
Sejak kejadian Mr.Smith itu Alex semakin posesif dan juga makin protektif pada Vita.Vita di buat kalang kabut dengan sikap Alex yang semakin menjadi bucin terhadapnya.
Waktupun berlalu begitu cepat,Hari berganti Minggu,Minggu berganti bulan.Malam ini Alex sudah merencanakan sesuatu untuk Vita.Alex sudah merencanakannya secara matang, tapi setelah itu yang merealisasikan rencana Alex tentu saja sang asisten siapa lagi kalau bukan Rendra.Rendra harus menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.Alex tidak mau jika rencananya tersebut berantakan apalagi sampai gagal.
"Gimana persiapannya Ren?"Tanya Alex penasaran.
"Semua sedang di kerjakan bos dan saya pastikan semuanya akan selesai tepat waktu, tenang saja.Kamu tinggal datang membawa Vita."
"Syukurlah,sudah tidak sabar untuk nanti malam.Ingat,kosongkan jadwalku setelah makan siang."
"Semua sudah di atur Tuan Alex,kau tak perlu khawatir."Ucap Rendra dengan bangga.
"Kau memang yang paling bisa di andalkan."Alex menepuk pundak Rendra cukup kencang membuat Rendra meringis.
"Ya sudah kau bisa kembali ke ruanganmu dan panggilkan Vita."
Tak lama Vita pun masuk dan keheranan karena tadi Rendra bilang Alex sedang marah-marah.Sedangkan saat dirinya masuk Alex justru tersenyum manis.
"Kamu kenapa mas?"Tanya Vita terheran-heran.
"Aku gak kenapa-kenapa, memangnya kenapa sayang kok kamu terlihat heran begitu."
"Ya aku heran aja,kata Pak Rendra kamu lagi marah-marah setelah sampai sini kamu malah senyum-senyum gitu."
"Dasar si Rendra."Gumam Alex.
"Dia cuma ngerjain kamu aja sayang."
"Syukurlah kalau kamu gak marah-marah,terus ada apa kamu panggil aku, pekerjaan aku masih banyak ini."
"Nanti kamu pulang lebih awal saja,aku ingin mengajak kamu makan malam."
"Ya gak bisa gitu dong mas,aku gak enak sama yang lain.Masih ke keburu lah kalau aku pulang kerja sesuai waktu."
"Iya,tapi aku mau kamu malam ini tampil cantik sayang.Jadi sebelum itu kamu harus ke salon dulu buat perawatan,sekalian minta di makeup."
"Memangnya ada acara apa sih mas,sampai aku harus ke salon terus harus di makeup segala."
"Gak ada acara apa-apa,aku cuma ingin makan malam ini berkesan saja."
"Ya sudah aku nanti pulang jam tiga saja,kalau kamu suruh aku untuk ke salon uangnya mana?"Vita menyodorkan tangannya ke Alex.
Alex mengambil dompet lalu mengeluarkan kartu kredit dan menyerahkannya pada Vita.
"Ini,puas-puaskan saja kamu perawatan, pokoknya kamu harus tampil cantik malam ini.Kalau kamu mau beli baju juga boleh,pakai saja kartu kredit ku jangan sungkan yaa."
"Gak usah beli baju deh mas,baju aku banyak ada juga yang belum pernah aku pakai."Alex mengangguk.
"Ya sudah terserah kamu saja."
"Terima kasih ya mas,aku kembali kerja lagi."Alex mengangguk.
Jam makan siang tiba, Alex dan Rendra pergi untuk bertemu klien sekaligus makan siang.Setelah itu mereka berencana pergi ke restoran melihat persiapan untuk acara nanti malam.
Pertemuan dengan klien berjalan dengan lancar dan berakhir dengan kerjasama antar dua perusahaan.Klien tersebut senang bisa bekerja sama dengan Alex, walaupun Alex dingin dan juga tegas saat berbicara tapi itu justru nilai plus untuknya.Tetapi yang terpenting bagi dirinya bisa bekerja sama dengan Alex sudah suatu kebanggaan.
Alex dan Rendra sedang menuju ke restoran untuk acara malam nanti.Tak berapa lama mereka pun sampai,karena jarak dari restoran sebelumnya tak terlalu jauh.
