CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Menggoda Vita


__ADS_3

Alex dan Vita pun melangkah menuju kamar Vita yang berada di lantai 2.Dekorasi dengan nuansa khas kamar pengantin.Vita dibuat kagum, karena saat berada di kamar ini kamarnya belum di hias.


"Kok kamar aku jadi cantik gini."Ucap Vita kaget saat membuka pintu kamarnya.


"Lebih cantik istri aku."Ucap Alex sambil memeluk Vita dari belakang.


"Mas,kamu bisa aja deh."Pipi Vita merona dipuji begitu oleh Alex yang sekarang sudah sah menjadi suaminya.


"Aku mau melepas siger dulu, lama-lama berat juga di kepala,kepalaku agak pusing."Vita ingin melepaskan pelukan Alex.


"Sebentar sayang,aku mau memeluk kamu dulu."Vita pun membiarkan Alex,mengusap tangan yang melingkar diperutnya.


"Sini aku bantu buka yaa."Ucap Alex saat sudah melepaskan pelukannya.Vita pun duduk di depan meja riasnya.Alex dengan sabar membuka satu persatu hiasan yang ada di kepala Vita.


"Selesai deh,aku pijit ya biar gak pusing."Ucap Alex ,Vita hanya mengangguk.


"Gimana sayang,enakan?"


"Enak mas,udah gak pusing lagi.Terima kasih ya mas,kamu ternyata pinter pijit juga."Vita mendongak ke arah Alex.


"Gak cuma pinter pijit aja,mau pijit yang plus plus juga aku jago banget."Pipi Vita terasa panas mendengar ucapan Alex.


"Gimana kalau sekarang kita berendam dulu biar rileks."Ajak Alex sambil membantu Vita membuka baju kebaya yang dipakainya.


"Aku mandi duluan aja mas."Vita gugup saat tangan Alex mulai membuka kancing kebayanya.


"Kenapa?"Tanya Alex polos,padahal dalam hati ingin sekali tertawa melihat ekspresi istrinya saat ini.


"Aku mandinya lama mas."Vita memberi alasan membuat Alex semakin senang mengerjai istrinya.


"Justru karena lama makanya kita mandi bareng biar kita cepat istirahat."


"Mas."Vita menahan tangan Alex yang sudah semakin kebawah membuka kancing kebayanya.


"Ada apa?"


"Aku bisa sendiri."


"Gak apa-apa mas mau bantu kamu biar lebih cepat selesai."Vita melirik kearah pintu kamar mandi ingin rasanya dia lari saja dari hadapan Alex saat ini.


"Mas,aku malu."Ucap Vita pelan sambil menyilangkan kedua tangannya di dada,saat Alex sudah benar-benar membuka kancing kebayanya.


"Kenapa harus malu sayang,disini hanya ada kita berdua."


Aku malu sama kamu mas.Batin Vita


"Maas."Ucap Vita, karena sedari tadi Alex hanya fokus menatap bagian badannya yang terbuka.


"Aku mau mandi dulu gerah."Vita langsung berlari kecil ke kamar mandi saat tangan Alex tak lagi memegang bajunya.


"Hahahaha"Alex tertawa kencang melihat tingkah istrinya yang ketakutan.


"Hati-hati sayang takut jatuh."Ucapnya sesaat setelah berhenti tertawa.Alex sengaja melepaskan istrinya karena kasihan, dirinya hanya gemas ingin mengerjai wanita yang saat ini sudah menjadi istrinya.


"Tapi nanti malam aku tidak akan melepaskanmu sayang."Gumamnya


Setelah itu Alex pun membuka pakaian yang dia pakai saat ijab qobul tadi dan hanya memakai kaos dalam saja,lalu menjatuhkan dirinya ke ranjang.Tak butuh waktu lama Alex pun tertidur.


Sementara itu di dalam kamar mandi,Vita masih mengontrol detak jantungnya yang berdegup kencang karena perlakuan Alex tadi.


"Bisa bisanya aku gugup kayak tadi,mas Alex pasti sengaja ngerjain aku."Gerutu Vita.


