CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 67 Kerja sama Karin dan Mr.Smith


__ADS_3

Alex menggenggam erat tangan Vita,seakan Vita akan pergi darinya.Vita yang sadar bahwa Alex sedang cemburu tersenyum senang.Bahagia di cemburui oleh kekasihnya.Sesampainya di dekat mobil Alex,Alex langsung membukakan pintu untuk Vita.Vita masih terus saja mengembangkan senyumnya.Setelah Alex juga masuk,Alex langsung menancapkan gas dan melajukan mobilnya.


Vita sengaja tak memakai sabuk pengaman mobil, dirinya masih saja terus tersenyum melihat wajah Alex yang marah karena kekasihnya di tatap oleh rekan kerjanya.Walaupun tak di pungkiri Vita juga merasa risih dengan tatapan Mr.Smith tadi.Alex melirik ke arah Vita karena melihat kekasihnya itu belum memakai sabuk pengaman.


"Di pakai sabuk pengamannya sayang."Alex sebisa mungkin menetralkan marahnya saat berbicara dengan Vita.Vita hanya mengangguk dan mengikuti ucapan Alex.


Setelah selesai memasang sabuk pengaman,Vita menggenggam tangan Alex,membuat Alex kaget.Vita tersenyum hangat menatap kekasihnya.


"Terima kasih ya mas, karena kamu sudah melindungi aku dari tatapan nakal pria tadi."


"Aku tidak suka ada laki-laki lain menatapmu seperti tadi.Rasanya aku ingin sekali menghajar wajahnya yang sok tampan itu."Alex masih merasa kesal dan Vita hanya bisa tersenyum.


"Kamu kenapa malah senyum gitu."Ucap Alex ketus,melirik sekilas ke arah Vita namum rupanya kekasihnya itu justru tersenyum.


"Aku suka aja lihat kamu cemburu begini."Vita masih terus tersenyum.


"Jadi kamu senang gitu ada laki-laki lain menatapmu seperti tadi."


"Mana ada senang,aku risih di tatap seperti tadi.Makanya tanpa sadar aku remas paha kamu mas, untungnya kamu sadar juga kalau aku risih sama tatapan nakal laki-laki itu.Kalau saja bukan klien kamu sudah aku kasih Bogeman tuh di mukanya yang sok tampan."Vita ikut kesal.


"Kenapa gak kamu kasih Bogeman saja sayang,nanti aku bantu kamu."


"Nanti image kamu rusak gara-gara aku.Aku lapar mas,kan tadi belum sempat makan."


"Sama aku juga lapar,kota cari restoran lain yaa daerah sini."Vita mengangguk.


Sementara itu kembali ke restoran sebelumnya,Rendra masih menjelaskan tentang kerja sama dengan Mr.Smith.Walaupun terlihat oleh Rendra,Mr.Smith terlihat ogah-ogahan setelah kepergian Vita.


"Maaf Mr.Smith sepertinya benar apa yang di ucapkan Tuan Alex tadi jika ada ingin bermain-main dengan kerja sama ini lebih baik kita sudahi saja pertemuan kita kali ini."Rendra pun ikut geram dengan tenang tingkah kliennya ini.


"Saya jadi tidak semangat setelah kepergian sekretaris maksud saya setelah kepergian Tuan Alex.Bagaimana kalau kita atur ulang pertemuan kita,saya janji setelah ini saya akan fokus.Tapi saya harap sekretaris Tuan Alex tadi ikut."

__ADS_1


"Maaf Mr.Smith kami tidak bisa,anda sepertinya memang sengaja mempermainkan kami.Semoga anda mendapatkan perusahaan yang mau bekerja sama dengan anda,kalau begitu saya permisi."Rendra langsung bangun dan pergi meninggalkan Mr.Smith.


Mr.Smith sepertinya tak masalah jika kerjasama dengan Perusahaan Alex tak mencapai mufakat,kini dirinya lebih tertarik dengan wanita yang menjadi sekretaris sekaligus kekasih mantan rekan kerjanya itu.


