
Alex pulang dari rumah Vita pulang sepuluh malam.Selama perjalanan pulang Alex berdendang mengikuti nyanyian musik yang ia putar.Sepertinya Alex bahagia sekali setelah kencan di malam Minggu bersama Vita.Senyumnya tak hilang dari wajah tampannya.
Rencananya besok siang dia berencana akan mengajak Vita jalan-jalan ke mall.Sudah lama sekali dia tak menikmati waktu senggangnya bersama orang terkasih.
Aku bahkan tak pernah sebahagia ini dengan Karin dulu.
Yang di ucapkan Vita tadi bahwa di balik sifatnya yang tegas dan galak ternyata Alex memiliki sifat yang humoris.Aku tidak pernah tertawa lepas seperti tadi saat bersama Karin,tapi entah kenapa saat bersama Vita sifat asliku keluar begitu saja.Aku senang melihatnya tertawa seperti tadi, membuatnya semakin cantik saja,gumam Alex.
Alex sampai di rumahnya,suasana sudah gelap, karena pasti orang tuanya sudah tidur.Alex melanjutkan langkahnya menuju kamarnya.Tapi dia mendengar suara berisik dari arah dapur.Alex pun jalan pelan-pelan untuk melihat siapa yang ada di dapur.Rupanya sang mama yang ada di dapur.Tumben sekali mama nya jam segini ada di dapur.
"Mama lagi apa?"Tanya Alex tiba-tiba.
"Astaga,bikin kaget saja kamu Alex."Sambil mengelus dadanya.
"Maaf ma, habisnya Mama serius bangeet.Mama buat apa?"
"Ini Mama buat omlet, tiba-tiba terasa lapar makanya buat omlet.Sudah kencannya."
"Sudah dong,"Sambil tersenyum dan memeluk pundak mamanya.
"Duh bahagia banget sepertinya anak Mama ini."Sambil mengusap lengan Alex yang berada di pundaknya.
"Aku bahagia banget ma,aku jadi tahu sifat asli Vita kalau tidak di kantor.Aku tak pernah merasa sebahagia ini waktu sama Karin."
"Syukurlah,mama ikut senang dengarnya.Moga langgeng ya hubungan kamu sama Vita, mudah-mudahan kamu berjodoh.Mama pengen punya mantu seperti Vita."
"Aamiin.Doakan Alex ya ma.Ma aku mau dong omletnya."
Mereka pun asyik mengobrol sambil memakan omlet.Setelah selesai Mama dan Alex masuk ke kamar masing-masing.Saking asyiknya mengobrol tadi Alex tak sadar bahwa ada beberapa pesan yang masuk di ponselnya.Alex tersenyum saat melihat siapa yang mengirimkan pesan.Lalu Alex pun membalas chat dari Vita.
Pagi hari pukul sepuluh,Alex sedang bersiap ingin menjemput Vita setelah siap Alex lalu mengambil kunci mobilnya dan pergi ke garasi.
Tak terasa Alex pun tiba di rumah vita,Bi Surti membukakan pintu dan mempersilahkan Alex masuk.Tak lama Vita keluar dari kamar dan menghampiri Alex.
"Sudah siap?"Tanya Alex.
"Sudah,maaf nunggunya lama ya."
"Gak apa-apa,aku juga baru sampai kok,yuk kita pergi sekarang."Mereka pergi meninggalkan rumah Vita.
"Kita beneran mau ke mall mas?"Tanya Vita saat mereka sudah berada di dalam mobil.
"Iya sayang,kalau kamu mau beli sesuatu juga boleh,nanti aku temani."
"Tapi aku belum gajian mas, duitnya sudah aku tabung,malas kalau harus di ambil lagi."Alex tertawa dengan ucapan Vita,membuat Vita heran.
"Kok malah ketawa sih,"Vita kesal lalu memukul lengan Alex.
"Ya habisnya kamu lucu banget,siapa yang suruh kamu ambil duit tabungan kamu sih.Nanti kalau mau beli sesuatu aku yang bayar.Kamu tenang saja."
"Gak usah mas,lagian juga aku gak mau beli apa-apa."
"Yakin gak mau beli sesuatu gitu?"Vita mengangguk.
"Kalau aku maksa,kamu gak bisa menolaknya."Vita mendelik tak suka, kekasihnya ini tetap saja CEO galak yang pemaksa.
"Gemes bangeet sih pacar aku ini,"mencubit pipi Vita.
"Sakit mas."Rengek Vita sambil mengusap pipinya.
