
"Om, suapin dong!" Pinta Miranda yang langsung mendorong sedikit tubuh Bella agar Ia yang duduk di samping Jonathan.
Ya ampun, anak ini? Ada masalah apa sih dia denganku? Kenapa dia begitu menyebalkan sekali jadi orang?...
Bella benar-benar di buat kesal. Tak pernah sekali pun Miranda membiarkannya dekat-dekat dengan Jonathan. Seolah dia tahu apa maksud Bella selama ini.
Aaaa..!
Miranda membuka mulutnya lebar-lebar agar Jonathan segera mengabulkan keinginannya. Sesuai dugaan, dengan penuh perhatian Jonathan langsung mengarahkan sendok yang sudah berisi makanan itu ke mulut Miranda.
"Wah, makanannya enak banget ya. Apa itu masakan Tante Bella?" Tanya Miranda yang beralih menatap perempuan di sampingnya itu.
"Oh... ya jelas dong. Tante kan ahli di bidangnya," bohong Bella. Karena sebenarnya dia tadi hanya memesan lewat online lalu memindahkan makanan tersebut ke dalam rantang.
"Is, Tante Bella keren. Miranda mau dong Tante di ajarin. Biar Miranda bisa masak kayak Tante. Gimana kalau hari ini?" Tawar Miranda yang terlihat sangat bersemangat.
__ADS_1
"Apa? Ha- hari ini?" Bella membuka bola matanya lebar-lebar.
"Iya dong, Tan. Kapan lagi Miranda belajar, kalau gak dari sekarang. Mau ya Tan, Please!" Rengek Miranda terus menerus. Dan hal itu rupanya sangat di setujui oleh Jonathan yang akhirnya merekomendasikan makanan kesukaannya.
"Ya udah kalian masak aja, Pindang ikan nila di kulkas. Kayaknya udah lama deh gak makan itu?"
"Iya, iya, Miranda setuju Om!"
Setelah selesai makan, dan beberes. Jonathan melanjutkan pekerjaannya di ruang tamu. Ia sengaja membiarkan Bella dan Miranda segera memasak di dapur untuk menu makan malam mereka.
"Tante, bikin dulu ikannya!"
"Lah, gimana sih Tante ini? Kalau Miranda bisa mah gak akan mungkin Miranda mau minta di ajarin masak sama Tante?"
Bella kalah berdebat, Ia memang tak seharusnya melakukan hal itu atau bohongnya selama ini yang sebenarnya tidak bisa memasak akan ketahuan oleh Jonathan.
__ADS_1
Dengan perasaan takut dan geli, Bella memberanikan diri intuk menegang ikan tersebut. Tapi melihat mulut ikat nila yang beratnya sekilo itu terbuka.
Bella replek berteriak histeris dan melemparkan ikan itu ke lantai, "Aaa... jijik, Tante gak mau, Mir. Sumpah, Tante geli lihatnya!"
Reaksi ketakutan Bella membuat Miranda terpingkal-pingkal melihatnya sampai akhirnya Jonathan yang sempat terkejut tadi langsung berlarian ke dapur.
"Astaga, Mira, Bella, ada apa ini?" Tanya Jonathan saat melihat ikan nila tersebut sudah terkapar di lantai. Sedang airnya berserakan di sana.
"Aduh, aku nyerah deh Jo.Ikannya serem banget soalnya," rengek Bella yang segera bersembunyi di belakang Jonathan.
"Serem kenapa sih? Ini kan cuma ikan, Bel?" Tanya Jonathan tak mengerti sambil memungut ikat itu kembali ke dalam baskom.
Sedang Miranda masih saja terpingkal-pingkal di tempatnya. Karena sebentar lagi Jonathan akan tahu kalau sebenarnya Bella tidaklah bisa masak sama seperti dirinya.
"Ya udah bikin aja bumbunya, biar aku yang bersihkan," Pungkas Jonathan kemudian.
__ADS_1
Bella makin bingung lagi apa saja bumbu untuk pindang ikan. Sebab dia tahunya hanyalah dadar telur saja sama menggoreng asal.
Meski Miranda memang tidak mahir memasak tapi karena Ia sering melihat Ibunya memasak di dapur membuatnya kembali merasa aneh. Bagaimana mungkin Bella memasukkan ketumbar ke dalam cabe dan bawang yang akan di blendernya.