CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Pernikahan Alex dan Vita


__ADS_3

Semua persiapan pernikahan sudah rampung 100%,baik di rumah Vita maupun di hotel tempat di adakannya resepsi.Tak terasa besok merupakan hari dimana Alex dan Vita akan dipersatukan oleh ikatan suci pernikahan.Siang tadi di kediaman Vita diadakan siraman,mulai dari ayah,ibu dan kakak Vita bergantian memandikan Vita di acara tersebut.Begitupun di rumah Alex sama seperti Vita,Alex pun mengadakan acara siraman.


"Senyum dong Alex,mau di foto nih terus di kirim ke Vita masa cemberut gitu."Ucap Mama Rebecca memberi instruksi.Pasalnya Alex kesal dengan Mamanya karena ponselnya disita oleh sang Mama.


Kejadian beberapa hari yang lalu setelah Alex memutuskan untuk tidak pergi ke kantor karena pernikahan yang tinggal tiga hari lagi.Sebenarnya itu keinginan Mamanya namun Alex juga menyetujui.


"Mama pinjem hp mu sebentar nak."Ucap Mama Rebecca saat mereka duduk di ruang keluarga setelah makan malam.


"Buat apa Ma?"Tanya Alex heran.


"Sudah pinjam dulu sebentar,kamu pelit banget sih sama Mama."Mau tak mau Alex menyerahkan ponselnya,padahal Alex sedang bertukar pesan dengan Vita.


"Mulai malam ini sampai hari H kamu gak boleh pegang hp."Ucap Mama Rebecca setelah ponsel Alex berada di tangannya.


"Lho gak bisa gitu dong Ma,nanti kalau ada telpon penting dari kantor gimana ?"Alex kaget dan tak terima dengan perkataan Mamanya.


"Urusan kantor sudah kamu serahkan dengan Rendra bukan ? jadi percayakan saja semuanya dengannya.Lagian kamu itu lagi dipingit jadi gak boleh pegang hp dulu."


"Apa hubungannya dipingit sama pegang hp,Mama ngada-ngada deh,balikin ponsel aku Mah,aku lagi chatan sama Vita."


"Nah ini yang Mama maksud dipingit,jadi selama kamu dipingit kamu gak boleh komunikasi dulu dengan Vita.Tidak ada komunikasi lewat chat apalagi sampai video call,No No."Papa Alex hanya menggeleng kepalanya mendengar istri dan anaknya berdebat.


"Mama ngaco deh,balikin Mah.Aku bisa kangen kalau sampai 3 hari gak bertukar kabar dengan Vita."Alex berusaha merebut ponselnya dari tangan sang Mama.


"Gak boleh, pokoknya selama kamu dipingit hp kamu Mama yang pegang dan akan Mama nonaktifkan."Mama Rebecca langsung menekan tombol power tak berapa lama layar di ponsel Alex mati.Alex mendengus kasar.


"Gimana nanti kalau Vita cari-cari aku dan khawatir karena aku gak ada kabar?"


"Gampang nanti Mama yang kasih tau Vita."Lagi lagi Alex menghela nafasnya kasar,susah untuk merubah keputusan Mamanya.


"Pa,bantuin Alex Pa bujukin Mama kenapa Papa malah diam aja sih."Alex ikut kesal dengan Papanya karena sedari tadi hanya menonton.Papanya menanggapinya dengan mengangkat bahunya.


"Lagian ya Lex, Mama seperti ini juga kan demi kebaikan kamu.Rindu yang menggunung karena beberapa hari tidak ada komunikasi akan terbayar saat acara ijab qobul nanti."


"Masih lama Mah,3 hari lagi.Alex bakalan kangen banget sama Vita.Rindu itu berat Ma."Ucap Alex memelas.


"Kamu dan Vita akan sama-sama menahan rindu,jadi saat malam pertama nanti perasaan kalian akan menggebu-gebu dan akan bersemangat sekali untuk melakukannya."Mamanya tertawa setelah mengucapkan kata itu.


"Tenang saja,gak cuma kamu yang hp nya Mama sita.Hp Vita juga akan disita."


