
Jam sudah menunjukan pukul 12 malam, Angga menaruh bayi Sandra ke dalam box bayi. Angga keluar dari kamar Sandra, namun Angga tak langsung pergi ke kamarnya, Angga malah menyalakan TV di ruang tengah.
Karena haus setelah nderes Tyas turun untuk ke dapur ambil air, sebab tadi lupa belum membawa air ke kamar. Saat menuruni tangga Tyas melihat TV menyala dan Angga duduk di sofa. Tyas mengurungkan niatnya untuk ke dapur malah menghampiri Angga yang nonton TV namun melamun sehingga tak menyadari kehadiran Tyas.
"Belum tidur, Ko?" tanya Tyas
Angga kaged mendapat sapaan dari Tyas" Belum, kamu sendiri?" Angga tanya balik
"Belum ngantuk juga " jawab Tyas yang masih berdiri
"Tidurlah sudah malam, jangan sampai subuhnya kesiangan" ucap Angga sambil menatap Tyas.
"Mau ambil air minum dulu, haus" jawab Tyas, " Koko mau ?" tanya Tyas
"Tidak, terima kasih "
Tyas langsung ke dapur untuk mengambil air untuk minum, setelah minum Tyas tidak langsung ke kamar malah menghampiri Angga lagi.
"Koko, cepetlah tidur sudah jam 12 lewat, jangan sampai Koko, sakit " ucap Tyas memperingatkan.
"Kamu, Tidurlah dulu aku mau nonton TV sebentar" jawab Angga "Lah, kok malah ikut duduk di sini " ucap Angga ketika melihat Tyas malah duduk di sofa
"Aku, temenin ko!" ucap Tyas sambil memandang wajah Angga
"Kalau begitu kita ke kamar, istirahat dan tidur, sudah larut karena kamu harus istirahat yang banyak supaya punya banyak energi supaya bebera hari hari kamu bisa melakukan pekerjaan dengan baik " ucap Angga langsung mematikan TV.
"Ada proyek baru kah?" tanya Tyas penasaran
"Ada, melamar kamu " kelakar Angga
"Jangan main - main Ko !" ucap Tyas sedikit sebal
"Cepetan tidur, karena besok akan banyak kerjaan, good night sayang " ucap Angga saat berada di depan pintu kamar Angga
"Good night, jangan lupa berdoa "
Tyas langsung masuk kamarnya, alih alih Tyas tidak bisa memejamkan matanya " Tidak biasanya Ko Angga menyematkan kata sayang, ada apa ?, lamaran, ? apa maksud semua ini ?, tidak mungkin Ko Angga mau melamarku, astagfirullahal'adhim Ya Allah kuatkanlah iman hamba" batin Tyas yang semakin berkecamuk.
Setelah terlelap 2 jam adzan subuh berkumandang dan Tyas segera menyibakan slimut untuk melaksanakan panggilan Illahi. Seperti biasa Tyas selalu menyempatkan untuk nderes(baca Al qur'an )walau hanya 30 menit setiap habis sholat subuh.
Semenjak Tyas bekerja dengan Angga Tyas dilarang melakukan pekerjaan rumah tangga karena permintaan Angga. Dengan persetujuan bu Saras, Angga menambah asisten rumah tangga di rumah bu Saras untuk membantu bude Lasmi. Bu Saras dan Sandra sama sekali tidak keberatan dengan permintaan Angga malah senang karena rumah tidak sepi.
Pagi ini semua sarapan bareng di meja makan, Mario yang baru pulang dari rumah sakit pun ikut sarapan sebelum merebahkan diri untuk istirahat.
__ADS_1
Angga turun dari tangga sedikit lesu dan terlihat pucat sambil menenteng tas kerjanya.
"Pagi " sapa Angga dan duduk di meja makan
"Pagi" semua orang di meja menjawab bersamaan
"Kurang enak badan Ko ? tanya Tyas saat melihat Angga
"Sediki, mungkin karena semalam gak bisa tidur " jawab Angga enteng sambil menyendok nasi goreng
"Hari, ini jadwal kosong tak ada yang penting sebaiknya Koko Istirahat " perintah Tyas.
"Bener apa kata Tyas, Ko, istirahat lah akir- akir ini Koko selalu sibuk bekerja, atau Koko ambil cuti liburan " Sandra memberi usulan
"Ya, Ngga, Tante setuju usulan Sandra pergilah liburan dengan Tays" bu Saras ikut menimpali
"Tyas mana mau liburan hanya berdua denganku, kalian kayak gak tau Tyas saja " ucap Angga sambil menyendok makanan
"Hahahahha, " Mario tidak Bicara malah tertawa terbahak bahak
"Kenapa kamu malah tertawa Pa?" tanya Sandra pada Mario
"Jadi teringat kita dulu ma, kamu kalau ku ajak liburan maunya juga rame - rame kayak mau ngiring manten aja " ucap Mario sambil sarapan
"Mana ada, yang ada kamu bawa pasukan sekampung " timpal Sandra
"Iya, Tante hari ini kan jum'at, nanti jam makan siang aku sama Tyas pulang dan makan di rumah, sudah lama tidak makan siang bareng di rumah " jawab Angga enteng " Ayo yas keburu siang " ajak Angga pada Tyas dan mereka berdua langsung bangkit meninggalkan rumah bu Saras.
