
Di meja makan Tyas Sandra dan Bu Saras sedang menikmati sarapan pagi roti canai dan kuah kare hangat yang di belinya dari food courts bawah apartments. (yang menjadi bayangan author saat tinggal di Singapore dulu di tampinnes apartments hehehhe model roti canai seperti di bawah ini )
Mereka bertiga sangat enjoy bisa sarapan bersama dan di selingi obrola ringan.
"Ma apa Mama gak menghadiri acara pertunangan Ois dulu baru kita balik Indonesia bareng?" tanya Sandra pada mamanya sambil menikmati sarapannya
"Hampir lupa Sand ,tiga hari lagi kan?" Bu Saras balik tanya", Aku cek dulu ke Citra dan Dion ada pekerjaan penting gak "Balas Bu Saras juga sambil menikmati sarapannya.
"Yas semalam Pak Wirawan sampai jam berapa di rumah sakit?" tanya Bu Saras pada Tyas yang duduk di sampingnya Bu Saras
",Sampai jam delapan terus kita mampir ke toko mainam belikan oleh oleh buat Clarisa ," jelas Tyas
"Beli apa?" selidik Bu Saras
"Cuma beli boneka barbie dan mobil mobilan" ucap Tyas
"Hahhaha " tawa Sandra ", Icha lucu sudah lama gak jalan sama Icha rasanya kangen, Ma yuk kita beli baju buat Ich" ucap Sandra antusias
"Ide bagus, ya sudah besok kita belanja sekalian mau beli baju buat acaranya Ois, Mama kan gak bawa baju pesta" ucap Bu Saras tak kalah antusias
"Yas kamu gak mau belikan apa gitu buat adik atau orang tua mu?" tanya Bu Saras pada Tyas
"Tidak Bu , kapan kapan saja kalau mau pulang Indonesia lagian kan baru beberapa hari yang lalu Tyas kirim uang ke Bapak Ibu kata Ibu sudah terlalu cukup " jawab Tyas sopan
"Ya sudah kalau begitu" ucap Bu Saras mengakiri obrolannya
Setelah selesai sarapan Bu Saras dan Tyas menuju rumah sakit bareng.Sedangkan Sandra melakukan pekerjaannya di apartments sendiri.Begitu sampai di rumah sakit Bu Saras dan Tyas menuju kamar angga untuk menyapa Angga terlrbih dahulu sebelum menemui Dokter Farika, Bu Saras memang ada janji sama Dokter Farika untuk bahas kesehatan Angga .
Tok Tok Tok
Bu Saras mengetuk ruangan Dokter Farika dan masuk bersama Tyas. "Selamat pagi dok" sapa Bu Saras dan Tyas bersamaan dengan senyum ramahnya.
__ADS_1
"Pagi silahkan duduk Bu , Yas " jawab Dokter Farika mempersilahkan Bu Saras dan Tyas untuk duduk
"Bagaimana keadaan Angga dok, apa ada sesuatu yang bahaya atau tidak?" tanya Bu Saras cemas
"Alhamdulillah sampai saat ini menurut hasil pemeriksaan saya kondisi Pak Angga stabil dan jauh lebih baik, saya harap Ibu dan Mbak Tyas tetap bisa menjaga emotional Pak Angga karena emosi bisa mempengaruhi kesehatan Pak Angga dan bisa memperlambat atau mempercepat proses kesembuhan Pak Angga "jelas Dokter Farika
" Inshaallah Saya akan melakukan yang terbaik dok", jawab Tyas ramah
"Saya percaya pada kamu Mbak Tyas " ucap Dokter Farika "Kalau dalam satu minggu ini kesehatan Pak Angga membaik maka Pak Angga bisa di rawat di rumah dan untuk terapi Saya bisa datang ke rumah sesuai perjanjian "jelas Dokter Farika pada Bu Saras dan Tyas
" Kami ucapakan banyak terima kasih Dok , Saya bersyukur Angga mendapatkan perawatan dari Dokter "ucap Bu Saras bahagia
"Sudah menjadi tugas Saya sebagai Dokter Bu lagian Saya dan Pak Angga teman dekat waktu sma dulu jadi Saya pun berharap bisa lebih banyak membantu Pak Angga sebagai Dokter dan juga teman",jelas Dokter Farika sopan dan ramah
"Baiklah Dok sekali lagi Saya ucapakan terima kasih banyak kami pamit dulu" Bu Saras dan Tyas berdiri undur diri dan salaman sebelum meninggalkan ruangan Dokter Farika.
Tyas menuju kamarnya Angga , sedangkan Bu Saras pergi meninggalkan rumah sakit dan kembali ke rumah untuk melanjutkan pekerjaannya bersama Sandra .