Tak lama Mama Rebecca pun menelpon Vita.


"Halo Vita."


"Iya Tante,eh maaf Tan Mas Alex kemana yaa kok aku chat gak di balas ditelpon juga gak di angkat, sepertinya hp nya gak aktif,Mas Alex kemana ya Tan?"Vita langsung berkata dengan nada khawatir setelah tahu bahwa calon mertuanya menelpon.


"Vita,kamu tenang saja.Alex baik-baik saja kok ini orangnya ada disamping Tante."Mama Rebecca berkata sambil cekikikan.


"Tapi kenapa hp nya tiba-tiba gak aktif yaa."


"Itu karena hp Alex Tante yang pegang untuk sementara waktu Alex harus istirahat dari bermain hp."


"Gitu ya Tante,boleh Vita bicara sebentar Tante dengan Mas Alex?"Ragu Vita berkata.


"Boleh,tapi gak boleh lebih dari 5 menit."Mama Rebecca menyerahkan ponselnya pada Alex.


"Kamu boleh ngobrol,tapi ini terakhir kalinya ya kalian ngobrol begini,besok sudah gak boleh."Alex hanya mengangguk pasrah.

__ADS_1


"Sayang,Mama aku jahat banget masa hp aku disita katanya aku gak boleh ngubungin kamu."Alex mengadu pada Vita dengan nada memelas dan manja.


Mama dan Papa Alex yang mendengar hanya cekikikan.Tak menyangka sikap garang Alex akan jinak jika berbicara dengan kekasihnya.


Belum puas berbicara dengan Vita, ponselnya kembali di rebut oleh Mama Rebecca.


"Sudah 5 menit."


"Sayang,Mama kamu ada gak ?Tante mau bicara dengan Mama mu."Mama Rebecca mengambil alih ponselnya.


"Ada Tante, sebentar ya."


"Halo jeng,ada apa yaa?"Tanya Mama Ranti.


"Begini jeng,anak kita kan lagi dipingit itu berarti gak boleh ketemuan kan.Tapi kalau mereka masih komunikasi lewat hp sama aja bohong dong.Saya sudah menyita hp Alex,kalau bisa hp Vita juga jeng sita.Biar mereka sama-sama menahan rindu."Mama Ranti di seberang sana tertawa kecil mendengar ucapan calon besannya itu.


"Boleh juga tuh jeng,oke aku setuju."Tak lama obrolan pun terputus.


"Apa kata Tante Rebecca Ma?"Vita penasaran.


"Gak ada apa-apa,kamu gak boleh kepo."Lalu memasukkan ponsel Vita ke saku celananya.


"Lho Mah,itu hp aku kok di kantongin."


"Untuk sementara waktu hp kamu Mama sita,biar kamu gak bisa komunikasi sama Alex."


"Tapi Ma,nanti kalau temen-temen aku hubungi aku gimana?"


"Ya Mama yang jawab lah gitu aja bingung."


"Udah gak usah tapi tapian,kamu lagi dipingit jadi gak ada hp.Nanti Mama kasih saat hari H nanti.Sudah ya Mama mau kembali ke dapur.Kamu istirahat saja sana,calon pengantin gak boleh capek-capek dan stres.


Kembali ke saat ini,Mama Rebecca kembali merayu Alex agar tersenyum.


"Kamu mau Mama kirim foto kamu yang jelek ini?"Mama Rebecca menunjukkan foto Alex yang baru saja diambil.


"Jelek banget Ma,hapus hapus."Mama Rebecca tertawa diikuti yang lainnya.


"Makanya senyum dong,besok kan sudah bisa ketemu Vita.Puas puasin tuh sana."


...----------------...


Hari inipun tiba,hari yang sangat dinantikan oleh Alex dan juga Vita.Hari dimana mereka akan bertemu setelah empat hari tidak bertemu dan juga selama tiga hari mereka tidak ada komunikasi sama sekali.Benar kata Dilan rindu itu berat.