"Selamat datang Tuan Alex,Pak Rendra."Sapa Manajer restoran.Alex hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Bagaimana persiapannya?"Alex bertanya dengan penasaran.
"Sudah hampir selesai Tuan, persiapan sudah sekitar 80% kami tinggal menata bunga-bunga saja dan memasang karpet.Sebelah sini Tuan."Manajer hotel mengarahkan ke ruangan VIP yang sudah di booking oleh Rendra tadi.
"Berhubung Tuan Alex request bunga mawarnya putih jadi kami memakai konsep serba putih.Bagaimana Tuan?"Alex melihat ke sekeliling ruangan yang sudah di hias, walaupun belum 100% selesai tapi sudah terlihat sangat cantik.Pasti Vita akan sangat senang,gumam Alex.
"Bagus,saya suka kerja kalian."
"Terima kasih Tuan."
"Saya harap semuanya selesai sebelum senja."
"Tuan tak perlu khawatir,kami akan menyelesaikan semuanya tepat waktu."
Setelah melihat persiapan di restoran, Alex dan Rendra kembali ke kantor.
__ADS_1
"Semoga acara nanti malam lancar dan sukses ya Lex.Saya yakin Vita pasti sangat senang melihat dekorasi di restoran tadi."
"Tentu saja,aku ingin malam ini menjadi sangat istimewa dan terkesan bagi aku dan Vita."
Mobil terus melaju menuju kantor,Alex dan Rendra terus berbincang membicarakan perihal bisnis.
Sesampainya di lantai ruangan Alex berada, Alex melihat Vita masih sibuk dengan pekerjaannya.
"Sayang,kau tak makan siang?"Vita kaget karena Alex sudah berada di depannya.
"Astaga mas,kamu mengagetkan ku saja."Ekspresi kaget Vita begitu menggemaskan di mata Alex,Alex hanya tertawa melihat keterkejutan kekasihnya.
"Kamu ini kalau sudah bekerja serius sekali,sampai keberadaan ku tak kamu sadari."
"Aku kan harus segera menyelesaikan pekerjaan aku mas,kan aku harus pulang lebih awal nanti."
"Kalau belum selesai kan bisa di kerjakan besok sayang,jangan terlalu memaksakan begitu.Jadi berarti kamu belum makan siang?"
"Sudah,aku makan di kantin kantor tadi mas."
"Syukurlah,aku kira kamu sampai tak makan siang.Ya sudah lanjutkan,kalau belum selesai jangan di paksakan, pokoknya kamu harus bersiap-siap untuk makan malam nanti."
"Iya mas ku sayang."Duh,Alex makin gemas dengan tingkahnya Vita.Alex refleks lalau mencubit pipi Vita.
"Auuwhh..Sakit mas,kamu kenapa cubit pipi aku sih."Vita mengelus pipinya.
"Maaf sayang, habisnya aku gemes banget sama tingkah kamu.Pengen aku cium tapi ingat kalau ini lagi di kantor."Vita menggelengkan kepalanya.
"Sudah sana kamu masuk ruanganmu,jangan ganggu aku.Itu di meja kamu sudah ada berkas yang harus kamu periksa dan di tanda tangani."
"Siap Nyonya Alexander."Alex langsung bersikap seperti sedang hormat,Vita tertawa melihatnya.
Pukul tiga sore,Vita sedang bersiap-siap untuk pulang.Pekerjaannya sudah di selesaikan dengan tepat waktu.Jadi dia pergi ke salon dengan tenang.Vita juga sudah menghubungi Lisa temannya yang mempunyai salon jika nanti sore dirinya akan perawatan.
Sebelum pulang,Vita masuk ke ruangan Alex untuk berpamitan.
"Mas,aku pulang dulu yaa."
"Iya sayang,ingat kamu harus tampil sangat cantik malam ini yaa."
"Bukan gitu sayang,kamu itu selalu cantik tapi aku ingin melihatmu tampil sangat cantik malam ini.Jangan cemberut gitu dong,aku kan jadi pengen gigit bibir kamu."
"Mas."Vita memukul lengan Alex.
