CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 56 Ke Pesta


__ADS_3

Vita sudah sampai rumah, Tere dan Anton pun sudah kembali pulang ke kediaman Alex.Setelah sampai rumah,Vita langsung menuju kamarnya.


'Mas Alex kenapa sih nyuruh gue sekalian make up gini.Mana dia gak ngabarin lagi'.


Saat di salon Lusi tadi,sebelum di makeup Vita sudah lebih dulu di suruh mandi oleh Lusi.Katanya itu perintah dari Alex, karena setelah itu wajah Vita akan di make over.


Tak lama ponsel Vita berdering,nama Si CEO GALAK memanggil.Vita pun segera mengangkatnya.


"Sudah sampai rumah?"Tanya Alex.


"Sudah,baru saja sampai."


"Ya sudah aku jemput,pakai baju pesta yaa.Aku mau ajak kamu ke pesta pernikahan kolega aku."


"Pantas saja aku di makeup begini,ternyata kamu mau ajak aku ke pesta?"


"Iya,sebentar lagi aku sampai,aku sudah di jalan ini."


"Mas,aku baru sampai lho mau istirahat dulu kok kamu malah udah mau sampai."


"Ya biar gak kemalaman pulangnya sayang,"


"Iiisshh.. Nyebelin.."Lagi lagi Vita menutup Panggilan telpon secara sepihak.Alex hanya menggeleng kepala.


Nyebelin banget sih jadi orang,untung sayang..Gumam Vita


Vita tak segera mengganti bajunya,justru Vita merebahkan tubuhnya di ranjang.Baru saja Vita akan masuk ke alam mimpi terdengar ketukan pintu.


Tok..Tok..Tok..


"Vita,kamu sudah pulang nak?"Tanya Mama Ranti.Vita pun kembali membuka matanya.


"Iya Ma, sebentar."Vita jalan menuju pintu.


"Kamu sudah pulang ternyata,Mama kira masih nyalon.Cantik sekali anak Mama,mau kemana?"


"Di ajak ke pesta sama Alex ma.Ada apa Ma?"


"Itu ada Alex di bawah, Mama kira kamu belum pulang.Tapi kata Alex sudah karena dia sudah menelponmu."Vita hanya menyengir.


"Bilang sama Alex,aku ganti baju sebentar yaa."


Mama Ranti kembali turun untuk menemui Alex.


"Tunggu sebentar ya Alex, Vita sedang ganti baju."


"Iya Tante, Om Sandy belum pulang Tante?"


"Tadi sudah, tapi sekarang sedang pergi tadi di jemput sama temannya."Alex mengangguk.


"Tante gak ikut?"


"Gak Lex, karena sepertinya urusan pekerjaan, Tante temani Vicky saja di rumah,kasian dia sering Tante tinggal."


"Sekarang dimana Vicky?"


"Ada di kamarnya,lagi belajar.Besok ada ujian jadi makin giat belajar dia."


Tak lama Vita pun turun,lagi lagi Alex di buat terpesona oleh penampilan Vita.Kali ini Vita memakai gaun pesta dengan mengenakan one shoulder dress. Dress yang tidak memiliki lengan di salah satu sisi ini akan membuat penampilanmu terlihat begitu glamor dan seksi .Setelah berpamitan Alex dan Vita pun pergi.


"Kamu kenapa makin kesini makin cantik sih sayang."Ucap Alex saat mereka di dalam mobil.


"Masa sih mas,kamu bisa aja makin pinter menggombal"pipi Vita merona.


"Aku serius sayang,makin cinta deh sama kamu."


"Jadi kalau aku sudah gak cantik lagi kamu sudah gak cinta lagi gitu sama aku."Vita malah ngambek bibirnya mengerucut.


"Iisshh,bukan begitu maksud aku sayang,kamu tetap cantik sampai kapanpun."Alex menggenggam tangan Vita.


Vita tak bisa berkata lagi, dia hanya memalingkan wajahnya malu.

