Calon Mertua Menjadi Suamiku

Calon Mertua Menjadi Suamiku
Bab 26 Gak Mau Kalah


__ADS_3

Setelah tampil anggun dengan rambut di kepang miring dan dress sedikit berlengan seukuran selutut juga selop datar tanpa high heel serta tas selempang mini di tangan sebelah kanannya. Penampilan Miranda makin kelihatan lucu dan imut.


"Udah...?" Tanya Jonathan. Yang sempat terpatri sejenak pada seluruh tubuh wanita belia itu.


"Udah Om, ayo kita berangkat!"


Miranda menggandeng lengan Jonathan untuk keluar dari kamar mereka atau kepergian itu akan tertunda nanti.


Jonathan sebenarnya agak senewen dengan tindakan Miranda yang semakin hari semakin berani padanya. Tapi apa mau dikata kalau pun Ia protes, Miranda mempunyai senjata jitu dengan menggunakan status pernikahan mereka sebagai alasan.


***


Pukul enam sore tepatnya. Akhirnya mereka sampai juga di lokasi bioskop yang mana ternyata sangat ramai pengunjungnya, ingin ikut turut menyaksikan film hari ini.


"Om, Tante Bella mana? Kirain udah stay biar kita bisa segera masuk."


"Belum datang mungkin, ayo beli tiket dulu!"


Jonathan langsung memesan tiga buah VVIP agar bisa duduk paling depan. Beruntung tiketnya masih ada lima lembar lagi


"Jo...!"


tak lama kemudian terdengar suara teriakan centil dari kejauhan. Siapa lagi kalau bukan si Bella yang sudah dandan secantik mungkin dengan pakaian ketat nan seksi.


Astaga ini emak-emak pakaiannya gini amat...

__ADS_1


Miranda gak suka melihatnya dan langsung mengupas permen pentol yang memang sudah dikantonginnya dari rumah tadi yang langsung di hapnya dengan perasaan kesal.


"Hei, Bell!"


Jonathan dan Bella langsung cipika-cipiki tanpa memikirkan perasaan Miranda yang sudah memonyongkan bibirnya 5 senti, "Ayo kita masuk sekarang. Aku sudah membeli tiketnya?"


"Kita beli cemilan dulu deh disitu! Ayo sayang!" Bella langsung menggandeng Miranda ke tempat orang yang berjualan popcorn.


Is carmuk banget jadi orang, biar aku kerjain aja deh sekalian...


"Tante, aku mau ini, ini dan ini!" Tunjuknya sebanyak mungkin. Membuat Bella sedikit terkejut karenanya, "Apa kamu akan menghabiskan semuanya, Mir?"


"Kalau gak habis kan, Bisa di bawa pulang, Tante." Miranda mengembangkan senyum penuh kemenangan.


"Jangan lupa minumnya, Tante. Nanti kita haus lo di dalam!" Imbuh Miranda lagi yang memesan dua botol air mineral.


"Kok cuma dua, Mir!"


"Buat Om, Tante mesen aja lagi," timpalnya sembari menerima kantong kresek yang di ulurkan oleh si penjual.


Astaga, itu anak. Kalau bukan karena Keponakan Jonathan. Udah ku pites aja tu anak, ngeselin banget jadi orang...


Setelah mendapatkan apa yang dia mau, Bella segera membayar totalnya dan bergegas menyusul Jonathan dan Miranda yang sudah menunggu di depan pintu masuk.


"Makasih ya Bell, udah repot-repot membelikan Miranda sebanyak itu!" Ucap Jonathan tak enak hati.

__ADS_1


"It's oke, Jo. Habisnya gak banyak kok. Ayolah kita masuk. Nanti filmnya di mulai lo."


Ketiganya telah memilih ketempat kursi yang masih kosong. Saat itu Jonathan ada di nomor yang tengah hingga Bella memburu untuk bisa duduk di samping Jonathan.


"Om, geser. Miranda mau disini!" Miranda sengaja melakukan itu agar Bella tak terlalu dekat dengan Jonathan.


"Loh kok gitu, Mir? Kamu kan bisa duduk di sebelah sana!" Protes Bella, kesal.


"Gak mau, ayo Om. Geser, tempat ini lebih enak posisinya ketimbang di situ!"


"Woy, cepetan duduk dong, Ketutupan ni!" Protes penonton yang ada di belakang karena Miranda masih berdiri di tempatnya.


Tak ingin keduanya berdebat dan mengganggu yang lain terlalu lama. Dengan sangat ikhlas, Jonathan pun berpindah posisi dan membiarkan Miranda duduk di tengah.


Ih, dasar bocah tengil, pengen banget aku bejek-bejek mukanya. Ngapain sih Jonathan pakai ngajak-ngajak ni anak segala. Udah ngeselin, manja banget lagi...


"Wah, filmnya keliatan seru ya Om!"


Miranda membuka salah satu popcorn yang di belinya tadi sambil menyuapi Jonathan yang mangap aja dengan perlakuan Miranda.


"Enak, gak Om?"


"Sst, jangan berisik!" Lirih Jonathan agar Miranda tak mengoceh terus menerus.


"Hehehe... iya, iya."

__ADS_1


__ADS_2