Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
Part 58


__ADS_3

Hari ini hari dimana jadwal mediasi perceraian Angga dan Merry, Merry datang di dampingi sang pengacara dan Angga hanya di wakili sang pengacara. Mediasi berjalan lancar hanya memerluka waktu 1 jam karena dari pihak Angga hanya mengikuti permainan dari Merry. Untuk jadwal sidang pertama masih nunggu 2 minggu lagi.


Setelah selesai mediasi Merry dan pengacaranya meninggalkan pengadilan agama begitu pula pengacara Angga juga sudah meninggalkan pengadilan agama. Pengacara Angga pergi ke kantornya Angga untuk menemui Bu Saras karena Bu Saras ingin dengar langsung hasil mediasi dari sang pengacara.


Tok Tok tok


"Selamat siang Bu, ada pengacara Harry ingin bertemu"ucap Citra pada Bu Saras


"Persilahkan dia masuk Cit"perintah Bu Saras sambil memeriksa dokumen.


"Baik Bu"jawab Citra singkat dan pergi memanggil Pak Harry yang duduk di ruang tunggu.


"Mari Pak silahkan masuk Bu Saras sudah menunggu "ucap Citra sopan, dan mengantar Harry keruangan Bu Saras.


"Terima kasih "jawab Pak Harry sopan


"Selamat siang Bu"sapa Pak Harry ramah


"Selamat siang Pak, silahkan duduk"jawab Bu Saras ramah pula dan menjabat tangan Pak Harry


"Terima kasih Bu"jawab Pak Harry dengan senyum ramah.


Setelah berasa basi sebentar Bu Saras meminta Psk Harry untuk menceritakan hasil mediasinya tadi. Dengan gamblang pula Pak Harry menceritakan proses mediasi tadi secara berurutan.Setelah selesai menceritakan hasil mediasi pada Bu Saras Pak Harry segera pamit undur diri.


📞"Sand keruangan Mama sebentar "perintah Bu Saras pada Sandra lewat intercom kantor.


📞"Baik Ma, 5 menit lagi aku ke ruangan Mama "jawab Sandra dan langsung mematikan komputernya


Tok Tok tok


"Ma, "sapa Sandara saat masuk keruangan Bu Saras


"Duduk Sand ada hal yang ingin aku omongkan ke kamu"ucap Bu Saras


Setelah Sandra duduk Bu Saras menceritakan semua tentan proses mediasi tadi. Mendengar berita dari Pak Harry sang pengacara Sandra sangat senang.


"Ma kira kira kita bisa masuk nggak saat persudangan nanti ?"tanya Sandra karena Sandra sangat penasaran tentang perceraian.


"Gak bisa kayaknya Sand, Mama sendiri gak tahu dan tadi lupa gak tanya sama Pak Harry "jawab Bu Saras panjang lebar. "Kenapa kamu mau ikut ??"tanya Bu Saras pada Sandra


"Kalau boleh sih kalau gak boleh juga tidak mengapa "ucap Sandra lagi


"Ya kapan kapan kita tanya pengacara Harry untuk lebih jelasnya"ucap Bu Saras

__ADS_1


"Ma, untuk makan nanti malam aku sudah pesen nasi goreng pada Bude Lasmi "ucap Sandra senang


"Bagus "jawab Bu Saras singkat


Di Singapore Tyas mendengar vedio call antara Angga dan sang pengacara Pak Harry. Pak Harry menceritakan secara detail hasil mediasi tadi pagi,Angga dan Tyas mendengarkan Secara seksama.Setealah 2 jam video call Angga mengakiri video callnya begitu melihat jam Angga terkejut karena jam suadah menunjukan pukul 5 sore.


"Yas,!"Angga memanggil Tyas


"Iya Ko aku masih ada di sini,padahal dari tadi Aku ada di sini Ko "ucap Tyas sedikit menggerutu.


"Sudah jam 5 Yas ternyata!!, ya sudah hari ini kita gak usah jalan jalan dulu besok pagi saja kita jalan jalannya "ucap Angga


"Baik Ko, "jawab Tyas dan langsung menyalakan tv


" untuk Lihat berita di TV.


"Yas aku pingin nasi goreng untuk makan nanti makam"ucap Angga


"Baik Ko aku buatin, tapi jangan pedes pedes yo soale aku gak begitu doyan pedes"ucap Tyas dan langsung berdiri berdiri untuk menuju dapur masak nasi goreng pesenan Angga.


Hanya dalam waktu kurang dari 1 jam nasi goreng ala Tyas telah siap. Tyas langsung menatanya di meja makan,untuk malam ini Ois tidak makan bareng Tyas dan Angga karena ada pekerjaan yang harus selesai hari ini.


Setelah selesai menikmati makan malam Tyas menemani Angga dikamar Angga sambil berchating ria sama Sandra.


