Calon Mertua Menjadi Suamiku

Calon Mertua Menjadi Suamiku
Bab 36 Akhirnya Pergi Juga


__ADS_3

"Ya ampun,Tante. Kenapa pakai ketumbar? Emang pindang ikan enaknya pakai itu?" Sengaja Miranda meninggikan suaranya agar Jonathan bisa mendengar.


Sedang Bella memasang ekspresi bingung. Bagaimana mungkin Ia tahu itu enak apa enggak. Karena Ia hanya berinisiatif saja memasukkan bumbu itu.


Jonathan pun menoleh lalu tersenyum, kemudian memberi tahukan Bella kalau ponselnya sedang berdering.


"Angkat dulu, Bel!"


"I- iya Jo!"


Bella segera berjalan ke ruang tengah untuk mengambil ponsel yang ada di dalam tas tepatnya diatas kursi tempat dia makan tadi.


Sesaat Bella mengernyitkan dahi saat tahu siapa nama yang tertera si layar ponsel, "Mas Agung? Ngapain dia nelpon?" Gumam Bella seorang diri.


"Halo, Mas?"


"Bel, aku mau ketemu!"


"Soal apa lagi sih, sebentar lagi kan kita itu bercerai, Mas," tolak Bella mentah-mentah.

__ADS_1


"Aku tidak perduli, Bel. Pokoknya aku gak mau kita pisah apa pun alasanmu," timpal Agung dari seberang telpon hingga membuat Bella menjadi sangat kesal. Lantas mematikan ponselnya sebelah pihak.


"Jo...!" Bella kembali ke dapur dengan membawa tas mini yang bergelayut di pundaknya.


"Eh, mau kemana, Tante?" Tanya Miranda terheran-heran.


"Maaf, Jo. Aku harus pulang. Pasalnya ada urusan penting dengan Mas Agung," tukas Bella yang tak menghiraukan pertanyaan Miranda.


"Oh, oke. Hati-hati ya, Bel. Maaf hari ini aku sudah merepotkanmu!" Ucap Jonathan yang masih berdiri di depan wastafel karena dia masih sibuk mencuci ikan yang dibersihkannya tadi.


"Tak apa, aku kan sahabatmu, Jo," jawab Bella dengan tatapan yang terlihat begitu tulus. Tapi tidak ada artinya bagi seorang Miranda.


"Yah, gak jadi deh belajarnya. Ya udah deh Tan, aku belajar sama Om Jo aja, hati-hati di jalan ya, Tan!"


"Om, ini gimana ketumbarnya?" Tanya Miranda yang garuk-garuk kepala karena bumbu tersebut sudah tercampur dengan cabe dan bawang.


"Di pilih lagi aja, kan sayang kalau di buang," jawab Jonathan yang memberi kan saran.


"Oh oke, Om."

__ADS_1


Miranda membongkar blender tersebut lalu menumpahkannya kedalam piring dan menyisihkan cabe dan bawangnya untuk di pindahkan ke dalam ulekan.


"Biar aku yang bikin," tukas Miranda lagi seorang diri.


Sesaat Jonathan memperhatikannya dan dia takjub melihat Miranda ternyata sudah tahu apa yang di perlukan untuk bumbu pindang tersebut.


"Udah tahu kenapa gak kamu aja tadi?" cicit Jonathan kemudian.


"Hahaha...!" Miranda tergelak, "Apa Om percaya kalau makanan yang di bawanya tadi hasil masakannya Tante Bella?"


Jonathan menggeleng, Sebab Ia sudah tahu sebelumnya kalau Bella tidak pandai memasak sama sekali. Hal itu di dengarnya langsung dari Agung saat menemuinya agar Jonathan mau membujuk Bella membatalkan gugatan cerai.


"Ya ampun, jadi Om udah tahu? Tapi kenapa Om setuju saat Miranda minta di ajarin tadi?" Tanya Miranda lagi terheran-heran.


"Ya mau gimana lagi, kan kamu yang mau," jawab Jonathan lagi yang akhirnya selesai mencuci ikan nila yang sudah di potong beberapa bagian.


"Mir, bagaimana sekolahmu tadi?" Jonathan mengganti topik pembicaraan.


Miranda tertunduk sedih, "Sahabat Miranda udah tahu, Om."

__ADS_1


Jonathan menghentikan kegiatan dan kembali memperhatikan Miranda, "Kok bisa? Dari mana?"


"Bima, Om. Dia tahu aku hamil karena Bara memberi tahunya, dan kebetulan saat itu ada Salsa dan Marry yang dengar. Jadi mereka tahu kalau aku hamil sekarang." Miranda menjelaskan panjang lebar.


__ADS_2