Alex sudah siap dengan pakaian tuksedo berwarna putih membuat penampilan Alex hari ini begitu mempesona.Orang tua Alex,sanak saudara lainnya yang akan ikut mengantar Alex pun telah siap sebentar lagi mereka akan berangkat menuju rumah Vita.


Sementara itu dirumah Vita sang mempelai pengantin wanita masih dirias oleh MUA.Bagian wajah Vita sudah selesai dirias dan tinggal bagian rambutnya yang akan di tata sedemikian rupa agar penampilan Vita semakin sempurna.Dilla dan Gea yang dari kemarin menginap di rumah Vita,berdecak kagum melihat hasil makeup Vita.


"Cantik banget loe Vit."Ucap Dilla.


"Kamu juga cantik Dil."Vita tersenyum melihat Dilla dari pantulan cermin.


"Gue yakin tuh bos galak bakalan makin klepek-klepek lihat loe hari ini."Lanjut Dilla.


"Dan gue yakin dia pengen langsung ngajak loe ke kamar."Setelah berkata begitu Dilla tertawa kencang,Gea langsung menepuk bahu Dilla.


"Dasar otak loe ya gak jauh-jauh dari arah sana."Ucap Gea.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian tampilan Vita semakin sempurna karena tim MUA sudah menyelesaikan tugasnya.Penampilan Vita benar-benar cocok disebut sebagai ratu sehari.Kebaya putih yang dipakai Vita ditambah dengan siger Sunda sebagai hiasan kepalanya membuat tampilan Vita sungguh sempurna.Dan tentu saja penampilan Vita hari ini membuat Alex kejang kejang.


Deru suara mobil terdengar di luar sana, rombongan Alex ternyata telah sampai.Orang tua Vita dan juga keluarga yang lainnya menyambut kedatangan sang mempelai pria.


Vita melihat Alex dari jendela kamarnya,juga dua sahabatnya yang ikut penasaran.


"Calon suami loe keren banget Vit,sumpah auranya makin awur awuran gitu.Gue boleh gak sih terpesona juga dengan penampilannya."Lagi lagi Gea menepuk bahu Dilla,Dilla hanya cengengesan.


"Ciee,Vita aja sampe bengong gitu liatnya.Sabar Vita sebentar lagi juga bakal ketemu kok."Gea menggoda Vita, menyenggol lengan sahabatnya membuat pipi Vita merona.


Alex juga mencuri pandang kearah Vita yang berada di kamarnya,Alex tahu pasti bahwa Vita melihatnya dari jendela kamarnya.


Setelah acara demi acara sambutan telah diucapkan,kini saatnya acara ijab qobul dimulai.Sebelumnya Pak penghulu memanggil pengantin wanita untuk keluar dan duduk disamping mempelai laki-laki.


Vita pun dituntun oleh kedua sahabatnya keluar dari kamar menuju tempat acara ijab qobul akan diselenggarakan.Semua hadirin yang hadir pada pagi ini semuanya terpana melihat penampilan Vita tak terkecuali Alex yang tak sedikit pun mengalihkan pandangannya pada sang pujaan hati yang beberapa hari ini membuatnya kalang kabut karena tak mendengar suaranya.


Rasanya pengen gue langsung ajak ke kamar aja ini buat nananinu...Batin Alex


"Eheemm..Sabar Mas Alex sebentar lagi Mba Vita nya akan sah menjadi istri Mas Alex, sabar ya ditahan dulu."Pak Penghulu berkata begitu membuat semua orang yang ada disana tertawa, Alex hanya menggaruk tengkuknya.Setelah itu Pak penghulu pun memberikan petuah tentang pernikahan


"Saya tidak ingin berlama-lama memberikan petuah, karena sepertinya Mas Alex sudah tidak sabar ya."Ucapan Pak Penghulu kembali mengundang tawa hadirin yang hadir, membuat wajah Alex memerah karena malu diledek seperti itu.


