
Malamnya setelah makan malam semua berkumpul di ruang tamu bersantai ria sambil nonton TV dan ngobrol ringan.Sengaja mereka ngajak Angga bersendau gurau agar Angga tidak terlalu sedih.
"Ce sebenarnya Aku dari tadi masih kepikiran tentang apa yang di katakan teman Ku tadi !!kenapa ya temanku tadi kok bilang takut aku di pecat, Cece tahu apa alasannya ??"tanya Tyas pada Sandra masih penasaran
"Oh itu tadi, Begini Yas untuk domestic helpers di Singapore memang tidak semua mendapatkan kebebasan berbicara dengan sesama domestic helpers ketika bersama majikan, jadi mayoritas domestic helpers tidak saling sapa ketika bersama majikan" Kecuali jika sang domestic helper bekerja pada saudara sang majikan baru bertegur sapa, misal Ratih bekerja padaku dan Kamu bekerja pada Koko la seperti itu baru di perbolehkan untuk saling sapa.Namun saat keluar sendirian di waktu belanja atau pas liburan baru mereka bisa bebas "Sandra menjelaskan panjang lebar kepada Tyas.
"Oh begitu ya Ce, pantesan saat jalan jalan sama Koko waktu ketemu sesama orang Indonesia mereka diam saja hanya senyum sedikit "ucap Tyas mengerti.
"Jadi kamu jangan heran lagi jika ketemu sesama orang Indonesia tidak menyapa, mereka bukannya sombong tapi lebih tepatnya mereka taat pada peraturan sang majikan, karena jika melanggar resikonya bisa di pecat langsung (di interminit )dan di kembalikan ke agents "jelas Sandra lagi
"Oh ya Yas Jika kamu keluar sendirian hati hati jangan sampai kamu kenal dengan yang namanya laki laki India, Pakistan atau Nepal atau siapapun Yas bahaya "Louise ikut memberi penjelasan pada Tyas.
"Ya Ce, Aku akan hati hati terima kasih sudah memberi Ku penjelasan sekarang Aku paham "jawab Tyas mengerti
"Jika kamu memerlukan pertolongan segera telpon nomor darurat, 999 untuk polisi, 995 untuk ambulance dan pemadam kebakaran, kamu sudah menyimpan no nya apa belum Yas???"tambah Louise lagi
"Hahahhahahaa oh ya Aku lupa Ois tidak ngasih no darurat ke Tyas "ucap Sandra sambil tertawa.
"Whattt,????!, so Tyas don't know the urgent numbers, oh my Goodness Sandraaaaaaaaaaa!... "Louise langsung melempar bantal ke Sandra.
"Ya ya sorry, I'm really forgetting, because that day so busy Ois"ucap Sandra membela diri sambil memeluk bantal dari Louise.
"OK, Aku save now "ucap Tyas singkat
"Yas dengerin tu nasehat Louise dan Sandra, dan lagi jangan sampai Kamu kenal dan pacaran Yas "ucap Angga ikut berbicara meramaikan suasana.
"Iya Ko, lagian kalau memang niat pacaran di Indonesia juga bisa, ngapain jauh jauh sampai Singapore Ko"jawab Tyas tanda mengerti.
Semua nampak bahagia, Angga dan Bu Saras hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan Tyas,Sandra dan Louise yang seperti anak kecil.
__ADS_1
"Ya sudah ayo cepetan tidur sudah malam, jangan sampai besok telat bangun "ucap Bu Saras
Begitu mendapat perintah dari Bu Saras semua langsung masuk kamar masing masing. Angga di bantu Louise, Sandra dan Tyas.Namun Sandra dan Louise duluan masuk kamar masing masing,sedang Tyas masih memastikan kenyamanan Angga.
"Yas kamu sudah ngantuk apa belum?"tanya Angga pada Tyas
"Belum, kenapa Ko?"Tyas tanya balik ke Angga
"Temani Aku ngobrol sebentar, Aku belum bisa tidur "ucap Angga sambil merahi remot dan menyalahkan TV di kamarnya
"Baik Ko, "jawab Tyas singkat, dan Tyas langsung berbaring di sofa sambil nonton TV.
