CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 50 Salah sasaran


__ADS_3

Alex minta di temani oleh Vita ke Mall,katanya ada yang ingin dia beli,Vita pun mengiyakan.Jadi mobil Vita di bawa oleh salah satu orang suruhan Alex dan Vita naik mobil Alex.


"Kamu mau beli apa sih mas?"Tanya Vita saat mereka sudah berada di mobil.


"Sebentar lagi mama ulang tahun,aku ingin belikan kado untuk mama.Jadi aku mau minta tolong sama kamu pilihkan kado apa untuk mama."


"Tante Rebecca ulang tahun kapan mas?"


"Dua hari lagi,aku takut tidak ada waktu membeli kado makanya mumpung hari ini senggang kita ke mall sekarang."Ucap Alex sambil melirik sekilas ke arah Vita.


"Kalau begitu Aku juga mau belikan Tante Rebecca kado deh."


🎀


🎀


🎀


Sementara itu di Jalan lain,Mobil Vita yang di kendarai oleh anak buah Alex sudah melaju dengan kecepatan sedang.Tetapi semakin mobil menjauh dari lingkungan kantor dirinya merasa ada yang mengikuti mobilnya dari belakang.Dia berbelok mencari jalan yang agak sepi untuk meyakinkan jika dirinya di ikuti dan benar saja mobil tersebut ikut berbelok.Anak buah Alex semakin kencang melajukan mobilnya.Mobil yang di belakang pun ikut melajukan mobilnya dengan kencang.


'Kenapa mereka mengikuti mobil ini,apa mungkin sebenarnya yang di incar mereka Nona Vita.Berarti Nona Vita dalam bahaya.'Gumamnya.


Anak buah Alex segera menelpon Rendra.


"Halo Pak Rendra,saya di tugaskan oleh Tuan Alex untuk membawa mobil Nona Vita,tapi sepertinya mobil ini di ikuti oleh mobil lain Pak."Ucapnya setelah panggilan di jawab.


"Kau yakin?"Tanya Rendra.


"Saya yakin Pak, karena saya sudah beberapa kali melewati belokan,mobil itu selalu mengikuti.Bahkan saat saya menambah kecepatan,mobil itu pun sama menambah kecepatan juga.Mereka mungkin sebenarnya mengincar Nona Vita Pak."


"Bisa jadi,ya sudah kau ikuti saja permainan mereka.Jika mereka menghadang mobilmu turuti saja."


"Baik Pak."


"Kau siap mengatasi ini seorang diri?"Tanya Rendra.


"Siap Pak."


"Baik ku percayaan ini padamu."Setelah itu anak buah Alex langsung menutup Panggilan.Lalu kembali fokus kepada mobil yang sedari tadi mengikutinya.


Saat di jalanan yang lumayan sepi,mobilnya di hadang oleh mobil yang ada di belakangnya.


Turunlah beberapa orang dari dalam mobil tersebut lalu mendekati mobil Vita.


"Keluar kau dari mobil."Ucap orang tersebut sambil terus menggedor pintu mobil Vita.


"CEPAAAT KELUAR."Bentak yang lain.


Pintu mobil Vita terbuka dan keluarlah.


"Mau apa kalian kenapa menghalangi mobilku."Ucapnya tanpa rasa takut.


Empat orang pria yang menghadang mobil Vita saling pandang satu sama lain.

__ADS_1


"Kenapa lelaki yang keluar dari mobil itu bukannya pemilik mobil itu perempuan yaa?"Mereka saling bertanya.


"Siapa kalian?kenapa kalian menghalangi jalanku."Sentak Anton anak buah Alex.


"Saya tidak ada urusan dengan anda,saya ingin bertemu dengan yang punya mobil itu.Mana orangnya?"


"Saya pemilik mobil ini,ada urusan apa kalian?"


"Anda jangan mengada-ada,kami tahu bahwa pemilik mobil itu perempuan bukan laki-laki."


"Oh.. Ternyata kalian sudah mengincar pemilik mobil ini rupanya.Siapa yang menyuruh kalian?"


"Kau tidak perlu tahu,hajar dia."Mereka pun mulai maju dan menyerang Anton.


Empat lawan satu tak seimbang tapi Anton dengan mudah mengalahkan mereka.Satu persatu mereka tumbang terkena pukulan dari Anton.


"Cepat katakan siapa yang menyuruh kalian."Bentak Anton sambil memegang salah satu lelaki tersebut.


"CEPAT KATAKAAAN..!!"Bentaknya lagi.


"Kami tidak akan memberi tahu."


Bughh..


Satu pukulan mendarat di pipi lelaki yang saat ini ada di bawah Anton.Membuat lelaki itu meringis kesakitan.