Hari ini Tyas yang membawa mobil karena Angga kurang enak badan, Angga duduk di kursi penumpang sambil menyandarkan kepalanya di kursi mobil.
"Kalau, Koko, bener sakit kita pulang saja ko " ucap Tyas cemas
"Terima kasih, Yas, sudah selalu mencemaskanku, Aku tidak apa - apa, tenang saja habis minum obat juga baikan " jawab Angga santai
"Nanti segera siapkan berkas yang harus aku tanda tangani minggu depan " ucap Angga
"OK, " jawab Tyas
"Minggu depan, Aku, mau liburan benar kata Tante dan Sandra, aku berangkat sendiri, tolong jaga dan urus perusahaan selama aku gak masuk kerja, nanti aku bilang ke Tante dan Pak Dion " ucap Angga sambil menatap wajah Tyas dengan pendangan yang sulit untuk di artikan.
"Inshaallah " jawab Tyas tenang sambil nyetir mobil
"Makin hari kamu makin cantik saja Yas" gombal Angga
__ADS_1
"Baru nyadar ya" uajr Tyas
"Dari dulu aku selalu nyadar jika kamu cantik luar dalam " ucap Angga di iringi senyum tipis penuh kebahagaian
"Dah sampai " ucap Tyas saat mobil masuk area perkantoran yang hanya Dua lantai namun luas.
Angga dan Tyas turun dari mobil, ketika masuk kantor semua karyawan menyapa dengan sopan dan ramah, Angga dan Tyas membalas sapaannya dengan sopan dan ramah pula.
"Sebenarnya pak Angga dan mbak Tyas itu cocok ya" gossip resepsionis 1
"Iya, kedua duanya ramah dan baik hati, sayangnya mereka berbeda keyakinan " gossip resepsionis 2
"Semoga mereka berjodoh dan di beri umur panjang , senangnya punya bos seperti mereka " ucap resepsionis 1
"Aamiin " resepsionis 2 mengamini
Angga dan Tyas sudah sibuk dengan pekerjaannya masing masing. Pak Dion kembali di panggil Angga untuk menghadap, di samping membahas pekerjaan Angga juga berpeasan pada pak Dion untuk menghandle pekerjaanya selama Angga tidak masuk kerja.
Angga juga sudah berpeasan pada pak Dion jika bu Saras akan ikut memantau selama Angga liburan. Pak Dion me ganggu tanda mengerti tanpa banyak tanya toh kenyatannya Angga memenag sudah lama tidak ambil cuti.
"Yas, " sapa Pak Dion ketika keluar dari ruangan Angga
"Ya, pak ada apa?" tanya Tyas kaged
"Kalian mau libmuran kemana ?" tanya pak Dion yang berdiri di depan meja Tyas
"Cuma, Ko Angga, yang mau liburan aku tetap di sini kerja" jawab Tyas sambil tetap mengetik di layar keyboard nya, " Kenapa ?" Tyas balik tanya
"Tak kirain kamu juga ikut liburan " ucap Pak Dion
"Ngawur saja pak, kalau liburannya rame rame kaya liburan tahun karyawan ya pasti aku ikut pak, tapi kalau hanya berdua dengan Ko Angga hehehe ya maaf saja " ucap Tyas sambil myengir kuda
"Iya, ya aku tahu, ya sudah aku lanjut kerja dulu " ucap Pak Dion langsung meninggalkan Tyas.
Dengan serius Angga melanjutkan pekerjaannya, Angga sudah menyelesaikan pekerjaannya lebih dari separo. Begitu pula denganTyas, karena di kantor hanya setengah hari maka Tyas berusaha menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat.
Tepat jam 11 siang Angga keluar dari ruangannya, Angga menghampiri Tyas yang juga sedang berkemas kemas untuk ikut pulang.
"Yas, tolong bawakan berkas yang ada di tumpukan sebelah kanan, aku ke ruangan pak Dion dulu " Perintah Angga dan pergi menuju ruangan pak Dion yang masih tertutup.
"Siang cit, pak Dion masih di dalam Ap sudah keluar ?" tanya Angga saat melewati tempat duduk Citra
"Siang pak, pak Dion masih di dalam, silahkan " ucap Citra sopan dan membukakan pintu untuk Angga
__ADS_1
Pak Dion dan Angga berbicang sebentar dan pamit jika pulang lebih cepat. Setelah pamit dengan Pak Dion dan Citra Angga langsung menuju parkiran, di parkiran Tays sudah duduk di kursi kemudi.
Dengan kecepatan sedang Tyas mengemudikan mobilnya karena padatnya lalu lintas kota Surabaya.