Bunga Anak STM

Bunga Anak STM
Pertandingan Basket


__ADS_3

Kedua tim yang akan bertanding sudah berada di posisi nya masing-masing tinggal menunggu arahan dari pak samsul untuk di mulai nya pertandingan.



Ada lima anggota dalam satu tim di permainan bola basket dan masing-masing anggota juga memiliki tugas berbeda namun tetap pada tujuan yang sama yaitu memenangkan pertandingan, Memenangkan pertandingan tidaklah semudah kita berbicara tentu harus ada kerja sama tim yang bagus untuk mencapai nya.


Pada pertandingan ini ayu bertugas sebagai center yang berada di posisi nomor 5 yang tugas nya untuk menghalangi lawan saat ingin mencetak poin, menjaga pertahanan dan juga sebagai penyusup mengacaukan pertahanan lawan.


Biasa nya, pemain yang bertugas sebagai center adalah orang yang memiliki postur tubuh yang paling tinggi diantara para pemain lain. Namun ayu nekat mengambil posisi center karena dia ingin sesekali berganti tugas dari biasa nya yang jadi small forward menjadi center, posisi small forward itu ayu jalani sejak dia terpilih menjadi Ketua Tim Basket Putri di STM PB sejak kelas 1.


Ya. Ayu adalah ketua tim basket puteri (captain), dia menjabat sejak kelas 1 semester 2 di karenakan ketia tim sebelum nya mengundurkan diri.


Alasan dipilih pelatih karena rekomendasi dari guru di mata pelajaran olahraga pada saat itu, juga karena ayu memiliki postur tubuh yang bisa dibilang tinggi untuk ukuran perempuan.


172 cm tinggi ayu yang menjabat sebagai ketua tim sangat tinggi dibandingkan teman-teman satu tim nya.


Sekarang berbeda malah ayu yang menjadi pemain terpendek karena rekan satu tim nya adalah laki-laki. Tapi tidak masalah ayu akan mencoba dan teman-teman yang lain juga tidak protes jadi sah-sah saja.


Priiiittttttt


Bola pertama yang di lambungkan ke atas oleh pak samsul yang bertugas sebagai wasit mudah di raih oleh tim lawan dan mereka langsung menyerang kearah pertahanan tim ayu. Aditya yang bertugas di posisi 1 atau disebut point guard mengejar pemain lawan yang menggiring bola memasuki wilayah nya namun tidak berhasil merebut bola tersebut.


Adin sebagai shooting guard yang bertugas melakukan shooting dari jarah cukup jauh di tim nya mencari celah kosong, bergerak cepat melakukan shooting ke ring, namun usaha shooting di gagalkan oleh ayu.


Ayu meloncat untuk menangkis bola yang melambung di udara.


Huuuuuuuuuuuu


Teriakan teman sekelas nya bersorak karena aksi ayu barusan


*Go ayu go ayu go *🔈🔈


*Huuuuuuuuuuuuu*


Layak nya tim penyorak mereka berteriak keras tidak peduli sekeliling.


“Hush diam kalian! Kelas lain lagi belajar!” Pak samsul berseru memperingati mereka.


“Maaf pak relfeks”


Adara menjawab, karena dia merasa suara nya lah yang paling keras menyoraki sahabat nya ayu.


Kemudian keadaan berbalik sekarang tim ayu lah yang menyerang pertahanan tim lawan, bola di giring oleh fauzan yang bertugas sebagi power forward mencoba melakukan shooting ke ring dan


Berhasil!.


HHuuuuuuuuuuu


Teriakan tim penyorak dadakan itu membuat beberapa murid dan guru yang berada di kelas lantai 1 penasaran dan jadilah mereka mengintip dari jendela kelas.


Ayu dan anggota tim ber-tos ria di tengah lapangan celebrate untuk point pertama mereka.


Prittttt


Bunyi peluit pak samsul menandakan permainan di kuarter pertama berakhir, 1 kuarter yang berdurasi nya 10 menit telah di pimpin oleh tim ayu dengan score 1.


