Bukan Jodoh

Bukan Jodoh
tes


__ADS_3

Arin yang melangkah masuk. melihat mobil bio menjauh .. dia melamun mengulang kembali kejadian di depan gerbang tadi


dooorrrrr


Lea mengagetkan kan Arin yang terlihat melamun memandang gerbang..


" ya Allah lea... untung aku nggak punya penyakit Mag " terang Arin.


" kog penyakit mag sih, biasanya kalo orang kaget biasanya penyakit jantung gitu" Lea hanya garuk garuk kepala


" ya elah.... kalau aku bukan jantung tapi mag, kalau kamu ngagetin aku asam lambung ku naik.. ku makan kau". terang Lea membentuk tangannya seperti akan menerkam buruannya


Lea hanya bisa lari meninggalkan arin. Arin tertawa terbahak-bahak..melihat tingkah Lea


Arin berjalan menuju kelasnya dan di sana sudah banyak teman yang mengisi tempat duduk mereka masing-masing.


di mejanya dia menemukan Lea yang sedang duduk di bangku dan merapikan tasnya dia menyusul Lea duduk di sebelahnya


"aku tadi lihat kamu sama pak polisi ganteng itu loh. ada hubungan apa kamu sama dia?" senyawa ya sembari mengeluarkan buku pr-nya dan bolpoin


Arin hanya tersipu malu


"yaelah... malah senyum senyum sendiri nih Kunti.... di tanyain juga" gerutu Lea

__ADS_1


Arin menjitak kepala lea, Lea mengaduh kesakitan


"mana ada kunti secantik aku.. yang ada kunti itu minder melihat kecantikan aku.lalu kabur terbirit-birit " tawa Arin


"ya nggak usah pakai jitak jitak segala..... sakit tau" melihat terus mengusap-usap kepalanya bekas jitakan Arin.


" kamu pacaran ya ? " tanya Lea


" husttt.... memastikan keselamatan para saksi" jawab arin , seingat Arin hanya alasan tersebut yang digunakan polisi itu beberapa hari terakhir


Lea yang tak ingin melanjutkan interogasi nya beralih fokus pada buku pr nya.


"mmmmm....ada kabar apa di sekolah hari ini selama beberapa hari ini aku tidak masuk..? " tanya Arin antusias


"hari ini juga universitas tersebut mengadakan tes juga lo.... untuk kriteria-kriteria awal calon mahasiswa baru" terang Lea kembali


tak disangka bel tanda masuk pelajaran berbunyi..


kepala sekolah kelas Arin masuk kedalam ruang kelasnya


"selamat pagi anak-anak.. hari ini adalah tes pertama seleksi dari universitas xxx.. kelas ini adalah kelas yang pertama.. untuk itu sekarang kalian diminta untuk ruang aula.." terang kepala sekolah


anak anak mulai gaduh dan berlarian ke ruang aula

__ADS_1


disana banyak dari kakak kakak dari universitas xxxx tersebut dan beberapa dosen yang mengurusi pendaftaran seleksi siswa baru.


Arin dan Lea berjalan beriringan menuju aula


" kamu tertarik Rin..??? " tanya Lea


" kamu...???" tanya Arin balik


" akyu bangeeeettt. " jawab Lea yang dilebih lebihkan


mereka melakukan prosedur pendaftaran dan seleksi, tes tinggi badan dan tes fisik lainnya.


hampir 2 jam pendataan itu berlangsung.


sekarang selesai didata dan seluruh siswa ditugaskan kan mengisi formulir yang berisikan nama ,alamat, nama ayah ibu dan nomor handphone.


setelah mengisi formulir dilakukan tes yang berisikan soal-soal matematika, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilaksanakan...


arin dan Lea yakin bahwa seluruh tes yang dilaksanakan oleh pihak universitas xxx tersebut akan mendapatkan hasil yang memuaskan.


setelah tes selesai mereka dibubarkan untuk pulang lebih awal.


dan hasil tes dari universitas xxx tersebut akan keluar 2 minggu setelah tes dilakukan.

__ADS_1


karena sekolah pulang lebih awal Arin dan Lea memutuskan untuk nongkrong di kedai somay milik mamang Cepot di sekitar kawasan alun-alun.


__ADS_2