CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 54 Bertemu


__ADS_3

"Huuhh..Benar saja,Alex rupanya sudah menyiapkan bodyguard untuk Vita.Tapi sepertinya foto-foto kemarin tak membuat hubungan mereka merenggang.Aku tidak mau ada wanita lain di sisimu selain diriku Alex."Ucap Karin.


Ya,semua foto-foto kemarin ulah Karin.Karin mengedit foto orang lain agar menjadi wajah Alex.Dan Karin menyuruh orang lain untuk datang ke ulang tahun Mama Rebecca,lalu menunjukkan foto tersebut kepada Vita.Usahnya pun berhasil karena menurut laporan orang suruhannya,Vita nampak syok setelah melihat foto tersebut.


Tapi ternyata tak berdampak pada hubungan Alex dan Vita,mereka masih terlihat baik-baik saja.


"Siiiaallan,sia sia sudah.Jika ada kesempatan aku akan memperingatkan Vita secara langsung agar menjauhi Alex."Geramnya.


Di Kantor


"Mas,aku nanti pulang kerja mau ke supermarket sebentar ya,ada sesuatu yang mau aku beli."Ucap Vita sambil menyerahkan berkas pada Alex.


"Sini dulu."Alex meminta Vita mendekat mengulurkan tangannya dan Vita pun menerima uluran tangan Alex.


"Ada apa?"Tanya Vita,Alex justru mencium cium tangan Vita.


"Kangen."Ucap Alex manja.


"Apa sih mas,dari pagi kita ketemu terus juga waktu bertemu klien dan makan siang juga bersama masih bilang kangen terus."


"Aku memang selalu kangen sama kamu sayang,kalau aku tak melihat dirimu."


"Dih lebay banget sih kamu."Vita mengalungkan tangannya ke leher Alex mata mereka beradu.Posisi Vita berdiri di antara paha Alex.Alex menatap lekat Vita memegang pinggangnya.Membuat Vita salah tingkah.


"Kau mau menggodaku jika seperti ini."Vita langsung melepaskan tangannya.


"Apa sih?"Pipi Vita bersemu merah.


"Lepas mas,aku mau kembali bekerja,tidak enak kalau ada yang lihat."


"Tidak ada yang akan melihatnya."


"Sudah aah,aku mau kembali bekerja.Bos aku galak."Vita melepaskan paksa tangan Alex lalu lari menjauhi Alex.


"Hei,kau bilang aku galak!"Alex tak terima.


"Memang kenyataannya begitu."


Brukkk...


Vita langsung menutup pintu ruangan Alex.Alex tersenyum melihat tingkah Vita.Kau berbeda dari yang lain Vita, gumam Alex.


...----------------...


Hari Minggu pun tiba,Vita Sebelumnya sudah mengabari Gea dan juga Dilla.Gea dan Dilla berangkat bersama, karena jarak rumah mereka berdekatan.Dan mereka sudah janjian di Mall.


Vita tengah bersiap-siap,dia hanya memakai celana jeans dan juga kaos lalu rambut di kucir kuda.Tak lupa Vita memoles wajahnya dengan makeup tipis-tipis dan juga lipstik berwarna nude.


Tiba-tiba ponsel Vita berdering, Panggilan video dari Alex.


"Halo sayang,belum berangkat?"Ponsel Vita langsung di penuhi wajah Alex.


"Iya mas,belum mas sebentar lagi."Jawab Vita.


"Kok kamu cantik banget makeup nya mau ketemuan sama cowok lain ya."Alex memasang wajah tak suka.


"Apa sih mas,ini makeup biasa aja.Lebih tipis daripada kalau aku ke kantor."


"Ya justru itu kamu kelihatan lebih cantik sayang.Aku gak rela nanti banyak cowok yang lihat kamu."Vita tertawa mendengar ucapan Alex.


"Nanti aku nyusul ke mall yaa."Ucap Alex.

__ADS_1


"Gak mau,aku mau refreshing sama teman-teman aku."Vita tak mau kalah.


"Ya sudah deh,"Jawab Alex lesu.


"Ya kamu juga pergi sana sama Rendra biar gak gabut.Pasti Rendra kan gak kemana-mana karena Gea sama aku."


"Masa minggunya aku jalan sama cowok juga,emangnya aku cowok apaan."


"Ya gak apa-apa sih mas,udah dulu yaa.Teman aku sudah pada jalan juga,bye sayang love you."Klik Vita langsung mematikan Panggilannya.Vita tersenyum karena ucapannya sendiri, Sementara Disana pun Alex tersenyum senang karena Vita memanggilnya sayang.


"Ma,Pa,Vita ke mall dulu yaa."Ucapnya sambil mencium tangan kedua orang tuanya.


"Iya,kamu hati-hati ya.Itu sepertinya Anton dan Tere sudah di depan."


"Maaf ya Kak,hari Minggunya kalian tetap mengawal aku."Vita tak enak,


"Jangan sungkan Nona,itu sudah menjadi tugas kami."Anton menjawab, lalu Tere membukakan pintu untuk Vita.


"Kalian sudah lama kerja sama Tuan Alex?"Tanya Vita.


"Kalau saya baru dua tahun Nona."Jawab Tere.


"Saya sudah lama Nona,hampir sepuluh tahun."Anton menjawab.