“Mau minum yu? ini ini gue baru beli” Ajis yang baru kembali dari kantin membawa sekantong air mineral untuk dibagikan kepada teman-teman nya yang sedang tanding.

__ADS_1


Duh baik banget kan? Idaman emang ni ajis.


“Thanks” Ayu menerima botol air itu dan meminum nya.


Ajis hanya tersenyum lalu lanjut membagikan kepada yang lain agar tidak di katain pilih kasih.


Setelah minum sebentar anggota tim berkumpul membentuk lingkaran lalu meneriakkan yel-yel tim mereka yang di buat dadakan.


Pritttttttt


Peluit pak samsul kembali berbunyi menandakan pertandingan di kuarter kedua akan di mulai.


Kembali ke posisi dan para pemain mulai merebutkan bola, dan bola pun berada di tangan adin yang sibuk mendribel bola kearah pertahanan lawan mencari kesempatan untuk melakukan shooting.


Bola yang melayang di udara hasil lemparan adin kali ini tidak mampu di halau oleh ayu karena saat melakukan jump ayu terpeleset jatuh. Dan adin berhasil mencetak point.


Yeayyyy


Teriakan kompak tim adin yang melakukan celebrate, namun tidak dengan adin. Dia malah berjalan kearah ayu berniat membantu ayu berdiri namun lagi-lagi di tolak.


Ayu melihat tangan adin yang ada di hadapan nya pun tidak peduli, gadis itu malah mengacuhkan bantuan dari adin dan bergegas berdiri sendiri.


Tet tet tet


Bunyi bell istirahat pertama pun terdengar nyaring membuat mereka yang kini tengah bersitegang di lapangan otomatis berhenti karena jam pelajaran olahraga mereka telah habis.


“Stop ya pak?” Tanya aditya pada pak samsul dengan raut muka yang tampak kecewa.


Dia tidak puas kalau harus berhenti sekarang karena score nya sama sebanding dan belum ada pemenang nya.


“Hmm jam bapak sudah habis” Pak samsul mengangguk.


“Hmm begini, bisa aja kalau kalian mau lanjut silahkan. Tapi nanti malah kalian tidak ada waktu istirahat nya lagil”


Benar juga, kalau mereka lanjut itu artinya jam istirahat mereka terpotong tapi ini pertandingan nya lagi seru.


“1 kuarter lagi aja pak, buat point final” Adin berucap memberi solusi.


“Iya pak gapapa” Seru teman yang lain setuju kalau mereka melanjutkan.


Toh cuma 10 menit tidak masalah, nanti mereka hanya perlu buru-buru ke kantin tidak santai seperti biasa nya untuk mengejar waktu 10 menit yang terpotong.


“Oke, kalau kalian tidak masalah. Bapak sih iyes” Pak samsul berucap.


“Yaudah ayo kita lanjut kalau kalian semua setuju”


Pak samsul tidak menyangka jika semua murid kelas itu setuju untuk melanjutkan pertandingan, tidak ada yang berteriak dari tempat mereka untuk protes kalau mereka tidak setuju. Malah semua anteng di tempat dan makin bersemangat.


“AYU SEMANGATTTT” Adara meneriaki ayu yang di lapangan, bikin malu saja.


Peluit berbunyi, permainan di kurarter ke tiga di mulai.


Aditya si point guard tim ayu menguasai bola berlari menggiring bola kearah daerah lawan, diikuti rekan satu tim nya yang lain. Begitu melihat fauzan si sudah berada di posisi aditya mengoper bola kearah nya dan di tangkap dengan baik, setelah beberapa kali memantulkan bola fauzan mencoba untuk shooting bola namun gagal karena di halau oleh tim lawan.


Keadaan berbalik sekarang bola mendekati kearah ring tim ayu membuat ayu was was menjaga ring nya agar tidak kecolongan.


Pemain small forward pun melakukan shooting, namun lagi-lagi ayu mampu menghalau tanpa terjatuh seperti sebelum nya.

