
Punya tiga sahabat berbakat dalam bidang yang berbeda ini kadang membuat Ayu bangga kadang juga membuat Ayu kesal, bukan nya iri sama sekali bukan masalah nya mereka selalu melibatkan Ayu dalam proses pertunjukan Bakat ini.
Bukan juga tidak mendukung sahabat nya, malah Ayu sangat mendukung sampai rela direcokin dan melawan arus motto hidup nya.
Ayu tidak terlalu suka berfoto ria dan post di semua media sosial, kalaupun berfoto dia akan menyembunyikan wajah nya atau apapun cara dia lakuin agar wajah nya tidak terekspos.
Namun motto hidup Ayu bertentangan dengan motto hidup ketiga sahabat nya, memanfaatkan wajah yang cantik untuk menyalurkan bakat.
“Cuma muka lo yang punya nilai jual bung”
Adiba selalu bilang itu kalau Ayu menolak dan bertanya kenapa harus dia.
“Emang di muka gue ada apa sampai punya nilai jual!?”
“Ya karna lo cantik lah bung, lo pikir orang mau beli produk kalau gak lihat nilai estetika barang yang dipakai model dulu”
Adara yang menjawab dengan bahasa yang tinggi.
“Gini deh, gue tau kalau lo beli barang kalau udah suka yaudah beli aja. Gaperlu lihat model yang makai segala, tapi orang beda-beda. nilai jatuh cinta pandangan pertama itu penting dan menguntungkan penjual, sebagus apapun produk itu kalau lo asal-asal iklan dan gak sesuai selera pasar gak ada nilai plus nya yang bisa buat pelanggan tertarik, setidak nya untuk tanya-tanya produk jualan lo”
Ambar memang selalu bisa membuat pemahaman yang simpel dan mudah di mengerti.
...A4 Pretty Girl...
Adiba Mesya
Adik-adik jangan lupa ya hari ini di cafe biasa, jangan telat nanti potong gaji.
Adara Ulani
Dih.. situ boss?
Ambar Qatrunnada
Aamiin sahabat gue jadi boss
Adiba Mesya
Ambar memang my bestie 😍
Adara Ulani
Yalah yalah
^^^Saya^^^
^^^OTW^^^
Adara Ulani
Gile ni orang muncul-muncul memberikan serangan tidak terpercaya.
Adiba Mesya
Oke ttdj ya bestie.
Adara Ulani
Woi buru-buru amat, santai dong gue belum siap-siap ini.
Adiba Mesya
Bcd.
^^^Saya^^^
^^^Kelamaan gue tinggal^^^
Adara Ulani
Siap laksanakan.
Ambar Qatrunnada
(2)
__ADS_1
...🌼🌼🌼...
Ayu memasuki sebuah cafe yang biasa mereka kunjungi kalau hari weekend sekedar duduk dan bercerita ngawur kidul, walaupun lokasi cafe ini bisa dibilang tidak strategis karena jauh dari jalan raya dan pemukiman yang ramai tapi tetap saja orang-orang rela jauh kesini untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga dan sahabat contohbnya Ayu DKK.
*Outfit bunga Nich **🤣*
(Source by printerest)
“Bunga!!” Ayu melihat kepojok kiri cafe sudah ada Adiba yang melambaikan tangan nya memanggil Ayu.
Kening Ayu berkerut menajamkan mata nya untuk bisa melihat siapa laki-laki yang duduk di hadapan Adiba itu.
“Revan” Gumam Ayu, lalu mendekat kearah meja itu.
“Udah lama?” Ayu bertanya, Adiba tadi tidak ada memberi info kalau dia sudah di lokasi. Biasa nya dia paling sibuk kalau ada hangouts bareng.
“Gak juga. tadi gue ada urusan dulu” Adiba tersenyum manis.
Mata Ayu melirik sekilas Revan yang duduk diam disana, Adiba yang paham langsung bersuara.
“Ohh itu gue ada urusan tu sama Revan” Adiba cengar-cengir.
“Oh” Ayu membalas singkat padat dan jelas. Meski begitu Ayu merasa seperti ada perasaan kesal tadi sekilas mendengar ucapan Adiba, tapi dia mencoba untuk tidak peduli.
“Tu keong racun berdua udah otw belum ya?” Adiba mencoba mencairkan suasana.
“Coba telfon” Ucap Ayu, gadis itu sekarang sedang mengacak isi tote bag putih nya mencari alat pengusir sepi.
Ketemu!!
Ayu menemukan Novel Thiriller koleksi terbaru nya, dia belum menyelesaikan novel itu karena tidak sempat jadi sekarang dia harus melanjutkan nya daripada bosan menjadi obat nyamuk?
Lalu siapa yang jadi nyamuk?
“Pesen minum gih” Adiba memanggil salah satu pelayan di cafe itu.
“Bentar ya gue ke toilet” Adiba pamit, beranjak dari kursi nya tidak lupa membawa ponsel.
“Iced Caramel Macchiato” Ayu menyebutkan pesanan nya tanpa melihat menu terlebih dahulu karena itu adalah minuman favorite nya kalau berkunjung ke cafe ini.
“Ada lagi kak?” Tanya pelayan itu memastikan.
“Sate donat mini juga” Ayu ingat seperti nya cemilan yang cocok untuk nya.
“Lo gak pesen lagi?” Adiba bertanya.
Revan yang awal nya bingung gadis itu bertanya pada siapa akhirnya menjawab.
“Gak dulu, nanti aja” Revan tersenyum tipis.
