
Di saat makan malam di kediaman keluarga pak wirawan semua berkumpul di meja makan.Clarisa senang sekali karena semenjak angga sakit jarang sekali bisa berkumpul untuk makan bersama terutama dengan merry sang mama. Biasanya clarisa hanya di temani oma opanya saja atau bahkan hanya dengan snag pengasuh. Dengan lahapnya clarisa mengahabiskan makanannya tanpa ada drama rayu merayu karena mogok makan. Suasana makan malam pun terasa damai tidak ada perdebatan atau ngobrol hanya suara denting sendok dan piring yang ada. Setelah selesai makan malam pak wirawan bu lisa dan merry menuju ruang kerja karena permintaan merry.Sedangkan clarisa kembali ke kamar di temani yuni sang pengasuh.
"Ada yang ingin kau bicarakan merr?" tanya pak wirawan yang sudah duduk di sofa, merry dan bu lisa duduk di hadapan nya..
"Merry sudah mengajukan gugatan cerai ke angga pah" jawab merry to the points tanpa ada rasa bersalah.
Dengan tenang pak wirawan berkata "kapan, dan kenapa tidak kau omongkan ke papa dulu merr?? Apa kau anggap papa sudah tidak ada?" pak wirawan berusaha tenang walau sebenarnya sangat terkejut
"Kalau merry bicara ke papa apa papa akan setuju, tidak kan?" bantah merry nada agak meninggi
"Kamu bukan anak anak merr seharusnya kamu bisa berpikir lebih dewasa, aku tahu kamu tidak mencintai angga tapi papa tidak mengerti kenapa kau mengabaikan kebaikan serta ketulusan angga merr?"ucap pak wirawan tidak mengerti dan tidak percaya atas tindakan merry
"Tolong denger penjelsan merry pa, ya merr tahu angga baik tapi merry sama sekali tidak bahagia pa, cinta merry hanya untuk erric pa"jelas merry tertunduk
"Apa yang akan kamu jelaskan merr! Apa angga pernah selingkuh dari kamu merr??tidak kan ?bukankah angga juga memberi kebebasan dan kepercayaan ke kamu sepenuhnya?apa angga bermain kasar ke kamu merr tidak kan?? Apa kurangnya dia merr? yang papa tidak mengerti kenapa kamu tega menghianati angga?kalau aku jadi angga pasti sudah ku cerai kamu, tapi angga justru selalu mempertahankan dan sekarang angga tidak mau ketemu sama kamu agar kamu berubah merr, tapi apa?? justru kamu mengajukan gugatan cerai ke angga di mana hati kamu merr?dan sekarang angga berjuang untuk sembuh agar bisa kembali membina rumah tangga dengan mu merr itu yang papa dengar dan papa lihat dari angga"pak wirawan berbicara panjang lebar dengan hati kacau penuh kekecewaan
"Masalahnya merry tidak mencintai angga pa ?merry ingin hidup bersama orang yang merr cintai pa dan lagi merry tidak mau merawat angga yang lumpuh pa, dokter bilang angga butuh waktu lama untuk kembali sembuh merr tidak mau di repotkan dengan itu semua pa"terang merry tanpa ada rasa bersalah sedikit pun
Pak wirawan langsung marah tanpa bisa mengendali kan emosinya"brakkkk",pak wirawan menggebrak meja dengan kerasnya
"Papa benar benar kecewa padamu merr papa juga sudah malu pada angga dan bu saras"ucap pak wirawan dengan nada tinggi." Semua terserah padamu merr papa hanya megingatkanmu apapun keputusan yang kamu ambil papa tidak mau ikut campur, papa pun berharap setelah bercerai dengan mu angga bisa mendapatkan istri yang lebih baik darimu merr"ucap pak wirawan masih di penuhi amarah dan kekecewaan"dan satu lagi papa memang tidak setuju jika kalian bercerai, namun kalian sudah dewasa keputusan ada di tangan kalian" ucap pak wirawan lagi dengan di penuhi api amarah pak wirawan pergi meninggalkna mereka berdua yang masih duduk di sofa ruang kerjanya.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Di singapore hari pertunangan Louise pun tiba maka tyas pulang cepat untuk persiapan menghadiri acara pertungan Louise. Tyas sengaja membawa baju ganti dan berangkat dari rumah sakit untuk menyingkat waktu.
