Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
berkunjung kembali


__ADS_3

beberapa saat hening akhirnya Arin memberanikan diri membuka suara


"halo pak polisi apakah Anda masih terhubung dengan ponsel ini??" kata Arin


Bio tersadar dari lamunannya dan gelagapan menanggapi pertanyaan dari Arin


"oh.... anu saya harus memastikan para saksi selamat sampai di rumah.ya sudah kalau begitu jika anda sudah tiba di rumah selamat sore nona Kanaya" kata bio cepat-cepat menutup panggilan telepon dengan Arin


Arin tidak habis pikir dengan sikap polisi yang bernama bio itu bisa bisanya setiap hari polisi itu menanyakan keadaannya dengan alasan memastikan para saksi harus selamat, Arin kini sedang disuapi oleh ibunya.


ibunya membuka obrolan kembali


"Rin.... sepertinya nya polisi yang bernama bio itu sering mencuri pandang sama kamu, kayaknya dia suka deh sama kamu???" kata ibunya cengengesan


"ibu ini ah.... mana mungkin pak polisi itu suka sama Arin. Arin itu hanya saksi jadi polisi itu hanya memastikan keselamatan Arin itu aja kok enggak lebih" kata Arin menimbang-nimbang ucapannya


"ih enggak dong Rin... kalau nggak suka ya ibu mendoakan aja supaya pak polisi itu suka sama kamu. kalau dia sudah suka ibu mendoakan supaya dia nikah sama kamu" kata ibunya sambil berangan-angan dan tersenyum sendiri

__ADS_1


Arin yang sedang mengunyah makanan sontak tersendak dengan makanan yang sedang dikunyahnya.


ibunya dengan sigap memberikan segelas air putih yang berada di meja dekat Arin tidur


"ibu nih ngawur deh...Arin masih sekolah Bu Arin pengen bahagiain ibu dulu ...Arin pengen kerja ...pengen cari duit.. pengen cari ilmu yang bisa membuat keluarga kita berkecukupan nggak seperti sekarang ini ibu sama bapak bekerja susah payah menyekolahkan Arin" kata Arin dengan tegas


"tapi kalau kamu nikah sama pak polisi kan hidup kamu terjamin .terjamin keselamatannya ,terjamin biaya hidupnya terjamin deh pokoknya semuanya!!!" kata ibunya tidak mau kalah


"ah ibu ini pasti terhasut para tetangga yang tadi siang membicarakan Arin supaya arin bisa berjodoh dengan pak polisi itu kan" kata Arin menyelidik


Arin kembali tertidur dan menyelimuti tubuhnya dengan selimut yang biasa digunakannya


entah berapa lama alien tertidur kembali setelah dia makan. sambil terdengar samar-samar ada seseorang yang berbicara dengan bapaknya.


aring mendengarkan suara itu sepertinya Arin pernah mendengarnya.


Arin segera turun dari tempat tidur dan keluar kamar hendak membersihkan diri untuk mandi.

__ADS_1


karena rumah Arin yang agak kecil jadi kamar mandi hanya satu yang terdapat di belakang bersebelahan dengan dapur. Arin harus melewati ruang tamu karena kamar arin terdapat di bagian paling depan.


dengan sedikit tertatih Arin keluar kamarnya. betapa terkejutnya Arin mendapati pak polisi itu sedang berkunjung ke rumahnya lagi


pak polisi itu lagi ngapain dia ke sini??


emang urusannya aku sama dia di kantor polisi itu belum selesai??? batin Arin


bio ketika mengetahui Arin keluar kamar berdiri dan hendak memapah Arin.


Arin melihatnya dan tersipu malu


"pak polisi mau ngapain deket-deket saya" kata arti jutek


"ayo saya antar kamu mau ke mana??" jawab pak polisi itu tanpa memperdulikan tangan aren yang hendak melepaskan pegangannya.


"emangnya pak polisi mau ikut aku ke kamar mandi, aku mau pup loh..." kata adik sedikit tersenyum

__ADS_1


__ADS_2