
Pagi pagi setelah mengajak Angga jalan jalan Tyas pamit keluar sebentar dengan pakai alasan mau beli sesuatu padahal untuk tlpon Sandra agar bisa berbicara leluasa di luar. Tyas turun di bawah apartments duduk di salah satu bangku bawah apartments, Tyas langsung memencet no Sandra.
Drrrrrrrtttttttt Drrrrrrrtttttttt drrrrrtrttttttt
Sandra langsung menggeser tombol hijau menerima panggilan video call dari Tyas.
📳"Halo Yas kamu tidak sedang di rumah kan ??tanya Sandra yang berada di ruangannya.
📳"Ya Ce ini Aku sudah turun di bawah,apa yang harus Aku lakukan Ce? jujur Aku agak takut!!ucap Tyas cemas
📳"Tadi pagi Aku sama Mama sudah rundingan besok akan ke Singapore untuk membicarakan masalah ini, soalnya Aku dan Mama juga sangat kwatir dengan kondisi Ko Angga "jelas Sandra
📳"Baik kalau begitu ce!! Aku sedikit tenang, Cece tahu sendiri Koko baru saja stabil emosinya. Ce merry kok tega teganya ngajukan gugatan cerai ke Ko Angga hadiuhhh gak habis pikir Aku ce, Ko Angga itu kurang baik gimana coba !!ucap Tyas geram dan kesal
📳"Aku sama Mama juga geram Yas, semalam saja Mama sampai gak bisa tidur mikir surat gugatan itu, nanti siang habis makan siang Aku sama Mama mau menemui pengacara keluarga untuk bahas langkah apa yang harus kita lakukan Yas, sekarang Mama lagi telpon Pak Wirawan "jelas Sandra
📳"Aku tunggu infonya ini gak bisa lama lama nanti Koko marah lagi.Perlu Aku kasih tahu ke Koko apa tidak tentang kedatangan Cece sama Ibu besok ??tanya Tyas yang masih cemas
📳"Gak usah Yas, kamu hati hati di sana nanti malam Ois mau datang apa sudah wa kamu Yas ???tanya Sandra
📳"Sudah ce tadi pagi wa aku katanya mau makan ungkep ayam goreng sama sambel trasi gitu ,, ya sudah sampai jumpa besok salam buat Ibu ya Ce!!. "Tyas mengakiri panggilannnya.
Setelah video call Tyas pergi ke supermarket membeli ayam dan beberapa stok dapur,setelah selesai belanja di supermarket tidak lupa Tyas mampir di toko kue khusus khas Indonesia membeli onde onde, lapis dan bikang untuk mengelabuhi Angga agar tidak curiga dan uring uringan . Biarpun sakit Angga sudah seperti satpam saja buat Tyas, rasa kwatir Angga ke Tyas sangat berlebihan.
"Ko Aku beli onde onde lapis dan bikang mau makan sekarang apa nanti "ucap Tyas ketika baru masuk apartments karena Angga sedang duduk di sofa ruang tamu
"Sekarang Yas mumpung masih baru pasti enak "ucap Angga "Kamu beli berapa Yas???"tanya Angga yang masih tetap memainkan laptopnya.
"Lima lima ko soalnya nanti malam Ce Ois mau ke sini untuk makan malam mumpung free katanya "jelas Tyas sambil menata kuenya di piring
"Sama siapa ?"Tanya Angga
"Katanya sendiri karena koko Albert harus lembur "ucap Tyas sambil menyerahkan kue nya tadi, dan juga Tyas mengupaskan apel buat Angga "Ini Ko "
__ADS_1
"Yas tolong bantu Aku sebentar, ada hal penting yang harus Aku selesaikan sekarang "pinta Angga pada Tyas yang berdiri di depanya. Angga masih me ngontrol pekerjaan kantornya karena Sandra belum bisa ngehandle pekerjaan Angga 100%.Dari jauh Angga memonitor Sandra
"Baik ko "ucap Tyas, akhirnya mereka berdua mengecek bareng bareng tentang pekerjaannya hingga jam makan siang.Setelah menyelesaikan pekerjaan kantornya mereka makan siang dan di lanjut istirahat siang mengingat Angga tidak boleh terlalu capek.
"Yas Yas kamu di mana??tolong kamu kesini sebentar "panggil Angga dari dalam kamarnya
"Ya Ko!! ada apa? "Tyas yang mendengar panggilan Angga langsung menuju kamar Angga.
