
"Duduk di taman yuk."Ucap Alex memecah kesunyian.
"Boleh,"
Mereka pun pergi ke taman tempat biasa mereka datangi.Saat turun dari mobil Alex langsung melepas jasnya lalu memakaikan ke Vita.Vita menoleh saat jas itu tersampir di pundaknya.
"Biar gak dingin."Ucapnya lalu Menggandeng tangan Vita.
Gimana gak tambah cinta coba kalau kayak begini,gumam Vita.
"Mas,itu bukannya Pak Rendra sama Gea yaa."Tunjuk Vita di salah satu bangku di taman.
"Iya itu sepertinya mereka."
"Gangguin mereka yuuk."Ucap Vita semangat.
Vita dan Alex menghampiri Rendra dan juga Gea.
"Hayooo,ngapain."Vita mengagetkan Rendra dan Gea.
"Astaga Vita,bikin kaget saja."Ucap Gea sambil mengelus dadanya.
"Ciiiee,makin dekat aja nih."Goda Vita.
"Cantik banget dari mana?"Tanya Gea mengalihkan pembicaraan.
"Dari kondangan gue."
"Pantes tadi sekalian di makeup yaa."
"Geser dong."Vita menggeser Gea,
"Sempit Vita,di tempat lain sana masih ada yang kosong."Ucap Gea.
"Iihhh.. Kenapa sih aku kan pengen dekat sama kamu.Sini mas"Ucap Vita sambil menarik Alex agar duduk di sebelahnya.
"Makin sempit Vita."
Rendra dan Alex hanya diam saja,melihat dua wanita di depan mereka yang berdebat.
"Ternyata makin sempit yaa,yuuk mas kita pindah tempat saja."Vita dan Alex akhirnya mencari tempat duduk lain yang agak menjauh dari Rendra dan Gea.
"Akhirnya pergi juga,dasar pengganggu."Gumam Rendra yang masih di dengar oleh Gea.
"Kedengaran orangnya bisa ngamuk lho."Ucap Gea sambil tertawa.
"Kamu cantik kalau sedang tertawa begitu."Ucap Rendra sambil menatap lekat geay.
"Apaan sih Kak, gombal deh."Pipi Gea bersemu mendengar ucapan Rendra.Rendra menggenggam tangan Gea,tak ada penolakan dari Gea.
"Gea."
"Iya Kak."Gea menatap tangannya yang di genggam Rendra.
"Apa kamu mau menjadi kekasih ku?"Gea langsung melihat ke arah Rendra,mata mereka bertemu.Lama mereka saling bertatapan.
__ADS_1
"Kamu mau kan?"Tanya Rendra lagi karena Gea sedari tadi hanya diam dan hanya menatap lekat Rendra.
"Apa kakak yakin? Sedangkan kita baru saja kenal."
"Yakin, justru itu aku ingin mengenal kamu lebih dekat lagi.Karena aku sudah mencintaimu Gea."Ucap Rendra semakin menatap lekat Gea,membuat Gea semakin salah tingkah.
Deg..Deg..Deg..
Jantung Gea berdetak lebih cepat.Dia pun memiliki rasa yang sama dengan Rendra.Sejak pertemuannya dengan Rendra,Gea sudah di buat kagum oleh sikap dan sifat Rendra.Ketegasannya dalam bekerja membuat Gea semakin terpesona.
Akhirnya Gea mengangguk malu.
"Jadi kamu mau jadi kekasihku?"Tanya Rendra sekali lagi.
"Iya aku mau Kak."Ucap Gea sambil menunduk.
"Terima kasih Gea."Rendra langsung memeluk Gea.
Sementara itu tak jauh dari pasangan Gea dan Rendra,ada juga pasangan Alex dan Vita.
Alex memeluk bahu Vita, sedangkan Vita menyandarkan kepalanya di dada bidang Alex.Menghirup dalam aroma tubuh Alex,membuat ketenangan dalam diri Vita.
Alex pun mencium cium pucuk kepala Vita.
"Kita nikah yuk."Ucap Alex tiba-tiba,Vita langsung menjauhkan diri dari Alex.
"Ngajak nikah udah kayak ngajak beli seblak saja."Vita cemberut,Membuat Alex tertawa.
"Ya terus gimana dong?"
"Iya iya nanti aku siapkan tempat yang romantis buat melamar kamu.Kamu mau di mana?"
"Masa harus tanya aku,gak surprise dong kalau begitu caranya."Alex kembali tertawa.
"Tapi aku masih terikat kontrak lho sama perusahaan kamu mas,kan di dalam kontrak gak boleh menikah selama dua tahun, sedangkan aku bekerja baru juga satu tahun,nunggu satu tahun lagi baru boleh menikah."Vita kembali menyandarkan kepalanya di dada Alex.
Alex menghela nafasnya kasar,dia lupa jika peraturan di Perusahaan seperti itu.Karyawan baru boleh menikah setelah dua tahun bekerja.
