CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 35 Kekecewaan Vita


__ADS_3

Malam hari saat dimana seharusnya Alex menjemput Vita untuk makan malam.Tapi justru Alex bertemu dengan Clara di restoran.Alex sepertinya benar-benar melupakan janjinya pada Vita.Alex ingin meluruskan semuanya pada Clara.Alex tidak ingin Clara semakin salah paham atas perhatiannya selama ini kepada Clara.


Clara malam ini memakai dress maroon di bawah lutut lalu di balut dengan heels 5cm semakin menunjang penampilannya malam ini.Clara pun merias wajahnya secantik mungkin,agar Alex semakin terpesona dengannya.


Clara sudah sampai di restoran lebih dulu,dia kembali membenahi penampilannya yang memang sudah sangat rapih.Tak lama Alex pun sampai, memeluk sebentar lalu cipika cipiki seperti biasa.


"Sudah lama?"Tanya Alex basa basi.


"Baru saja,"Clara tersenyum malu.


"Lebih baik kita pesan makan lebih dahulu."Ucap Alex.


Sambil menunggu makanan mereka berbincang-bincang santai.Alex sengaja belum membicarakan apa yang akan dia ucapkan pada Clara.Setelah makanan datang Clara dan Alex makan dengan tenang.


"Clara ada yang ingin aku bicarakan padamu."Ucap Alex setelah mereka selesai makan.


"Aku juga Alex,Tapi sepertinya kamu dulu saja yang berbicara."Clara yakin kalau Alex akan mengutarakan perasaan cinta padanya.


"Clara,kamu tahu kan selama ini kita dekat.Bahkan kita dekat dari zaman SMA."Alex menjeda ucapannya.Clara tersenyum senang mendengarnya.


"Tapi maaf aku hanya menganggapmu sebagai sahabat tidak lebih."Senyum di wajah Clara hilang berubah menjadi sedih.


"Aku saat ini sudah mencintai wanita lain pengganti Karin.Jadi aku harap setelah ini bersikaplah sewajarnya saja kepadaku.Aku tidak ingin wanita yang aku cintai salah paham."


"Siapa wanita Lex?"Tanya Clara dengan perasaan sedih.


"Kamu tidak perlu tahu."


"Aku kira kamu akan menyatakan perasaan cintamu padaku,tapi ternyata..."Clara menjeda ucapannya, begitu sesak rasanya.


"Karena aku juga ingin jujur kalau dari dulu aku mencintaimu,jauh sebelum kamu mengenal Karin.Aku memendam cinta ini agar kamu tak menjauh dariku Alex dan agar aku selalu berada di dekatmu."Lanjut Clara.


"Aku minta maaf Clara,aku tidak bisa membalas perasaanmu.Tapi aku juga tidak bisa membohongi perasaanku.Dari dulu aku hanya menganggapmu sebagai sahabat.Aku menyayangimu Clara,aku harap setelah ini kamu menemukan lelaki yang mencintaimu dengan tulus."Alex mendekati Clara,lalu memeluknya.Menenangkan Clara yang menangis tersedu-sedu.


"Aku benar-benar minta maaf yaa,sudah jangan menangis lagi.Kamu semakin jelek kalau menangis."Ucap Alex mengusap air mata Clara lalu tersenyum.


"Alex."Clara kembali memeluknya.


Sepertinya akan sulit untukku membuang perasaan ini padamu Alex....


Tak terasa waktu terus berjalan,Alex yang menenangkan Clara yang menangis melihat jam di tangannya waktu menunjukkan jam sembilan lewat.Setelah di rasa Clara sudah tenang, mereka pun meninggalkan restoran dan menuju mobil masing-masing.


Setelah ini aku akan lebih tenang mendekati Vita...


Alex langsung pulang ke rumahnya.Dan langsung masuk ke kamarnya.Alex benar-benar melupakan janjinya pada Vita.Setelah berganti pakaian tidur,Alex merebahkan dirinya di ranjang Big size miliknya sambil memegang ponsel.


Lalu Alex mengingat ingat sepertinya dia melupakan sesuatu tapi apa dia juga tak tahu.Alex pun memejamkan matanya,tapi seperti ada yang mengganjal dalam hatinya membuat Alex susah untuk tidur.


"Vita,nanti malam maukah kamu makan malam bersamaku diluar?Ini Sebagai Permintaan maaf ku padamu."Ucap Alex pada Vita,saat Vita masuk ke ruangannya memberikan berkas-berkas.


"Iya Tuan."Jawab Vita singkat.


"Baiklah,tunggu aku nanti malam jam tujuh aku akan menjemputmu."


Vita sudah memakai pakaian kerjanya,hari ini Vita masih menggunakan motornya.Saat Vita menghubungi pihak bengkel ternyata mobilnya masih dua hari lagi baru selesai.Vita benar-benar lupa sudah lama sekali mobilnya tidak di service sedangkan dia selalu menggunakannya.


