CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 32 Kekesalan Masih berlanjut


__ADS_3

Alex saat ini sudah berada di depan pintu rumah Vita dan segera memencet bel.


Tak lama pintu terbuka.


"Vita nya ada Tante?"Tanya Alex,ternyata yang membuka pintu Mama Ranti.


"Ada,masuk nak Alex.Sepertinya Vita lagi kesal sama kamu Alex,dari tadi dia ngomel-ngomel terus."Ucap Mama Ranti sambil tersenyum.


"Iya Tante, semalam saya meninggalkan Vita begitu saja di taman kota.Saya minta maaf Tante."Ucap Alex tak enak hati dengan Mama Ranti.


"Tidak apa-apa nak Alex."


"Sekarang Vita nya dimana Tante?"Tanya Alex.


"Ada di taman belakang,lagi kasih makan ikan.Kamu langsung kesana saja Lex,mari Tante antar."


"Terima kasih Tante,"Alex mengikuti Mama Ranti.


"Itu dia, Tante tinggal ke dalam dulu yaa."Alex mengangguk.Saat Alex ingin mendekat ke Vita, ternyata wanita itu sedang mengeluarkan kekesalannya.Jadi Alex berdiri tidak jauh dari Vita.Posisi Vita yang membelakangi Alex tidak tahu kalau ada Alex.


"Di kira gue cewek apaan,ke rumah di jemput baik-baik,eeehhh terus di tinggal gitu aja di taman.Di kira dia siapa, mentang-mentang di kantor atasan gue,jadi seenaknya aja begitu.Gue gak akan mau lagi di ajak keluar sama dia.Dasar CEO galak Nyebeliiin..."Vita melemparkan makanan ikan banyak banyak.


Alex yang mendengar sebutan untuk dirinya melotot kaget,tapi setelahnya dia tersenyum dan semakin mendekat ke Vita.


"Eehhhmmmm..."Alex berdehem.


Vita menoleh ke arah asal suara,Vita kaget karena ada Alex di belakangnya.


Dia denger gak yaa yang gue ucapin tadi,tapi masa bodo lah,emang gue pikirin....Batin Vita.


"Sudah marah-marahnya?"Tanya Alex sambil tersenyum.


"Ngapain Tuan kesini?"Ucap Vita ketus.Alex menghela nafasnya, Vita kembali memanggilnya Tuan.


"Permisi Neng Vita,Tuan ini minuman dan cemilannya."Ucap salah satu pelayan di rumah Vita.


"Taruh di meja aja Bi,makasih yaa."Ucap Vita,


"Aku mau minta maaf karena semalam sudah meninggalkan kamu sendirian di taman."Vita diam mengacuhkan Alex.


"Ini buat kamu,"Ucap Alex sambil menyerahkan buket coklat kepada Vita.Vita hanya melirik.


Ya ampun itu coklatnya menggoda...


"Tuan mau suap saya gitu agar saya tidak kesal lagi sama Tuan!!"


"Tidak,siapa yang suap kamu.Aku memberi mu coklat karena katanya coklat itu bisa balikin mood seseorang."


"Aku taruh di meja yaa,"Ucap Alex karena Vita tak juga menerima buket coklat nya.Vita hanya melirik ke arah meja.


Di tempat lain,Karin senang karena rencananya untuk mencelakakan wanita yang dekat dengan Alex berhasil.


"Akhirnya kali ini aku berhasil mencelakai wanita yang dekat dengan Alex.Tak sia-sia aku membayar mahal kalian."Ucap Karin pada anak buahnya.


"Tapi Nona, tak lama Tuan Alex datang menemui wanita itu.Tuan Alex bahkan tidur di rumah sakit untuk menemani wanita itu."

__ADS_1


"APAAAA!!Sebegitu berharganya wanita itu sampai Alex menemaninya di rumah sakit.Lihat saja ini baru permulaan,aku akan memberi pelajaran kepada wanita itu."


"Tetap awasi wanita itu,nanti aku kabari langkah selanjutnya."Ucap Karin pada anak buahnya.


Kembali kepada Vita dan Alex.Kini mereka sudah duduk di bangku yang ada di taman belakang.


"Aku benar-benar minta maaf Vita,aku terlalu khawatir dengan kondisi Clara,Aku takut terjadi apa-apa dengannya.Apalagi orang tuanya sedang tidak ada disini,jadi aku sebagai sahabatnya sangat khawatir."


"Tak perlu menjelaskan semuanya pada saya Tuan, karena itu bukan urusan saya."Ucap Vita dingin,dia benar-benar kesal dengan Alex .


"Jadi kamu tidak mau memaafkan aku?"


"Apa Tuan tidak khawatir dengan saya yang sendirian di taman? Sedangkan kondisi taman sudah mulai sepi pengunjung.Apa Tuan tak memikirkan bagaimana kalau ada yang berbuat jahat pada saya? Sedangkan di rumah sakit sudah banyak dokter dan perawat yang menangani wanita yang katanya sahabat Tuan itu.Memangnya tidak bisa ya kalau mengantar saya pulang ke rumah dulu?Bahkan ucapan saya belum selesai Tuan langsung saja pergi.Tuan tidak tahu saya begitu takut sendirian di taman."


"Maaf Vita,saya tidak tahu kalau kamu takut sendirian di taman."Ucap Alex penuh penyesalan.


"Tak masalah Tuan,lebih baik Tuan kembali ke rumah sakit.Kasian wanita itu sendirian."Ucap Vita sambil berdiri dari duduk.


"Vita."Ucap Alex Sambil menggenggam tangan Vita."


