
Masih dengan Angga dan Tyas yang lagi bersantai nonton TV di kamar Angga setelah makan. Angga masih sibuk dengan laptopnya sedangakan Tyas menikmati hiburan acara TV.
"Ko, kapan Koko mulai latihan terapi lagi??, sudah hampir 3 minggu Koko tidak latihan??" tanya Tyas sambil menghadap Angga
"Entahlah Yas" ucap Angga sedikit putus asa
"Ayo lah Ko jangan putus asa begitu, minggu depan ya Ko latihan lagi, jangan malas malas begitu " ucap Tyas memaksa
"Hmmmm" jawab Angga cuek
"Hihhh Koko, pokok minggu depan Koko harus latihan lagi aku gak mau tahu !!" ucap Tyas final
"Maksa amat sih Yas " ucap Angga masih cuek sambil terus mantengin laptopnya.
"Kalau Koko gak mau terapi ya gak apa apa sih, aku pulang saja ke Indonesia ngapain juga disini nungguin Koko, yang di tungguin aja sudah patah semangat. " ucap Tyas pura pura mengancam.
"Lah kok kamu yang ngancam sih Yas, iya iya Yas aku nurut kamu, asal kamu tetap menemaniku !" ucap Angga langsung mendongak melihat ke arah Tyas
"Ya gitu dong yang semangat Ko, maaf bukannya aku Maksa Ko, tapi aku pingin lihat Koko sehat kembali seperti dulu, apa Koko tidak ada cita cita untuk sembuh dan memulai hidup baru dengan lembaran baru, dan aku akan menemani Koko sampai Koko sembuh kembali " ucap Tyas panjang lebar dengan senyum senang.
"Baiklah nona Tyas, aku akan nurut perintah nona, sekarang aku kerja dulu nona cukup diam ditempat untuk nenani diriku"ucap Angga senyum senang
"OK ok,,, aku diam" jawab Tyas singkat
Angga terus sibuk dengan laptopnya sedang Tyas juga sibuk sendiri dengan hpnya melakukan chatting dengan Sandra.
📲"Ce lagi apa, ada berita bagus Koko sudah setuju untuk melanjutkan terapi lagi minggu " tulis Tyas
📲"Syukurlah Yas, aku senang dengarnya nanti aku sampain ke Mama, " tulis Sandra
📲"Akirnya setelah hampir 3 minggu Ko Angga tidak terapi sekarang mau ngelanjutin terapi lagi, makasih Yas" tulis Sandra.
__ADS_1
📲"Yas mungkin minggu depan aku dan Mama baru bisa datang, akir akir ini kerjaan di kantor banyak banget" tulis Sandra
📲"Sama sama Ce sudah menjadi tugas saya Ce untuk menjaga Ko Angga, gak apa apa Ce aku paham kalau Cece masih sibuk tentang kerjaan di kantor, barusan aku email yang Cece minta tadi pagi, untuk urusan Ko Angga Cece jangan kuwatir inshaallah aku masih bisa ngatasi " tulis Tyas
📲"Wah cepet amat Yas,makasih ya Yas, untuk urusan Ko Angga aku dan Mama tetap percayakan padamu Yas" tulis Sandra
📲"Kebetulan hari ini Koko delivery makanan, jadi tidak masak, "tulis Tyas
📲"OK, Yas aku mau lanjutin kerjaan dulu sama Mama, tugasmu saja sudah selesai masak aku kalah sama kamu Yas, hahaha hahha" tulis Sandra
📲"OK, good luck Cece, salam buat Ibu "tulis Tyas.
Setelah chat dengan Sandra Tyas melanjutkan aktifitasnya nonton TV.
Sandra dan Bu Saras melanjutkan pekerjaannya di ruang kerja,.