Vita yang masih jengkel dengan Alex,terus saja menggerutu sepanjang jalan.Tapi sampai kantor Vita harus bersikap profesional.Alex tiba tak lama setelah Vita sampai.Vita pun menyapa CEO nya itu,setelah itu seperti biasa Vita masuk tak lama setelah Alex masuk ke ruangan nya.


Apa dia benar-benar lupa dengan janjinya semalam denganku?Atau dia memang sengaja mempermainkan aku...


Setelah menyampaikan kegiatan hari ini,Vita keluar dan bersiap ke ruang meeting untuk menyiapkan segalanya karena ada meeting para pemegang saham.Saat ke ruang meeting Vita berpapasan dengan Rendra yang akan ke ruangan Alex.Vita hanya menunduk sebagai tanda rasa hormatnya.


Tumben sekali Vita bersikap seperti itu,ada apa dengannya.Apa makan malam bersama Alex tak berjalan mulus...Batin Rendra.

__ADS_1


Rendra segera menghampiri Alex di ruangannya.


"Gimana bro makan malam dengan Vita tadi malam lancar jaya?"Tanya Rendra.


"Makan malam dengan Vita?"Alex yang awalnya sibuk langsung menghentikan pekerjaannya.Alex langsung mengingat kejadian kemarin.Mata Alex langsung melotot setelah mengingat semuanya.


"Kenapa matanya malah melotot begitu,"


"Astaga Rendra,aku benar-benar lupa.Kalau semalam ada janji dengan Vita.Aku justru menerima tawaran Clara untuk makan malam bersama."Alex langsung menyandarkan badannya pada sandaran kursi.


"Ya ampun kenapa bisa sampai lupa Lex."


"Aku benar-benar tak ingat sama sekali ren,yang aku ingat hanya ajakan Clara makan malam.Karena memang ada hal yang ingin aku bicarakan juga dengannya."


Vita dari tadi mendengar percakapan Alex dan rendra.Tadinya Vita akan mengetuk pintu ruangan Alex tapi tak jadi.


Jadi dia tidak ingat kalau dia ada janji denganku semalam,karena Clara juga mengajaknya bertemu.Ternyata dia hanya mempermainkan aku saja...


Vita menguatkan hatinya,lalu mengetuk pintu ruangan Alex.


"Permisi Tuan, ruangan meeting sudah siap.Para pemegang saham juga sudah pada hadir."Vita berbicara sambil menunduk.


"Rendra,kau keluar duluan,ada yang ingin saya bicarakan dengan Vita."Rendra mengangguk lalu keluar dari ruangan Alex.


"Vita,aku ingin minta maaf soal semalam.Aku tidak ber____."Ucapan Alex terhenti


"Maaf Tuan,sebaiknya anda langsung ke ruangan meeting karena Para Pemegang Saham sudah menunggu anda."Vita langsung memotong ucapan Alex.


"Baiklah,"Alex segera keluar ruangan dengan wajah lesu.


Lagi-lagi aku mengecewakan Vita...


Sesampainya di ruang rapat,Alex memasang wajah datar,dan tegas.Jiwa kepemimpinannya terlihat saat memimpin rapat.Semua wanita pasti akan terpesona dengan ketampanan dan ketegasan Alex.


Alex yang hari ini lebih banyak waktunya di luar ketimbang di dalam kantor,membuat Alex tak mempunyai kesempatan untuk berbicara dengan Vita.


Saat pulang kantor pun Vita buru-buru,Dia masih tidak mau bertemu dengan Alex.


Alex yang baru saja kembali ke kantor sehabis pertemuan nya dengan klien langsung menuju lantai ruangannya.Alex ingin bertemu dengan Vita dan membicarakan masalah mereka,tapi saat sampai di lantai tersebut ternyata meja Vita kosong,Vita sudah pulang.


Nanti malam aku harus datang ke rumahnya.Aku harus meminta maaf, karena dirinya benar-benar tak ingat janjinya dengan Vita.


Bodoh sekali kau Alex,baru juga Vita memaafkan mu.Sekarang sudah membuat kesalahan lagi.Alex mengusap wajahnya berkali-kali.


Malam tiba, Alex sudah berdiri di depan pintu rumah Vita.Alex memencet bel.Tak lama pintu terbuka.Rupanya Vita sendiri yang membuka pintunya.


Duh harusnya gue intip dulu lewat jendela siapa yang bertamu,kalau udah begini kan gak bisa menghindar.


"Maaf Tuan,saya sedang tidak bisa menerima tamu.Jadi sebaiknya Tuan pulang saja."Ucap Vita lalu segera menutup pintu,tapi dengan cepat Alex menahannya dengan tangan.


