Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 76


__ADS_3

Di pintu kedatangan sudah ada Clarisa, pak Wirawan, Mario suaminya Sandra dan bu Saras. Sandra tidak ikut karena sedang hamil muda di tri semester pertama, jadi bu Saras dan Mario melarangnya untuk ikut karena sudah malam.


"Papaaaaaa... " seru Clarisa saat melihat Angga dan Tyas keluar dari pintu kedatangan di bandara.


"Icha... " Papa kangen jawab Angga langsung memeluk Clarisa.


Mereka saling sapa dan bersalaman, semua menyambut kedatangan Tyas dan Angga dengan perasaan suka cita. Angga pulang dalam satu mobil dengan pak Wirawan,dan Clarisa. Sedangkan Tyas satu mobil dengan Mario dan bu Saras, karena sudah malam maka Mario sendiri yang nyetir mobil.


Di rumah kediaman bu Saras, Sandra dan bude Lasmi sudah menunggu di ruang tengah dengan perasaan tidak sabar ingin melihat langsung Angga yang sudah bisa berjalan lagi.


Din din din suara klakson mobil di depan pintu gerbang, kedua mobil masuk beriringan. Sandra dan bude Lasmi langsung menuju teras rumah dengan perasaan lega dan bahagia.


Semua penumpang turun satu persatu Angga menggandeng Clarisa di ikuti Tyas, bu Saras, pak Wirawan sedang Mario langsung memasukan mobilnya di garasi.


"Koko" seru Sandra langsung memeluk Angga, Sandra langsung menagis bahagia dan terharu" Puji Tuhan Ko, terima kasih Tuhan " ucap Sandra masih memeluk Angga.


"Puji Tuhan San, sudah Sand jangan menangis kasihan keponkan ku nanti " ucap Angga bahagia


Tyas langsung memeluk bude Lasmi "Bude, Aku kangen, alhamdulillah Bude Ko Angga sembuh lebih cepat dari perkiraan " ucap Tyas masih dalam pelukan bude Lasmi.


"Alhamdulillah Yas, Bude bahagia sekali " jawab bude Lasmi tak kalah terharu


Semua masuk ke dalam rumah dan berkumpul di ruang tengah, karena sudah larut malam maka hanya camilan dan buah yang tersedia di meja.


"Alhamdulillah Ko, Koko bisa kembali ke rumah lagi dalam keadaan sehat wal'afiat " ucap bude Lasmi


"Terima kasih Bude, semua berkat doa doa Bude dan semua keluarga yang selalu menyayangi dan mensuport Angga" ucap Angga bahagia

__ADS_1


"Pa, aku bubuk sama Papa ya ?" pinta Clarisa


"Boleh, tapi besok harus bangun pagi pagi karena harus sekolah " ucap Angga menasehati


Tyas langsung membawa kopernya untuk di taruh di kamarnya, sedang Mario membawa kopernya Angga dan ditaruh di kamarnya Angga. Tyas dan Angga menempati kamar atas karena kamar karena kamar bawah dipakai Sandra.


"Karena sudah malam saya pamit dulu," ucap pak Wirawan "Ngga terima kasih, Papa bahagia sekali bisa melihat kamu kembali sehat seperti dulu " ucap pak Wirawan terharu


"Papa hati hati cepat istirahat, besok biar saya yang antar jemput Icha ke sekolahan " ucap Angga


"Baik Ngga, besok malam saya kesini lagi " ucap Pak Wirawan


Setelah kepergian pak Wirawan semua masuk ke kamar masing masing. Begitu masuk kamar Clarisa langsung tertidur dalam pelukan Angga, namun Angga tak langsung tidur Angga membuka hp dan mengirim pesan ke Tyas begitu melihat aplikasi wa Tyas yang masih online.


Angga:


Tyas:


📲"🙄🙄😝😝😝"


Angga:


📱"Besok temenin aku antar Icha sekolah "


Tyas:


📲"Siap komandan, 😴😴"

__ADS_1


Angga membaca pesan dari Tyas hanya senyum senyum sendiri" Ternyata aku sudah gila, Tyas, Tyas, Tyas kapan kau akan buka hatimu untukku ???, Tyas sudah lama aku mencintaimu dan ternyata tak mudah bagiku untuk meluluhkan hatimu. Terima kasih Tuhan engkau telah kirimkan Tyas dalam hidupku, Tuhan ijinkanlah aku dan Tyas dalam ikatan suci " gumam Angga dalam hati sambil berbaring.


Pagi hari di kediaman bu Saras berbeda dari hari hari yang lalu, bude Lasmi dan Tyas sibuk menyiapkan sarapan pagi. Mario dan Sandra jalan jalan pagi di komplek, Angga membantu Clarisa untuk persiapan sekolah.


Hari ini kantornya bu Saras di liburkan karena malam hari akan di adakan syukuran di kediaman bu Saras. Syukuran atas kesembuhan Angga dan juga Syukuran atas kehamilan Sandra yang menginjak usia 4 bulan.


"Pagi cantik " sapa Tyas saat Clarisa menuju meja makan bersama Angga yang sudah menenteng tas sekolah Clarisa.


"Pagi Mbak Tyas, Mbak Tyas kata Papa Mbak Tyas ikut ngantarin Icha sekolah kan?" tanya Clarisa


"Siap nona cantik, ini mbak bikin bekal nasi bento untuk Icha " ucap Tyas sambil menaruh bekal Clarisa dalam tas bekalnya.


"Sippp thank you mbak Tyas" ucap Clarisa


Setelah sarapan Angga dan Tyas mengantar Clarisa ke sekolah. Clarisa sangat bahagia setelah sekian lama ini pertama kali ya Clarisa di antar oleh Angga. Begitu sampai di sekolah Angga, Clarisa dan Tyas turun dari mobil,Angga mengantar Clarisa sampai di depan kelas.


"Ko mampir ke pasar, beli buah buat nanti malam" ucap Tyas yang baru masuk ke mobil bareng Angga.


"Beres, nona manis, ada Icha aku di cuekin kalau begitu nanti malam Icha biar pulang bersama Papa saja" ucap Angga sedikit kesal


"What!!!" ucap Tyas kaget" Lagian Koko kan bukan anak kecil dan juga sudah sehat lagi, gitu saja kok yo iri to Ko Ko " ucal Tyas heran


"Bukan iri, cuma !!! cuma apa yaaaa!!!... " ucap Angga menggantung


"Sudah sudah kita ke pasar, lagian waktu di Singapore kan tiap hari Koko juga sudah aku perhatikan, masih kurang?"" tanya Tyas heran


"Kurang dan selamanya tetap kurang" ucap Angga dengan senyum menggoda

__ADS_1


"Sak karepmu Ko, wes sak senengmu lah, yang penting ayo kita turun waktunya belanja " ucap Tyas begitu sudah sampai pasar yang di maksud.


__ADS_2