CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 33 Kecemburuan Alex


__ADS_3

Pagi menjelang,Vita sudah rapih dengan pakaian kerjanya.Tak lupa dia membawa coklat pemberian dari Alex kemarin.Lihat Vita,coklatnya sudah habis banyak yang dia makan, tetapi sama orang yang memberinya masih kesal.


Sesampainya di kantor,Vita langsung menuju meja kerjanya.Vita terkejut melihat mejanya sudah ada bunga mawar putih dan juga coklat.Dan ketika di lihat tidak ada nama pengirimnya.


"Mas Bayu,ini dari siapa yaa?"Tanya Vita kepada Bayu si OB yang kebetulan sedang membersihkan kaca.


"Saya tidak tahu mba Vita,tadi satpam yang mengantarkan nya ke sini."Vita hanya ber oh saja.


Ini pasti dari si CEO galak...Tapi sayang bangeet kan kalau di buang.


Vita pun menaruh coklatnya ke dalam tasnya, sedangkan bunga mawar putihnya di taruh di dalam gelas yang sudah di isi air.


Tak lama Alex pun datang,Vita menyapa seperti biasanya.Alex hanya menganggukkan kepalanya tanpa senyuman.


Diiihh..apaan dia sok cool...Vita kesal karena dia di cuekin BBM Alex.


Vita pun mengikuti Alex masuk untuk memberitahu kegiatan Alex hari ini.Walaupun Vita sedang kesal dengan Alex tapi saat bekerja dia tetap profesional.


"Tuan, seperti biasa saya akan memberitahu kegiatan an___"Ucapan Vita terhenti.


"Bagaimana kau suka dengan mawar putih dan coklatnya?"Tanya Alex cepat dan memotong ucapan Vita.


"Aku tahu itu dari anda Tuan, makanya aku membuangnya."Ucap Vita santai.


"Kamu yakin membuangnya?Padahal tadi saya melihat mawar putih itu ada di pojokan meja bahkan sudah di isi air agar tidak cepat layu."Alex tersenyum melihat Vita yang salah tingkah.


Bodoh kau Vita, harusnya tadi kau tidak menaruhnya di meja.Vita merutuki sikapnya .


"Maaf Tuan ini bukan waktunya untuk membahas masalah pribadi."Ucap Vita berusaha bersikap seperti biasa setelah tadi terlihat salah tingkah.


"Baiklah kalau begitu teruskan."Ucap Alex pasrah.Vita pun melanjutkan ucapannya.


Pintu di ketuk


Rendra masuk dan memberikan berkas kontrak kerjasama para perusahaan.


"Alex,bulan ini Perusahaan mengalami kenaikan yang signifikan.Karena banyak perusahaan-perusahaan baru yang bekerja sama dengan kita."


"Syukurlah,saya senang mendengarnya.Kita tetap haru bekerja keras agar perusahaan ini selalu menjadi yang nomor satu."Rendra mengangguk.


"Vita sudah menjelaskan kegiatan mu hari ini?"Tanya Rendra .

__ADS_1


"Iya baru saja selesai di beritahu oleh Vita."Jawab Alex.


"Kalau begitu sebentar lagi kita___"Ucapan Rendra terpotong karena mendengar suara telepon dari ponsel Alex.


"Sebentar saya angkat dulu."Ucap Alex.


"Halo Alex , kenapa hari ini kamu tidak datang ke rumah sakit menemaniku."Ucap Clara manja.


"Maaf Clara,saya harus bekerja.lagi pula kemarin orang tuamu sudah datang.Maaf saya sibuk."Alex segera mematikan panggilan dari Clara.


"Clara lagi Lex?"Tanya Rendra,Alex hanya mengangguk.


"Sepertinya kamu harus tegas padanya Lex ,kamu tidak bisa jika terus-menerus begini.Beri dia pengertian,bahwa kamu hanya menganggapnya hanya sebagai sahabat tidak lebih."Lanjut Rendra.


"Maaf Tuan,jika masih ingin membicarakan hal yang pribadi saya permisi keluar."Ucap Vita,lalu langsung keluar dari ruangan Alex.


"Salah paham lagi."Alex menyandarkan tubuhnya pada kursi Kerjanya.


"Sabar bos, sepertinya Vita ini sulit di taklukkan beda dengan wanita yang selama ini dekat denganmu.Semangaat berjuang."Rendra memberi semangat.


Rendra dan Alex keluar ruangan karena mereka ada pertemuan di luar kantor.


"Vita,kau ikut dengan kami."Ucap Alex.


Saat di mobil,Vita yang mood nya sedang hancur,dia pun mengambil coklat dari dalam tasnya lalu membukanya.Alex melirik dan tersenyum melihat Vita memakan coklat yang dia beri.


