Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 80


__ADS_3

"Ngga, Sandra sedang hamil dan kamu juga sudah kembali jadi tugas tugas Sandra kamu handle kembali dan Tyas setelah kamu balik dari cuti, tugas kamu sama seperti dulu ikut kemana aku pergi " jelas bu Saras yang duduk di kursi kerjanya.


"Baik bu " jawab Tyas sopan


"Tant, tugasnya Tyas boleh pindah gak?" tanya Angga


"Tidak bisa Ngga, tante tahu maksudmu, kamu tetap sama Pak Dion dan Tyas tetap sama tante seperti dulu, bukankah di rumah sudah ketemu dan di kantor juga bisa ketemu, mau apa lagi ?" ucap bu Saras santai" atau kalian menikah saja!" ucap bu Saras tanpa basa basi langsung to the point


Tyas yang mendengar ucapan bu Saras langsung kaged setengah mati, karena Tyas sama sekali tidak pernah berpikir jika bu Saras akan membahas pernikahan di depannya.


"Angga sih mau saja, siapa yang gak mau menikah dengan Tyas " jawab Angga santai tanpa dosa


"Ngawor ae Ko kamu itu, emang gampang apa " jawab Tyas tak kalah santai walau hatinya sedang tak karuan setelah mendengar ucapan dari Bu saras di tambah sikap Angga akir akir ini yang memberi perhatian lebih.


"Jelas gampang, tinggal aku ngelamar kamu minta restu dari kedua orang tuamu, bereskan !! Lalu kita pacarannya setelah menikah seperti yang kamu impikan " ucap Angga tambah ngelantur


"Baiklah, kalau berani besok bilang ke bapak dan ibuk" ucap Tyas menantang.

__ADS_1


"Hahaha hahahhahahaa sudah sudah jangan ribut, jam berapa jemput Icha, dan setengah jam lagi kita metting sebentar untuk mengumumkan bahwa kalian berdua dah kembali aktif di kantor dan juga merubah susunan kerja juga staff" ucap bu Saras menengah Angga dan Tyas yang mulai ngotot.


Jam 10 pagi rapat di mulai dengan di pimpin langsung oleh Bu Saras. Dalam rapat bu Saras menjelaskan tentang perubahan sistem kerja dan juga susunan staf karena ada staf yang sudah pensiun dan juga adanya penambahan staf. Bu saras tidak lupa mengumumkan tentang masuknya kembali Angga sebagai GM dan menggantikan Sandra, karena Sandra mengambil cuti hamil lebih awal.


Setelah hampir 2 jam rapat semua staf kembali ke ruangan masing masing dan di lanjut istirahat. Bu Saras Sandra, Angga, Tyas, pak Dion dan Citra makan siang bersama di ruangan bu Saras.


Jam 2 siang Angga dan Tyas pergi menjemput Clarisa dari sekolah, dengan mengemudi mobil Tesla Angga membelah ramainya kota surabaya, panas dan padat ya lalu lintas sehingga Angga mengemudi dengan pelan pelan.


"Yas, " panggil Angga


"Hmmm" jawab Tyas


"Icha juga ikut, besok Icha sudah libur dan hari senin tangga merah, lagian aku dan Icha mau nginep di hotel papa yang di kotamu sekalian ngajak Icha liburan " jelas Angga sambil mengemudi menuju sekolahan Clarisa


"Kotaku jauh Ko, apa Koko akan mengemudi sendiri ? Apa Koko tahu jalannya? Apa tidak mengganggu kesehatan Koko, Secara Koko baru sembuh dan juga sudah lama tidak mengemudi jarak jauh " cerocos Tyas tiada henti


"Hmmm sekarang tambah cerewet ya, terima kasih selalu menghawatirkan aku, Icha sangat senang bila tahu mau aku ajak ke kotamu,. Dan untuk mengemudi ada sopirnya Papa yang ngantar lagian kita berangkat bareng Papa. Aku tahu kamu gak mau kan gak mau kalau hanya berdua denganku makanya aku ajak Icha. Papa sekalian mau ngecek hotelnya dan katanya mau lihat sawah di desamu" jelas Angga panjang kali lebar " Kamu tahu nggak jika Papa, dan ibumu dulu pernah berteman walau tak lama sih" jelas Angga lagi

__ADS_1


"Apa?... Gak salah denger nih, mana mungkin Ibuku berteman dengan Pak Wirawan " ucap Tyas kaged saat mendengar penjelasan Angga


"Jelas mungkin, kata Papa dulu Ibumu kerja jaga kantin di kampus tempat Papa kuliah, tapi ya itu katanya Ibumu galak pada laki laki, tapi sangat baik pada perempuan katanya banyak mahasiswi yang berteman akrab dengan ibumu hahahha hahahhahaa kata Papa mirip denganmu " jelas Angga lagi


"Itu namanya bukan galak Ko, tapi lebih menjaga diri dari kaum adam yang kurang ajar. Ibuku pernah cerita dulu untuk biaya sekolah SMA ibuku kerja jaga kantin di kampus punyanya bulik. Kata bulik ibuku pintar makanya di bawa ke Surabaya dan sekolah di sana. Tapi kalau pernah berteman dengan Pak Wirawan ibuku tak pernah cerita tapi kalau pak Wirawan yang sok akrab saja itu aku pernah dengar" cerita Tyas menambahkan.


Begitu sampai di sekolah Angga turun sendiri untuk menjemput Clarisa di kelasnya. Tyas duduk di mobil menunggu Angga dan Clarisa datang.


"Mbak Tyas" sapa Clarisa saat masuk ke mobil


"Icha sayang sudah pulang, gimana sekolahnya hari ini? " tanya Tyas dengan senyum teribdahanya


"Baik Mbak, Pah kita ke AW ya Icha mau makan ice-cream dan ayam goreng di sana " pinta Clarisa


"OK, tapi setelah dari AW harus segera kerjakan tugas sekolah, karena besok pagi pagi sekali kita mau berangkat liburan dan mengantarkan mbak Tyas pulang " ucap Angga menjelaskan


"Ya Pah, Icha senang sekali " ucap Clarisa bahagia

__ADS_1


Angga sudah menjelaskan pada Clarisa jika mereka berdua tidak akan tinggal serumah dengan alasan Angga belum sembuh total. Karena setahu Clarisa selama Angga sakit Tyas yang merawat jadi Clarisa tak banyak tanya, dan lagi Tyas dan Clarisa sangat akrab dari dulu. Jadi sangat mudah bagi Clarisa dan Tyas untuk saling memahami


Sepulang dari AW Clarisa ganti baju dan langsung mengerjakan tugas sekolahnya di temani Angga. Clarisa sangat bahagia bisa di temani Angga dalam mengerjakan tugas sekolahnya, karena biasanya hanya Yuni yang menemani dan guru lesnya. Sedang Tyas sibuk menata barang yang akan dibawa besok saat pulang kampung, disamping menata punyanya sendiri Tyas juga menanta barang bawaan Clarisa juga Angga.


__ADS_2