
Kegiatan pagi di apartments Angga seperti biasa jam 6 pagi semua sudah bangun, Louise siap siap mandi dan sarapan sebelum berangkat ke kantornya. Tyas seperti biasa bikin sarapan pagi untuk bertiga, Louise biasa sarapan sendiri karena Angga dan Tyas biasa sarapan sepulang dari jalan jalan pagi. Kecuali jika hari libur baru mereka bertiga sarapan bareng dan Louise bangun agak siang setelah Angga dan Tyas pulang dari jalan jalannya.
Jam 7 Tyas dan Angga berangkat jalan jalan keliling apartemen,kadang duduk dulu di taman sebelah apartments. Seperti pagi ini Angga minta duduk dulu di taman untuk menyegarkan otaknya, dengan sabarnya Tyas mengikuti kemauan Angga.
"Ko, sudah lama lho Koko tidak ke gereja, bagaimana kalau minggu ini Koko ke gereja bareng Ce Ois" saran Tyas pada Angga
"Nanti aku pikirkan Yas" ucap Angga sambil menata sekilas kearah Tyas yang duduk di bangku sebelahnya
"Kenapa harus dipikirkan Ko,??untuk menghadap Tuhan itu Ko jangan terlalu banyak dipikirkan tinggal pergi saja bereskan, jangan terlalu banyak alasan untuk mendekat pada Tuhan, " ucap Tyas santai, pandangannya lurus ke depan menatap bunga bougainvillea yang bermekaran di taman.
" Masalahnya aku yang gak enak sama Ois, kalau aku bisa jalan sendiri tanpa kamu suruh aku sudah pergi ke gereja tiap minggu untuk kebak tian Yas" jawab Angga menjelaskan pada Tyas.
"Aku antar kamu Ko sampai depan gereja dan Koko bisa masuk bareng Ce Ois dan Ko Albert, aku akan menunggu kalian di Mobil Ce Ois sampai kebaktian selesai " ucap Tyas memandang ke arah Angga sekilas dan menghadap lurus kedepan lagi
"Terima kasih Yas, !!kenapa kamu memikirkanku sampai sejauh itu ?"dan apa Ois serta Albert mau bareng sama aku Yas " tanya Angga pada Tyas dengan nafas berat
"Terima kasih untuk apa Ko ?Ce ois dengan senang hati bisa barengi Koko, kalau Koko tidak bisa seminggu sekali minimal 2 minggu sekali Ko. Aku hanya ingin Koko tidak terlalu galau atau kosong pikirannya, Koko bisa membohongi orang lain dengan pura pura kuat dan tegar.Tapi tidak dengan aku, aku tahu sebenarnya hati Koko terluka dan rapuh sebab itu aku harap Koko lebih bisa mendekatkan diri pada Tuhan, karena obat yang mujarab untuk hati yang terluka hanya satu yaitu mendekatkan diri pada Tuhan, maaf Ko jika aku lancang " ucap Tyas menoleh ke arah Angga sekilas dengan senyum mengembang.
"Sok tahu Yas kamu itu, " ucap Angga berusaha mengelak
"Lanjutkan ngelaknya Ko, bukannya aku sok tahu Ko aku hanya kasih saran jika di terima ya alhamdulillah tidak di terima yasudah, the choice on your hand " ucap Tyas santai dan menoleh ke Angga
"Aku gak nyangka jika kamu bisa berpikir jernih dan sedewasa ini, kalau memang Ois dan Albert tidak keberatan baiklah aku akan ke gereja minggu lusa " ucap Angga menyetujui usulan Tyas.
"Koko ke gereja ikhlas kan ??" tanya Tyas untuk meyakinan
"Ikhlas Yas, memang benar ucapanmu Yas hanya dengan mendekatkan diri pada Tuhan obat segala obat untuk hati yang terluka, aku memang terluka dan kadang aku merasa kecewa terhadap Tuhan dengan rentetan musibah yang terjadi dalam hidupku ini.Dan kenapa Tuhan memilih aku untuk mengalami cobaan ini sendirian " ucap Angga, tatapannya lurus kedepan
__ADS_1
"Dan kenapa Tuhan memilih Koko???, karena Tuhan tahu seberapa kuat hambanya. !!"tambah Tyas yang masih duduk di taman bersana Angga
"Dan Tuhan pun mengirimkanmu untukku, terima kasih Yas kamu bisa memahamiku" ucap Angga dengan senyum yang mengembang.
