
Angga, bu Saras, Sandra dan Mario duduk di ruang tengah untuk ngobrol sambil nonton TV. Bude Lasmi sudah masuk kamar untuk istirahat setelah menyelesaikan pekerjaannya.
"Ko, kelihatannya Koko kerasan tinggal di rumah orang tua Tyas? " goda Sandra
"Gak usah ditanya Ma, ko Angga pasti kerasan, siapa yang gak kerasan bisa bersama-sama terus dengan orang yang dicintai " celetuk Mario ikut menggoda Angga
Angga tidak menjawab malah ngelamun entah kemana pikirannya.
"Kalau sekiranya berat untuk berpisah dengan Tyas jemput balik saja secepatnya " ucap Sandra, namun Angga tetap tidak merespon
"Ngga, dari tadi tante amati kamu kok ngelamun terus sih ? apa ada masalah Ngga ?" tanya bu Saras ingin tahu
"Nggak tante, lagi mikirin besok kalau masuk kantor giamana" ucap Angga mencari alasan
"Alah alasan, ngaku saja Ko kalau Koko itu sudah kangen berat sama Tyas" ledek sandra sambil ngemil makanan ringan
"Biarinlah Sand, wajar kalau Angga kangen " ucap bu Saras menambahi
"Aku, masuk dulu capek mau istirahat " ucap Angga dan melangkah menuju kamarnya yang ada di lantai 2.
"Ko, jangan lupa peluk terus fotonya Tyas " kelakar Sandra di iringi tawa renyahnya.
"Kamu itu ma, seneng banget godain ko Angga " ucap Mario
"Begitulah Mar, mereka berdua dari kecil sudah begitu," ucap bu Saras
"Ma, perasaan dulu waktu ko Angga sama ce Merry tak begitu amat, berpisah berminggu minggu pun ko Angga biasa saja, tak sperti saat ini, la ini belum ada satu hari ko Angga berpisah sama Tyas sudah kelimpungan, di ajak ngomong sudah gak nyambung " oceh Sandra panjang lebar
"Tanya ke Angga, kenapa ? mungkin juga karena ini pertama kalinya mereka berpisah setelah 2 tahun lebih bersama, coba Sandra ingat pernahkah Tyas meninggalkan Angga sewaktu Angga sakit sampai sekarang? nggak pernah kan ?" tanya bu Saras melihat ke Sandra
"Bener juga ya, ma" jawab Sandra sambil mengangguk tanda mengerti
__ADS_1
"Cepet kalian tidur, sudah malam, mama mau masuk kamar dulu" ucap bu Saras dan pergi meninggalkan Mario dan Sandra yang masih nonton TV.
"Hai, anak papa, papa kangen nih " ucap Mario sambil meraba lembut perut Sandra yang sudah sedikit membuncit
"Iya papa" ucap Sandra menirukan saura bayi.
"Ayo, istirahat ma, capek sekali besok ada jadwal operasi lagi " keluh Mario
Sandra pun mengikuti perkataan Mario untuk masuk kamar dan istirahat.
Di dalam kamar Angga tak bisa memejamkan mata, Angga terus teringat perkataan Farida tadi siang " Siapa ya yang di maksud Farida tadi, apa mungkin Tyas mau di jodohkan? Tuhan apa yang harus aku lakukan? " gumam Angga yang berbaring di atas kasurnya sambil terus menatap foto Tyas yang ada di layar hpnya "Tyas tidak kah kamu tahu tentang perasaan ini, aku tahu ini bukan perkara yang mudah untuk kita berdua. Tapi aku juga tidak bisa untuk tidak mencintaimu, ya aku cemburu dan ini pertama kalinya aku merasa cemburu begitu melihat kamu akrab dengan laki laki lain. Rasa cemburuku padamu melebihi cemburu ku pada Merry dulu, kalau dulu aku marah pada Merry bukan karena aku cemburu namun lebih pada tidak dihargai sebagai suami. Namun saat melihatmu berbincang dengan laki laki lain aku benar- benar cemburu. Seandainya tidak ada tembok penghalang yang kuat aku pasti sudah melamar kamu " gumam Angga dalam hati sambil memejamkan mata
Angga miring kanan miring kiri namun tetap tak bisa tidur"Tyas, apa kamu merindukan aku, sebagai mana aku merindukan kamu, seandainya kita berjumpa dari 7 tahun yang lalu maka kamulah yang akan aku pilih, " saat Angga sedang gelisah sebuah pesan wa masuk nama Tyas yang tertera, dengan cepat dan senyum yang mengembang Angga langsung membuka pesan dari Tyas.
