Bunga Anak STM

Bunga Anak STM
Semoga


__ADS_3

Adiba mencari abang kelas nya yang kemarin mengurus masalah motor ayu, kali ini dia hanya sendiri berkeliling karena para teman nya tidak ada yang mau menemani.


Setelah masuk ke kantin, adiba langsung menemukan fahri yang terlihat mencolok diantara penghuni kantin.


“Bang fahri gimana sama motor nya si ayu?” Adiba to the point bertanya pada fahri yang duduk dihadapan nya. Gak ada basa-basi nya sama abang kelas.


“Masih dibengkel TSM, tapi tadi gue lihat lagi dibenerin revan” Fahri memberitahu adiba.


Di STM PB tidak ada aturan tertentu yang melarang siswa-siswa nya untuk memakai fasilitas dari jurusan lain, semua siswa bisa menikmati fasilitas yang sama dan berbagi.


“Oh gitu, udah bisa diambilkan ya?”Adiba kembali bertanya kepastian motor itu.


“Kurang tau dek, lo tanya si revan aja noh” Fahri menjawab lalu kepala nya seperti menunjukkan arah kepintu kantin.


“Oke bang, terimakasih banyak. Gue duluan yaa abang-abang tamvan” Adiba pamit pada abang kelas nya yang ada dimeja kantin itu.


“Lo deket sama adiba ri?” Tanya salah satu temen fahri yang tadi diberi gelar abang tamvan oleh adiba.


“Enggak lah, Kemarin karena motor si ayu rusak aja” Fahri menjelaskan pada teman nya karena memang dia tidak terlalu dekat dengan ayu dkk.


“Ayu? Cewek yang pernah lu taksir kan?” Tanya teman nya yang lain.


“Masih naksir kali ah si fahri” Ledek agus teman nya yang lain.


“Sok tau lo” Elak fahri menoyor kepala agus.


“Ngeles mu lo, gue tau. Kemarin aja tatapan lo penuh cinta banget sama si ayu” Agus kembali meledek.


“Berisik kali kau ucok!!” Fahri berbicara menggunakan logat orang medan.


Agus biasa dipanggil ucok, dia adalah orang medan yang pindah ke kota ini dan juga sudah menggunakan gaya bahasa yang sesuai lingkungan nya.


Masih ingat teman fahri yang mengantarkan siswi yang terkurung disekolah? Iya itu adalah agus alias ucok.


“Pasti lo kemarin pengen banget kan nganterin si ayu pulang? Pasti lo cemburu sama revan kan, karena bisa boncengin ayu” Agus semakin gencar meledek fahri.


Ucok tahu pasti fahri sangat ingin mengantarkan ayu pulang kemarin sore itu karena jarang banget ada kesempatan gitu. Tapi selain rumah yang tidak searah fahri juga berpikir keadaan nya juga tidak mendukung.


“Lagian lo cemen banget jadi cowok, kenapa gak ngungkapin perasaan ke dia langsung” Teman nya pada penasaran sama fahri.


“Boro-boro ngungkapin langsung, ngobrol sama ayu aja dia gak pernah. Hahahah” Ucok masih gencar mengejek fahri.


“Ayu nya juga dingin banget bro, pendiam dan cuek banget” Bukan hanya kaum perempuan yang hobi gosip, laki-laki juga kalau ngumpul gitu ngegosip.


“Itukan tipe nya fahri banget, tipe-tipe bikin penasaran gitu loh” Ucok serba tahu ya tentang fahri.


“Gue inget, si jepri nembak dia waktu ospek. Dikacangin njir. Yang nolak malah temen-temen nya dia” Mereka Flashback pada masa ospek dimana ayu banyak ditaksir abang kelas maupun seangkatan, tapi tidak ada yang diterima.

__ADS_1


“Yaa karena itu fahri gak berani confess ke ayu. Takut ditolak” Ucok lagi-lagi membuat teman-teman nya menertawai fahri.


“Gilak fahri mencintai dalam diam selama setahun!!” Ucok lanjut berteriak kecil dengan nada dramatis. Teman nya yang lain heboh dan tertawa keras.


🌼🌼🌼


“Revan!!” Adiba mencegat revan yang baru hendak melangkah keluar kantin dengan panggilan keras. Sampai revan menoleh.


“Kita ketemu lagi bro, hehe” Adiba terkekeh kecil begitu berada dihadapan revan.


“Motor ayu udah bisa diambil van?”


“Udah, nanti ketemu di bengkel TSM aja. Gue duluan” Revan tampak terburu-buru, adiba bahkan belum menjawab.


Gadis itu hanya mengangkat bahu acuh dan berjalan untuk kembali kekelas.


(TSM \=TEKNIK SEPEDA MOTOR)


“Halowww guys, princess adiba comeback ni!!!!” Adiba berteriak kencang ketika memasuki kelas nya. Membuat teman-teman sekelas nya memberi tatapan kesal.


“Princess dari hongkong!!” Ajis si laki-laki julid ini menjawab.


“Sirik aja si najis” Bukan adiba yang menjawab, tapi adara. Musuh bebuyutan ajis.


“Nyambung aja lo, pengen banget diajak ngobrol sama gue?” Ajis mengalihkan pandangan nya dari ponsel melihat kearah adara yang duduk dimeja guru.


