CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 6 Acara Wisuda Vita


__ADS_3

Hari-hari pun berlalu begitu saja.Sejak kejadian Alex bertemu dengan Karin sikap Alex pun berubah seratus delapan puluh derajat.Alex Mudah marah,emosinya tak terkendali,bahkan wajahnya datar tak ada senyuman yang terukir di bibirnya seperti sebelumnya.Bahkan sekarang Alex lebih banyak diam.


Rendra pun melihat Alex seperti bukan Alex yang dia kenal.Alex juga seperti menjaga jarak dengan Rendra,hanya sebatas atasan dan bawahan saja tak lebih.Tak ada lagi canda gurau saat mereka sedang menikmati waktu santai.


Kembali ke waktu lalu saat kepulangan Alex dan Rendra.Setelah makan Mama Rebecca dan Rendra melanjutkan pembicaraan mereka.


"Kamu pasti terkejut dengan apa yang akan Tante sampaikan Rendra.Jadi begini setelah Om Abraham cerita ke Tante tentang penyelidikan nya kepada Karin,lalu tak ada informasi lain yang di dapat selain alamat apartemen dan tempat kerja.Tante pun ikut menyelidiki dan hasilnya sama,tapi Tante makin penasaran lalu Tante meminta bantuan kepada teman Tante yang menjadi mafia yang berada di negara kalian bertemu dengan Karin."


"Kata temen Tante memang sulit mencari informasi tentang Karin ini.Tante pun menunggu waktu yang tak sebentar untuk hasilnya.Dan ternyata Karin adalah anak dari seorang mafia Disana."


"Mafia tante?"ucap Rendra kaget.


"Ya Rendra,bahkan papa nya Karin termasuk orang yang paling di takuti di antara anggota mafia yang lainnya.Karena dia adalah tangan kanan ketua mafia."


"Astaga,pantas saja anak buah ku tak mendapat kan informasi apa-apa."


"Papa nya Karin menutup semua akses yang berkaitan tentang Karin,bahkan para anggota mafia yang lainnya pun tak banyak yang tau jika Karin adalah anak dari sang tangan kanan ketua mafia."


"Tapi Tante bersyukur karena Alex sekarang berpisah dengan Karin.Jadi kita tak akan berhubungan dengan para mafia itu."


"Teman Tante pun bilang jika Karin merupakan anak kesayangan dari Papa nya.Jadi apapun yang di lakukan Karin akan selalu mendapat dukungan dari Papa nya.Karin bahkan menguasai ilmu bela diri dan bisa mengendalikan senjata api dengan mahir."


"Tapi Tante tetap khawatir Rendra bagaimana jika suatu saat Karin datang dan kembali dengan Alex."cemas Mama Rebecca.


"Tante tenang saja,aku akan melindungi Alex dengan sepenuh jiwaku.Dan aku tak yakin setelah kejadian kemarin Alex mau kembali lagi dengan Karin."


"Semoga saja Rendra."


Kini Alex makin gila kerja,dia selalu saja pulang larut malam.Dia habiskan waktunya untuk bekerja, bekerja dan bekerja.Alex pun selalu menghindar jika orang tuanya ingin berbicara dengannya.


Di akhir pekan,Alex mengurung diri seharian di kamarnya.Mama Rebecca yang tak tahan dengan kelakuan putranya dia pun datang ke kamar Alex untuk berbicara.


Tok...

__ADS_1


Tok...


Tok...


"Alex,boleh Mama masuk?"


"Masuk aja Ma,gak di kunci pintunya."


Terlihat Alex sedang duduk bersandar pada ranjang sambil memainkan ponselnya,Mama Rebecca pun jalan mendekati Alex.


"Kamu sedang ada masalah nak?"Tanya Mama sambil di duduk di pinggir ranjang mengusap kaki anaknya.


"Tidak ada ma,memangnya ada apa?"tanya Alex balik.


"Mama lihat akhir-akhir ini kamu terlihat murung,kamu bahkan menghindar jika mama dan papa ingin berbicara denganmu."


"Akhir-akhir ini memang pekerjaan di kantor sedang banyak ma,aku hanya lelah saja."


