Cara Membunuh Naga

Cara Membunuh Naga
Chapter 52 : Melawan Naga Bumi


__ADS_3

Dalam sekejap naga bumi dalam wujud manusia telah melewati keberadaan Elizabeth, dia muncul tepat di depan wajah Noel yang menunjukan keseriusan.


"Apa? Pukulanku bisa dihindari."


Seperti apa yang dia katakannya, Noel mampu melakukannya dengan baik.


"Sebaiknya kau jangan remehkan manusia."


Noel menarik pedangnya namun tangannya ditekan ke bawah oleh naga bumi, sebelum dilempar ke samping.


Naga bumi yang menyadari Elizabeth telah berada di belakangnya dengan tepat menangkap ujung pedangnya.


"Kalau kau mau menyerang diam-diam sebaiknya kau sembunyikan niat membunuhmu itu."


"Tidak, aku akan membunuh kalian dengan aura seperti ini."


Segera mungkin naga bumi melepaskan pedang di tangannya mau tidak mau sekarang tangannya membeku.


"Kau naga juga?"


"Di luarnya naga tapi di dalamnya aku tetap manusia, Ice Blade."


"Wall."


Tebasan es Elizabeth ditahan dengan pelindung tanah, memanfaatkan keduanya Noel bangkit selagi menghunuskan pedangnya, itu menciptakan percikan saat ditahan tangan naga bumi yang terselimuti sisik.

__ADS_1


"Walau aku berwujud manusia aku tetap memiliki kekuatan naga."


"Guakh."


Dia mencengkeram wajah Noel sebelum dia bisa melarikan diri lalu melemparkannya ke arah bongkahan es yang dibuat Elizabeth hingga hancur berkeping-keping.


"Bagaimana pun kau mencoba, manusia tetap manusia tak bisa mengalahkan seekor naga, tapi akan kuberikan kehormatan untuk menjadikanmu sebagai makananku."


"Kau pikir aku mau dimakan olehmu naga jelek."


"Aku tidak perlu mendengar persetujuanmu."


Elizabeth dan Noel berdiri saling bersebelahan sebelum berlari bersamaan. Mereka menyerang naga bumi secara bergantian dari kiri ke kanan maupun sebaliknya.


Gerakan naga bumi semakin cepat seiring mereka terus menyerang.


Noel mengaktifkan grimore miliknya membuat pedang miliknya teraliri petir, itu menghantam bahunya dan menghasilkan sedikit goresan.


Elizabeth pun menyerang dari punggung lawan, menebasnya hingga darah mengalir ke pergelangannya saat dia menjaga jarak.


"Jika naga lain, barusan tebasanku jelas bisa memotongnya."


"Itu karena dia selama ini memakan manusia yang dipenuhi energi mana karena itulah setiap tenaga tersebut kini berada di tubuhnya," ungkap Leviathan.


"Jadi begitu kekuatan yang digunakannya tak hanya sihir naga saja."

__ADS_1


Noel memegang pedang dengan kedua tangannya lalu melanjutkan.


"Kau meremehkan manusia tapi menggunakan kekuatannya, menyedihkan sekali."


Naga bumi membuka mulutnya untuk menciptakan bola api dari mulutnya, walau bukan termasuk elemennya naga tetap saja bisa menggunakan nafasnya.


Tanah menjerat keberadaan Elizabeth dan Noel agar tidak bisa bergerak, keduanya terhantam serangan tersebut menciptakan ledakan api ke udara.


Keduanya masih berdiri dengan lingkaran sihir pelindung yang dibuat Noel, bersamaan itu salju turun dari langit membuat seluruh tanah yang menjerat keduanya membeku dan hancur.


"Itu nyaris saja."


"Kenapa, kenapa kalian masih hidup?"


"Kuberitahu dirimu sihir kami memang digunakan untuk membunuh naga jadi kau bukan ancaman."


"Sialan."


Elizabeth dan Noel melesat maju, pertama Noel menggunakan sihir untuk menguatkan dirinya sekuat mungkin, pedangnya ditahan naga bumi meski begitu kini tangannya berhasil dipotong.


"Apa?"


Naga bumi mundur kemudian memberikan tendangan membuat Noel memuntahkan darah sebelum dikirim jauh ke belakang, kini giliran Elizabeth, ia menyelimuti dirinya dengan hawa dingin memberikan tebasan cepat, keduanya saling memberikan serangan beberapa waktu, tangan naga bumi menembus tubuh Elizabeth begitu juga pedangnya yang menembus tubuh naga bumi.


"Dibandingkan aku, kau lebih gila... kau sengaja membuat dirimu terluka hanya untuk bisa menusuk jantungku."

__ADS_1


"Apapun untuk membunuh naga sepertimu," balas Elizabeth dingin.


Tubuh naga bumi mulai membeku dan langsung hancur berkeping-keping.


__ADS_2