
Jam 12 siang Sandra dan Bu Saras di temani Pak Dion keluar kantor untuk makan siang bersama clients di sebuah restaurants ternama. Karena membicarapkan masalah bisnis maka Bu Saras menesan ruangan khusus di dalam restaurant tersebut. Setelah selesai bertemu clients mereka bertiga keluar dari ruangan saat keluar dari ruangan khusus Bu Saras melihat Pak Wirawan, Merry dan sekertaris Pak Wirawan sedang berada di restaurant juga.
"San ada Pak Wirawan dan Merry " ucap Bu Saras pada Sandra
"Iya, kita temui sebentar Ma, walau sekedar menyapa toh selama ini Pak Wirawan tetap baik pada kita " ucap Sandra sambil jalan menuju kursi Pak Wirawan dan Merry
"Baik San kita sapa sebentar, Pak Dion kita kesana dulu Pak Dion mau ikut apa nunggu di mobil ?" tanya bu Saras pada Pak Dion
"Ikut saja Bu" jawab Pak Dion singkat dan ikut me langkah menuju meja Pak Wirawan
Mereka bertiga melangkah menuju meja Pak Wirawan untuk menyapa, Bu Saras sekeluarga berusaha menerima dengan ikhlas tentang Angga dan Merry. Perceraian memang bukan suatu hal yang baik namun apa daya,kita semua hanya manusia biasa yang tak lepas dari salah dan dosa.
"Selamat siang Pak, Mer" sapa Bu Saras ramah
"Selamat siang Pak, siang Ce " sapa Sandra dan Pak Dion bersamaan
"Selamat siang, Bu, Sand, Pak Dion silahkan duduk dari mana kalian " ucap Pak Wirawan sopan
"Selamat siang Tant, siang Sand Pak Dion " sapa Merry sedikit kikuk
" Kalian dari mana ?" tanya Pak Wirawan
"Tadi ada ketemu clients " jawab Bu Saras dengan senyum
"Kira kira kapan ibu menjenguk Angga di Singapore ?" tanya Pak Wirawan
"Akhir pekan ini rencana mau kesana, mumpung agak longgar soalnya sudah 2 minggu lebih tidak kesana biasannya seminggu sekali " jawab Bu Saras
"Baik sekalian bareng kalau begitu, rencana mau ngajak Clarisa sebelum sidang perceraian mereka selesai " ucap Pak Wirawan senang
"Tant maafkan Merry selama ini Merry selalu bikin ulah serta menyakiti Angga dan Tante Sekeluarga " ucap Merry tiba tiba
"Sudah Merr, semua sudah takdir dan sudah menjadi ke hendak Tuhan, semoga kedepannya kamu dan Angga bisa menemukan kebahagiaan masing masing, jangan jauh dari Tuhan terus dekatlah sama Tuhan Mer " ucap Bu Saras tenang
"Baik Tante, Merry akan berusaha " jawab Merry singkat
__ADS_1
Setelah selesai berbicang selama 30 menit mereka meninggalkan restaurant, Pak Wirawan Merry serta sekertarisnya dan sopirnya kembali kekantornya karena Merry harus mulai belajar mengurus perusahaan.
Bu Saras, Sandra serta Pak Dion juga meninggalkan restaurants menuju kantornya. Dengan kecepatan sedang mobil tesla hitam yang di kendarai Pak Dion membelah ramainya kota Surabaya.