"CEPAT KATAKAN ATAAUU...Aakhhh...."Anton meringis karena ada yang menendang dirinya dari belakang hingga dia tersungkur.Lalu dengan cepat mereka masuk kedalam mobil dan meninggalkan tempat tersebut.


"SIALAANN..!!!"


Sementara itu Alex dan Vita saat ini sudah berada di dalam Mall.Mengelilingi Mall sambil berpikir membeli kado apa untuk Mama Rebecca.


"Kamu mau belikan Mama mu apa mas?"Tanya Vita sambil terus melihat-lihat.


"Entahlah sayang,aku bingung makanya aku ajak kamu agar kamu yang memilih kado untuk mama."


"Apa yaa?Kalau tas pasti mama kamu sudah punya banyak.Harus cari yang spesial deh tapi apa yaa."Vita pun ikut bingung.


"Kita cari di bagian aksesoris yuk mas."Ajak Vita sambil menarik Alex,Alex hanya menurut saja.Setelah melihat-lihat Vita Merasa tak ada yang cocok untuk Mamanya Alex.


"Itu kayaknya bagus deh,"Saat melewati etalase bros Vita melihat Bros yang ukirannya terlihat mewah.


"Mba lihat yang ini dong."Ucap Vita pada pelayan.


"Ini bross limited edition mba,hanya ada dua dan mba orang pertama yang melihatnya."


"Kalau begitu aku mau ini dong mba,di bungkus ya mba."


"Silahkan melakukan pembayaran ya mba."Vita mengangguk.


"Ini sayang,."Alex menyodorkan black card miliknya.Vita melongo melihatnya.


"Itu kado dari aku mas,jadi pakai uang aku sendiri."

__ADS_1


"Ya gak apa-apa sayang, sekalian."


"Gak mau,masa kado dari aku uangnya dari kamu."


"Kamu kerja juga gajian uangnya dari siapa?dari aku juga kan terus apa bedanya.Sudah cepat itu kasirnya sudah menunggu,pin nya hari lahir kami."Vita pun langsung menoleh ke arah Alex,Alex hanya tersenyum.


Setelah melakukan pembayaran mereka keluar dari toko aksesoris.


"Mas,gimana kalau kado dari kamu anting saja.Tante Rebecca juga aku lihat dia suka sekali pakai anting kan?"


"Sepertinya begitu,aku tak terlalu memperhatikanya sayang."


"Iisshhh,kamu ini."Lalu mereka pun masuk ke toko perhiasan berlian.


"Silahkan, Tuan Alex ada yang bisa kami bantu."Manager toko langsung menghampiri Alex dan Vita.


"Layani dia dengan baik."Ucapnya sambil Memeluk Vita.


"Mari Nona ikut saya."Manager toko mengajak Vita untuk melihat-lihat sedangkan Alex duduk di sofa yang sudah di sediakan.


"Saya ingin melihat antingnya mba,"


"Sebelah sini Nona,silahkan di pilih."


"Kira-kira kalau untuk ibu-ibu yang mana ya mba?"


"Ini cocok untuk ibu-ibu Nona."


Vita pun melihat-lihat model anting,sementara itu Alex di sofa nya menerima panggilan dari Rendra.


"Vita masih bersama mu Lex?"Tanya Rendra langsung.


"Iya,dia masih bersama ku ada apa Ren?"


"Sepertinya ada yang mengincar Vita."


"Maksudmu bagaimana?"Alex yang tadinya sandaran di sofa langsung duduk tegak.


"Mobil Vita yang di bawa Anton di tengah jalan di hadang dan mereka memang mencari Vita."Jelas Rendra.


"Sialan."Alex mengumpat.


"Siapa yang berani melakukan ini pada Vita."Alex geram.


"Kami sedang mencari tahu siapa pelakunya Lex, karena saya Anton sedang mendesak salah satu pelaku dirinya di serang dari belakang dan kesempatan itu mereka gunakan untuk kabur.Sepertinya mulai hari ini harus ada pengawal untuk Vita Lex,saya yakin orang itu tidak hanya hari ini saja bertindak."


"Kau benar Rendra, sepertinya aku juga ingin memasang GPS di kalung Vita,agar aku selalu tahu keberadaan Vita."


"Itu lebih baik Lex,agar kau bisa selalu memantau Vita."


"Ya sudah nanti kita lanjut bahas setelah aku sampai rumah."Sambungan terputus,karena Alex melihat Vita berjalan kearahnya.


"Sudah di dapat kado untuk Mama sayang?"Tanya Alex

__ADS_1


"Sudah mas,makan yuuk mas lapar."Mereka pun mencari restoran untuk mengisi perut mereka.


Alasan apa yang ku katakan pada Vita jika aku menempatkan pengawal untuknya....Alex bingung


__ADS_2