Ternyata Vita pun berendam terlebih dahulu,agar badannya menjadi rileks.Kurang lebih 20 menit Vita selesai melakukan ritual mandinya.Vita pun bergegas memakai handuknya.

__ADS_1


"Duh lupa bawa baju ganti lagi."Vita menepuk keningnya.Pelan-pelan membuka pintu kamar mandi untuk mengintip Alex.


"Huufftt."


Vita bernafas lega saat melihat Alex sedang tertidur dengan kakinya yang masih menjuntai kelantai.Buru-buru membuka lemari bajunya dengan hati-hati agar tidak membangunkan Alex.Setelah itu Vita kembali berlari masuk ke kamar mandi.


Senyum tipis tercetak di bibir Alex, rupanya Alex sudah bangun saat Vita membuka pintu kamar mandi,namun Alex masih memejamkan matanya dan berpura-pura masih tertidur.


Saat mendengar pintu kamar mandi kembali terbuka, Alex kembali memejamkan matanya.Alex ingin tahu apa yang akan dilakukan istrinya itu untuk membangunkan dirinya.


Vita mendekat,duduk disamping Alex.Bukannya membangunkan Alex yang tertidur,Vita justru sedang menikmati pemandangan yang indah didepan matanya.


"Kamu tidur aja ganteng gini mas."Ucap Vita pelan,namun masih didengar oleh Alex.


"Aku bersyukur dan merasa paling beruntung bisa menjadi istrimu."Lanjutnya.


"Udah puas belum mandangin aku?"Tanya Alex masih dengan matanya yang terpejam.


Vita terlonjak kaget,karena ketahuan memandangi Alex.


"Mas,kamu udah bangun yaa,kamu ngerjain aku.Berarti dari tadi kamu tahu dong apa yang aku omongin."


"Ya tahu dong."Alex langsung menarik Vita sehingga Vita jatuh diatas tubuhnya.


Alex memandang bibir seksi milik Vita,pelan tapi pasti Alex mendekatkan wajahnya dan kedua bibir itu bertemu.


"Aku kangen banget tahu dua hari gak bisa komunikasi sama sekali sama kamu."Ucap Alex setelah pertemuan dua bibir terlepas.


"Aku juga kangen,tapi ya mau gimana lagi.Mandi dulu gih sudah aku siapkan air hangat."


"Aku masih pengen kangen-kangenan sama kamu sayang."Ucap Alex manja.


"Mandi dulu biar seger."


"Tapi nanti di lanjut lagi yaa."Vita mengangguk malu.


"Gak berat lah segini doang,aku juga kuat gendong kamu."


Selesai mandi,Alex pun menyusul Vita yang sedang tiduran di atas ranjang.Mereka melanjutkan acara kangen kangennya.Suasana semakin terasa panas, padahal niatnya Alex ingin melakukannya nanti malam saja,tapi sepertinya Alex tidak tahan lagi.


Saat Alex ingin membuka pakaian Vita, tiba-tiba pintu diketuk.


"Vita."Panggil Mama Ranti.


"Iya Ma."Sahut Vita.


"Makan siang dulu.Kamu sama Alex belum makan siang."


"Iya Ma."Vita tak membuka pintu kamarnya karena baju dan rambutnya sudah acak-acakan.


"Kita makan sama-sama,Mama tunggu di bawah yaa.Mertuamu juga sudah menunggu."


"Iya Ma,nanti Vita sama mas Alex menyusul."


Selesai makan,Alex dan Vita kembali ke kamar setelah tadi berbincang terlebih dahulu dengan orang tua dan mertuanya.


"Kita tidur yuk, ngumpulin tenaga buat nanti malam."Ucap Alex.


"Iya mas,aku juga ngantuk."


"Tapi nanti malam kamu gak akan bisa tidur sayang."


"Emang kenapa?"

__ADS_1


"Karena kita akan lembur sampai pagi."


"Lembur?"Vita loading,belum mengerti apa maksud ucapan suaminya.Tapi setelah itu Vita pun paham.


