Bunga Anak STM

Bunga Anak STM
Pemotretan


__ADS_3

Persahabatan antara Ayu, Adiba, Adara dan Ambar adalah definisi hubungan saling melengkapi, ketergantungan dan menguntung kan.


Bagaimana tidak, kena sejak awal SMP sampai sekarang membuat mereka bisa memahami satu persatu karakter diri masing-masing dan mereka menyadari punya passion yang hampir sama yaitu seni.


Adiba sejak kelas 3 SMP sudah mulai membuka online shop, awal nya dia hanya menjadi reseller dari satu atau beberapa toko. Keuntungan nya memang tidak banyak tapi bagi Adiba adalah pengalaman dan pelajaran yang bisa diambil dari berjualan online, mulai mempelajari cara kerja berjualan yang baik Adiba bermodal niat dan tekad berani meminta modal uang pada orang tua nya agar dia bisa stock barang sendiri tidak perlu jadi reseller tapi orang tua nya belum mau karena menurut mereka Adiba hanya akan bermain-main.


Berlanjut waktu kelas 1 STM orang tua nya baru berani dan percaya memberikan Adiba modal untuk berjualan karena melihat tekad anak nya yang kuat.


Adara memiliki hobby photographer, yang hasil nya tidak perlu di ragukan lagi sudah bisa ukuran untuk acara besar seperti pernikahan dll. Tapi Adara yang bilang itu cuma sekedar hobby, tidak buka jasa photography selain karena peralatan nya belum memadai Adara juga belum dapat izin dari orang tua nya untuk bekerja di bidang itu. Sekarang Adara hanya menyalurkan hobby nya dengan ketiga sahabat yang selalu mendukung nya.


Ambar adalah gadis yang bercita-cita jadi Make-up Artist tapi masuk sekolah STM jurusan komputer pula, Ambar sudah sering dapat job make-up di beberapa tempat dan event. Seperti beberapa bulan lalu dia kebanjiran job make-up untuk acara wisuda salah satu kampus sampai ketar-ketir nyari anggota. Menjadikan wajah sendiri sebagai bahan percobaan latihan Ambar tidak peduli yang penting kalau skill make-up nya bagus berarti banyak pelanggan dan tentu saja hasil nya harus beli skincare.


Dan sekarang Ayu lah jadi object penyaluran bakat dan jadi alat promosi ketiga sahabat nya, Ayu senang setidak nya circle pertemanan nya yang sempit ini sangat positif.


“Lo berdua mau nyantai disini aja atau ikut, kita mau ke halaman belakang cafe ini mau foto” Pertanyaan Adara membuat Ayu kesal, kenapa dia harus menanyakan itu.


“Emang boleh?” Tanya Anton.


“Ya boleh” Adara menjawab santai tanpa memperdulikan tatapan tajam Ayu.


“Kuy!!”


“Mas izin ke belakang yaa.. biasa” Adiba meminta izin pada pemilik cafe ini terlebih dahulu karena area belakang itu belum di buka untuk orang lain, tapo karena kemampuna bacod Adiba akhirnya si pemilik cafe izinin.


Pemilik cafe itu lalu menggangguk dan tersenyum, dia sudah paham kata biasa dari keempat langganan nya itu.


...🌼🌼🌼...


“Disini aja dulu, bagus” Baik sekarang Adara Ulani mulai melakukan job nya.


“Tangan yang sebelah kiri taro di pinggang yang kanan megang rok” Model harus ikut intruksi dari tukang foto kan.


Ckrekkk



“OKE!! Good job bunga sayang” Adiba berteriak.


“Pindah situ” Ibu photographer memberi perintah lagi.

__ADS_1


“Senyum dikit dong!” Adara berseru, camera masih menempel di mata nya mencari Angle yang bagus.


Cekrekkk



Ckrekk


“Yang betul dong senyum nya, sekali lagi yaa senyum nya yang lebar”


Ckrekk



“Oke gud job!” Kali ini Ambar yang berteriak memuji Ayu.


“Nyarii background yang hijau yuk” Adara mengajak mereka berpindah tempat.


“Nah situ aja” Adiba menunjuk.


“Oke, terserah gaya lo gimane yang penting harus senyum lebar nampak gigi”


“Oke nice, tahan” Adara berseru melihat pose Ayu.


Cekrekkk



Setelah menghilangkan rasa gugup luar biasa karena ada dua orang asing berjenis kelamin laki-laki disana yang lagi nonton, Ayu nganggap mereka tidak ada saja trus nurut-nurut saja demin nyenengin sahabat.


“Waaahhh daeebak… Ayu Bunga Kaureen tidak pernah mengecewaken” Sorak kagum dari Ambar. Melihat hasil foto itu.


“Siapa dulu tukang foto nya” Adara tersenyum bangga ingin di puji juga.


“Pengen di puji lo?” Ejek Ambar.


“Oke deh, satu foto terakhir ya bung. Full face buat promosiin make-up look ni anak” Adara mengatur camera nya dan menyuruh Ayu berdiri tanpa ekspresi.


“Unncchh Dara baik” Ambar memuji kebaikan sahabat nya.

__ADS_1


“Gue selalu baik, lo nya aja yang jahat sama gue” Jawab Adara ketus


“Oke gitu, tahan” Adara menempelkan camera nya di Mata kanan.


“1 2 3” Adara menghitung


Cekrekkk



“Oke Nice gurl” Adiba bertepuk tangan sambil lompat-lompat kegirangan.


Keempat gadis itu berkumpul melihat hasil foto di camera Adara.


“Wah bunga, cangtip banget” Ambar tak ada habis nya memuji Ayu.


“Masuk lagi yuk, udah mulai panas” Adara mengajak mereka kembali masuk kedalam cafe.


Revan dan Anton hanya mengikuti saja, Tiga gadis udah berjalan di depan. Revan menyesuaikan langkah nya dengan Ayu yang berjalan paling belakang agar bisa sejajar.


Setelah sejajar Revan mengucapkan kata yang bisa membuat Ayu berdebar.


“Lo cantik”


Kaki Ayu refleks berhenti dan Revan terus berjalan meninggalkan nya dengan senyuman tipis dan hanya Ayu yang melihat.


“Gue ganti baju dulu” Ayu mengambil tote bag putih nya dari kursi.


“Gue bantu hapus make-up ya” Ambar ikut beranjak membawa tas kecil peralatan makeup nya, karena Ambar tahu Ayu paling tidak nyaman kalau produk make-up nempel di wajah nya terlalu lama.


...🌼🌼🌼...


Note


Itu visual yang utor bayangin yang sesuai sama karakter Ayu, artis china nama nya wanpeng.


Tapi kalau gak sesuai sama selera kalian, gapapa ya pakai yang sesuai imajinasi aja. Utor cuma bantu nyari visual.


Foto by Pinterest

__ADS_1



__ADS_2