"Mesum banget sih kamu,gak ada acara cium ciuman sampai kita halal nanti."
"Iya sayang,aku akan sabar menanti waktu itu"
"Ya sudah aku pulang dulu yaa,bye mas ku."Vita menjauh dari Alex dan keluar dari ruangan.
Alex menghubungi Lisa,dan mengatakan kepada Lisa untuk membuat Vita tampil sangat cantik malam ini.Lisa pun menyanggupi apalagi Alex berjanji akan memberinya bonus jika Lisa berhasil membuat Alex terpukau.
...----------------...
Malam pun tiba,Vita sudah siap dengan penampilannya yang membuatnya semakin cantik malam ini.Vita dengan sabar menunggu kedatangan Alex.
"Kamu cantik sekali nak,kamu mau menghadiri pesta ?"Tanya Mama Ranti.
"Gak ma,mas Alex mengajak aku makan malam.Tapi dia menyuruhku untuk berdandan seperti ini."
"Waahh, mungkin dia ingin makan malamnya istimewa makanya dia menyuruhmu seperti itu.Nah itu orangnya datang,buruan buka pintunya."Terdengar suara mobil masuk ke halaman rumah Vita.
Vita pun bangun menuju pintu, setelah pintu terbuka Alex di buat terkagum-kagum dengan penampilan Vita malam ini.Alex sampai tak berkedip di buatnya,membuat Vita jadi salah tingkah.
"Mas."
"Kamu cantik bangeet sayang."Alex masih menatap Vita dengan penuh kekaguman.
"Ehheemm.."Mama Vita yang berada di belakang Vita berdehem, menyadarkan Alex dari kekagumannya pada Vita.
"Ehh..Tante."Alex jadi salah tingkah karena ketahuan menatap Vita penuh kekaguman.Padahal Vita pun di buat kagum oleh penampilan Alex malam ini.Alex terlihat semakin tampan dan gagah dengan setelan jasnya.
"Tante,saya izin bawa Vita buat makan malam di luar."
"Iya Lex, silahkan.Pulangnya jangan terlalu malam yaa."Ucap Mama Ranti ramah.
__ADS_1
"Iya Tante."Setelah berpamitan Alex dan Vita masuk ke dalam mobil.
Selama di perjalanan Alex terus menggenggam tangan Vita,mengelusnya dengan lembut dan sesekali menciumnya.Alex sesekali melirik ke arah Vita dan tersenyum hangat.
"Sudah jangan liatin aku trus,aku malu mas."Vita menutupi wajahnya dengan tas.
"Kenapa harus malu,kamu cantik sekali malam ini.Aku benar-benar terpesona dengan penampilanmu malam ini."Alex melirik sebentar lalu kembali fokus menyetir.
"Gombal kamu mas."Pipi Vita bersemu.
"Aku serius gak gombal."
Tak lama mereka pun sampai di restoran,dari luar tampak biasa saja.Orang pun tetap ada yang datang.Di pintu depan sang manajer sudah menunggu kedatangan Alex dan Vita.
"Selamat datang Tuan Alex dan Nona."Sapanya dengan ramah,Alex hanya mengangguk begitu juga dengan Vita.
"Semuanya sudah siap?"
"Sudah Tuan,silahkan."Manajer memimpin jalan menuju ruangan yang sudah di siapkan untuk Alex dan Vita.
"Silahkan Tuan Alex,Nona."Manajer menunjukkan pintu ruangan VIP.
"Jangan sungkan panggil kami jika ada yang di butuhkan."Setelah itu sang manajer pergi.
Alex pun langsung membuka pintu ruangan tersebut.Vita menutup mulutnya karena terkejut melihat ruangan yang ada di depannya.Sungguh sangat cantik ruangan yang sudah di dekorasi sedemikian rupa.Sepanjang jalan bertaburan bunga mawar putih,bagian dinding juga terdapat bunga mawar putih yang sudah di hias.Sunnguh siapapun mata yang memandang akan terpana.
"Mas,ini semua untuk aku."Vita menatap Alex dengan mata berbinar.
"Iya sayang,kamu suka ?"
