Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 78


__ADS_3

Ham 6,30 Tyas keluar dari kamarnya dengan memakai gamis batik warna marron dengan hijab senada. Jam 7 malam tamu sudah mulai beradatangan, undangan hanya kerabat dekat dan juga seluruh karyawan kantor yang datang.


(visual Cahyaningtyas seperti di bawah ini semoga suka,)



Sedang Anggara Setiawan mengenakan hem warna hitam dan celana kain warna senada (visual Anggara Setiawan artis Korea)



Angga sangat bahagia menyambut tamu undangan begitu pula Sandra, Mario serta bu Saras.


Tyas dan bude Lasmi di bantu Yuni sibuk melayani para tamu undangan. Seluruh keluarga pak Wirawan turut Hadir termasuk dengan Merry, namun sayangnya Merry tidak jadi menikah dengan Erric karena Erric telah berhianat.


"Selamat Ngga, aku turut bahagia kamu bisa sembuh seperti sedia kala, maafkan aku, aku harap kamu bahagia dan carilah pendamping yang mencintaimu " pesan Merry saat bersalaman dengan Angga.


"Terima kasih Mer, kamu juga, carilah pendamping yang tulus mencintaimu, kalaupun kita tidak berjodoh dalam mengarungi rumah tangga aku harap kita bisa bersahabat " ucap Angga tenang


"Terima kasih Ngga " ucap Merry terharu dan menitikan air mata bahagia karena Angga tak menaruh dendam padanya."Tyas mana ?" tanya Merry


"Mungkin lagi repot melayani tamu, dari tadi aku belum melihatnya " jawab Angga santai sambil melihat lihat keberadaan Tyas.


"Tyas gadis yang baik, aku rasa dia cocok denganmu dan papa selalu memuji Tyas, tapi kamu jangan kwatir Ngga aku tak iri dengan Tyas" ucap Merry dengan senyum merekah tanpa beban.


"Terima kasih Merr, mau ketemu Tyas ?" tanya Angga "Ayo aku temani untuk mencari Tyas" ucap Angga dan berjalan berjejer dengan Merry.


"Ini beneran cuma mau ngantar aku, atau sudah kangen dengan Tyas " goda Merry, setelah bercerai hubungan Angga dan Merry malah seperti teman. Merry sebenarnya juga sudah tahu jika Angga mencintai Tyas karena sering mendengar cerita dari pak Wirawan.

__ADS_1


"Dua duanya " jawab Angga enteng


Saat berjalan Angga melihat Tyas yang sibuk melayani para tamu, dengan cekatan dan senyum merekah menuangkan minuman atau menambah menu di atas meja. Ketika melihat Tyas, Angga tambah terpesona melihat penampilan Tyas yang sederhana namun tetap Anggun.


"Yas" sapa Merry yang berdiri di depan Tyas dan berjejer dengan Angga.


"Selamat malam dan selamat datang Ce Merry " sapa Tyas dengan senyum ramahnya


"Tambah cantik, bagaimana kabarnya Yas?" tanya Merry dengan perasaan senang.


"Alhamdulillah baik Ce, Cece sendiri ! Baikan ?" tanya Tyas


"Baik, Ngga kenapa kamu gak bantuin Tyas ?" ucap Merry sambil melirik Angga.


"Gak usah Ce, toh Ko Angga tugasnya menyambut tamu " ucap Tyas berusaha menjelaskan


Taufiq adiknya Tyas juga turut hadir, karena mendapat undangan langsung dari Angga. Saat masuk Taufiq bingung karena tidak ada yang di kenal, untung saat masuk Taufiq bertemu Mario sang dosen. Ternyata Marou dosenya taufiq di University.


"Fiq ?" tanya Marou saat bertemu Taufiq


"Iya pak selamat malam, Bapak juga ada di sini ?" tanya Taufiq bingung


"Kamu?, kamu kok bisa kemari ?" tanya Mario masih penasaran.


"Iya Pak, saya di undang sama Pak Angga majikannya mbak ku " ucap Taufiq menjelaskan


"Maksudmu Tyas!!, jadi kamu adiknya Tyas?" tanya Mario ingin tahu

__ADS_1


"Iya Pak, saya adiknya mbak Tyas" jawab Taufiq sopan


"Baiklah ayo masuk aku antar untuk bertemu Tyas " ucap Mario dan mengantar Taufiq untuk mencari Tyas.


Mario dan Taufiq masuk ke taman, sebelum bertemu dengan Tyas dan Angga, Mario mengenalkannya dulu pada Sandra dan juga Bu Saras serta pak Wirawan yang kebetulan duduk satu meja. Mario mengenalkan Taufiq pada keluarganya bukan hanya sebagai adik Tyas namun juga sebagai asistennya saat di kampus. Taufiq menyalami dan menyapanya dengan sopan, begitu pula semua menyambut Taufiq dengan baik walau baru pertama kali bertemu.


"Yas, adikmu sudah datang " ucap Mario saat di meja tempat Tyas.


"Fiq, mbak kangen bagaimana kuliahmu?, ini Ko Angga, dan ini Ce Merry " ucap Tyas sambil bersalaman dengan Taufiq. Taufiq langsung menyalami Angga dan Merry.


Jam 8 acara dimulai dengan doa di lanjut dengan sambututan sang tuan rumah bu Saras. Bu Saras menyampaikan rasa syukurnya atas kesembuhan Angga dan juga atas meja Milan Sandra. Sambutan di lanjut dengan Mario, Mario bersyukur atas kehamilan Sandra sang istri dan atas kesembuhan dan kembalinya Angga di Indonesia.


Dan terakir Sambutan dari Anggara Setiawan, Angga bersukur atas nikmat sembuh yang di rasakan.


"Terima kasih atas kehadiran kawan kawan semua, saya bersyukur sekali karena Tuhan mengirimkan orang orang yang begitu tulus padaku, sehingga saya bisa lekas sembuh lebih cepat dari perkiraan. Terima kasih buat Tante, Sandra, Papa Wirawan, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Dia yang setia merawat saya penuh kasih sayang, Dia yang selalu menyenangati saat saya down, Dia yang dengan tegas menarahi saya saat saya malas terapi atau pun minum obat. Dia yang dengan sabarnya mengingatkan saya ketika saya salah, siapa dia cukup saya dan Tuhan saja yang tahu, dan terima kasih untuk dia wanita terhebatku " Angga mengakiri sambutannya


Semua tamu yang ada menyambut Sambutan Angga dengan tepuk tangan, ada yang penasaran siapa yang di maksud karena semua tahu jika Angga telah bercerai dengan Merry.


Setelah acara selesai dan para tamu undangan pulang Tyas, bude Lasmi dan juga Yuni ikut bersih bersih dan di bantu kru kebersihan dari pihak organisers.


Setelah selesai Tyas masuk kamar untuk istirahat melepas lelah namun saat baru mau merebahkan badan hp Tyas berdering.


Siapa yang telpon ya ??????????...


Jangan lupa like komen love dan hadiahnya ya sayangku


Dan jangan lupa tinggal kan jejak pasti aku feed back.

__ADS_1


Happy reading I love you my readers sayang.


__ADS_2