Istirahat kedua jumlah murid yang tinggal dikelas lebih banyak dibandingkan istirahat pertama. Alasan nya karena masih kenyang atau malas kekantin karena panas.


“Gue kawinin jangan?” Adiba bertanya pada ambar yang disamping nya, namun kemudian adiba menyesal. Dia salah orang untuk menanyakan itu.


“Lo mau kawin?!” Ambar bertanya dramatis.


Tuh kan adiba salah orang.


“Gak gitu hambar maksud nya, jangan bikin gue emosi. Oke?” Adiba berusaha lembut.


Tadi maksud adiba itu bercanda, karena melihat adara dan ajis yang sering berantem dan adu mulut. kalau sering berantem itu artinya jodoh ‘kata orang’. Makanya mau dikawinin, eh nikah maksud nya.


Tapi si hambar malah salah tangkap.


Bell masuk berbunyi, mereka kembali ketempat duduk masing-masing dan ada juga yang baru masuk kekelas.


“Attention please!” Adin si ketua kelas yang baru memasuki kelas berteriak.


“Senin depan kita piket petugas upacara, jadi nanti pulang sekolah latihan sebentar” Adin melanjutkan ucapan nya setelah merasa diperhatikan.


“Kok kita? Bukan nya masih kelas lain?” Adara bertanya karena menurut nya terlalu cepat, padahal baru beberapa minggu yang lalu mereka juga jadi petugas.

__ADS_1


“Senin kemarin udah. emang jadwal kita minggu depan. Gue udah liat dikantor guru”Adin menjawab, tidak mungkin dia salah lihat jadwal dan tadi juga wali kelas mereka menyuruh adin mengingatkan teman-teman nya.


“Panik gak?, paniklah masak enggak, hahahah” Ajis tertawa, kalau memang jadwal kelas mereka yang piket itu artinya petugas senin ini adalah para siswi perempuan dikelas ini.


Ada satu peraturan istimewa untuk anak Jurusan TKJ, yaitu jika jadwal piket upacara adalah anak TKJ maka semua petugas nya pasti siswi perempuan kecuali pembaca doa.


Pemimpin upacara, pengibar bendera dll adalah siswi perempuan. Bagi siswa yang laki-laki-laki jadi cadangan dan menyesuaikan.


Inilah momen paling menegangkan bagi anak TKJ khusus nya perempuan. Coba bayangkan, bagaimana mereka bisa tampil maksimal kalau bisa merasakan banyak tatapan dari peserta upacara yang dominan laki-laki.


Pasti gemetaran, dan berakhir lah membuat kesalahan. Tidak semua begitu, tapi kebanyakan. yang sudah kelas XII saja masih gemetaran apalagi mereka .


Namun dari semua perangkat upacara ada dua jenis tugas yang paling dihindari mereka, Pemimpin upacara dan pengibar bendera.


Kalau disusun secara kasta berdasarkan tugas tersulit maka jadi pengibar bendera dan pemimpin upacara berada di urutan pertama dan kedua.


Pengibaran bendera adalah hal inti dari dilaksanakan nya upacara, jadi ketiga orang yang menjadi pengibar harus latihan lebih, kompak sesuai hitungan dan tidak grogi.


Kalau membuat kesalahan maka siap-siap ditertawakan dan malu seharian.


Nemun begitu, keuntungan nya adalah mereka hanya bertugas sekali tidak sepanjang upacara itu.


Pemimpin upacara adalah petugas mengatur jalan nya upacara, dari dimulai sampai berakhir nya upacara.


Siswa laki-laki saja sering menolak jika ditunjuk menjadi pemimpin ucapara dengan alasan gak berani, apalagi siswi perempuan.


Berdiri sendiri ditengah-tengah lapangan menjadi pusat perhatian juga harus dengan sikap sempurna dan tidak boleh gerak-gerak.


Harus mempertahankan suara agar tetap on fire dan didengar sampai barisan paling belakang ujung, kalau suara pecah ketika memerintah barisan maka siap-siap juga menanggung malu. Gak enak banget kan?


Mereka tidak tahu siapa yang membuat peraturan istimewa ini yang jelas itu sangat menyebalkan.


“Semoga gue bukan pemimpin upacara” Adara berkata karena juga sangat takut.


“Gue juga” Ambar menyaut juga.


Adiba dan ayu tampak tenang. Adiba juga sudah tahu tugas apa yang ia dapatkan nanti yang jelas bukan pemimpin. Berbeda dengan ayu yang tenang bukan dengan alasan sama seperti Adiba tapi memang dia tidak memikirkan itu, selama ini dia selalu mendapat kan tugas yang mudah-mudah jadi tidak usah panik.


“Pokok nya semua harus ikut latihan, gue gak mau tau. Kalau ada yang kabur abis lo sama gue” Adin mengancam teman-teman nya, pasti mereka ada yang berniat untuk kabur.


Sebagai ketua kelas adin memang mempunyai bakat menakutkan bagi teman-teman nya.


Guru memasuki kelas dan adin kembali duduk dikursi nya, mereka melanjutkan proses belajar mengajar.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Terimakasih telah membaca

__ADS_1


Jangan lupa vote, comment dan jadikan favorite cerita ini.


__ADS_2