"Masih lama berarti yaa."Vita mengangguk,sambil memainkan kencing kemeja Alex.
"Mas,kamu cinta gak sama aku."Tanya Vita tiba-tiba.
"Aku cinta banget sama kamu sayang."
"Tapi aku kok gak yaa."Alex kaget mendengarnya.
"Jadi selama ini kamu hanya...."
"Aku hanya cinta cinta banget banget sama kamu Mas."Vita mencium pipi Alex dengan cepat,lalu menyembunyikan wajahnya di dada Alex.Alex tersenyum melihat tingkah Vita.Saking gemasnya Alex mencubit pipi Vita.
"Sakit mas,"Vita mengusap usap pipinya.
"Maaf."Alex langsung memegang pipi yang tadi di cubitnya.
Sementara itu Karin saat ini sudah mulai merencanakan sesuatu kepada Vita.
__ADS_1
"Kita lihat saja nanti Vita,kau tak mengindahkan ancaman dariku jadi lihat saja apa yang akan aku lakukan kepadamu dan juga keluargamu."
Dua pasangan yang sedang di mabuk cinta itu pun pulang ke rumah masing-masing.Saat ini Vita sedang berada di dalam mobil bersama Alex masih berada di dalam taman,Alex belum menghidupkan mobilnya.
"Aku ingin segera menikah denganmu Vita,aku tidak mau kau berpaling dariku."Ucap Alex.
"So sweet banget sih pacar aku ini,rugi kalau aku berpaling darimu mas.Udah mah ganteng,CEO ya walaupun galak sih."Vita tertawa karena mendapat tatapan tak suka dari Alex.
"Tapi yang penting itu dia kaya raya,pasti rugilah aku melepaskannya."Vita kembali tertawa.
"Ternyata kekasih aku matre yaa."Sambil mengacak-acak rambut Vita.
"Mas,iihh acak-acakan tahu rambut aku."Bibir Vita mengerucut.
"Oh ya,aku ada sesuatu untuk kamu."Alex mengambil kotak dalam kantung celana.
"Ini liontin untuk kalungmu agar semakin cantik.Coba sini aku buka kalungnya pasangkan liontin ini di kalungmu."Alex mendekat ke arah Vita lalu mencuri ciuman di pipi saat akan melepaskan kalung di leher Vita.
"Kamu jahil ya mas,Liontin nya cantik sekali mas,"
"Lebih cantik kamu."Ucap Alex kembali memasangkan kalung Vita.Jarak mereka terlalu dekat saat ini,Alex belum menjauhkan dirinya dari Vita.
Aku ingin mencium bibir seksi ini..gumam Alex.
Deg..Deg..Deg..
Jantung Vita tak bisa di kendalikan,Vita memejamkan matanya.Tak kuat jika melihat Alex terlalu dekat hembusan nafas Alex pun begitu terasa , sedangkan Alex saat ini matanya fokus ke bibir Vita.Lalu Alex semakin mamajukan wajahnya dan Alex mulai mencium bibir Vita Menyesapnya pelan setelah itu Alex menjauh dari Vita.Vita membuka matanya kembali saat Alex sudah tak berada di depan wajahnya.
Ciuman pertama gue...Akkkhhh..
"Maaf aku kelepasan."Ucap Alex merasa bersalah, karena dia tak bisa menahan dirinya untuk tidak mencium bibir Vita.
"Aakkhhh..Itu ciuman pertama aku mas,"Rengek Vita setelah dirinya sadar,lalu memukul lengan Alex.
"Maaf sayang,aku sudah mencuri ciuman pertamamu."
"Iihhh..Itu kan untuk suami aku nanti mas.Kenapa kamu ambil."Vita masih kesal.
"Maaf,mau aku kembalikan."Tanya Alex dengan menahan senyumnya.
"Mana ada di kembalikan,modus kamu ya mas."
"Kamu juga diam saja tadi,malah menutup mata begitu,aku kira kamu memang mau aku cium."
"Iiisshhh.. Nyebelin,buruan aku mau pulang sudah ngantuk."Ucapnya tanpa melihat Alex.
Sampai di rumah Vita memegang dadanya yang bergemuruh.Bodohnya aku malah aku pasrah begitu di cium Alex,bodoh kamu Vita bodoh.Lalu Vita pun memegang bibirnya,ternyata begini rasanya ciuman masih terasa lembut bibirnya.Eehhh..apa apaan sih aku.Ucap Vita sambil memukul kepalanya karena masih terbayang-bayang ciuman yang Alex berikan.
Keesokan harinya,Vita di kejutkan dengan pesan yang masuk.
"Jauhi Alex,atau aku akan membuat kamu menyesal."
Vita pun mengabaikan pesan tersebut,lalu dia pun bergegas bersiap berangkat ke kantor.
"Awasi anak itu,jika dia lengah culik dia....
__ADS_1