CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 29 Ajakan kencan


__ADS_3

Clara hari ini datang lagi ke kantor Alex,dia ingin mengajak Alex makan siang bersama.Clara senang karena selama satu bulan ini dia semakin dekat dengan Alex.Clara yakin bahwa Alex juga cinta padanya.


Tetapi saat di depan ruangan Alex, Clara di hadang oleh Vita.


"Maaf Nona Clara,anda tidak boleh masuk.Tuan Alex tidak ingin di ganggu oleh siapapun termasuk anda."Ucap Vita penuh tekanan di akhir kalimatnya.


Clara pun tak terima dengan perlakuan Vita.


"Hei kamu hanya sekretaris Alex ya,jadi kamu gak berhak larang-larang aku untuk masuk ke ruangan Alex."


"Maaf Nona,saya hanya menjalankan perintah dari bos saya."Vita tetap menghadang Clara.


"Awas saja kamu ya,akan aku buat Alex memecat kamu.Dasar sekretaris sombong."Lalu Clara mengambil ponselnya di tas dan menghubungi Alex.


"Silahkan Nona,saya tidak takut."Tantang Vita membuat Clara tambah kesal.


Alex di ruangannya melihat ponselnya bergetar dan melihat Clara memanggil,Alex mengabaikan nya.Alex justru menelpon Rendra melalui telepon kantor.


"Rendra,kau urus Clara.Dia ada di depan ruangan ku.Aku tidak mau bertemu dengannya."Ucap Alex dan langsung mematikan sambungan telponnya.


Di luar ruangan Clara kesal karena Alex tidak mau menerima panggilan nya.


"Bagaimana Nona,apakah di angkat oleh Tuan Alex?"Tanya Vita sambil tersenyum.


"Diam kamu."Bentak Clara.


"Uupppss..takut."Ucap Vita dengan nada mengejek.


Tak lama Rendra keluar dari ruangannya.


"Rendra,aku ingin bertemu Alex tapi dia..."Ucap Clara manja.


"Clara,Alex sedang tidak ingin di ganggu,jadi sebaiknya kamu pulang saja."Ucap Rendra cepat,memotong ucapan Clara.


"Tapi aku ingin bertemu dengan Alex,Rendra."Clara masih kekeh.


"Kamu tidak bisa seenaknya datang kapan saja kamu mau Clara,ini kantor tempat orang bekerja bukan rumah."Ucap Rendra kesal dengan tingkah Clara yang semakin seenaknya sendiri.


"Aku hanya ingin mengajak Alex makan siang,itu saja.Kenapa kalian jadi melarang Ku begini.Aku sahabat kalian kenapa memperlakukan aku seperti ini."Ucap Clara semakin kesal.


"Tapi kau harus tahu tempat Clara ini kantor.Sebaiknya kamu pergi sekarang, kalau kamu ingin mengajak Alex makan siang,kamu bisa menghubunginya lewat telpon.Mari saya antar ke bawah."

__ADS_1


"Aku bisa turun sendiri.Aku kecewa sama kalian berdua."Ucap Clara sambil menghentakkan kakinya berlalu meninggalkan Vita dan Rendra.


Aku tahu kamu ada maksud lain mendekati Alex..Kamu cinta Alex bukan hanya sekedar menganggap sahabat...Batin Rendra.


"Huuhhh.. mengganggu pekerjaan aku saja."gerutu Vita yang masih bisa di dengar oleh Rendra.


Anak buah Karin, ternyata masih saja mengintai Alex, rupanya ancaman anak buah Rebecca tidak membuat nyali Karin menciut.Dan Karin mendapat laporan dari anak buahnya bahwa Alex sudah sebulan ini dia sering jalan dengan wanita cantik.Dan mereka sering menghabiskan waktu berdua di akhir pekan.Membuat Karin yang mendengarnya menjadi marah.


Siapa wanita itu,apa dia pacar baru Alex?Ini tidak bisa di biarkan.Aku kecolongan,aku kira Alex berpacaran dengan sekretaris itu ternyata bukan.


"Kalian selidiki wanita itu,jangan ada yang terlewat sedikit pun informasi tentang dirinya."Titah Karin pada anak buahnya.