📲" Sudah sampai rumah apa belum ko?" Tyas
📲"Sudah, " Angga
📲" Aku kangen " Angga
📲" Sampai rumah gak kasih kabar" Tyas
📲" Terima kasih untuk perhatiannya, sengaja aku tak kasih kabar sebab aku ingik tahu seberapa kuwatirnya kamu padaku " Angga
📲" Tadi aku wa Icha, aku kira Icha tidur bersamamu ko ?" Tyas
📲" Besok Icha sekolah semua seragam dan alat sekolah ada di rumah Merry, jadi Icha di bawa pulang oleh papa " Angga
📲" OK, good night, take care, jangan lupa besok masuk kantor" Tyas
📲" Rasanya malas gak ada kamu " Angga
__ADS_1
📲" Cukup sebut namaku 3 kali dan hentakan kaki di lantai kuat kuat sebanyak 7 kali, pasti kakimu pegal pegal 😂🤣😂 " Tyas
📲"Aku kira kamu yang datang " Angga
📲" Cepatan tidur " Tyas
📲" Thanks for everything " Angga
Angga langsung menutup chat nya dengan Tyas, Angga masih memandangi foto Tyas yang ada di layar hpnya. Sampai jam 12 malam Angga tetap tidak bisa tidur, akirnya Angga keluar dan duduk di taman belakang sendirian.
Karena haus Mario keluar kamar ingin ke dapur untuk mengambil air karena air di kamar habis. Saat Mario melintasi kaca besar yang teemrhubung dengan taman, Mario melihat bayangan manusia di bawah remang-remang cahaya bulan sedang duduk sendirian. Mario langsung menghampiri Angga yang duduk sendiri dengan kegelisahannya.
"Gak bisa tidur ko?" tanya Mario dan langsung duduk di sebelah Angga sambil membawa segelas air putih.
"Belum ngantuk Mar, kamu sendiri jam segini kenapa keluar ? nanti Sandra nyariin " ucap Angga yang tetap menatap lurus kedepan
"Sandra sudah tidur, aku kira tadi hantu malam-malam duduk sendirian dikegelapan " ucap Mario
"Ngawor ae kamu itu, bagaimana kerjaanmu di rumah sakit ?" tanya Angga
" Semua baik-baik saja dan lancar, Koko gak pingin nikah lagi kah ?" tanya Mario sambil minum air
" Sebenarnya ada , cuma aku masih bingung entah jalan mana yang harus aku tempuh ? Antara aku dan Tyas, kamu tahu sendirikan, dalam perkara ini bukan masalah mudah " ucap Angga bimbang
"Tapi, Koko mencintai Tyas kan ?" tanya Mario to the points
" Ya, sudah lama aku mencintai Tyas bahkan sebelum kecelakaan itu terjadi. Entah semenjak ketemu Tyas aku merasa ada rasa yang berbeda, ya berbeda dengan perasaanku pada Merry. Dan aku belum pernah cemburu seperti saat ini, " ucap Angga mengakiri ucapannya
"Cinta tidak bisa dipaksakan Ko, Tyas memang gadis yang baik dan pasti banyak pria mengidamkannya " ucap Mario tanpa sadar seolah tanpa dosa. Angga langsung melirik Mario dengan lirikan tajam
" Tenang Ko, aku tetap setia pada istriku" ucap Mario cepat klarifikasi takut terjadi salah paham" Oh ya, Koko cemburu pada siapa?" tanya Mario penasaran
__ADS_1
"Yang penting bukan kamu, sudah sana tidur nanti Sandra bangun nyariin kamu lagi " perintah Angga
"Good night, Koko cepetan tidur juga, jika sudah sangat kangen besok pagi- pagi sekali, cepat jemput Tyas " ucap Mario dan langsung pergi meninggalkan Angga yang masih duduk di kursi taman.