"Sudah bangun Ko " sapa Tyas saat masuk kamar Angga dan angga a berbaring dengan mata terbuka
"Dokter bilang kalau dalam seminggu ini Koko membaik Koko bisa pulang ke apartment, dan Dokter Farika yang akan datang untuk memantau kesehatan Koko serta untuk terapi Koko jalan"jelas Tyas sambil merapikan kamar Angga
" Tante sama Sandra kemana? "tanya Angga lagi
"Mereka ada pekerjaan jadi gak bisa ke sini, mungkin besok baru bisa ke sini" jelas Tyas
"Its OK, the most important you visit me every day that's enough" ucap Angga senang, "Melihatmu sudah membuat ku cukup senang" gumam Angga dalam hati sambil mengikuti gerak Tyas yang sibuk merapikan kamar Angga
"Of course I'll do it , that's my job, gayamu ko pakai bahasa inggris segala", ucap Tyas cuek
"Tumben kamu gak bawa laptop Yas ?" tanya Angga "Aku mau makan buah yas tolong kupaskan apel?" pint a Angga pada Tyas , Tyas segera mengupaskan apel untuk Angga.
"Ini ko," Tyas menyodorkan buah apel yang sudah di potong dan di kupas kepada Angga "Oh ya Ko kemarin aku sama Pak Wirawan sudah membelikan oleh oleh untuk Icha , tapi pak Wirawan yang bayar semua jadi kartu darimu utuh tidak aku pakai, sebentar aku ambil kan kartunya Koko bisa check di m banking" jelas Tyas panjang lebar, karena Tyas sendiri takut saat di suruh beli oleh oleh buat Icha Angga memberi kartu kredit Black gold unlimited dan Tyas di bebaskan untuk menggunakannya
__ADS_1
"Kamu gak beli sesuatu untuk adikmu Yas ," ucap Angga sambil menikmati buah apel
"Enggak Ko , adiku kan sudah besar semua besok besok saja kalau aku pulang Indonesia baru aku beli oleh oleh buat mereka, kalau terlalu sering aku kasih oleh oleh kebiasaan nanti, lagian kan sudah aku kirim uang extra jadi sudah cukup" jelas Tyas lagi
"Ya sudah lau begitu, dan kamu juga gak beli sesuatu buat kamu sendiri Yas ?" tanya Angga lagi
"Nggak Ko ,tidak ada yang aku perlukan semua sudah punya,lagian kan sudah di kasih uang sama Pak Wirawan dan uangnya pun masih" ucap Tyas sambil senyum senyum"sebenarnya aku sedikit heran ko, kok Pak Wirawan kasih aku duwit banyak banget sih, beberapa hari yang lalu 2000 dan kemarin lusa di tambahi 500 buat beli baju untuk ke pertunangannya Cece Louise "Tyas menceritakan semua pada Angga tentang kebaikan dan perhatian Pak Wirawan padanya.
" Betul kah? "tanya Angga sedikit heran" Papa orangnya memang baik tapi aku pun juga gak nyangka bakal sebegitunya perhatiannya padamu Yas , mungkin karena sebagai Ucapan terima kasih sudah jagain menantunya yang ganteng ini kali"kelakar Angga
"Ohhh so sweet,,, makanya ko ayo semangat nya di tambahi biar cepet sembuh biar bisa jalan jalan sama Icha" seloroh Tyas gemas
"Kadang Aku senang juga sakit begini" ucap Angga mengakat alisnya
", Maksud mu?" hanya orang sableng yang seneng sakit Ko "ujar Tyas heran
"Ya biarkan orang bilang aku sableng yang penting bisa di rawat sama kamu Yas, di temani setiap hari hahahhahh" canda Angga di barengi tawanya
"Kumat ya Ko ngomongnya mulai ngelantur kaya kesambet Jin pojok an aja" gurau Tyas "Dah Kamu istirahat dulu Ko jangan terlalu capek nanti kalau kamu ketahuan oleh Dokter Farika karena kecapek an Aku yang kena semprot Dokter Farika "cerocos Tyas
"Baiklah nona manies, tapi kamu jangan berisik" ucap Angga
"Baiklah" jawab Tyas ,"Kamu itu seperti orang gak sakit aja ko ngomong ngalor ngidul" ucap Tyas lagi
"Hemm because have you take caring me" ucap Angga dan memejamkan matanya
Angga istirahat memejamkan matanya karena Perintah dari Dokter Angga harus banyak istirahat, Tyas tidak membawa laptop jadi hanya menggunakannya hp untuk hiburannya.
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Untuk saling dukung sesama author tinggalkan jejak di komen pasti aku feedback. Terima kasih untuk semua yang sudah dukung karya saya
Salam sayang dari author
__ADS_1
I love you so much my sweet readers
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️