Saat makan siang,Vita masih asyik bekerja.Alex yang keluar dari ruangannya heran melihat Vita masih ada di depan.


"Kau tidak makan siang Vita?"Tanya Alex.


"Sebentar lagi Tuan,ini nanggung kalau mau di tinggal "Ucapnya tanpa melihat Alex.


"Kau bisa sakit nanti kalau telat makan.Sudah itu di tinggal dulu,ikut aku makan."Sambil menarik Vita agar berdiri.


"Tuan."


Rendra yang ada di antara mereka hanya tersenyum.


"Nah bagus,ayo."Ajaknya sambil tetap memegang tangan Vita.


"Tuan."Ucap Vita pelan.


"Apa lagi Vita?"Saat ini mereka sudah berada di lift.


"Tangan anda,tolong lepaskan Tuan,tidak enak kalau di lihat sama karyawan lain."


"Aku tak peduli."Melihat ke arah tangan mereka lalu pandangan kembali ke depan.


Kalau di lihat yang lain bisa malu aku.Dasar CEO galak,pemaksa,sungguh menyebalkan...Batin Vita kesal.


"Jangan menggerutu aku Vita."Ucapan Alex membuat Vita tersentak kaget.Kenapa dia selalu bisa tahu kalau aku menggerutu dalam hati,apa dia cenayang.


Sesampainya di loby,benar saja para karyawan lain menatap ke arah Vita,Alex dan Rendra,lebih tepatnya pada genggaman tangan Alex.Dan mereka mulai berbisik-bisik membicarakan Vita.Vita terlihat cuek,padahal dalam hatinya dia merutuki perlakuan CEO galaknya ini.


Mobil sudah di siapkan di depan loby,Alex segera membukakan pintu untuk Vita.Vita yang mendapatkan perlakuan manis sang CEO galak menjadi tersipu malu.

__ADS_1


"Saya bisa membukanya sendiri Tuan."Alex tak menghiraukan ucapan Vita.


"Mau makan dimana Vita?"Tanya Alex.


"Terserah Tuan saja."


Malam hari saat malam Minggu Vita bersantai di rumahnya, berhubung Vita tak punya kekasih jadi dia akan menghabiskan malam minggunya dengan menonton Drakor hingga subuh.Vita yang bosan nonton Drakor di kamarnya dia pun pindah ke ruang televisi.Mama,Papa dan adiknya sedang menghadiri acara pernikahan jadi Vita hanya bersama para asisten rumah tangga.


Tiba-tiba terdengar suara bel.


"Bi,tolong bukain pintu."Teriak Vita,dia malas buat bangun.


"Non Vita,itu di depan ada yang cari non Vita."Ucap salah satu pelayan di rumahnya.


"Siapa Bi?"


"Tidak tahu Non,dia minta di panggilkan Non Vita."


'Siapa sih ganggu kesenangan orang aja deh.'Vita kesal karena ada yang mengganggu.


'Wiihh..siapa nih cowok, penampilannya keren banget.'Batin Vita yang melihat penampilan lelaki yang membelakangi dirinya.


"Maaf,ada perlu apa yaa ingin bertemu dengan saya."Orang yang membelakangi pintu pun segera berbalik.


"Tuan Alex!!"Vita kaget ternyata yang bertamu adalah Alex,Vita terpaku karena baru kali ini dia melihat penampilan Alex yang begitu santai.Kaos polos putih di balut dengan jaket jeans, di padukan celana jeans warna hitam juga sepatu kets penampilan Alex membuat Alex bertambah berkali-kali lipat lebih tampan.Vita mengerjapkan matanya berulang kali,dia tidak salah lihat yang di hadapannya benar Alex si CEO galak.


Kenapa penampilannya seperti sedang mengapeli anak gadis.Mana penampilan aku begini pula.


Penampilan Vita sungguh tak mendukung,Vita hanya menggunakan kaos ketat juga celana pendek di atas lutut.


"Apa kamu sibuk Vita?"Tanya Alex.


"Tidak Tuan,mari masuk."


"Aku ingin mengajakmu jalan-jalan."Ucap Alex to the point.


"Haaahh."Vita melongo mendengar ajakan Alex.


*Apa ini bisa di anggap sebagai kencan...


Bersambung*....

__ADS_1


__ADS_2