"Kau memang pandai mencari wanita Alex, setelah sebelumnya Karin yang begitu menggoda.Kini justru kau mendapatkan wanita yang lebih menggoda lagi.Aku jadi ingin mencicipinya juga seperti Karin.Aku bahkan selalu puas bersama Karin.Bodoh kau Alex,karena dulu kau tak mau mencicipi tubuh Karin.Kau terlalu mudah di bodohi padahal Karin tak selugu itu.Justru dia pandai sekali,aku yakin wanita kali ini juga pandai dan pastinya lebih mudah di jinakkan daripada Karin."Mr.Smith mengelus-elus buku halus yang ada di sekitar dagunya.


Rupanya dulu saat Alex masih bersama Karin,Alex pernah mengajak Karin bertemu dengan kliennya.Salah satunya Mr.Smith dan tanpa sepengetahuan Alex,Karin dan Mr.Smith menjalin hubungan terlarang hanya untuk memuaskan hasrat mereka satu sama lain.


Vita dan Alex kini sudah berada di restoran dan sedang menunggu makanan datang.Ponsel Alex berdering panggilan masuk dari Rendra.


"Iya Ren,gimana?"


"Maaf Lex,aku tinggalkan saja lelaki kurang ajar itu,sudah capek-capek ngomong malah gak di tanggapi.Kita gak bekerja sama dengannya."Rendra berkata dengan nada kesal.


"Gak masalah Ren,masih banyak perusahaan yang mau bekerja sama dengan kita."


"Kau harus berhati-hati Lex, karena sepertinya Mr.Smith tertarik dengan Vita.Dia hanya berbicara tentang Vita saja sedari tadi."


"Kurang ajar beraninya dia,awas saja kalau di mendekati Vita."Alex marah mendengar ucapan Rendra.


"Kenapa kau malah tertawa,sialan."Rendra bingung.


"Aku juga lagi di restoran ini mau makan,kan tadi belum sempat makan juga.Kesini aja di restoran samping butik langganan Mamaku."


"Gue kesana yaa,pesankan makanan favorit gue.Biar gue sampai sudah datang makanannya.Minumannya jangan lupa es jeruk."


"Gak sopan nyuruh bos nya pesan makanan,ya sudah buruan kesini."Alex mematikan Panggilannya.


"Siapa mas?"


"Rendra,dia mau kesini juga."Vita mengangguk.

__ADS_1


Setelah kepergian Rendra,Mr.Smith menelpon seseorang tak lama panggilan pun terjawab.


"Hallo baby,kamu dimana?sudah lama kita tidak bertemu aku rindu padamu."


"Halo Mr.Smith,maaf aku sedang tidak ada di Indonesia,aku di luar negeri."


"Kapan kita bertemu,aku rindu servisan mu."Wanita yang di sebrang sana tertawa.


"Aku juga rindu dengan pusakamu yang panjang dan besar itu.Bagaimana kalau kau menyusul kesini,akan aku puaskan."


"Tapi aku masih banyak pekerjaan disini,nanti aku kabari jika ingin menyusul."


"Baiklah."


"Ngomong-ngomong kau sudah tidak bersama dengan Alex?"


"Anda tahu Mr.Smith?sudah lama aku putus hubungan dengannya."


"Aku pasti tahu,dan rupanya dia sudah punya pengganti dirimu."


"Sepertinya anda tertarik dengan kekasih Alex yang sekarang."


"Pintar sekali kau cantik."


"Bagaimana kalau kita bekerja sama,kau bisa mendapatkan wanita itu dan aku bisa kembali bersama Alex."


"Aku setuju,aku akan segera mengatur keberangkatan ku untuk menyusul mu.Akan lebih enak jika kita bertemu langsung untuk membicarakan ini."


"Baiklah,aku tunggu kedatanganmu sayang.Bye love you."


"Love you you baby."

__ADS_1


Rupanya Karin tak suka dengan kekasih Alex,seru juga kalau aku dan Karin bekerja sama.Tentunya aku tak perlu repot-repot membayarnya cukup dengan membayarnya dengan kepuasan.Dan aku bisa menikmati kekasih Alex yang cantik dan seksi itu.Tunggu aku sayang,aku akan segera memberimu kepuasan yang tidak pernah kau rasakan saat bersama dengan Alex.


Bersambung..


__ADS_2