__ADS_1


Tidak ada lagi sorakan dari teman-teman yang lain keadaan lebih tenang mungkin karena mereka terlalu fokus, ditepi lapangan sekarang sudah mulai ramai penonton.


Jika tadi penonton hanya murid XI TKJ1 maka sekarang bertambah banyak karena memang sudah jam istirahat beberapa murid berdiri di koridor kelas nya memandang kearah lapangan basket ada juga yang melihat dari lantai 2 sangat ramai.


Ayu terlihat sangat mencolok diantara pemain lain nya, karena hanya dia sendirilah yang perempua diantara tim laki-laki itu.


Penonton yang banyak tidak membuat kedua tim yang sedang panas itu grogi ataupun tidak fokus, malah mereka tidak sadar kalau penonton sudah ramai saking fokus nya bermain.


Waktu sidah berjalan 8 menit namun tidak ada tanda-tanda tercetak nya point dari kedua tim tersebut mereka hanya melakukan pertahanan dan menggagalkan penyerangan.


Ayu mendekat kearah ring lawan dia harus mencetak point sebelum waktu habis, melihat aditya yang sedang mendrible bola kearah nya.


“ADIT!!” Ayu berteriak memanggil rekan nya, mengadahkan tangan meminta bola juga menunjuk kearah ring lawan.


Aditya yang paham pun mengoper bola di udara kearah ayu dan di tangkap sempurna oleh ayu.


Ketika berlari lebih dekat kearah lawan ayu dihadang adin mencoba merebut bola, namun ayu berhasil mengelak dengan gerakan cepat mengalihkan fokus adin dan berhasil lagi tapi adin tetap mengikuti nya dari belakang.


Melihat keadaan yang tidak memungkin kan untuk mengoper bola lagi ke rekan nya karena mereka sudah di jaga oleh pemain tim lawan, ayu pun mengalihkan rencana nya. Sekarang dia harus melakukan shooting langsung tidak perlu di oper lagi.


Wusshhh


Ayu melakukan jump melempar bola kearah ring dan masuk!!


Ayu berhasil mencetak point untuk tim nya dan mereka menang.


Yeaaayyyyyyyyyyy


Teriakan teman-teman sekelas nya sangat keras.


Prtriiitttttt


Bertepatan juga waktu kuarter ketiga itu habis.


Ayu tersenyum senang berbalik badan dan hendak berlari kearah aditya rekan nya yang paling dekat dengan posisi nya, namun ayu yang tidak sadar jika sejak tadi adin masih berada tepat di belakang nya terkejut melihat badan laki-laki itu di depan mata. Ayu refleks melangkah mundur.


Namun karena gerakan mundur nya hasil refleskan karena kaget ayu lalu tersungkur jatuh.


“Argh” Ayu meringis ketika tangan kanan nya yang diperban menahan beban tubuh nya.


“Eh sorry gue gak sengaja” Ucap adin yang juga kaget melihat ayu jatuh.


Ayu menepis tangan adin yang hendak menolong nya berdiri memasang muka masam pada adin.


“Ayu lo gakpapa?” Aditya berlari kearah ayu yang sudah berdiri.


“Gapapa” Setelah menjawab ayu berjalan kearah ketiga sahabat nya.


Adin hanya menunduk merasa bersalah karena telah membuat ayu jatuh walaupun tidak sengaja.


“Tangan lo gapapa bung?” Ambar bertanya begitu ayu sudah berada di hadapan nya dan hanya di balas anggukan kepala oleh ayu.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Maaf ya kalau bahasa nya kacau, juga tentang pembahasan tentang basket nya kalau ada yang salah. Karna author juga gak tau apa-apa masalah basket, itu bahan nya comot dari google 😬😬


Terimakasih buat yang selalu like setiap bab di cerita ku.

__ADS_1


Jangan lupa tambahkan ke favorito


Like, comment nya juga dunggg


__ADS_2