Mereka pun sampai di mall,lalu masuk dan mulai jalan-jalan mengelilingi mall.Alex menggenggam tangan Vita, membuat Vita seketika tegang dan menghentikan langkahnya.
"Ada apa,kenapa berhenti?"Tanya Alex.
"Kamu mau beli sesuatu?"Lanjut Alex karena Vita hanya diam.
"Gak ada apa-apa mas,yuuk lanjut jalan."
"Kamu malu yaa, karena tangannya aku genggam begini."Bisik Alex lalu mencium tangan Vita.
"Mas malu,"Vita memukul lengan Alex.Membuat Alex tertawa.
"Mas nonton bioskop yuuk."Ajak Vita.
"Ayo,aku juga sudah lama gak nonton bioskop.Tapi kita makan dulu saja,ini sudah waktunya makan siang,terus shalat baru kita nonton."Vita mengangguk.
Mereka mencari restoran untuk makan siang.Setelah itu mereka menuju musholla untuk menunaikan kewajibannya.Selesai shalat Alex dan Vita menuju bioskop.
__ADS_1
"Mau nonton film apa sayang?"Tanya Alex,saat ini mereka sudah berada di depan bioskop melihat film yang sedang tayang.
"Kayaknya horor seru nich mas."
"Memangnya gak takut?"
"Kan ada kamu,jadi gak takut."Vita nyengir.
"Ya sudah kamu tunggu yaa,aku mau beli tiket dan cemilan buat kita nonton."
Ternyata seorang Alexander mau mengantri membeli tiket bioskop dan juga makanan yaa.Vita semakin terpesona dengan Alex.
"Vita."Panggil seseorang dari belakang.Vita menoleh.
"Angga."Ucap Vita kaget.
"Wahh.. Ternyata benar ini kamu Vita.Kamu berubah, sekarang makin cantik."Puji Angga.
"Bisa saja kamu."Ucap Vita,entah kenapa masih ada sedikit rasa untuk lelaki Yang ada di depannya.Walaupun tak menampik Vita juga sudah mulai mencintai Alex.
Angga merupakan cinta pertama bagi Vita, walaupun mereka tak pernah pacaran tetapi dulu mereka begitu dekat,hingga Vita lulus SMA dan kuliah.Sedangkan Angga,dia kuliah di luar negeri.Dan mereka pun lost kontak.
"Kamu nonton sendiri?"Tanya Angga.
"Gak,itu sama dia."Menunjuk Alex yang senang mengantri membeli cemilan.
Alex melihat dari jauh Vita mengobrol dengan laki-laki dan begitu akrab.Alex tak suka melihatnya,tapi Alex berusaha menahan amarahnya.
"Sayang,dia siapa?."Ucap Alex tanpa melihat ke arah Angga dan memegang pundak Vita.
"Ini teman SMA aku mas,namanya Angga.Angga kenalin ini Alex kekasih aku."Vita langsung memperkenalkan mereka.
Angga mengulurkan tangannya,Alex hanya mengangguk tak menerima uluran tangan Angga,Angga pun yang merasa di abaikan menarik kembali tangannya.
"Yuuk sayang kita masuk aku sudah belikan tiket dan juga cemilan untuk kita di dalam."Ucap Alex tanpa memperdulikan Angga.
"Kami duluan ya Angga."Ucap Vita tak enak.
"Sepertinya kamu dekat sekali dengannya."Nada Alex datar.
"Ya namanya juga teman sudah lama tak bertemu mas,hanya sekedar mengobrol kok."Vita tahu Alex sedang cemburu.
"Memang kenapa,mas cemburu yaa?"tunjuk Vita ke wajah Alex.
"Aku tahu kalau dia ada rasa sama kamu."
Deg...
Vita kaget,kenapa Alex bisa tahu tentang.
"Mas sok tahu deh."Vita mengelak.
"Aku bisa melihat dari caranya menatap kamu Vita dan aku tidak suka."
"Tapi aku nya gak suka tuh,jadi biarkan saja.Kita kan mau nonton mas,kenapa malah berdebat begini sih."Ucap Vita manja membuat Alex tersenyum melihat mata Vita mengerjap lucu.
"Ya sudah yuk,tidak usah membahas lelaki yang tidak penting itu."
Bagaimana jika Alex tahu,kalau Angga cinta yang aku pendam dulu...
Mereka pun masuk ke dalam bioskop,tak berapa lama film putar.
"Aaakkhhhh.."Vita teriak saat hantu tiba-tiba muncul.
Vita malah lebih sering bersembunyi di punggung Alex daripada menonton filmnya.