"Kamu lagi ngapain "tanya Angga
"Lagi telpon bapak ibuk kenapa ??jawab Tyas singkat
"Entahlah dari kemarin perasaanku kok gak enak kira kira ada apa ya ??tanya Angga
"Perasaan Koko aja kali, kemarin telpon Bu Saras dan Ce Sandra gak ada apa apa kan???"Jawab Tyas berusaha menenangkan Angga"Aku ke dapur dulu ko mau masak buat nanti malam "Tyas berusaha menghindari dari Angga takut keceplosan tentang surat gugatan perceraian dari Merry
"Temani Aku sebentar, masih jam berapa ini?pinta Angga. Tyas pun menemani Angga ngobrol samapi waktu masak tiba.
Jam 7 malam Louise sudah datang meraka bertiga berkumpul untuk menikmati hidangan makan malam.Louise memutuskan untuk menginap di apartments maka setelah selesai makan malam mereka berkumpul di ruang tengah.
"Pagi ce,masak nasi goreng sama telur mata sapi "jawab Tyas sambil terus mengaduk nasi goreng di wajan
"Aku mandi dulu"ucap Louise dan segera menuju kamar mandi
"Pagi ko"sapa Louise masuk ke kamar Angga
"Pagi Ois gimana nyenyak tidurnya ??"tanya Angga
"Nyenyak sekali hehehhe habisnya capek ngobrol sama Tyas samapai tengah malam "ucap Louise
Setelah acara sarapan selesai Louise menyetir mobilnya menuju bandara menjemput Sandra dan bu Saras.Dari pintu kedatangan Sandra Bu saras dan Louise saling melambaikan tangannya.
"Hai Ois makasih ya sudah jemput kami "ucap Bu saras sambil memeluk Louise
__ADS_1
"Hai Ois sayang makasih banget "ucap Sandra dan mereka berdua berpelukan me lepas kangen
"Yuk "ajak Louise dan mereka berjalan menuju parkiran, mereka menaiki mobil yang dikendarai Louise. Di dalam mobil mereka bertiga ngobrol bareng.
"Aku ikut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga ibu "ucap Louise sedih sambil terus fokus nyetir mobilnya.
"Terima kasih Ois, semoga ada jalan terbaik dari semua masalah ini "ucap Bu Saras yang duduk di bangku belakang
Setelah perjalanan 30 menit mereka sudah sampai di apartments.Mereka bertiga langsung naik, Tyas menyambutnya dengan senang hati langsung memeluk Sandra dan Bu Saras.
Setelah cuci tangan Bu Saras dan Sandra masuk ke kamar Angga "Ngga bagaimana keadaanmu "
"Tante kesini gak kabar kabar pantesan kemarin Sandra kerjanya ngebut "ucap Angga kaget dengan kedatangan Bu Saras dan Sandra yang tiba tiba.
"Mama kangen tu "ucap Sandra yang di samping Bu Saras sambil melirik ke arah Bu Saras.
"Pasti kangen anak Mama kan tinggal Kamu sama Sandra "ucap Bu Saras berusaha tersenyum di hadapan Angga.
"Pantesan dari tadi Tyas sibuk terus di dapur ternyata masak untuk kalian "ucap Angga lagi, Angga belum mengerti maksud sebenar tentang kedatangan Bu Saras dan Sandra.
Setelah selesai ngobrol sebentar dengan Angga bu Saras dan Sandra masuk kedalam kamarnya. Sedang Louise membantu Tyas di dapur.
"Yas aku sedih melihat wajah Ko Angga "ucap Louise sambil bisik bisik takut kedengaran Angga.
"Sama ce aku juga sedih, !makanya Aku terus menghindari dari tadi takut kalau tiba tiba airmataku jatuh "ucap Tyas sedih sambil menumbuk bawang
Mereka berdua tetap asyik dengan pekerjaan dapur ya namun pikiran dan hatinya tetap mikir bagaimana reaksi Angga jika tahu tentang tuntutan cerai dari Merry.
❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️❄️
Bersambung dulu bagaimana reaksi Angga ya?!!!!!!????
Jangan lupa tinggal kan jejak untuk mendukung karyaku terima kasih
__ADS_1
I love you so much readers
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️