"Katanya coklatnya di buang,kok ini.Oohh, maksudnya di buang dalam mulut yaa."Ucapan Alex membuat Vita tersedak,Vita pun terbatuk-batuk.Alex segera memberikan minum yang berada di sampingnya.Vita segera menerimanya dan meminumnya.Alex mengusap-usap punggung Vita.Alex terlihat begitu khawatir.


"Maaf ya,sudah buat kamu tersedak."Ucap Alex penuh penyesalan.


"Tidak apa-apa Tuan."Ucap Vita setelah batuknya reda.


Vita melanjutkan makan coklatnya,ia acuh pada Alex.Saat tangan Vita Yang ada coklatnya terarah ke Alex,dengan cepat Alex menggigitnya.


"Manis."Ucap Alex sambil tersenyum.


"Namanya juga coklat ya pasti manis lah."Ucap Vita ketus.


Rendra yang berada di bagian kemudi sedari tadi menyimak percakapan bos dan sekretaris nya itu.Dan tersenyum karena mereka kalau bertemu tidak pernah akur.


Mereka pun sampai di tempat yang sudah di janjikan.Vita yang akan keluar dari mobil sedang sibuk memegang berkas dan juga tasnya dengan tiba-tiba Alex membukakan pintu untuknya.

__ADS_1


"Terima kasih."Ucap Vita dengan nada ketus.Alex hanya tersenyum,dia senang melihat Vita yang ketus begitu.


Klien yang mereka tunggu pun tiba.Saat melihat ke arah Vita, lelaki itu terkejut begitu juga dengan Vita.


"Ka Delon,Vita."Ucap Vita dan Delon bersamaan.


"Apa kabar Vita?"Tanya Delon.


"Baik kak,Kakak sendiri?"Tanya Vita dengan tersenyum ramah.


"Aku juga baik, ternyata kamu bekerja di Abraham Corporation yaa, Sebagai sekretaris Tuan Alex."Ucap Delon.


"Iya kak,jadi kakak perwakilan dari GA Corp?"Tanya Vita.


"Iya Vita."


"Eehhheemm.."Alex tak suka dengan kedekatan keduanya.


"Maaf Tuan Alex,saya malah asyik berbincang dengan sekretaris anda."Delon merasa take nak dengan Alex.


"Tidak apa-apa,kita langsung saja ke intinya kalau begitu."Ucap Alex datar.


Setelah urusan pekerjaan selesai, mereka berbincang-bincang sesaat,lebih tepatnya Vita dan Delon yang lebih asyik mengobrol.Alex mengepalkan tangannya,dia benar-benar tidak suka melihat kedekatan mereka berdua.Apalagi Vita begitu bahagia,tertawa lepas berbincang dengan delon.Tiba-tiba Alex berdiri dengan mendorong kursi yang di duduki tadi hingga terjatuh.Alex benar-benar sudah tidak tahan melihatnya.Tak hanya Rendra,Vita dan juga Delon yang kaget, tetapi seluruh orang yang berada di cafe tersebut kaget mendengar kursi yang tiba-tiba jatuh.


"Maaf Delon, sepertinya kami harus segera kembali ke kantor."Ucap Alex datar.


"Baik Tuan Alex, terima kasih atas kesempatan kerjasama ini."Ucap Delon santai, tetapi Delon melihat ada tatapan tidak suka Alex kepadanya.Mereka pun berjabat tangan,lalu Alex keluar lebih dahulu.


"Sampai jumpa lagi ya Vita."Ucap Delon lembut yang masih di dengar oleh Alex.


Diiihhh..dia kenapa sih,kok tiba-tiba marah begitu.Bukannya pertemuan nya berjalan lancar yaa..Dasar aneh...


Duh Vita kamu kenapa tidak sadar sih,Alex itu cemburu lihat kamu asyik berbincang-bincang dengan Delon tadi.Namanya juga Vita dia mana peka dengan hal itu.Alex langsung masuk ke mobil dan menutup pintu mobil dengan keras,membuat Vita dan juga Rendra terlonjak kaget.


Di dalam mobil,Vita mengeluarkan coklatnya membukanya lalu memberikannya kepada Alex.


"Nich buat Tuan,biar mood nya balik lagi."Bukannya menerima tapi Alex justru langsung memakannya dari tangan Vita.


"Makan sendiri Tuan,"Ucap Vita.


"Aku mau di suapi sama kamu.Aku lagi marah sama kamu."Ucap Alex cuek.

__ADS_1


Dia marah kenapa sih,makin bingung dech sama sikap dia...Batin Vita.


Bersambung....


__ADS_2