__ADS_1


Mereka pun sampai di tempat di selenggarakannya pesta.Pesta tersebut di selenggarakan di ballroom sebuah hotel mewah.Alex dan Vita turun dari mobil,lalu Alex menyerahkan kartu undangan saat akan masuk.


"Untuk Anda tak perlu memakai undangan Tuan."Alex hanya mengangguk lalu masuk kedalam sambil menggandeng tangan Vita.


Sampai di dalam Alex langsung di sambut oleh Tuan Rumah.


"Selamat datang Tuan Alex, terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk datang ke pernikahan anak saya."Ucapnya dengan nada senang.


"Sama-sama Pak."


"Anda membawa kekasih anda kemari,semoga langgeng yaa dan segera menikah. Silahkan di nikmati makanannya Tuan."Ucap sang pemilik pesta lalu pergi meninggalkan Alex dan Vita.


"Kita kesana yuk,kamu belum makan kan?"Ucap Alex sambil menunjuk ke arah stand makanan.


"Iya mas,aku lapar."Vita dan Alex memilih makanan yang menggugah selera mereka.


Setelah dapat makanan yang mereka inginkan,Vita dan Alex mencari meja kosong.Alex dan Vita, masing-masing membawa dua piring.Makanan Ini lebih banyak pilihan Vita.


"Banyak sekali kamu sayang ambil makanannya,yakin bakal habis?"Tanya Alex sambil menatap mejanya yang kini penuh dengan piring makanan milik Vita.


"Kan ada kamu,jadi kamu juga ikut makan dong."Vita pun mulai memasukkan makanan ke dalam mulutnya.


"Aku lapar mas,udah deh kamu cukup makan dan diam saja nikmati makanannya."


"Suapi aku."Ucap Alex sambil mencondongkan badannya ke Vita.


"Gak mau,kamu makan sendiri malu mas banyak orang ini."Vita tetap melanjutkan makannya.


"Sebagai upah karena aku tadi sudah membawakan makananmu.Cepat suapi aku."Vita mencebik,mau tidak mau Vita pun menyuapi Alex,Alex tersenyum penuh kemenangan.


Alex sesekali mengelap sisa makanan di bibir Vita menggunakan ibu jarinya lalu menjilatinya.


"Mas,kamu jorok deh."Ucap Vita geli.


"Manis tahu, makanya kalau makan yang benar,apa kamu sengaja kan begitu agar aku mengelap sisa makanan di bibirmu."Alex menaikturunkan alisnya.


"Mana aku tahu kalau ada makanan di bibir aku."


"Dekorasinya bagus banget ya mas."Ucap Vita.


"Kamu mau kalau kita menikah nanti seperti ini?aku bahkan bisa membuat lebih megah dari ini."Ucap Alex sombong,membuat Vita mendelik tak suka.


Mulai deh sombongnya...


Mereka pun makan sambil mengobrol sesekali terdengar suara tawa dari mulut mereka.Semua itu tak luput dari seseorang yang duduk tak jauh dari mereka.


"Sayang,kamu habiskan makanannya dulu yaa,aku mau menemui klien ku Disana."Ucap Alex sambil menunjuk ke arah orang-orang Yang sedang berbincang.


"Kok aku di tinggal sendirian sih mas."Vita tak suka.


"Sebentar saja,aku belum menyapa mereka.Aku tak akan lama,tunggu disini jangan kemana-mana yaa."Ucap Alex lalu mencium kening Vita dan berdiri menjauhi Vita.


Kesempatan itu tak di sia siakan oleh seseorang yang sedari tadi memperhatikan Vita dan Alex.


"Hai Vita,"Sapanya.


"Kak Delon,hai.Makan kak."Delon mengangguk.


"Boleh aku duduk?"


"Duduk saja.Kakak ada disini juga?"


"Iya aku juga di undang di sini.Kamu datang dengan siapa?"Bertanya seolah tak tahu.


"Aku dengan Tuan Alex Kak,Kakak sudah makan?"Vita melanjutkan makannya


"Aku kira kamu datang sendiri,aku sudah makan tadi."


Kamu makin cantik Vita...Batin Delon


"Vita.."

