
Kini tiba juga hari bahagia Wenli dan Angel, seluruh keluarga Lu dan keluarga Zhi sudah berada di sebuah hotel berbintang 5 milik keluarga Lu.
Sebenarnya acara resepsi akan di adakan di sebuah resort di pinggir pantai tapi karena mengingat angin laut tidak bagus untuk kesehatan kakek Lu jadi resepsi di laksanakan di hotel JM Grup.
Sebelum melalukan resepsi kedua mempelai sudah mengucapkan janji suci di sebuah gereja terbesar di Kota Y tentu hanya di saksikan oleh kedua pihak keluarga dan para sahabat.
" Sayang, kenapa kau begitu suka berpakaian seksi sih?" Protes Kelvin yang melihat gaun yang di gunakan Dessy melihatkan punggung putih sang istri terpampang nyata.
Walaupun perutnya sudah membesar tapi tidak mengurangi kecantikan dirinya menggunakan gaun tersebut.
"Gaun nya memang seperti ini" Jawab Dessy dengan sedikit mengelak.
"aku tidak suka orang lain melihat punggung mulusmu" Ucap Kelvin. " dan apa-apain ini" Kelvin menarik gaun itu yang belahan bagian bawah gaun juga memperlihatkan kaki jenjang milik istrinya.
Itu membuat wajah Kelvin merengut masam.
"Astaga Kelvin ini hanya gaun kau begitu mempermasalahkan, lagian aku dalam hamil begini sangat susah menemukan gaun yang cocok untuk ku gunakan"
"aku tidak menyukainya, aku merasa kesal sekarang membayangkan nantinya orang-orang akan memperhatikan mu dengan tatapan seperti seekor serigala yang haus" Kelvin memeluk dan menenggelamkan wajahnya di leher Dessy.
" kau terlalu berpikir berlebihan Kelvin" Dessy membelai rambut Kelvin.
"Sudahlah aku akan selalu menempel pada mu, lagian aku tidak punya waktu untuk menganti gaun lagi waktu acaranya akan segera dimulai"
Dengan wajah yang masih kesal Kelvin terpaksa menyetuji gaun yang di gunakan Dessy saat ini. Gaun yang sangat indah saat di gunakan oleh Dessy walaupun tengah hamil tidak mengurangi kecantikan serta kemolekkan tubuh yang di milikinya. Bahkan saat hamil ini Dessy terlihat berkali lipat lebih cantik dan terpancar kebahagian di wajahnya.
"tetap saja aku merasa kesal" Gumam Kelvin yang masih bisa di dengar oleh istrinya itu.
" Bagaimana caranya biar kau tidak kesal lagi?" Tanya Dessy.
__ADS_1
" Cium aku, kurasa itu sedikit mengurangi kekesalan ku" Goda Kelvin.
Dessy hanya tersenyum mendengar permintaan yang terdengar kekanak-kanakan oleh suaminya. Dia pun melingkarkan kedua tangan nya di leher Kelvin dan mentautkan bibirnya ke bibir sang suami. Tangan Kelvin yang melingkar di pinggang Dessy mendekapnya dengan erat secara berlahan tangan nya tengah mengusap belakang Dessy menyelipkan tangan di balik gaun cantik itu. Dessy sedikit mengeliat ketika tangan Kelvin sudah mulai menyentuh area sensitifnya dan itu tidak boleh di biarkan nya begitu saja harus segera di hentikan.
"ku rasa cukup Kelvin, ayo kita pergi" Ajak Dessy yang menghentikan aktivitas Kelvin yang kalau di biarkan bisa-bisa mereka tidak akan menghadiri pesta resepsi pernikahan Wenli dan Angel.
Kelvin terkekeh melepaskan tangannya dari tubuh Dessy. Menggoda istrinya setidaknya mengalihkan kekesalannya.
Saat di acara resepsi pernikahan Wenli dan Angel berlangsung banyak sekali tamu undangan yang datang bagaimana pun juga yang menikah adalah persatuan dua keluarga besar yang terpandang di Kota Y. Bukan hanya di hadiri oleh keluarga kedua pengantin tapi sahabat dan para kolega-kolega bisnis dari dua keluarga tersebut banyak yang tidak mau melewatkan moment yang indah itu.