"Suka banget mas,terima kasih yaa."Vita memeluk Alex, setelah berpelukan sesaat Alex dan Vita semakin masuk ke ruangan tersebut.Di tengah ruangan itu terdapat meja bundar yang sudah di hias juga.Sungguh makan malam yang sangat romantis.
"Silahkan sayang."Alex menarik kursi untuk Vita duduk.
"Terima kasih mas."
"Waahh..Makanannya banyak banget mas."
"Iya itu kan ada makanan pembuka,menu utama dan penutup.Semuanya disiapkan secara mendadak jadi masih fresh semua.Kamu mau makan menu pembuka yang mana ?"Vita menunjuk makanan yang di inginkan.
Setelahnya mereka pun makan dengan tenang,sesekali Alex mengambilkan makanan dan mengisinya ke piring Vita, begitupun sebaliknya Vita juga mengambilkan makanan untuk Alex.
"Terima kasih ya mas,aku senang sekali makan malam kali ini sungguh istimewa.Kamu rupanya romantis juga mas."
"Sama-sama sayang,aku lebih bahagia jika kamu bahagia Vita.
Alex meminum kembali minumannya sebelum dirinya mengatakan sesuatu pada Vita.Vita pun asyik memakan hidangan penutup.
"Vita."Panggil Alex lalu memegang kedua tangan Vita,Vita melihat ke arah mata Alex.Vita merasa kenapa auranya jadi berbeda begini,jantung Vita berdebar lebih kencang.
"Aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang lama. Untuk mengatakan ini, aku butuh banyak waktu.Berjuta rasa yang tak mampu diungkapkan kata-kata. Dengan beribu cara kau selalu membuat ku bahagia. Kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan, yang benar-benar kuinginkan hanyalah kau untuk selalu di sini ada untukku.Vita maafkan aku kalau aku tidak bisa merangkai kata-kata yang romantis.Tapi semua yang aku ucapkan ini tulus dari dalam hatiku. Berkali-kali ku tanya pada hatiku sendiri. Sudah tepatkah pilihanku? Dan berkali-kali pula jawabanku tetap sama, itu kamu.Maukah kau tuk menjadi pilihanku? menjadi yang terakhir dalam hidupku. Maukah kau tuk menjadi yang pertama? Yang selalu ada di saat pagi ku membuka mata?"Alex bangun dari duduknya lalu duduk berjongkok di depan Vita sambil mengeluarkan cincin yang ada di saku jas nya dan menggenggam salah satu tangan Vita.
"Vita,Will you marry me?"Vita lagi-lagi di buat terkejut oleh perlakuan Alex.Vita masih diam di tempatnya,masih mencerna kata-kata yang baru saja di ucapkan kekasihnya.
"Mas.."Vita tak bisa berkata-kata matanya sudah berkaca-kaca,lalu tak lama Vita pun hanya bisa mengangguk.
"Terima kasih sayang."Alex pun memakaikan cincin tersebut di jari Vita.Setelah cincin itu terpasang Alex mengajak Vita bangun dan memeluknya dengan erat.
"Terima kasih sayang,terima kasih kamu sudah menerima lamaran ku."Alex mengecup pucuk kepala Vita berkali-kali.
"Lho kok kamu malah nangis."Alex melepaskan pelukannya karena mendengar Isak tangis dari bibir Vita.
"Kenapa kok nangis?"Alex menangkupkan kedua tangannya ke pipi Vita.
"Aku bahagia mas.Aku bahagia karena kamu melamarku.Apalagi kamu melamarku dengan cara seperti ini.Ini sangat romantis mas,aku bahagia sekali."
"Kalau bahagia jangan menangis dong,harusnya kamu tersenyum."Vita pun tersenyum.Alex mengusap air mata Vita dengan lembut.
"Nah gitu dong,kan makin cantik kalau tersenyum begini."
"Aku gak bisa menjanjikan kamu untuk selalu bahagia denganku.Tapi aku akan berusaha seluruh jiwa dan ragaku agar kamu selalu bahagia dan selalu tertawa bersamaku."Vita hanya mengangguk.
Begitulah akhirnya makan malam kali ini di tutup dengan perlakuan romantis Alex melamar Vita.Semoga semuanya berjalan lancar sampai hari bahagia itu tiba.
Bersambung..
__ADS_1