"Sama Ce Sandra Ko "jawab Tyas singkat sambil membalas chat dari Sandra.


"Coba lihat" Angga minta hpnya Tyas


"Kepo amat sih Ko, nih lihat saja sendiri "jawab Tyas sewot namun tetap memberikan hpnya pada Angga.


"Jangan kwatir aku hanya mau lihat chat mu sama Sandra bahas apa saja itu aja"ucap Angga santai


"Ngrasani kamu Ko "ucap Tyas enteng


"Hahhahhhahhhhaaaa"Angga langsung tertawa membaca chatnya Sandra dan Tyas.


"Kok di Ketawa in sih Ko "gerutu Tyas


"Habis kalian itu lucu," jawab Angga sekenanya.


"Ko, boleh tanya sesuatu padamu ?"tanya Tyas ragu


"Biasanya juga langsung tanya, gak usah minta ijin "ucap Angga enteng.

__ADS_1


"Bagaimana perasaan Koko saat ini?, maaf sebelumya "ucap Tyas ragu


"Aku lega Yas walau sakit, aku berharap suatu saat nanti jika kamu berumah tangga bisa mencitai suami dan anak anakmu secara tulus Yas,dan aku harap kamu tidak mengalami situasi yang tragis seperti yang aku alami "ucap Angga bersungguh sungguh


"Inshaallah Ko, maksudnya lega walau sakit itu gimana Ko ??dan apakah Koko benar benar ikhlas melepas Ce Merry ?"tanya Tyas lagi sedikit penasaran


"Aku akan tetap berusaha ikhlas Yas, biarlah tuhan yang yang menjawab melalui waktu, Sebenarnya aku sangat berterima kasih Yas dengan semua keadaan sekarang ini "ucap Angga sambil menerawang entah kemana


"Maksudnya Ko??bikin aku tambah gak mudeng Ko, apa maksudnya "ucap Tyas semakin penasaran dengan ucapan Angga.


"Maksudku, Berterima kasih pada orang yang telah melukai hatiku, karena dia telah membuatku kuat.


Berterima kasih pada orang yang telah membohongiku, karena dia telah membuatku lebih bijaksana.


Berterima kasih pada orang yang telah membenciku,karena dia telah mengasah ketegaranku.


Berterima kasih pada orang yang telah mengkhianatiku, karena dia telah melatih kesabaran dan menguji kesetiaanku.


Berterima kasih pada orang yang mengecewakanku,karena dia telah melatihku untuk lebih ikhlas.


Berterima kasih pada orang yang menjaga dan mengerti semua keadaanku, karena di situlah nikmat dan rahmat Tuhan ada bersamaku."ucap Angga panjang lebar


"I'm proud of you Ko, terima kasih sudah menjelaskan dengan detail "ucap Tyas singkat


"Dan aku berterima kasih pada Tuhan di saat aku terpuruk Tuhan telah mengirimkan orang orang yang begitu tulus padaku, dan itu termasuk kamu Yas, "ucap Angga dengan senyum tulus.


"A,,,, aku , ya enggaklah Ko, aku hanya melakukan pekerjaanku saja, "ucap Tyas mengelak


"Bukan hanya aku yang bisa merasakan ketulusanmu Yas,semua yang dekat denganmu dapat merasakannya, kalau kamu gak tulus bagaimana Tante, Sandra, Papa wirawan dan juga Ois bisa akrab denganmu seperti sekarang "ucap Angga memperjelas.


"Jangan memujiku berkebihan Ko, takut nanti aku jadi takabur, dan ingat Ko aku tak sebaik yang kamu katakan "ucap Tyas menegaskan


"Orang baik tidak akan ngaku baik Yas, "ucap Angga


"Jujur Ko aku salut sama kamu, di saat situasi yang rumit seperti sekarang kamu masih tetap tegar "ucap Tyas


"Aku bisa kuat dan tegar karena Tuhan telah mengirimkan kamu untuk selalu ada bersamaku "ucap Angga senang


"Kok aku lagi sih Ko yang jadi alasan heran dehhh, untung aku sudah kebal dengan gombalanmu "ucap Tyas keheranan


"Hahahahaha kamu gak akan paham Yas, aku dah ngantuk mau tidur, kembalilah dikamarmu sudah malam, kemalaman nanti kamu gak bisa bangun untuk sholat tahajud lagi, malam Yas istirahatlah"ucap Angga dengan senyum termanisnya.


"Selamat malam Ko"ucap Tyas, langsung mematikan lampu dan juga TV di kamar Angga. Tyas langsung menuju kamarnya untuk tidur karena waktu sudah malan dan Tyas juga sudah di landa rasa kantuk yang berat.

__ADS_1


__ADS_2