
Di kantor Abraham Corporation,pihak HRD sudah mempunyai tiga kandidat untuk di jadikan sekretaris CEO mereka.Dan yang menentukan siapa yang akan menjadi sekretaris yaitu CEO itu sendiri yang tak lain adalah Alex.
Pihak HRD ke ruangan Alex untuk menyerahkan berkas berupa biodata tiga kandidat dan juga hasil interview beberapa hari yang lalu.Setelah nya mereka langsung kembali ke ruangan mereka.
Alex pun membuka dan membaca ke tiga biodata tersebut,Alex tersenyum puas,karena Vita masuk dalam tiga kandidat itu.
Setelah itu Alex memanggil kepala HRD dan juga Rendra ke ruangannya untuk meminta pendapat tentang tiga calon kandidat ini.
Rendra dan Bu Ida kepala HRD datang secara bersamaan dan masuk ke ruangan setelah di izinkan masuk.
"Saya memanggil kalian disini untuk meminta pendapat kalian tentang calon sekretaris yang akan saya pilih."Ucap Alex setelah menyuruh Rendra dan Bu Ida duduk.
"Tapi sebelum itu saya juga mau tau pendapat Bu Ida dan juga kamu Rendra tentang tiga orang ini."Lanjutnya.
"Dari ketiga ini,menurut pendapat saya yang lebih berhak sebagai sekretaris Tuan Alex yaitu Vita Carolina Nugraha.Walaupun saya akui ketiga nya memang lebih unggul di banding yang lainnya,akan tetapi Vita ini lebih berbeda karena setiap kata yang dia ucapkan begitu tegas, tanpa ragu tapi pembawaannya tetap tenang dan santai.Dan juga poin tambahannya bahasa Inggris dia lancar.Juga di bidang akademik dia unggul."ucap Bu Ida memberikan pendapat.
"Berhubung kemarin saya tidak terlalu menyimak dengan semua calon karyawan,jadi setelah saya baca hasil keselurahan dari tes ini saya pun memilih Vita juga Tuan."Rendra ikut menimpali.
"Wah ternyata pilihan kita semua sama yaa,saya juga memilih Vita sebagai sekretaris saya.Jadi keputusannya yaitu saya memilih Vita sebagai sekretaris saya.Bu Ida bisa langsung menghubungi Vita untuk besok datang ke kantor dan langsung menemui saya jam delapan pagi.
"Baik Tuan,Kalau begitu saya pamit."Alex hanya mengangguk.
"Saya sudah yakin bahwa kau memilih gadis itu,gadis yang dari awal masuk ruang interview sudah mencuri perhatian mu."Ucap Rendra yakin.
"Sok tahu kamu,"sambil melempar pena ke Rendra.Rendra segera menghindar.
"Cih..gak mau ngaku dia."ledek Rendra.
"Sudah balik ke ruangan mu,kenapa masih disini."
"Tapi gadis itu memang cantik dan juga manis."
"Rendra,kau mau aku pot -......"
"Oke..Okee..Aku balik ke ruangan ku."Ucap Rendra cepat dan keluar dari ruangan Alex.
Sementara itu di ruang HRD,Bu Ida segera menelepon Vita untuk memberitahu bahwa dia di terima bekerja di Abraham Corporation sebagai sekretaris CEO.
Sedangkan Vita,gadis itu sedang tiduran di ranjang nya dan menonton drama Korea kesukaannya.Tiba-tiba Hp nya berdering tanda ada panggilan masuk.Vita mengerutkan dahinya karna dapat panggilan dari nomor tidak di kenal.Tapi dengan segera Vita angkat karena takut ada hal penting.
"Halo selamat siang,dengan Vita Carolina Nugraha ,saya Ida kepala HRD Abraham Corporation,ingin memberitahukan bahwa anda di terima di Perusahaan kami."
"Apaaaa..."Vita terkejut mendengarnya.
"Iya Vita,selamat yaa.Besok di tunggu kedatangannya jam delapan pagi,langsung menemui CEO kami Tuan Alex di ruangannya."
"Baik Bu,terima kasih atas informasinya."
"Sama-sama,sekali lagi selamat ya.Selamat siang."Ucap Bu Ida mengakhiri panggilannya.
"Aaaakkhhhhhh.."Vita Teriak kencang karena bahagia dirinya di terima bekerja di Abraham Corporation.
__ADS_1
Alhamdulillah Ya Allah,akhirnya aku di terima bekerja.
"Aaaaakkkhhhhhh,mimpi gak sih gue."Sambil loncat-loncat.Dan dengan konyolnya dia mencubit tangannya sendiri dan terasa sakit.
"Aaauuuwww,ternyata ini nyata gue gak mimpi di terima kerja."
"Aaaaaakkkhhhh."Teriak Vita lagi.
Mama Ranti yang kebetulan hari ini di rumah,kaget mendengar Vita yang teriak-teriak di dalam kamarnya.Mama Ranti buru-buru menghampiri kamar Vita yang kebetulan tidak jauh dari kamarnya.
Tok..Tok..Tok...
"Vita kamu kenapa,buka pintunya nak."
"Vita."Mama Ranti terus mengetuk pintu.
Ceklek,pintu terbuka.
"Mama kenapa?"Vita melihat wajah mama nya yang cemas.
"Harusnya mama yang tanya,kamu kenapa dari tadi teriak-teriak.Mama takut kamu kenapa-kenapa."Masih dengan wajah cemas.