"Akukan sudah bilang, aku akan mendampingi Koko, sampai Koko sehat kembali seperti semula.dan inshaallah aku akan mendampingi Koko sampai Koko bisa menemukan kebagiaannya kembali " ucap Tyas senang dengan senyum mengembang
"Pulang Yas, dokter Farika sudah di kasih tahu tentang terapiku" Ucap Angga yang tetap menatap lurus ke depan.
"Ayok kalau pulang, ternyata hampir 1 jam kita di taman ini " ucap Tyas dan langsung berdiri untuk mendorong kursi roda Angga.
Tyas dan Angga telah meninggalkan taman menuju rumahnya. Setelah 15 menit perjalanan mereka berdua sampai di rumahnya, begitu sampai rumah Tyas dan Angga cuci tangan dan di lanjutkan sarapan.
Setelah selesai sarapan Angga berbaring disofa ruang tengah, sedangkan Tyas menyediakan baju bersih untuk ganti setelah Mandi. Setelah selesai menyediakan kebutuhan Angga Tyas langsung menghubungi dokter Farika untuk menjadwal ulang terapi Angga. Dokter Farika begitu senang ketika Tyas menelponnya dan menceritakan kemauannya.
Tyas tidak lupa mengirimkan pesan ke Sandra dan Ois tentang kemauan Angga untuk pergi ke gereja. Setelah selesai dengan pesan pesannya Tyas juga harus mandi sebelum melanjutkan aktifitasnya.
Setelah suster Caroline datang dengan di bantu suster Caroline Angga mandi,.
King kring kring
📞"Bu ada pengacara Harry datang" ucap Citra di intercom
📞"Suruh beliau masuk " ucap Bu Saras singkat dan mematikan entercom
Tidak perlu waktu lama akirnya pengacara Harry masuk ke ruangannya Bu Saras ya pastinya untuk membahas tentang perceraian Angga dan Merry.
"Selamat siang" sapa pengacara dokter
__ADS_1
"Siang Pak Harry, silahkan duduk " jawab bu Saras ramah
"Terima kasih Bu.. "jawab Pengacara Harry
"Begini Bu saya akan menjelaskan tentang proses perceraian Pak Angga dan Nyonya Merry, semoga sekali lagi sidangnya terus selesai " ucap Pengacara Harry
Bu Saras mendengarkan penjelasan pengacara Harry dari awal hingga akir Secara seksama . Setelah selesai menjelaskan Pak Harry minta undur diri dan melanjutkan aktifitasnya.
Setelah kepergian pengacara Harry Bu Saras memanggil Sandra melalui intercom
Kring Kring Kring
"Ya ma" jawab, Sandra singkat
"Kesini " ucap Bu Saras tak kalah singkat
"Baiklah " jawab Sandra dan langsung berdiri menuju ruangannya Bu Saras
Tok Tok tok
"Siang Ma, ada apa Ma" sapa sandra singkat
"Barusan pengacara Harry datang mengabarkan tentang proses perceraian Angga dan Merry, kemungkinan satu kali lagi sidang selesaikan " ucap Bu Saras
"Bagus itu, tahu nggak Ma barusan Tyas chat aku dan memberi kabar jika lusa koko mau ke gereja bareng Ois dan Tyas juga mengabarkan jika sudah menjadwal ulang terapi Ko Angga dengan dokter Farika.
"Puji Tuhan Sand, Aku senang dengarnya, minggu depan kita kesana bagaimana Sand ??" ucap Bu Saras antusias
__ADS_1
"Boleh Ma, lagian minggu depan tak banyak kerjaan oh ya besok lusa kita sudah ada janji ngajak Icha jalan jalan lho Ma,Mama jangan lupa " ucap Sandra mengingatkan dan langsung berdiri dari tempat duduknya dan kembali ke ruangannya.
"Baik mama, tidak akan lupa" jawab Bu Saras singkat dan senang.