
Kejadian setelah Karin bertemu Alex beberapa waktu lalu.
POV Karin
Sial kenapa Alex bisa ada Disini,padahal aku sudah pergi jauh darinya.Bukannya aku tidak mau menikah dengannya,tapi itu tidak ada dalam misi ku.Lagian Papa juga kenapa harus nyuruh aku sih buat ngerjain misi itu.Untung saja aku tidak terbawa perasaan.Ya walaupun aku akui Alex itu tampan,tubuhnya atletis,tegap berisi dan juga yang pastinya tajir.Tapi aku sudah mencintai kekasihku yang ada disini.Walaupun aku pun tak menampik bahwa aku juga mulai mencintai Alex.
"Baby dia tadi siapa?"Karin tersentak kaget.
"Dia itu lelaki yang ada dalam misi aku kemarin honey."
"Yang kemarin kamu lama di Indonesia itu?"
"Iya honey."
"Dia tampan lho badannya juga atletis gitu,kamu tidak benar-benar mencintainya kan?"
"Ya gak lah honey,cintaku hanya padamu."Tersenyum manis lalu mencium bibir lelaki itu, ********** ,lelaki itu pun membalasnya.Mereka melepas ciuman itu saat sudah hampir kehabisan nafas.
"Baiklah aku percaya padamu,bagaimana kalau malam ini kita habiskan waktu di hotel,kita lanjutkan yang tadi.Aku sudah tidak tahan ingin bermain denganmu."bisik kekasih Karin.
"Oke honey,aku juga sudah tidak tahan."Karin tersenyum nakal.
Sesampainya di Hotel,Mereka pun melakukan kegiatan panas mereka hingga menjelang tengah malam.
"Thanks baby,kau selalu bisa memuaskan ku."Di saat pelepasan terakhirnya.
"Sama-sama honey,Kau selalu saja membuat ku kelelahan."Hanya di balas senyuman lalu kekasih Karin pun mendekatkan bibirnya lalu mulai melahap bibir Karin kembali dan tangannya mulai aktif kembali.
"Stop honey,aku benar-benar lelah.Aku besok pagi mau bertemu Papa ku,ada yang ingin aku bahas."
"Oke baby,sekarang kamu istirahat.Maaf sudah membuatmu kelelahan."
"Tak masalah honey,aku pun menikmatinya."
"Tapi baby,aku penasaran,saat kau menjalin hubungan dengan lelaki itu apa kau tak pernah melakukan ini?"
"Tidak honey,aku di mata dia hanya gadis manis yang polos dan lemah lembut.Bahkan saat dia mencium bibirku untuk yang pertama kali pun aku kaku seakan aku tak pernah berciuman."Karin tertawa merasa akting dia hebat.
__ADS_1
"Kau hebat sekali baby,tak salah kau menjadi agen yang di andalkan oleh Papa mu."
"Pastinya,sudah lah aku mau tidur."
Paginya Karin sudah berpakaian rapih,dia membangunkan kekasihnya yang masih tidur.
"Honey bangun,aku sudah mau pergi ini."
"Kau berangkat sendiri ya baby,aku masih mengantuk."
"Kau ini,ya sudahlah aku pergi kalau gitu."
Sesampainya Karin di kediaman orang tuanya,Karin langsung ingin menemui Papa nya.Ternyata yang di temui hanya sang Mama.
"Pagi ma, Papa dimana?"
"Pagi sayang,Papa ada di ruang kerjanya.Kenapa baru pulang jam segini.hmm?".
"Biasa lah Ma,aku semalam berkencan dengan Robert (pacar Karin)."jawab Karin santai.
"Kau tak ada niatan ingin menikah dengan Robert?"
"Kau ini,selalu begitu.Ya sudah sarapan dulu kalau begitu."
"Nanti saja ma,aku ingin berbicara dengan papa dulu"Ucap Karin sambil berlalu.
Tok..
Tok..
Tok..
"Pa,ini Karin,boleh Karin masuk."
"Masuk saja."
"Ada apa Karin,sepertinya ada yang penting."
__ADS_1
"Bukan penting lagi Pa,tapi gawat."
"Ada apa? kenapa kamu terlihat cemas begini."
"Kemarin aku bertemu dengan Alex disini pa!"
"Kenapa Alex bisa disini? atau mungkin perusahaan dia juga ada yang berada di sini ?"
"Sepertinya begitu pa,tapi yang lebih gawatnya lagi ,kemarin aku bertemu Alex saat aku bermesraan dengan Robert."cicit Karin.
"Bodoh kau Karin,kan Papa sudah suruh kau kembali ke Indonesia dari 3 bulan yang lalu dan membuat alasan yang sudah papa bicarakan waktu itu.Tapi kau tetap saja keras kepala."
"Maaf Pa,"
"Kalau begini akan lebih susah mendapatkan maaf dari Alex dan rencana kita bakal jadi berantakan.Dan kita akan lebih susah lagi untuk menghancurkan keluarga Abraham itu."
"Habisnya dia selalu mengajak ku menikah Pa,aku tidak mau menikah apalagi dengan Alex."Karin keceplosan padahal dia merahasiakan masalah ini dari papa nya.
"Apa,Jadi dia sudah mengajakmu menikah Karin! kenapa kau tidak bilang dengan papa,ini yang kita tunggu.Bodoh Kau Karin."Sambil menggebrak meja.
"Dengan kau menikah dengan Alex ,kita akan lebih mudah menghancurkan keluarganya terutama perusahaannya."Geram Papa Karin.
"Mau tidak mau kau segera kembali ke Indonesia lalu memohon maaf kepada Alex.Bilang saja kalau Robert itu adalah saudaramu satu-satunya.Kau rayu Robert agar mau bersandiwara juga.Langkah selanjutnya kita bicarakan nanti setelah kau berada di sana."
"Papa ingin melihat Abraham itu hancur sehancur-hancurnya.Kerja kau kali ini terlalu lamban Karin,3 tahun tidak ada hasilnya.
Kau ceroboh karna kau malah melibatkan perasaaan di hatimu.Jangan kira papa tidak tau kau mencintai Alex juga."
Deg..deg..
Ternyata papa tahu.
"Ingat Karin,karna kau sudah terjun ke dunia papa,maka kau juga harus siap dengan konsekuensinya."
Satu bulan setelahnya Karin pun sudah berada di Indonesia lagi dan yang pasti sudah mempunyai rencana baru.Tapi sampai sekarang Karin belum berani menemui Alex.
Di rumah keluarga Abraham ,mama Rebecca sedang menyusun rencana agar putra nya bertemu dengan Vita.Tapi di buat senatural mungkin.
__ADS_1
Kira-kira rencana mama Rebecca apaan yaa..
Duh emak-emak satu ini udah ngebet pengen punya mantu.