
bio menceritakan awal pertemuannya dan tantangan yang diberikan gadis itu untuk melamarnya sebagai tanda keseriusannya
"ini bukan tugasku bio... ini tugas papamu.. mintalah papamu untuk melamarnya.." kata Om putra tegas
"Om... tolong bantu bio. ini bukan lamaran yang seperti Om kira... ini adalah tanda keseriusan ku terhadap gadis tersebut Om, karo sesi lamaran yang serius itu aku nggak mungkin nyuruh Om untuk mewakilkannya " terang bio
setelah mendengar penjelasan bio akhirnya Om putra mengiyakan permintaannya untuk melamar gadis pilihan hatinya esok pagi
Setelah acara meminta bantuan kepada om putra selesai bio berpamitan untuk pulang.
Jam menunjukan pukul 8 malam . Dia sudah terlalu lama berada di rumah om putra karena tante eva meminta nya ikut makan malam bersama mereka.
Setelah sampai rumah. Bio mengecek ponselnya yang sedari tadi di tertinggal didalam mobil .
Beberapa pesan dari Santoso yang sedang memeriksa berkas pelimpahan tugas kepada Polrestabes di Lampung
Beberapa pesan yang tidak terlalu penting, dia pun enggan membalas
Bio pun membersihkan badannya yang terasa lengket. Dia merebahkan tubuh nya dan menatap plafon didalam kamarnya
Liat saja arin tantangan mu akan aku lakukan . Dan pada saat itu juga kau harus bersedia menjadi wanita ku. Batin bio
Dia pun mengirim pesan kepada Arin
Udah tidur
Isi pesan bio. Baru beberapa saat pesan nya dibalas oleh Arin
A : belum kak
__ADS_1
Bio memikirkan kenapa Arin belum tidur selarut ini
B : kenapa belum tidur
A : belajar . Besok Senin udah ujian
Dia berpikir Arin itu anak yang rajin. Buktinya sampai selarut ini dia masih belajar
B : kenapa sampai selarut ini ??
Arin pun membalas pesan bio dengan cepat
A: wayangan nih kak
B : maksutnya
Bio memikirkan pesan Arin. Wayang an. , Apa dia sedang menonton wayang sambil belajar . Atau belajar wayang
A : aku belajar dulu ya..
B : aku akan menerima tantangan mu . Lihatlah besok pagi
Bio tersenyum
Dirumahnya Arin
Arin yang sedang belajar mendapat pesan dari bio . Arin merespon pesan bio dengan cepat
Setelah beberapa pesan terkirim Arin mendapat kan pernyataan dari bio tentang melamar Arin.
__ADS_1
Bio menyetujuinya
Aduhhhh.... Bagaimana ini . Kalo besok aku dilamar dan menikah dengan dia gimana.
Bodoh nya aku memberikan tantangan kaya gitu ke polisi tampan tersebut. Gerutu Arin merutuki perbuatannya
Arin yang tenggelam didalam kecemasan nya sendiri. Akhirnya dia menyudahi kegiatan belajarnya dan membaringkan tubuhnya di atas kasur.
Arin pun kelelahan dan terlelap setelah dia belajar sampai hampir jam 2 dini hari.
Keesokan paginya hari Sabtu. Hari ini adalah hari tenang dimana dilakukan sebelum ujian nasional.
Jadi Arin libur, dia bermalas-malasan didalam kamarnya.
Hingga jam menunjukan pukul 8. Ibu Sri mengetuk pintu kamar Arin.
"Ndukk...sarapan dulu ibu udah masak sayur lodeh dan ikan asin
Arin yang mendengar sayur lodeh langsung membuka pintu kamarnya dan melotot kepada ibu sri.
" Sambelnya ada Bu??? " Tanya Arin antusias
" Ada... Mandi dulu sana.. anak prawan udah siang nih gak mandi" suruh ibu Sri
Arin menuruti permintaan ibunya. Dia masuk kembali kedalam kamar dan menggambil handuk dan pakaian
🌷🌷🌷🌷🌷🍑🍑
selamat membaca teman teman
__ADS_1
maaf ya ini novel pertama ku agak kaku ya
karena di ambil dari cerita masalalu yang di modofikasi