__ADS_1


"Iya kak."Vita sedang mengelap bibirnya,dia sudah selesai makan.


"Kau masih sama ya seperti dulu,makannya banyak."Delon tersenyum.


"Aku memang tak pernah berubah yaa."Vita tertawa.


"Dulu saat kuliah kenapa kamu tidak mau menerima cintaku Vita."Ucap Delon tiba tiba.


"Maaf Kak,dulu saat kuliah aku tidak mau ada hubungan dengan laki-laki karena bagiku akan menggangu waktu belajar aku."


"Berarti kalau sekarang sudah bisa dong mempunyai hubungan dengan lelaki."


"Su..."


"Sudah bisa, karena Vita sekarang kekasih aku."Ucap Alex yang ternyata sudah berada di belakang Delon,


"Tuan Alex."Delon langsung berdiri dan Menunduk sopan.


"Sekarang kamu tahu bukan jika Vita sudah punya kekasih,jadi jangan coba-coba untuk mendekatinya."Vita langsung berdiri dan mengelus lengan Alex agar tak terpancing emosi.Alex langsung memeluk pinggang Vita agar lebih dekat dengannya.


"Maaf Tuan,kalau begitu saya permisi."Ucap Delon lalu berlalu dari hadapan Vita dan Alex.


Vita melirik ke arah Alex,masih terlihat jelas jika Alex masih memendam amarahnya.Vita justru tertawa kecil,membuat Alex menoleh ke Vita.


"Kenapa kamu tertawa,memang ada yang lucu?"tanya Alex heran


"Duh pacar aku cemburu nih Yee,makanya kalau bawa pacar apalagi pacarnya cantik begini jangan di tinggal sendirian,pasti ada Yang deketin lah."Ucap Vita santai lalu kembali duduk.


"Lagian kamu kenapa menanggapi dia sih."Ucap Alex ketus.


"Ya daripada aku sendirian gak ada teman mending di tanggapi lah,toh aku juga kenal."Vita semakin menggoda Alex.


"Tapi aku gak suka lihatnya,kamu kelihatan akrab begitu dengannya."


"Terus aku harus gimana dong?"


"Ya cuekin lah,pindah tempat duduk atau apa gitu."


"Ya gak mau lah,nanti malah banyak yang godain aku lagi.Mending aku ngobrol sama Kak Delon."


"Gak usah sebut namanya."


"Memang kenapa?"


"Aku gak suka."Alex ketus Membuat Vita tertawa kembali.


"Iya iya, makanya jangan tinggalkan aku sendiri nanti aku di godain orang lain lho."


"Lebih baik sekarang kita pulang saja,aku gak mau kamu bertemu dengan dia laki.Apaan dia berani beraninya bicara seperti itu."Alex masih menggerutu.


Alex dan Vita pun berpamitan kepada yang punya pesta,lalu keluar dari ballroom hotel tersebut.


Di dalam mobil,Alex masih saja diam.Rupanya dirinya masih merasa kesal dengan kejadian tadi.Vita yang mengerti langsung mengelus elus lengan Alex.


"Sudah jangan marah lagi,kan orangnya juga sudah gak ada."


"Tapi aku masih kesal Vita,kamu juga kenapa malah menanggapi."


Diihh..Kok aku juga ikut di salahi begini sih..


"Ya kamu nya ninggalin aku sendiri tadi,ya deh maaf lain kali aku gak akan menanggapinya,udah dong jangan cemberut gitu, apalagi bibirnya sampai maju begitu pengen aku cium deh rasanya."Ucap Vita reflek.


"Nih..."Alex justru makin memajukan wajahnya karena kebetulan mereka sedang berada di lampu merah.


"Diihh..Apaan,"Vita langsung mendorong wajah Alex.


"Katanya mau cium aku."Alex kembali cemberut.


"Gak mau,nanti saja."Vita langsung memalingkan wajahnya ke arah jendela,dia malu karena sudah berucap seperti itu,wajahnya pun memerah.


Aku hanya takut kehilangan kamu Vita,aku takut kamu berpaling dariku...Batin Alex

__ADS_1


__ADS_2