
Happy reading ✓
Kali ini Langit hampir kelepasan, meminta kekasihnya untuk melakukan hal yang lebih, begitulah langit saking terbawa suasana setiap berciuman pasti akan lepas kendali, kalau saja bulan tidak langsung mengingatkan atau menstop entah lah udah jadi apa mereka.
"Jangan sekarang Lang belum waktunya" kata bulan dengan bijak.
"Maaf yah aku kelepasan lagi" jawab Langit, dirinya langsung Menghela nafas panjang dan membuang nya kasar.
"Kamu ingetin aku yah kalau aku mulai hilang kendali" pintanya
"Tapi kamu nggak masalah kan kalau aku nggak mengabulkan keinginan kamu soal s-e-x?!" Tanya bulan canggung.
Langit langsung menatap kekasihnya, ia tersenyum lalu menempelkan bibirnya pada punggung tangan gadis itu. "Denger bulan aku cinta sama kamu tulus, ada atau tidak adanya s-e-x di hubungan kita, itu sama sekali bukan masalah. Aku akan nunggu sampe kamu siap" jelasnya
"Makasih yah kamu udah ngertiin aku" ucap bulan lembut, lantas kedua sejoli itu saling berpelukan satu sama lain.
*****
Mobil sport langit masuk kearea parkir dihalaman kampus, bulan terlebih dulu turun disusul dengan Langit yang juga ikut turun. Kemudian lelaki itu langsung menggenggam tangan bulan, jalan berdampingan untuk menuju gedung fakultas masing-masing.
Sontak saja hal itu membuat sebagian mahasiswa dan mahasiswi memperhatikan keduanya. Seolah-olah saling berbisik ingin tahu ada hubungan apa antar bulan dan langit.
Yang pastinya banyak kaum hawa yang mengidolakan langit mendadak patah hati berjamaah, Saat melihat langit yang dengan mesranya menggandeng atau sesekali merangkul kekasihnya. Sebenarnya bulan merasa risih dan tidak enak karena menjadi pusat perhatian. Akan tetapi beda hal nya dengan langit yang nampak cuek dengan orang-orang yang kini tengah menatapnya.
__ADS_1
"Telfon aku Yah kalo jam kuliah kamu selesai" titah Langit pada pacarnya. Bulan pun mengangguk dan tersenyum, selanjutnya gadis itu segera masuk kedalam gedung fakultasnya. Begitupun dengan langit, keduanya harus terpisahkan oleh gedung fakultas yang berbeda.
"Ciieee yang udah go publik mesra banget sih" goda pretty yang baru masuk dalam kelas.
"Sirik aja Lo Makanya punya pacar" jawab bulan mengerucutkan bibirnya.
"Ye awas Lo yah kalau pacar gue lebih ganteng plus lebih tajir dari cowok Lo bakal gue pamerin depan mata Lo tiap hari" tandas pretty mendengus
"Eh btw emang benar yah kemarin si langit salah paham sama Aiden? Yang masalah seminar itu?" Tanyanya lagi.
"Hemm gitu deh, gue juga akhirnya salah paham juga sama dia" jelas gadis itu.
"Apa gue bilang kan udah tau cowok Lo cemburuan, Salah paham gimana maksud Lo?" Pretty makin penasaran.
"Anjir, terus emang tuh cewek siapa?" Tanyanya
"Dia bilang sahabatnya, pas gue ngegepin dia tuh cewek lagi sama cowoknya kesitu. Tapi kebetulan cowoknya lagi dikamar mandi " pretty mengangguk
"Tapi syukur deh hubungan Lo berdua baik-baik aja" kata pretty, bernafas lega. Tak bisa dipungkiri pretty memang sangat mendukung dengan hubungan antara Bulan Dan Langit, justru dia orang yang paling rempong atau royal demi membela hubungan percintaan temannya itu. Contohnya saja dikampus mereka ada grup chat bernamakan KAUM PECINTA L.A.B (Langit angkasa biru) yang rata-rata anggota nya adalah kaum hawa. Pretty sengaja ikut bergabung dalam grub tersebut.