"Memang tidak ada apa-apa ma selain urusan kantor.Aku mau istirahat dulu ya ma,aku lelah karena sudah beberapa hari aku lembur terus."ucap Alex sambil membalikkan badan memunggungi mamanya.


"Baiklah jika kamu tidak mau cerita dengan mama,mama tidak akan memaksa.Ya sudah kalau begitu mama keluar ya.Selamat istirahat nak."Ucap mama Alex lalu keluar kamar.


Satu Bulan kemudian..


Hari yang di nanti-nanti pun tiba.Hari ini merupakan hari bahagia bagi Vita,karena hari ini merupakan acara wisuda Vita.


Gadis itu begitu excited,Subuh-subuh dia sudah mulai di make up oleh tim MUA langganannya.Bahkan baju yang akan di pakai hari ini pun dia pesan dari butik mewah.


Vicko kakak Vita sudah datang kemarin untuk datang di acara wisuda adiknya.Jam 7 pagi mereka sudah siap untuk berangkat ke gedung tempat acara berlangsungnya acara wisuda, Karena acara akan di mulai pukul 8 pagi.


"Cantiknya anak gadis mama ini,mama sampai pangling."puji mama Vita.


"Terima kasih ma,"Vita bersemu mendengar pujian sang mama.

__ADS_1


"Yuk berangkat sekarang,takut kejebak macet di jalan nanti bisa telat."Ajak Papa Vita.


Empat puluh lima menit kemudian mereka sampai di tempat acara.Disana sudah tampak ramai sekali yang datang.Lalu mereka segera masuk untuk duduk di tempat yang sudah di tentukan.


Pukul 8 tepat acara pun di mulai,Sambutan-sambutan dari pengisi acara pun bergantian.Dan ternyata Alex pun ada Disana sebagai pengisi acara.Alex mewakili Papa nya sebagai pemilik saham terbesar di Universitas tersebut.


Sampai lah pada inti acara ini,yaitu prosesi wisuda bagi para wisudawan.Di awali dengan Penyerahan ijazah wisudawan terbaik prodi.Dan ternyata Vita menjadi wisudawan terbaik dengan nilai IPK 3,95 nyaris sempurna.Saat nama Vita di sebut Sorak Sorai tepuk tangan memenuhi ruangan itu.Bahkan mama Vita sampai menitikkan air mata karena bangga anak gadisnya mendapatkan nilai tertinggi.


Vita langsung maju ke depan untuk menerima selempang wisuda bertuliskan Cumlaude dan penyerahan ijazah.Ternyata yang menyerahkan selempang dan ijazah tersebut yaitu Alex.Alex sempat terpaku sesaat melihat wajah cantik Vita.Dia seperti pernah melihat gadis ini tapi entah dimana.


"Selamat ya Vita ,"ucap Alex datar.


"Terima kasih Pak."balas Vita Sambil tersenyum manis dan menerima uluran tangan Alex.Alex pun tanpa sadar tersenyum tipis.


Cantik...Batin Alex


Acara pun selesai,satu persatu meninggalkan gedung tersebut.Vita segera menghampiri keluarganya.


"Selamat ya sayang,mama bangga padamu nak."Ucap mama Vita sambil memeluk Vita.


"Papa juga bangga padamu nak,"


"Selamat ya adek Abang sekarang sudah jadi sarjana,nich buat kamu."Sembari menyerahkan Bucket yang lumayan besar.Isinya berupa bunga segar,uang dan juga Snack.


"Waahh..Terima kasih ya abang ku yang tampan,"sambil menerima dengan mata berbinar.


"Giliran di kasih beginian aja baru bilang Abang tampan,untuk adek sendiri."Vicko pura-pura kesal.


Lalu Sarah dan Vicky pun bergantian memberikan ucapan selamat.Setelah itu mereka ke studio foto untuk melakukan sesu pemotretan,untuk mengabadikan momen bahagia ini.Di lanjut pergi ke restoran untuk merayakan Hari bahagia Vita.


Sementara itu Alex yang saat ini sudah berada di mobil,masih mengingat-ingat siapa gadis itu,wajahnya seperti tidak asing tapi siapa.


Hayo Mikir keras Alex...

__ADS_1


__ADS_2