seperti topan badai halilintar menerpa hatinya.


sesampainya di kantor polisi, bio pun mengecek beberapa berkas.disela sela mengecek ponselnya .bio memandang wallpaper HP nya yang berganti dengan foto Arin yang dia dapat dari anak buah nya dalam penyergapan kemarin... dia me-nge zooom foto Arin dan menjadikan wallpaper di hp nya .


sedari tadi hati bio gundah, dia memikirkan bagaimana cara mengungkapkan rasa ketertarikannya kepada Arin.


saat dia sedang melamun tiba-tiba Miko datang memecah lamunannya.

__ADS_1


"si... big boss melamun bae.. lagi lope-lope jatuh ya..!!" kata Miko menggoda big bosnya itu


"Miko, aku mau tanya....??" tanya bio


Miko yang gelagapan dikiranya big bosnya itu akan menanyainya soal laporan tentang mr.aro yang belum menemukan titik terangnya


****** aku... pasti big boss mau tanya masalah mr.aro. batin Miko


belakangan ini gembong narkoba tersebut seperti hilang ditelan bumi tidak ada transaksi dan juga jejak-jejak kehidupannya membuat Miko Santoso dan rekan-rekannya harus kerja ekstra dua kali lipat dari pekerjaan mereka yang kemarin.


"anu bos... belakangan ini si belut itu tidak melakukan transaksi dan sepertinya jejak-jejaknya si belut itu sudah masuk ke dalam tanah terlalu jauh hingga kami pun yang sudah mencangkul cangkul tanahnya tidak menemukannya" terang bio menjelaskan


"tenang aja miiko aku nggak mau bahas soal itu.." kata bio memandang wajah Miko terlihat tegang


"oh...." si Miko hanya ber oh ria


"aku mau tanya kalau mau mengutarakan perasaan kita terhadap cewek itu gimana mik...???" tanya bio sambil berangan-angan


"kalau menurut teman-teman aku.. kalau cewek itu sukanya yang langsung serius bos... jadi cewek itu berpikir kalau kita itu serius menjalin hubungan dengannya bukan main-main... jadi kita langsung diterima deh ..emang si bos mau mengutarakan perasaannya sama siapa???" terang Miko

__ADS_1


"kamu itu mau tau aja urusan ku..urus urusanmu sana cinta aja nggak kelar-kelar enggak tahu ke mana ujungnya masih aja menasehati untuk serius" kata bio mengejek hubungan Miko dan pacarnya itu nggak sampai sampai ke jenjang pernikahan.


"tapi bener loh bos...buktinya aja setiap kita ngomongin yang serius dia bilang aku hanya main-main aja... dia mau aku langsung lamar dia.." cerita Miko kepada bio


"kamu itu mau curhat atau mau ngasih solusi...!!!"bentaknya


"ya udah kalau si bos enggak percaya.... aku tinggal dulu ke depan mau membelai para maling maling cebong ya..."


Miko keluar ruangan bio.. sementara itu dia memikirkan perkataan miko menurutnya ada benarnya juga kata-kata Miko..


dia pun akhirnya menyusun rencana untuk menyatakan perasaannya dengan meminta Arin menjadi istrinya..


setelah di rasa yakin. bio pun menelpon Arin


tapi tidak ada jawaban dari Arin


dia tidak sabar ingin mengutarakan perasaannya kepada Arin sehingga dia langsung menjalankan mobilnya menuju sekolah Arin.


ketika dia sedang melewati alun-alun dia melihat bayangan wanita pujaannya sedang nongkrong di warung somay..tanpa harus memastikan dulu dia pun sudah hafal dengan postur tubuh Arin .dia keluar dari mobil dan menghampiri Arin

__ADS_1


flashback off


__ADS_2