Namun sampai 15 menit Angga tetap diam tidak ngajak ngobrol sana sekali mereka berdua menikmati acara TV yang ada.
"Katanya mau ngobrol Ko, kok diam saja??keluarkan segala keluh kesahmu Ko jangan Koko pendam sendiri, Aku siap mendengarkannya"ucap Tyas sambil berbaring di sofa yang ada di kamar Angga.
"Terima kasih Yas, Kamu selalu mengerti dan paham apa yang Aku rasakan dengan situasiku sekarang.Aku berharap Kamu akan tetap bersamaku Yas "ucap Angga, namun hanya Angga yang tahu arti dari ucapannya.
"Setelah Aku kembali sehat Kamu akan pergi meninggalkanku begitu maksudmu Yas?"tanya Angga tak suka
"Ya bukan begitu Ko, maksud Aku kalau Koko sehatkan Koko bisa pergi sendiri kemana saja yang Koko suka,tidak perlu aku temani, tapi Aku akan tetap menjadi teman atau sahabat jika Koko menginginkannya namun jika Koko tidak menginginkannya otomatis Aku tidak akan dekat dekat dengan Koko begitu maksudnya Ko, jangan sewot duluan "ucap Tyas menjelaskan
"Aku pegang janjimu Yas, awas kalau Kamu mrngingkarinya,"ucap Angga lagi
"Janji apa Ko ?" tanya Tyas tak paham
"Janji bahwa Kamu akan tetap bersamaku dalam suka maupun duka, dan sekarang bahagiaku ketika bisa nelihatmu "ucap Angga serius
"Hahhh sak karepmu Ko, yang penting kamu senang, toh sekarang memang tiap hari juga hanya bisa melihat Aku kan, so no choice !!!"ucap Tyas, yang tambah tak paham dengan ucapan Angga
__ADS_1
Setelah hampir 2 jam ngobrol ngalor ngidul Angga tertidur dengan sendirinya.Begitu Angga sudah tertidur Tyas mematikan TV dan lampu lalu masuk ke kamarnya sendiri untuk istirahat.
Tepat jam 5 pagi semua penghuni apartments sudah pada bangun karena Bu Saras dan Sandra harus kembali ke Indonesia.
"Ngga Aku dan Sandra pulang dulu, Kamu sama Tyas hati hati di sini, dan Ois titip mereka ya terima kasih sudah banyak membantu Tante. "ucap Bu tertawa pamitan di kamar Angga.
"Tante gak usah bilang begitu apa yang Ois lakukan tidak sebanding dengan apa yang Tante lakukan pada keluarga Ois, Ois akan menemani Koko dan Tyas di sini jadi Tante jangan kwatir ya "ucap Louise tulus
"Ayo Ma kita berangkat keburu telat"ucap Sandra
"Makasih Tant makasih Sand hati hati, kabari jika sudah sampai Indonesia "ucap Angga yang duduk di ranjangnya.
"Hati hati bu hati hati Ce Sand, Ce Ois nyopirnya jangan ngebut "pesan Tyas.
"OK nona Tyas "ucap Louise seraya melangkah pergi
Sandra, Bu Saras dan Louise meninggal kan apartments, Louise mengantar Sandra dan Bu Saras ke bandara.Sedang Tyas langsung Sholat subuh dan melanjutkan aktifas paginya mulai dari bikin sarapan dan lanjut jalan jalan pagi bersama Angga.
Di bandara ternyata Bu Saras dan Sandra bertemu Pak Wirawan yang juga mau pulang ke Indonesia. Mereka bertiga berada dalam satu pesawat dan satu tujuan namun mereka beda tempat duduk.
Setelah 2 jam perjalanan pesawat mendarat di bandara juanda.Setelah selesai mengambil bagasi Sandra Bu Saras dan Pak Wirawan bertegur sapa sebentar,dan langsung pulang di jemput sopir masing masing.
Pak Wirawa langsung ke kantornya karena ada pekerjaan yang harus di selesaikan hari ini juga. Begitu pun Sandra dan Bu Saras langsung ke kantor untuk melakukan rapat.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Silahkan tinggal kan jejak kak, sukses selalu buat kakak semuanya.
Terima kasih buat yang sudah dukung novel karyaku.
__ADS_1
I love you readers sayang
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️