"Bu, kapan Ibu dan Ce Sandra ke Singapore ?" tanya Pak Dion
"Jumat sore kita terbang, kita ngambil penerbangan jam 5" jawab Bu Saras yang duduk di kursi penumpang belakang sedang Sandra duduk di depan menemani Pak Dion
"Saya juga berencana untuk menjenguk Pak Angga rencana minggu depan juga, sudah lama tidak bertemu dengannya " ucap Pak Dion sambil terus nyetir mobil
"Terima kasih Pak Dion masih perhatian sama Angga, tiketnya sudah beli apa belum Pak ?" tanya Bu Saras
"Belum Bu, masih mau ngecek ulang pekerjaan di kantor dulu benar benar longgar apa tidak ?" jawab Pak Dion
"Kita berangkat bareng saja Pak, lagian juga sudah aku cek kita free Pak, nanti biar di booking kan ticketnya sama Citra " ucap Sandra
"Huh kamu itu Sand ngajak bareng, siapa tahu Pak Dion mau ngajak kekasihnya sekalian jalan jalan " ucap Bu Saras
"Gak ada pacar Bu, entahlah tidak ada yang melirik padahal gantengnya juga gak kalah sama Pak Angga hehehehee " gurau Pak Dion
"Hahahhhhaa hahahhahahaa" Bu Saras dan Sandra ikut tertawa
"Hahahhahahaa bisa aja Ce Sandra nih, Ce Sandra sendiri kapan nikah ?" tanya Pak Dion pada Sandra
"Bila waktunya tiba " jawab Sandra singkat
Mereka bertiga bercanda di dalam mobil sambil menikmati macetnya kota Surabaya, tidak berselang lama mereka sampai dikantor. Sampai di kantor Bu Saras masuk ke dalam ruangannya sedangkan Sandra juga masuk di ruangannya bersama Pak Dion untuk melanjutkan pekerjaannya agar selesai tepat waktu.
Sedangkan Merry di kantornya Pak Wirawan mulai belajar memeriksa dokumen walau banyak salah dalam mengoreksinya. Merry benar benar pusing dengan setumpuk dokumen yang harus di kerjakan,menggerutu dalam hati hanya itulah yang bisa dilakukan Merry karena Pak Wirawan yang mengawasi langsung dan tak membiarkan Merry untuk bersantai.
Sesuai dengan hari yang telah di jadwalkan mereka berenam berangkat ke Singapore bareng bareng sama sama penerbangan jam 05 sore . Di sini Clarisa yang paling bahagia karena sudah lama tidak berjumpa dengan Angga sang Papa.
Mereka berenam sama sama duduk di kelas executive, Pak Wirawan duduk berdekatan dengan Pak Dion, Bu Saras sendiri, sedang Sandra Clarisa dan Yuni duduk berdekatan, selama pejalanan Clarisa bernyanyi nyanyi riang gembira.
"Icha bahagia sekali, sebentar lagi bisa ketemu papa " ucap Clarisa senang yang duduk di tengah tengah Sandra dan Yuni.
__ADS_1
"Tante juga senang Cha bisa jalan jalan sama Icha, uppss nanti Icha bubuk di mana sama Mbak Yuni atau Tante ?" tanya Sandra pada Clarisa
"Icha mau bubuk sama Papa, soalnya Icha kangeeeen banget sama Papa " jawab Clarisa antusias
"Papa kan lagi sakit non, jadi non Icha bubuk sama Mbak saja " ucap Yuni
"Ndak mau pokoknya Icha mau sama Papa " ucap Clarisa tetap pada pendiriannya.
"Baik, boleh deh tidur sana Papa asal Icha tidak nakal " ucap Sandra menengahi
"Horeeeeeeeeeeee" ucap Icha bahagia.
Setelah dua jam perjalanan, pesawat mendarat di Airport International changi Singapore. Setelah selesai dari immigration dan mengambil koper bawaan di pintu penjemputan sudah berdiri Louise dan Albert,. Dan kali ini Albert ikut jemput karena kalau Mobil 1 tidak muat untuk 8 orang di tambah koper bawaan. Pak Wirawan dan Pak Dion ikut dalam mobil Albert, sedangkan Clarisa, Yuni, Bu Saras dan sandra berada di dalam mobil Louise.Clarisa semakin tidak sabar untuk bisa bertemu Angga.
"Tante masih lama ya?" tanya Clarisa pada Sandra
"30 menit lagi sayang, jangan kuatir nanti pasti ketemu Papa " hibur Sandra
"Sabar dulu non sebentar lagi sampai, " ucap Yuni
"Hai Princess what your name ?" tanya Louise sambil nyetir mobil.
"Clarisa inggrid setiawan auntie " jawab Clarisa menirukan ucapan Sandra
"Thank you auntie for today " ucap Clarisa masih dengan di tuntun Sandra......................
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Yeahhhhhhhh Clarisa mau ketemu Angga!!!!!
Andd Angga tidak tahu jika Clarisa juga datang ke Singapore.......
Bagaimanakah pertemuan mereka ??????????
Sehat dan sukses selalu buat kakak kakak yang sudah mendukung novel karyaku
__ADS_1
I love you so much my readers
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️