"Duduk dulu kita perlu bicara."Ucap Alex lagi.


"Tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan Tuan.Saya permisi, silahkan di minum dulu minumannya."Vita langsung meninggalkan Alex sendiri.


Kenapa sampai begini sih.. bodoh kau Alex.Alex mengusap wajahnya kasar.


"Vita,kok di tinggal sendirian begitu Alex nya."Ucap mama Ranti melihat Vita masuk ke dalam.


"Vita mau ke kamar mah,mama aja yang temani dia."Lalu berlalu dari hadapan Mama nya.


Mama Ranti pun menghampiri Alex.


"Iya Tante."Alex pun duduk dan meminum minuman yang ada di meja.


"Maafkan kelakuan Vita yaa."Ucap Mama Ranti lagi."


"Tidak apa-apa Tante, justru seharusnya saya yang minta maaf."


"Dulu waktu Vita kecil saat bermain di taman bersama saya dan Papa nya,Vita hampir saja di culik.Kami lengah waktu itu tak memperhatikan Vita yang main semakin jauh dari kami."Alex kaget mendengar cerita Mama Ranti.


"Bersyukur Vita masih bisa kita selamatkan, karena dia berteriak-teriak meminta tolong.Dan orang-orang yang berada tak jauh dari Vita menolongnya.Kejadiannya malam hari,dan semenjak kejadian itu Vita kalau malam tidak berani keluar sendirian.Kalau keluar malam pasti sama kami atau teman-teman nya."


"Maaf Tante,saya tidak tahu kalau Vita pernah mengalami hal seperti itu.Wajar saja kalau Vita begitu marah pada saya."


"Tak apa Alex,beri Vita waktu yaa."Mama Ranti melihat raut wajah Alex yang terlihat menyesal.


"Ini untuk Vita yaa buket coklatnya?"Tanya Mama Ranti melihat ada buket coklat di meja.


"Iya Tante,tapi Vita tidak mau menemaninya."


"Vita bukannya gak mau tapi dia gengsi sama kamu Lex.Vita ini suka sekali dengan coklat,jadi gak mungkin menolaknya."Sambil tertawa.


"Kalau begitu saya pulang dulu ya Tante.Salam buat Om."


"Iya hati-hati ya bawa mobilnya.Nanti biar Tante yang bicara dengan Vita."

__ADS_1


"Oh ya Lex, sebentar Tante mau memberikan sesuatu untuk Mama kamu."Mama tmranti mengambil kue ke dapur.


"Ini Tante tadi buat kue,resep baru jadi belum ada di toko.Semoga Mama kamu suka yaa."


"Terima kasih ya Tante."Mama Ranti tersenyum dan mengangguk.


Alex sampai di rumahnya,dan langsung mencari Mama nya Yang sedang berada di dapur.


"Ma,ini ada titipan dari Mama nya Vita.Katanya resep baru belum ada di toko."


"Wah, kayaknya enak nich.Lho kamu dari tempat Vita kok sudah pulang."


"Iya ma,Vita marah sama aku."


"Kenapa kok marah?"


"Semalam aku meninggalkannya sendirian di taman....."Lalu Alex menceritakan semuanya termasuk Vita yang takut sendirian di taman dan pernah di culik.


"Dasar anak nakal,pantas saja Vita marah sama kamu."Sambil menjewer telinga Alex.


"Ampun mah..Ampun."


"Kamu harus mencari cara agar Vita tak lagi marah padamu."Ucap Mama Rebecca lalu melepaskan jeweran telinga Alex dan berlalu meninggalkan Alex.Alex mengusap-usap telinganya yang baru saja di jewer.


Siang hari setelah makan siang,Vita kembali ke taman belakang untuk mengambil buket Coklat pemberian dari Alex tadi pagi.Tetapi Vita tak menemukannya.


"Bi, Bi Surti,liat buket Coklat yang di taman belakang itu gak ya ?"Tanya Vita.


"Bi Surti gak lihat neng."jawab Bi Surti.


"Yang beresin minuman nya siapa?"


"Ya bibi,tapi gak ada buket coklat yang neng Vita bilang tadi."


Apa di bawa lagi ya sama Alex, keterlaluan banget sih kalau di bawa lagi...


"Ada apa sih Vita,kamu cari apa?"Tanya Mama Ranti yang melihat Vita sibuk mencari sesuatu.


"Cari buket coklat dari Alex ma,"Ucap Vita ragu.


"Tadi katanya gak mau,tadi sudah mama bagikan sama semua yang kerja disini."mulut Vita menganga mendengar ucapan Mamanya.


"IIIHHH..Kok di bagi-bagi sih ma,Vita kan mau."Vita merajuk.


"Kata Alex tadi kamu gak mau menerima nya.Ya sudah mama kasih ke yang lain aja.Coklat mahal Vita kan sayang, enak tuch yang lain pada suka."Mama Ranti tersenyum melihat putrinya Cemberut.


"Iiisshhh...Mama."Mama Ranti tertawa.


"Mama bercanda sayang,itu buket Coklat nya ada di lemari.Lagian kamu masa orangnya gak di maafin tapi cokelat nya di terima."


"Biarin ma, Vita masih kesal sama tuch CEO galak."Sambil mengambil buket coklat di lemari lalu memfoto nya.


Lalu di unggah di status logo hijau dengan caption "Buket coklat dari orang yang sudah buat gue kesel" disertai dengan emot kesal.


Alex tersenyum membaca status yang Vita bagikan.

__ADS_1


Sepertinya aku tahu caranya agar Vita tak lagi marah padaku...


Bersambung....


__ADS_2