"Saya mohon Vita,saya benar-benar ingin meminta maaf padamu.Tolong kasih aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya."


"Tidak ada yang perlu di jelaskan Tuan,lepas tangan Tuan."Bentak Vita.


"Ada apa Vita?"Tanya Pak Sandy.


"Lho ada nak Alex,kenapa gak di suruh masuk Vita."Ucap Papa nya lagi.


"Ini Tuan Alex sudah mau pulang kok Pa."Ucap Vita sambil mendelik tidak suka pada Alex.


"Suruh masuk dulu saja,masa baru datang sudah mau pulang."Vita kalah telak, akhirnya dia membukakan pintu untuk Alex.Alex pun tersenyum penuh kemenangan berkat Papa nya Vita dia bisa masuk.


"Duduk Alex."Alex mengangguk dan duduk berseberangan dengan Papa Vita, sementara Vita ,gadis itu masih berdiri di depan pintu.

__ADS_1


"Vita buatkan minuman untuk Alex,"


"Gak usah Pa,dia gak haus."


"Vita."Ucap Papa Vita penuh peringatan.


Mau tak mau Vita pun ke dapur membuatkan minuman untuk Alex.


Setelah berbincang-bincang sebentar dengan Alex,Papa Vita pun berpamitan untuk masuk ke kamar.Setelah kepergian Papa Vita,tinggallah Alex dan Vita di ruang tamu.


Alex langsung mendekati Vita yang duduknya bersebelahan dengan Papa nya.


"Vita,aku ingin minta maaf.Aku benar-benar lupa kalau aku mengajak kamu untuk makan malam."Alex langsung memegang tangan Vita.Vita mencoba melepas pegangan tangan Alex,justru Alex semakin erat menggenggam nya.Akhirnya Vita pun pasrah.


"Tuan sengaja kan mempermainkan aku.Janji mau jemput aku makan malam,tapi Tuan ternyata makan malam dengan Clara.Aku tidak suka dengan orang yang ingkar janji."Ucap Vita ketus.


"Dengarkan aku dulu,aku benar-benar minta maaf karena sudah lupa dengan janji aku padamu.Aku tidak ada maksud untuk mempermainkan kamu Vita.Aku semalam menemui Clara karena aku ingin menjelaskan padanya,bahwa aku menganggapnya hanya sebagai sahabat tidak lebih.Karena aku sudah mencintai wanita lain."Alex sengaja menjeda ucapannya untuk melihat reaksi Vita.


Saat mendengar Alex menyebut wanita lain,entah kenapa ada perasaan tak rela dan juga sakit hati yang di rasakan dalam hatinya.


Alex pun menyadari perubahan wajah Vita.


"Lalu kalau Tuan mencintai wanita lain, kenapa Tuan datang padaku."Ucap Vita mencoba tegar.


"Karena wanita itu adalah kamu Vita.Aku mencintaimu."Seketika jantung Vita berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang.Sudah kayak lagu Dewa 19.


Vita memalingkan wajahnya malu,pipinya merah merona.Vita tak menyangka jika Alex mencintainya dan menyatakan perasaannya langsung.


Mimpi apa gue semalem di tembak sama CEO galak ini..


"Tuan serius?"Akhirnya Vita memberanikan diri melihat Alex.


"Please,jangan panggil aku Tuan.Aku serius dengan ucapanku Vita."


"Beneran Tuan,eehhh maksud aku mas beneran cinta sama aku?"Vita masih tak yakin.


"Iyaaa..Tatap mata aku Vita ,apa ada kebohongan."Ucap alex menatap lekat Vita.


"Jangan menatapku seperti itu Mas."Vita menunduk,pipinya semakin merona.


"Jawab aku,apa kamu mau jadi kekasihku?"Tanya Alex.


"Beri aku waktu,untuk menjawabnya aku tidak bisa menjawab langsung."


"Baiklah besok malam,aku ingin jawaban darimu."Vita melotot membuat Alex gemas.Lalu mencubit pipi Vita.


"Kenapa malah melotot?"Tanya Alex sambil tersenyum.


"Kenapa harus besok malam?"Vita tak terima


"Aku tidak mau lama-lama menunggu jawaban mu."


"Baiklah,kalau begitu besok malam datang lagi kesini.Kalau mas tidak datang,aku tidak mau berbicara dengan mas lagi selain urusan pekerjaan.


"Siapa takut."


"Jadi sekarang lebih baik mas pulang."Menarik Alex agar bangun dan mendorongnya hingga ke pintu.


"Hei kamu mengusirku?"


"Iya,karena ini sudah malam.Sampai jumpa besok malam."Vita langsung menutup pintu.


*Astaga Vita benar-benar mengusirku...

__ADS_1


Bersambung*....


__ADS_2