"Waahh..Kak Anton lama sekali.Betah berarti ya."


"Betah Nona, karena Tuan Alex sangat royal kepada anak buahnya.Beliau juga memperlakukan kami dengan baik, walaupun sikap Tuan Alex tegas kepada kami tapi dia tak semena-mena."Vita mengangguk angguk.


Ting,pesan masuk dari Alex.


"Aku sudah mentransfer uang ke rekening mu,jangan sungkan untuk memakainya,di habiskan juga boleh."Isi pesan Alex.


"Halo mas,kenapa transfer nya banyak sekali."Karena Alex mentransfer sebesar lima puluh juta.


"Tidak apa-apa sayang,anggap saja itu hadiah karena kamu tadi sudah memanggilku sayang dan love you.Aku senang mendengarnya."Vita tersenyum.


"Berarti kalau sering sering bicara begitu kamu juga bakalan sering transfer aku dong."Vita tertawa.


"Bisa jadi."


"Duh tabungan aku akan semakin banyak dong kalau begini."


"Yang tadi di habiskan juga tidak apa-apa sayang,jangan sungkan-sungkan pakai uang aku."


"Jadi tambah cinta deh kalau begini.Terima kasih ya mas.Jadi tambah semangat shoping nih."


"Sama-sama sayang,"Panggilan pun terputus.


Vita sudah sampai di mall,lalu Vita menelpon Gea dan Lisa secara bersamaan.


"Kalian dimana?"Tanyanya saat Panggilan sudah di angkat.


"Aku baru sampai,masih di parkiran."Ucap Lisa.


"Aku dan Dilla lagi di depan toko baju Zora."


"Mba Lisa,aku tunggu di pintu masuk mall yaa,Gaes tinggu aku Disana nanti aku nyusul."


Setelah Lisa menyusul Vita di depan pintu mall,mereka pun menghampiri Gea dan Dilla.


"Gaes, kenalin mba Lisa teman kerja aku."Vita mengenalkan Lisa mereka pun bersalaman.

__ADS_1


"Kita mau kemana dulu nih?"Tanya Dilla.


"Kita keliling saja dulu kali yaa,nanti kalau ada yang bikin kita tertarik bari deh mendekat."Vita berucap.


Mereka pun mulai berjalan-jalan,sesekali terdengar obrolan dari mereka dan juga suara tertawa.Rupanya Lisa cepat akrab dengan Gea dan Dilla.


"Vit,loe udah kayak anak pejabat aja pake di kawal segala."Ucap Dilla setengah berbisik.


"Iya nih, sebenarnya gue gak nyaman di kawal begini tapi ya mau bagaimana lagi."


"Ngomongin pengawal,pengawal yang waktu itu nganter aku pulang,ganteng,keren abiss,kayak opa opa Korea tahu."Dilla mendapat sorakan dari mereka bertiga.


"Makan siang nanti,biar aku yang traktir,kalian bisa makan sepuasnya."Vita berucap.


"Serius nih Vit?"Tanya Dilla dengan wajah berbinar.


"Serius dong,aku tadi di kasih uang saku sama ayank buat shoping."


"Enaknya yang punya ayank,sedangkan gue."Lisa menanggapi dengan wajah di buat sedih.


"Tenang mba Lisa,lho gak sendirian karena gue juga sama gak punya ayank."Dilla berucap.


Anton dan Tere masih terus mengikuti Vita kemanapun.


"Lumayan juga ngawal ke mall gini yaa,apa mereka gak kerasa capek yaa dari tadi keliling gitu."Ucap Anton pasalnya kakinya mulai terasa lelah dari tadi mengikuti Vita.


"Cewek emang begitu bro,gak akan kerasa capek."Anton melirik ke arah Tere.


Manis juga nih cewek..Batin Anton


"Kenapa loe liatin gue kayak gitu."Anton yang ketahuan memperhatikan Tere langsung salah tingkah dan memalingkan wajahnya.


"Siapa juga yang liatin kamu."


Setelah lelah berkeliling,Vita dan kawan-kawannya masuk ke salah satu restoran untuk makan siang.


"Kak Anton dan Kak Tere mau makan apa saja silahkan,jangan sungkan-sungkan nanti biar aku yang membayarnya."


"Baik Nona."Jawab Tere.


Setelah mereka selesai makan,Vita pun izin ke toilet.


"Gaes,gue ke toilet sebentar yaa.Kalian ada yang mau ke toilet juga?"Mereka semua menggeleng.


Vita bergegas pergi ke toilet,Tere dan Anton dengan sigap langsung ikut berdiri.


"Anda mau kemana Nona?"Tanya Anton.


"Saya mau ke toilet,apa kalian juga mau ikut?"Tanya Vita heran.


"Biar saya yang ikut Nona."Tere menjawab cepat.


"Tidak usah Kak Tere, kalian teruskan makan kalian saja,aku cuma sebentar kok."


"Tidak Nona saya akan tetap mengikuti anda,saya akan berjaga di depan."Tere tetap pada pendiriannya.


"Baiklah,"


Vita segera masuk ke dalam toilet,saat sudah selesai Vita pun mencuci tangannya.


"Hai Vita,apa kabar?"

__ADS_1


__ADS_2