CEO GALAK Tapi BUCIN

CEO GALAK Tapi BUCIN
Bab 64 Menugaskan


__ADS_3

Acara marah-marahnya Vita kepada Alex sudah selesai,kini mereka berdua sudah kembali akur lagi.Vita kembali ke mejanya untuk melanjutkan pekerjaannya,begitu juga dengan Alex.Kini Alex pun semangat lagi dalam kerjanya.


Kontrak kerja Vita masih lama lagi,masih sepuluh bulan lagi.Bisa gak yaa di hapuskan?tapi nanti Mama sama Papa marah-marah lagi..Aakkhhh..Pengen halalin Vita.Alex kini galau karena ingin segera menikahi Vita.Tapi surat perjanjian kontrak kerja tercatat bahwa sebelum dua tahun karyawan baru tidak boleh menikah.


Siapa sih yang buat peraturan begitu?Aku harus bilang sama Papa nanti di rumah..Putus Alex,kini dia pun kembali fokus bekerja.


Waktu terus berjalan,tak terasa kini sudah jam pulang kerja.Vita pun masuk ke ruangan Alex untuk berpamitan pulang.


"Mas,aku pulang duluan yaa.Kamu masih sibuk kan?"Tanya Vita menghampiri Alex.


"Tunggu sebentar lagi ya sayang,aku pengen pulang bareng sama kamu.Duduk di sofa dulu yaa."Vita pun menuruti permintaan Alex.


"Telpon Tere, mereka pulang duluan saja."Vita mengangguk lalu menghubungi Tere.


"Mas,di kulkas kamu ada minuman dingin gak sih?aku haus."Ucap Vita setelah selesai menghubungi Tere.


"Ada sayang,ambil saja."Rupanya di dalam ruangan Alex ada kulkas untuk persiapan jika ada tamu yang datang.


"Kamu mau yang apa mas?"


"Kopi saja sayang."


Kenapa aku tuh masih dag Dig dug aja sih kalau mas Alex panggil aku sayang..Vita tersenyum senang setiap Alex memanggilnya sayang.


"Ini mas,"Menaruh minuman dingin di meja Alex.


"Terima kasih sayang."


Tuh kan panggil sayang lagi,aku jadi dag Dig dug lagi deh..


"Mas.."


"Iya sayang."Jawab Alex tanpa melihat ke arah Vita.


"Ada apa sayang,kok diam?"Alex kembali bersuara karena Vita tak lagi bicara.


"Gak apa-apa cuma panggil saja."Alex hanya tersenyum.


"I Love you."


"Love you to."Mereka pun saling pandang dan tersenyum.


...****************...


"Jadi langkah apa selanjutnya yang akan kita lakukan Nona?"Tanya salah satu anak buahnya

__ADS_1


"Sebenarnya aku ingin sekali membuat kegaduhan di tempat usaha orang tua Vita,tapi nanti saja kita kasih waktu dulu biar mereka tenang karena kejadian kemarin.Setelah tenang kita akan usik ketenangan mereka lagi."Jawab Karin dengan penuh semangat.


"Kau mengancam ku Alex?Aku tidak takut,Karena ancaman ku kepada Vita juga tidak main-main."Ujarnya dengan tangan terkepal erat.


Kembali ke kantor, setelah Vita menunggu Alex selama satu jam kini Alex pun sudah selesai dengan pekerjaannya.


"Katanya cuma sebentar gak tahunya lebih dari satu jam."Vita cemberut,Vita bahkan sudah menghabiskan tiga bungkus coklat pemberian Alex tadi.


"Maaf sayang,habisnya nanggung kalau gak di selesaikan sekarang.Terima kasih ya sudah mau menemani aku lembur."


"Aku lapar."Ucapnya manja.


"Ayo kita cari makan,kamu mau makan apa?"


"Aku mau makan sate ayam saja mas,tapi makannya di tempat langganan aku yaa."Alex mengangguk,membuat Vita kegirangan.


Suasana di kantor sudah sepi, karena karyawan memang sudah pulang sedari tadi.Lampu-lampu pun sudah banyak yang di padamkan hanya beberapa saja yang masih menyala karena mereka juga harus menyelesaikan pekerjaan mereka.


"Mas,buruan iihh..gelap,serem tahu."Vita menarik Alex agar lebih cepat jalannya.


"Kamu takut yaa?"