"Dasar kamu nih mas."


"Aku tahu tadi kamu nanggung kan."Goda Alex, membuat pipi Vita merona karena malu.


"Apaan sih,udah ahh aku ngantuk mau tidur."Vita langsung merebahkan tubuhnya di kasur,Alex pun menyusul.


Sore hari, Alex dan Vita sudah berada di hotel tempat dilangsungkannya resepsi pernikahan mereka.Vita dan Alex pun di tempatkan di ruangan berbeda.Alex yang awalnya tak terima bahkan emosi karena harus berpisah ruangan dengan Vita akhirnya luluh setelah mendengar penjelasan dari Vita.Bahkan Rendra sang sahabat sekaligus asisten sampai menarik tangan Alex agar keluar dari ruangan Vita.


"Kenapa harus dipisah segala sih,udah sah jadi suami istri ini."Alex masih kesal.


"Biar mereka fokus merias wajah istri loe lah,kalau ada loe yang ada direcoki terus."


"Loe bukannya nenangin gue malah bikin tambah emosi."Alex berjalan cepat dan masuk ke sebelah ruangan Vita.


"Udah buruan ganti baju loe yang sudah disiapkan team WO."Titah Rendra.


"Berani loe nyuruh nyuruh gue."Alex melotot.


"Ya terserah loe deh,gue mau cek kedepan dulu."


"Jangan lupa perketat penjagaan segala penjuru."


"Serahin sama gue."Rendra berlalu meninggalkan Alex.


Di ruangan sebelah tepatnya ruangan tempat Vita di makeover.Para tim MUA yang tadinya tegang karena melihat Alex marah perlahan sudah kembali rileks.


"Sebenarnya Mas Alex itu orangnya baik kok mba,cuma ya sikapnya begitu kalau ada yang tidak sesuai dengan keinginan dia."Ucap Vita sambil tersenyum.


"Tapi tetap aja mba,Tuan Alex serem banget waktu marah tadi."Ucap salah satu tim MUA.


"Itu mah masih biasa mba marahnya,kalau dia sudah marah banget lebih serem.Ucap Vita sambil tertawa kecil.


"Gak mau lagi deh mba liat Tuan Alex marah."Ucapnya sambil bergidik.


Setelah hampir satu jam lamanya menunggu,Alex pun dipanggil untuk menghampiri Vita.


Lagi lagi Alex dibuat terpana dengan penampilan Vita malam ini.


"Kami permisi Tuan."Ucap Tim MUA.


"Sebentar."Ucap Alex tanpa melihat kearah tim MUA, matanya fokus memandangi wajah istrinya.


"Iya Tuan."Tim MUA takut jika Alex tidak suka dengan hasil riasannya di wajah sang istri.


"Saya akan memberi kalian bonus karena sudah membuat saya puas dengan penampilan istri saya."


"Terima kasih Tuan."


"Sudah sana kalian pergi."


"Gimana ini,aku gak rela kamu dilihat banyak orang dengan penampilan seperti ini."Ucap Alex dengan nada gelisah.


"Rasanya aku ingin mengurungmu saja didalam kamar."Lanjut Alex.


"Apaan sih kamu mas,para tamu udah pada datang lho.Masa aku dikurung gak boleh keluar."Ucap Vita sambil tersenyum mendengar ucapan suaminya.


"Habisnya kamu cantik banget malam ini,aku gak rela kecantikan kamu diliat banyak orang terutama para lelaki hidung belang."


Tak lama tim WO datang dan memberi tahu agar mereka sudah bisa keluar dari ruangan menuju tempat pelaksanaan resepsi.

__ADS_1


Di tempat lain,Karin sangat kesal karena orang suruhannya untuk masuk ke dalam hotel tersebut gagal.Penjagaan terlalu ketat, sehingga tidak ada celah sedikitpun untuk Karin menjalankan rencananya.


"Lihat saja Alex aku akan menunggu saat kamu lengah.Barulah aku akan menjalankan rencana ku."Karin tersenyum miring.


__ADS_2