Guna memastikan jika ada yang macam-macam atau punya niatan salah satu dari mereka, Siap-siap saja dirinya lah orang yang akan maju dibarisan paling depan, hal itu dilakukan agar tidak ada yang bisa menghancurkan hubungan antara Langit dan bulan, karena ia sendiri sangat mengidolakan hubungan mereka yang menurutnya sangat serasi dan menggemaskan.
******
__ADS_1
Diseberang negara nan jauh dari dimana bulan berada.
~Oxford university INGGRIS ~
"Nay aku harus ngomong berapa kali lagi sih sama kamu, please jangan terlalu ngekang aku. Dan kamu juga bukan anak kecil yang harus ngikutin aku kemanapun aku pergi"
"Apa salahnya bintang aku ngikutin kamu, toh aku ini tunangan kamu aku cuma mau pastiin kamu baik-baik aja"
Begitulah percakapan Antara Bintang dan Kanaya, selama mereka berada di inggris hal yang selalu diributkan tak jauh-jauh adalah tentang Kanaya yang super ketat mengawasi bintang, tentu hal itu membuat bintang lama kelamaan menjadi jengah, ia merasa Kanaya sudah menjeratnya terlalu kuat. Sampai dirinya tidak bisa lagi bernafas.
Pasalnya selama mereka kuliah dikampus yang sama, Kanaya akan mengikuti kemana bintang pergi, persis bak parasit yang akan setia menempel ditubuh mangsanya, Kanaya tidak perduli jika itu menyangkut bintang pasti dia akan segera bertindak, gadis itu tidak akan membiarkan tunangan yang paling dicintainya lepas dari pandangan.
Pernah ketika itu bintang yang diam-diam sengaja tidak memberi tahu pada Naya karena merasa sudah jengah dengan sikap posesif nya, bintang pergi seorang diri dirinya yang akan mengerjakan tugas bersama dengan teman seperjurusan nya,
Namun keesokan harinya, Naya langsung berkata-kata yang tidak mengenakkan pada teman-teman bintang, tentu saja hal itu membuat bintang merasa sangat malu dengan sikap tunangannya itu. Bintang merasa tertekan dengan sifat posesif Naya yang semakin hari semakin mengganggu.
Namun demikian bintang benar-benar tak mampu berbuat banyak, kalau bukan karena janjinya yang ia buat pada Tante Yuni dan juga bundanya yang harus senantiasa menjaga dan menyayangi Kanaya, sungguh ia ingin menyerah dengan semua sikap Kanaya,
"Aku ngerasa kamu tuh terlalu ngekang aku Naya, please kasih aku ruang sedikit aja bisa??!!" Pinta bintang, dirinya merasa frustasi entah sudah berapa kali dirinya memohon pada tunangannya itu, agar mau memberikannya sedikit gerak bebas.
"Maaf bintang kalau selama ini aku hanya bisa membebani kamu. Tapi itu semata-mata aku lakuin karena aku sayang sama kamu, aku pengen pastiin kamu selalu dalam kondisi baik" bintang mulai frustasi jika sudah melihat Naya yang meneteskan airmata, sepertinya itu cara yang bisa Naya lakukan, karena gadis itu paham betul jika bintang tidak akan tega melihat seorang gadis lemah menangis karena nya.
Dan itu benar Begitulah sifat pemuda itu, dia paling tidak tega saat melihat seorang gadis yang ia kenal menangis, hatinya akan luluh ia akan mengenyampingkan perasaan nya sendiri. Seperti halnya sekarang kalau boleh jujur Dirinya sudah muak dengan sikap Naya seolah gadis itu mampu mempermainkan perasaan dan emosinya.
__ADS_1
Bersambung. .