"Ma, ada berita bagus" ucap Sandra senang
"Berita bagus apa Sand?" tanya Bu Saras penasaran
"Puji Tuhan, serius Sand " ucap Bu Saras terkejut senang langsung menghentikan aktifitas
"Iya Ma, tadi Tyas yang ngasih tahu, Tyas ngancam Koko kalau Koko tidak melanjutkan terapi Tyas pulang ke Indonesia begitu, baru deh Koko setuju untuk melanjutkan terapi lagi " Ucap Sandra
"Ternyata Angga tunduknya hanya pada Tyas, kita ngomong dianggap angin lalu hadiuhhh " ucap Bu Saras heran
"Hahaha iya ya Ma, jangan jangan Ko Angga beneran suka sama Tyas Ma, oh ya Ma tadi Tyas juga sudah menyelesaikan tugas yang tadi pagi aku minta ?" ucap Sandra juga ikut keheranan
"Mungkin saja Sand, Tyas memang bisa diandalkan seandinya dulu Angga berjodoh sama Tyas kita gak perlu menghawatirkannya " ucap Bu Saras sambil melanjutkan aktifitasnya mengecek dokumen di laptopnya
"Siapa tahu suatu saat mereka berjodoh Ma" ucap Sandra penuh harap.
__ADS_1
"Aamiin " jawan Bu Saras mengamini
Sandra dan Bu Saras menghentikan obrolannya dan melanjutkan aktifitasnya untuk mengecek berkas berkas kantor dengan ditemani kopi dan kripik pisang buatan Bude Lasmi.
Di Singapore jam 9 malam Louise baru saja pulang dari kantornya, Louise pulang membawa makanan ringan untuk cemilan teman nglembur. Sampai rumah Louise langsung mandi membersihkan diri, Tyas membuatkan susu untuk Louise.
"Ce, ini susunya sudah aku buatin, kelihatannya kerjaan Cece banyak banget?" tanya Tyas pada Louise yang sudah duduk di kursi didekat meja yang ada di kamar mereka.
"Iya, Yas rasanya pegel semua ni badan, makasih susunya" ucap Louise
"Ce, tolong dong ajak Koko ke gereja, setiap minggu Cece kan ke gereja biar Koko punya semangat lagi, rasanya sedih kalau lihat Ko Angga akir akir ini seperti tidak ada semangat hidup " ucap Tyas menyampaikan uneg uneg dalam hatinya dengan ekpresi sedih
"Kalau Koko mau aku sih ok ok saja Yas , toh aku kegereja bareng Albert nanti biar Albert yang nemani Ko Angga, Sebenarnya aku dah lama pingin ngajak Ko Angga untuk ikut ke gereja tapi aku gak enak hati " jawab Louise senang
"Makasih Ce, besok aku ngomong ke Ko Angga, biar hatinya terang Ce " ucap Tyas girang dan memeluk Louise
"Sama sama Yas, tapi kamu harus tetap ikut ngantar lho Yas, dan kamu bisa tunggu di luar biasanya orang tua yang di jaga maidnya, maidnya nunggu di luar sampai acara kebaktian selesai " Louise menjelaskan pada Tyas
"Baik Ce, yang penting Koko mau pergi ke gereja" ucap Tyas senang " Perlu bantuan gak Ce, ink aku lagi nganggur Ce" Tyas menawarkan bantuan ke Louise
"Makasih Yas, tidak usah tinggal sedikit ni, oh ya kamu sendiri biasanya juga sudah menghadap laptop, tumben hari ini nyantai amat. "ucap Louise dan mulai buka laptopnya.
"Sudah selesai Ce, tadi siang aku sudah selesaikan "jawab Tyas singkat
"Ohhhh pantesan "jawab Louise singkat
Setelah selesai ngobrol sama Louise, akirnya Louise kembali serious dengan laptopnya dan Tyas memilih ke kamar Angga untuk melihat Angga yang masih serius dengan laptopnya.
"Ko sudah malam cepetan istirahat, besok saja di lanjut atau aku bantu kerjakan "! ucap Tyas menawarkan bantuan ke Angga
"Sedikit lagi Yas, paling setengah jam lagi selesai " jawab Angga yang masih sibuk dengan laptopnya.
__ADS_1
Akirnya Tyas mengalah agar tidak ada perdebatan di antara mereka, Angga dan Tyas. Tyas memilih duduk lagi disofa sambil dengerin murattal yang ada di hpnya,.
Dengan sabarnya Tyas menunggu Angga hingga Angga menyelesaikan pekerjaannya. Angga bilang setengah jam namun faktanya satu jam baru selesai. Begitu pekerjaan Angga selesai Tyas langsung mengemasi laptop yang di pakai Angga.