"Ya takutlah mas,ayo makanya cepetan jalannya."Alex berlari meninggalkan Vita.


Vita pun menyusul Alex dengan kesal.


"Nyebelin kamu mas,"Vita lebih dulu masuk ke dalam lift.


"Maaf sayang."Alex memeluk pundak Vita tapi di tepis oleh Vita.


Vita menjauh dari Alex,Alex mengikuti Vita.


"Sana jangan dekat-dekat aku."Vita mendorong Alex.


"Maaf sih sayang,kita kan baru baikan masa sudah marahan lagi."


"Ya kamu nyebelin."Vita bersedekap dada.


"Aku minta maaf yaa."Alex Memeluk Vita dari samping lalu memasang wajah memelas,membuat Vita tak kuasa menahan tawanya.


"Iya,iyaa..Makanya jadi orang tuh gak usah nyebelin."


"Terima kasih ya sayang."Alex mencium pipi Vita,membuat Vita tersipu malu.


Vita dan Alex kini sudah sampai di tempat makan yang Vita mau.Vita segera memesan makanan.Vita memesan sate ayam,sate kambing dan sop kambing.

__ADS_1


"Enak gak mas?"Saat mereka memulai makan.


"Enak sayang,kamu pintar cari tempat makan."


"Ya dong."


Setelah selesai makan Alex pun mengantarkan pulang Vita.Vita juga membawa pulang satu bungkus sate ayam,karena adiknya Vicky sangat suka sate ayam.


"Aku gak mampir ya sayang,salam saja sama Mama dan Papa mu."


"Iya nanti aku sampaikan,terima kasih yaa.Hati-hati di jalan,kabari kalau sudah sampai rumah."Alex mengangguk lalu menjalankan kembali mobilnya.


"Sudah pada makan yaa?"Tanya Vita melihat keluarganya sedang duduk santai di ruang tengah.


"Sudah nak,kamu sudah makan?"Ucap Mama Ranti.


"Sudah Ma tadi di luar sama Mas Alex,ini Vita bawakan sate ayam."


"Waaahhh..Sate ayam."Vicky senang mendengar makanan kesukaannya.


"Alex nya mana?"Tanya Papa Sandy.


"Langsung pulang Pa, titip salam sama Mama dan papa saja."


"Ya sudah Mama siapkan ini di piring dulu.Kamu mandi sana sudah malam ini, langsung istirahat kalau lelah."Vita pun naik ke atas menuju kamarnya.


Alex rupanya tak langsung pulang ke rumah.Alex menuju tempat rahasia, tempat dimana dia melakukan pelajaran kepada orang-orang yang sudah mengganggunya.Alex mengumpulkan semua anak buahnya yang berjumlah dua puluh orang.Ini belum semuanya karena Alex hanya memanggil orang-orang yang memiliki kemampuan khusus.Di tempat itu juga sudah ada Rendra yang menunggunya.


Alex memasuki gudang yang mereka sulap menjadi tempat basecamp mereka.Sebelum memulai berbicara dengan anak buahnya,Alex lebih dulu menghubungi Vita. Setelah itu Alex pun memulainya.


Rendra memberi kursi untuk Alex duduk.


"Oke langsung saja,saya ingin menugaskan kepada kalian untuk berjaga jaga di sekitar keluarga Vita.Baik itu di rumahnya ataupun tempat usaha orang tuanya juga sekolah adiknya Vita.Kalian harus berada di sekitar mereka,tak harus dari dekat tapi tetap berada di jarak yang aman.Langsung tanyakan jika menurut kalian ada yang mencurigakan.Kalian harus berjaga selama 24 jam,di bagi menjadi dua sift.Jangan sampai lengah dan jangan sampai ada yang mencurigai kalian.Ingat jangan sampai kalian lengah."


"Baik Tuan."


"Besok kalian sudah mulai berjaga,nanti Rendra yang akan memberi tahu dimana saja kalian harus berjaga.Di antara kalian juga harus ada yang menjadi pengawal keluarga Vita,tetap dari jarak jauh."


"Kalian Mengerti?"


"Mengerti Tuan."


"Rendra."Rendra pun mengangguk,lalu mendekat pada anak buahnya dan mulai memberikan arahan.


Dengan begini setidaknya aku jadi lebih tenang lagi.Aku tidak mau terjadi apa-apa pada keluarga Vita.Keluarga Vita sudah menjadi tanggung jawab aku..

__ADS_1


__ADS_2