Alex yang menjadi tempat bersembunyi Vita tersenyum penuh kemenangan.Alex bisa mencium aroma sampo dari rambut Vita yang membuat Alex merasa tenang.Alex tak benar-benar menonton filmnya,justru Alex sedari tadi asyik melihat ekspresi Vita saat menonton.Film berakhir, mereka keluar dari gedung bioskop.
"Kalau takut makanya jangan sok berani nonton film horor."Ucap Alex saat mereka keluar dari bioskop.
"Aku tidak takut,cuma kaget saja karena hantunya tiba-tiba nongol."
"Alasan."Sambil mencubit hidung Vita.
"Tapi aku senang dengan begitu kamu terus memeluk aku."Lanjut Alex sambil tertawa dan memeluk pundak Vita.
"Iiihhh..Dasar modus."
__ADS_1
"Yang peluk aku siapa?kok aku di bilang modus."
"Tau ahh.."Vita malu karena memang dirinya yang sedari tadi memeluk Alex.
"Sekarang kita mau kemana?atau kamu mau beli apa gitu sayang."
"Aku gak mau beli apa-apa mas,"
"Aku memaksa,yuuk sekarang ikut aku nanti kamu pilih baju yang kamu suka atau tas atau sepatu mungkin atau semuanya juga boleh."Alex menarik tangan Vita agar mengikuti langkahnya.
"Pelan-pelan mas, cepat banget jalannya."Alex pun memelankan langkahnya.
"Sekarang kamu pilih."
"Beneran nich boleh?disini mahal-mahal lho mas,nanti kalau duit kamu habis gimana?"Alex kembali tertawa.
"Kau tidak tahu siapa aku atau pura-pura tidak tahu?Aku bahkan mampu membeli semua yang ada di toko ini bahkan termasuk mall ini."
"Dih sombong,tidak boleh sombong Tuan."
"Ya sudah ayo cepat pilih."
"Kalau aku khilaf belanja banyak jangan kaget yaa."
"Iya sayang,ayo aku temani."
Vita pun jalan menuju ke deretan sepatu dan sandal.Vita memilih sepatu untuk dia bekerja dan juga sepatu untuk dia bepergian.Lalu Alex menarik Vita ke bagian tas.Vita hanya memilih tas selempang yang simple untuk jalan-jalan saja.
"Kamu tidak mau tas pesta?"tanya Alex.
"Gak mas,di rumah sudah ada tiga."
"Ya gak apa-apa buat tambah koleksi,"
"Aku gak mau,aku pilih tas ini saja."Tas selempang kecil.
Alex kembali menarik Vita ke bagian baju-baju.
"Kali ini biar aku yang memilih."Ucap Alex semangat.Vita hanya mengikuti Alex memilih baju.
"Mas banyak banget kamu pilih baju buat aku."Vita kaget karena ada sepuluh baju di keranjang belanja.
"Gak apa-apa sayang, sekali-kali."
"Aku gak mau ambil semua,biar aku yang pilih."
Lalu Vita memilih tiga baju,baju dress,setelan dan baju kerja.
"Aku pilih ini saja."
"Kok cuma tiga sih sayang, semua saja ya."
"Gak mau,ini saja cukup.Kalau kamu maksa aku gak akan mau ambil semua ini termasuk sepatu dan tas tadi lebih baik kita pulang."Vita pusing melihat harga di setiap barang,makanya dia tidak mau terlalu banyak belanja.
"Aku tak masalah jika kamu mau mengambil semuanya,jangan melihat harganya sayang."
"Gak mau aku cuma mau ini saja."
"Ya sudah,ayo kita ke kasir."Putus Alex.
"Totalnya Rp.23.000.000 Tuan."Vita melongo kaget mendengar kasir menyebutkan nominal belanjaannya.
Banyak banget totalnya.Gumam Vita.
"Mas banyak banget sih total belanjaanya,"
"Itu belum ada apa-apanya,aku gak masalah."
"Tapi pemborosan tau."Vita cemberut.
"Kamu aneh sih sayang,wanita lain itu kalau sudah di suruh belanja bakal kalap.Kamu malah gak suka karena terlalu banyak, padahal menurut aku ini tuch sedikit."
Mereka terus saja berdebat yang berakhir dengan Vita yang diam karena kalah berdebat dengan Alex.
Kamu benar-benar beda dari wanita yang aku kenal dulu, mereka bahkan akan memanfaatkan kekayaan aku...
MAMPIR YUUK DI KARYA AKU YANG BARU..MOGA SUKA JUGA YAA DENGAN CERITANYA....
__ADS_1