"Ko kamu gak apa apa kan aku tinggal pulang awal?"tanya tyas pada angga
__ADS_1
"Gak apa apa yas toh tidak tiap hari, kalau tiap hari aku suruh tante potong gajimu "ucap angga bercanda
"Enak aja nyuruh nyuruh motong gaji segala "gerutu tyas sambil beresi alat make up nya.
Angga bertanya "Kamu berangkat sendiri apa di jemput yas"
"Di jemput ibu sama ce sandra "jawab tyas singkat" Ya sudah aku berangkat dulu ya ko, jangan lupa cepat istirahat supaya lusa bisa cepat pulang "nasihat tyas yang sudah mau jalan
"makasih yas hati hati, "ucap angga
Tyas berpamitan pada angga"OK by by ko"tyas jalan menuju pintu keluar
"Yas"panggil angga
"Kenapa "jawab tyas membalikan badan
"Dari dulu"jawab tyas cuek dan langsung melangakah pergi meninggalkan angga yang masih terpesona dengan kecantikan tyas.
Setelah kepergian tyas angga senyum senyum sendiri mengingat tyas yang begitu cantik mempesona dengan make up tipis natural dan balutan gamis bunga bunga sederhana namun elegant. Semakin hari angga semakin mengagumi tyas, namun tyas tetap cuek tidak peka dan menganggap angga hanya sebagai majikan yang harus di rawat,walau angga sering memujinya namun tyas menganggap hanya gombalan belaka. Dengan sikap yang di tunjukan tyas seperti itu justru membuat angga semakin mengaguminya.
Tyas bu saras dan sandra sampai di restaurant tempat acara pertungan Louise. Louise dan Albert beserta orang tuanya Louise menyambutnya kedatangan mereka bertiga dengan hangat.
"Terima kasih kalian sudah datang dia acaraku "ucap Louise saat menyambut kedatangan mereka bertiga
"Pasti kita datang ois selamat ya setelah ini cepat cepat kalian ke pelaminan ya jangan lama lama,"ucap sandra sambil memeluk Louise dengan senyum kebahagiaan
"Terima kasih semoga kamu juga segera menyusul"jawab Louise dengan senyum
__ADS_1
"Salam dari koko dan ini ada titipan dari ko angga "ucap sandra dan memberikan angpao merah ke Louise
Bu Saras dan Tyas pun bergantian memberi ucapan selamat, doa serta menyerahkan angpao merah dan hadiah kepada Louise dan Albert. Acaranya sederhana hanya di hadiri keluarga terdekat saja sehingga tak banyak tamu yang hadir. Acaranya pun berjalan lancar Louise dan Albert sudah tersenyum bahagia setelah menyematkan cincin pertunangan dan memamerkan ke para tamu undangan.Setelah acara selesai para tamu undangan pamit pulang begitu pun Tyas Sandra dan Bu saras.
Bu saras Tyas dan Sandra meninggalkan restaurant menaiki taxi menuju apartmen.Dalam perjalanan pulang mereka bertiga ngobrol tentang acara pertunangan Louise.
"Koko tanya udah pulang apa belum "ucap Sandra saat mengecek hp"koko kwatir amat sih padahal tyas pergi juga sama kita "ucap sandra sambil terus melihat ke hp nya
"Maklum kalau angga kwatirkan tyas, Secara Tyas kan tinggal di sini juga baru satu bulan pun belum ada san"jawab bu Saras membenarkan ucapan angga. Sedangkan Tyas hanya diam mendengarkan percakapan Sandra dan bu Saras
Setelah setengah jam perjalanan mereka bertiga sampai di apartments, karena hari sudah larut dan lelah maka mereka bertiga langsung membersihkan diri dan istirahat ke kamar masing masing.
, ❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️
**Bersambung dulu ya readers
Jangan lupa like, komen, vote, rate dan love supaya tidak ketinggalan episode terbarunya
Dukungan dari readers jadi penyemangat author
Jangan lupa tinggal kan jejak di komen agar bisa saling dukung feedback. Terima kasih sudah dukung karyaku
Salam sayang dari author
I love you so much my readers
❤️❤️❤️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️**
__ADS_1