"Wah bibi Angel cantik sekali..." Ucap Dessy dengan mata yang berbinar melihat Angel menggunakan gaun pengantin berwarna silver dengan tiara yang terpasang indah di kepala Angel.
Gaun pengantin yang terlihat simpel tapi menujukkan kemewahan seorang putri yang tengah berbahagia dengan deretan permata yang menghiasi bagian depan gaun pengantin itu.
Kelvin melihat Dessy yang merasa takjub dengan penampilan Angel dengan balutan gaun pengantinnya. Terbesit rasa bersalah terhadap istrinya karena dia tidak memberikan pernikahan yang layak bukan dia tidak mampu tapi menang pernikahan dia dan Dessy awalnya hanya pernikahan kontrak karena saling membutuhkan, bukan karena cinta seperti saat ini.
Dessy menoleh ke suaminya itu. " Maaf untuk apa?" Tanya Dessy heran.
"maaf karena aku tidak memberikan pesta pernikahan yang megah untuk mu, seharusnya kau mendapatkan pernikahan yang lebih baik dari pada pernikahan Angel" Ucap Kelvin lembut dengan mata memandang wajah Dessy.
Dessy tersenyum. " Itu hanya sebuah pesta, bukan kah kita sebentar lagi mempunyai seorang bayi yang sangat membahagian tiada dua nya!"
" Emm kau benar, nanti aku akan mengadakan pesta yang meriah untuk menyambut kelahiran anak pertama kita" Ucap Kelvin semangat.
Dessy sepontan memukul manja lengan Kelvin. " Heii bukan itu maksud ku..." Elak Dessy.
Tapi belum Dessy menuntaskan kata-katanya sudah di potong oleh Kelvin. " apa pun maksud mu, aku tetap mengadakan pesta yang meriah saat anak kita lahir. inviolable" Ucap Kelvin.
" terserah"
__ADS_1
Kelvin kembali terkekeh melihat respon istrinya yang pasrah tidak mau berdebat dengannya.
Sepanjang pesta berlangsung Kelvin selalu mentautkan tangannya di pinggang Dessy dengan begitu agresif dan sebagian tubuhnya menutupi belakang Dessy yang menggunakan gaun terbuka dibelakangnya itu agar tidak terlihat mencolok oleh para tamu undangan. Dia tidak akan pernah terima ada orang yang menatap intens istrinya itu.
Sambil menikmati hidangan yang sudah tersedia dengan berkumpulnya Axel dan Mika serta ada Shima, Anthony, Winni, Jermi dan juga Joe membuat di meja mereka terlihat ramai. Canda dan tawa menhiasi berbincangan mereka.
" apa kami boleh bergabung?" Tiba-tiba ada suara yang familiar menyapa mereka.
" Wah, pengantin baru tidak harusnya bergabung di sini. Harus menyapa para tamu undangan loh" Ucap Jermi terhadap kakaknya.
" benar sekali " sambung Anthony.
Tanpa mengubris ucapan Jermi dan Anthony, Angel langsung mendudukkan diri di salah satu kursi yang kosong.
"Ahh aku sudah mulai lelah, wajah ku juga sudah kaku tersenyum dari tadi pagi sampai sekarang" Keluh Angel.
"Sama aku juga merasa lelah, kapan acara ini akan berakhir?" Tanya Wenli sambil melirik kejam tangan yang digunakan nya.
" sabar, setelah ini kau tidak akan merasa lelah lagi. Siapkan saja tenaga mu " Celetuk Axel yang memang sudah mengenal Wenli dan lainnya jadi tidak ada kecanggungan di antara mereka.
" apa aku harus membelikan mu semacam obat biar tenaga mu bertambah?" Sekarang Kelvin yang bersuara.
" kau meremahkan ku teman" jawab Wenli yang mengerti kearah mana ocehan kedua temannya itu.
" Aku bukannya meremehkan, kau harus mendengarkan sedikit tips dariku. Lihatlah aku sebentar lagi akan mempunyai bayi. Ini hasil yang memuaskan bukan?" Goda Kelvin sambil mengelus perut istrinya.
Mereka sangat puas menggoda pasangan pangantin itu kapan lagi menggoda pasangan yang selama ini hubungannya selalu putus nyambung karena hubungan jarak jauh yang mereka jalani selama pacaran.
Wenli dan Angel kembali menyapa dan mengampiri para tamu undangan karena memang acara nya masih berlangsung.
__ADS_1