“Yaudah itu aja ya mas” Ayu memberikan kembali buku menu pada pelayan cafe.
Setelah pelayan itu pergi, Ayu meletakkan Novel Thriller nya diatas meja lalu kembali sibuk membongkar tote bag putih nya mencari sesuatu.
“The Tokyo Zodiac Murders” Revan membaca Judul yang tertulis di Cover novel itu.
“Shimada Soji?” Pertanyaan Revan membuat Ayu menoleh kearah nya.
“Kok lo tau?” Ayu kaget.
“Oiya ada di cover nya” Ayu baru sadar jika di cover novel itu tercantum nama Penulis nya.
“Gue udah pernah baca itu” Ada sedikit nada bangga di kalimag Revan tadi.
“Serius lo udah baca?” Ayu berseru, baru kali ini dia menemukan orang seperti ini.
Revan mengangguk “Lo udah baca ‘Murder in the crooked house’ karya Shimada Soji juga” Pertanyaan Revan membuat Ayu mendengus.
“Ini novel pertama yang gue baca dari penulis Jepang, masih nyesuain diri dulu” Jawab Ayu.
Revan paham dengan maksud menyesuaikan diri itu.
“Iya sih, lo harus tau dulu tulisan nya sesuai selera lo apa gak. Tapi menurut gue Novel nya Shimada Soji gak pernah mengecewakan”
__ADS_1
(Shimada Soji adalah Seorang Penulis Novel yang berasal dari Jepang)
“Kayak nya sih, soal nya banyak yang recommended karya beliau” Jawab Ayu.
“Jadi yang ‘murder in the crooked house’ itu udah lo baca?” Ayu penasaran.
“Udah, gue punya tuh dirumah” Revan memberitahu.
“Lo juga koleksi?” Ayu bertanya Excited.
“Gak bisa dibilang koleksi sih, gue cuma beli yang gue suka aja” Revan tersenyum tipis, dia bisa melihat raut sumringah seorang Ayu saat membicarakan Novel Thriller itu.
“Yee itu sama aja” Ayu hanya memasang sebentar raut kesal nya.
“Akhirnya gue nemuin orang yang se-frekuensi” Ayu bernafas lega.
“Se-frekuensi? Emang temen-temen lo gak?” Revan merasakan ada kebanggan yang masuk di hati nya saat Ayu menyebut nya sama frekuensi.
“Boro-boro yang ada gue dibilang psychopath baca beginian” Ayu menjelaskan, karena ketiga sahabat nya itu selalu mengejek nya seperti itu. Padahal kan itu hanya sebataa kegemaran tidak mungkin Ayu melakukan adegan yang sama seperti di Novel.
“Hahahah” Tawa Revan membuat Ayu kesal, apa laki-laki itu juga akan mengejek nya seperti itu, tapikan dia juga sama masa’ psychopath teriak psychopat.
“Biasa itu, gue juga pernah dikatain gitu. Tapi yaudah kan orang punya selera yang beda-beda” Ucap Revan.
Ayu bernafas lega dia pikir Revan akan mengejek nya juga.
“Kalau lo mau baca novel yang satu lagi, gue pinjemin deh gratis” Ucapan Revan seperti angin segar di tengah panas terik matahari.
“Serius!!?” Ayu berseru, berdiri dari tempat duduk nya dan memukul meja saking senang nya.
“Ehm ehm ehm” Ayu berdehem menghilangkan rasa malu nya setelah sadar kalau dia baru saja jadi pusat perhatian orang disini.
“Haha santai, orang ngeliatin tu” Revan tertawa melihat wajah Ayu yang menunduk malu.
“Sorry gue banyak bacod” Ayu meringis merasa tidak enak karena ikut membuat Revan malu.
“Jadi ini bunga yang asli?” Revan bertanya sambil tersenyum tipis.
Ayu mengangkat kepala nya dan memandang kearah Revan bingung.
“Maksud lo?”
“Gue lebih suka bunga daripada Ayu, karena Ayu yang gue tau itu cewek dingin di sekolah. Tapi ini bunga adalah orang berbeda, bisa mengekspresikan perasaan nya gue suka”
“Suka?” Batin Ayu mengulang kata terakhir Revan.
Deg deg deg
“Bacod”
“Aduh balik lagi. Ayu jangan muncul dulu ya gue lagi seneng ngobrol sama bunga, panggilin bunga dong” Revan semakin bertingkah aneh.
“Lo pikir gue punya kepribadian ganda” Ayu melempar Revan dengan lidi tusuk sate donat nya, tentu saja Revan memiliki Rerleks yang bagus untuk menghindar.
“Loh bukan yaa? Gue kira lo punya alter ego” Revan terkekeh menikmati wajah kesal Ayu.
Tanpa mereka berdua sadari, sejak tadi Adiba, Adara dan Ambar sedang menonton Drama romansa anak muda dibalik pintu masuk cafe.
“Wahai sahabat.. apakah kau tidak iri?” Adara bermonolog.
“Semangat sahabat, usaha kita pasti berhasil” Adiba menambahkan Epilog.
...🌼🌼🌼...
Note:
📍Novel thriller mencakup cerita bertema pembunuhan, misteri, detektif, suspense, horor, supranatural, spionase, kriminal, perang, petualangan, dan tema-tema semacam itu.
📍Kepribadian ganda adalah kondisi di mana seseorang memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda.
*📍*Alter ego adalah sebuah identitas atau karakter yang merupakan bentukan dari seseorang dalam dirinya secara sadar.
By google
__ADS_1