"Mamaaa."Girang Vita sambil memeluk mama nya.
"Kamu kenapa sih,"Mama Ranti heran dengan sikap anaknya.
"Ma,aku di terima kerja di Abraham Corporation Ma."
"Iya ma,barusan aku di telpon sama pihak HRD nya,besok aku di suruh ke kantor."
"Alhamdulillah,selamat ya sayang."Ucap Mama Ranti sambil memeluk Vita.
"Makasih ya mah,berkat doa mama aku di terima kerja di Perusahan besar itu."
"Mama akan selalu mendoakan yang terbaik buat anak-anak Mama."
"Oya Vita,kamu sudah ada baju dan perlengkapan lainnya buat kerja besok?" Lanjut Mama Ranti.
"Belum ma,aku rok cuma punya dua,blazer juga gak ada,sepatu cuma punya satu untuk kerja."
"Ya sudah nanti mama transfer buat beli perlengkapan kamu kerja,tapi mama gak bisa antar kamu karena sebentar lagi mama mau ke toko yang di Ciasem."
"Gak usah di transfer mah,uang yang kemarin Papa kasih masih ada kok,belum lagi dari kak Vicko.Cukup kalo untuk beli beberapa stel dulu."
"Gak apa-apa ini sebagai hadiah dari mama, karena anak Mama ini di terima kerja."Sambil mencubit pelan hidung Vita.
"Makasih ya ma,"memeluk mama Ranti lalu mencium pipi kanan kiri.
"Sama-Sama sayang,ya sudah mama mau siap-siap dulu sebentar lagi mau pergi.Kamu nanti kalo mau ke mall hati-hati yaa bawa kendaraan nya."
"Siap Nyonya."
__ADS_1
Aku chat Gea dan Dilla dulu deh,mereka bisa gak yaa temenin aku ke mall pulang kerja.Semenjak mereka kerja kita jadi jarang kumpul gini.
Segera Vita membuka aplikasi hijau untuk chat sahabatnya.
Vita : Gaes,kalian bisa gak anter aku ke mall pulang kerja nanti.
Di tunggu beberapa saat tapi belum ada balasan.Mungkin mereka sibuk.Vita pun melanjutkan nonton film yang tadi sempat tertunda.
Di lantai tertinggi gedung Abraham Corporation,setelah kepergian Rendra dan Bu Ida Handphone Alex berdering.Karin menelpon,segera Alex menggeser tombol hijau.
"Ya Hallo."
"Sayang,sepupu aku kemarin sudah tiba di Indonesia,kamu kapan ada waktu untuk bertemu dengan sepupuku."Ucap Karin semangat.
"Aku lihat jadwal ku dulu,nanti kalau senggang aku kabari."
"Baiklah sayang,aku tunggu kabar dari mu,love you."
"Hmmm..."Alex langsung menutup telepon nya.
"Gimana baby,kapan dia mau bertemu denganku."Ucap Ronald sambil memeluk Karin dari belakang.
"Belum tau,nanti dia kabari lagi honey."Karin membalikkan badan dan memeluk leher Ronald.
"Aku ingin honey,"sambil mencium bibir Ronald.Ronald pun membalasnya,Ronald pun lalu mengangkat tubuh Karin tanpa melepaskan ciuman mereka dan terjadilah kegiatan panas mereka di siang hari.
Sore hari,Vita sedang siap-siap untuk pergi ke mall bersama kedua sahabatnya.Gea dan Dilla sudah membalas chat Vita dan mereka akan bertemu di mall sesuai kesepakatan tadi.
Dan di lain tempat Alex pun sudah memberi tahu Karin,kalau nanti pukul tujuh malam mereka akan bertemu di restoran yang Alex tentukan.
"Honey gimana sambil menunggu Alex kita jalan-jalan dulu di mall,kebetulan restoran yang Alex sebutkan tempat nya gak jauh dari mall."
"Oke baby,kau mau beli apa dengan senang hati aku akan mengabulkan nya."Ronald mendekati Karin lalu mencium bibirnya,Karin pun tak kuasa langsung membalas ciumannya,lama kelamaan ciuman mereka semakin menuntut bahkan tangan Ronald sudah kemana-mana.
"Stop honey,kita akan pergi kalau begini kita bisa-bisa tak jadi pergi."Karin melepas pelukan Ronald.
"Kau selalu menggoda baby,jadi aku selalu tak tahan jika dekat denganmu.Baiklah kau siap-siap aku tunggu di luar."
Setelah mereka siap, Mereka pun turun ke loby dan menuju parkiran.Setelah masuk mobil Ronald pun menjalankan mobilnya.
"Honey ingat yaa,jangan panggil aku baby di depan Alex,dan juga kalau Alex tanya kau selama disini tinggal di hotel ya bukan di apartemen ku."
"Tenang baby,aku sudah cek in di hotel Airis kemarin.Ya walaupun aku tak pernah tidur Disana."Ronald dan Karin tertawa.
Mereka pun sampai di mall,lalu memarkirkan kendaraannya,tapi sebelum keluar mobil mereka pun sempat-sempatnya berciuman dahulu.
Dan kelakuan mereka tak luput dari dua orang lelaki yang sejak tadi mengikuti mereka.
Namun ada sepasang mata lagi yang tak sengaja melihat adegan itu.Karena kaca nya yang transparan jadi terlihat dari luar.
OMG mataku ternodai..
__ADS_1
Bersambung...