Sebelum melanjutkan untuk melaksanakan ijab qobul terlebih dahulu mengecek kelengkapan berkas-berkas,saksi dan juga menanyakan mahar.Sandi Nugraha sebagai ayah kandung Vita akan menjadi wali anak perempuannya tersebut.Setelah dilakukan latihan dua kali baru ijab qobul diselenggarakan


"Bismillahirrahmanirrahim,Hai Alex Abraham."Ucap Papa Sandi sambil menjabat tangan Alex.


"Ya saya."Ucap Alex lantang.


"Saudara Alex Abraham bin Abraham, Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya yang bernama Vita Carolina Nugraha binti Sandi Nugraha dengan mas kawin satu set perhiasan berlian seberat 50 gram,5 emas logam mulia dan seperangkat alat sholat dibayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinnya Vita Carolina Nugraha binti Sandi Nugraha dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."Dengan satu tarikan nafas Alex mengucapkannya dengan lantang dan tegas.


"Bagaimana para saksi,Sah?"


"SAAHHH..."


Hembusan nafas lega terdengar dari Alex.Alex mencuri pandang pada Vita sambil mengaminkan doa yang dilantunkan Pak Penghulu.


Setelah itu Vita disuruh untuk mencium tangan Alex.Selanjutnya Alex pun meletakkan tangannya di ubun-ubun Vita dan membacakan doa untuk sang istri.Vita terharu mendengar Alex membacakan doa untuk dirinya,sekuat mungkin Vita menahan air matanya yang akan keluar.Setelah selesai membaca doa Alex pun mencium kening Vita agak lama.Membuat Pak penghulu lagi-lagi berdehem.Pandangan Alex setelah itu fokus ke arah bibir Vita ingin rasanya dia cium bibir yang saat ini penuh dengan lipstik.Tanpa sadar Alex pun mendekatkan wajahnya ke Vita,tapi sebelum bibirnya benar-benar menempel...


"Eheem..Sabar dulu Tuan Alex,acara masih terus berlanjut,karena setelah ini akan ada acara sungkeman.Acara cium ciumnya dilanjut di kamar pengantin saja yaa."Ucap MC yang seakan tahu apa yang akan dilakukan Alex.Membuat Alex salah tingkah apalagi mendengar sorakan dan juga tawa semua orang yang hadir.


"Pengantin prianya udah gak sabar euy,tarik langsung ke kamar Lex."Teriak salah satu saudara Alex.


Acara sungkeman membuat suasana menjadi penuh air mata.Saat Vita sungkem pada kedua orang tuanya,Vita menangis.Hingga Alex yang disampingnya mengusap usap punggung istrinya itu.


Padahal Tim MUA sudah mewanti-wanti pada Vita agar riasannya tidak rusak karena air mata,tapi mau bagaimana mana lagi hal ini pasti terjadi.Setelah itu acara dilanjut dengan berfoto, semuanya kembali ceria.Para keluarga, saudara,teman bergantian berfoto dengan pengantin.


Akhirnya acara ijab qobul pun selesai,para tamu yang tadi hadir sudah banyak yang pulang.Alex dan Vita pun sudah diizinkan untuk beristirahat terlebih dahulu karena sore hari mereka akan lanjut pergi ke hotel untuk mengadakan resepsi.


"Ingat ya Alex jangan dibuat capek Vita nya,kalian kan mau mengadakan acara resepsi nanti malam."Pesan Mama Rebecca sebelum Alex dan Vita menuju kamar mereka.


Sementara itu tak jauh dari kediaman Vita, seorang wanita cantik di dalam mobilnya tampak kesal karena dirinya tidak bisa menggagalkan acara ijab qobul Alex dan Vita.


"Lihat saja kau Alex setelah ini aku tidak akan membiarkan kalian hidup bahagia,aku akan membuatmu menyesal karena sudah membuat aku sakit hati."Tak lama setelah itu wanita itupun menjalankan mobilnya meninggalkan rumah Vita.


MAAF YA BARU BISA UPDATE LAGI,SEMOGA KALIAN TIDAK BOSAN MENUNGGU KELANJUTAN CERITANYA..SETELAH INI AKU USAHAKAN AKAN LEBIH SERING UPDATED..

__ADS_1


__ADS_2