
Senyum meremehkan langsung terpancar di bibir Dessy Lin. Lantas saja Kelvin Lu adalah suaminya. Mimpi saat ini akan menikahi Kelvin. Kalau saja Keyli tau Dessy sudah menikah dengan Kelvin yang kaguminya itu hatinya akan hancur berantakkan kebenciannya terhadap Dessy akan berkali lipat bertambah.
“apakah kamu layak?”
Plakk..
Tamparan tangan Keyli mendarat di wajah Dessy. Keyle memiliki tempramen yang buruk terhasut oleh kata-kata Dessy.
Tangan Kiri Dessy pun meraba pipinya yang sakit ditampar Keyli. Karena malas berlama-lama di rumah itu Dessy menatap tajam wajah Keyli yang sudah menampar wajahnya dan segera pergi.
Keluar dari pintu pagar rumah keluarga Lin, Dessy sambil menunggu pangilan Taxinya dia membuka Hp nya melihat ada pesan singkat yang tidak lain dari Kelvin “kenapa pergi tidak menggunakan sopir?”
Senyum tersirat di bibir mungil nya Dessy, ada sedikit kehangatan yang meredakan amarah Dessy. Tanpa membalas pesan singat itu Dessy meletakkan kembali Hpnya didalam saku mantelnya.
Taxi yang ditunggu sudah datang dan langsung melaju pergi pulang ke Villa JM.
…
Di rumah Dessy sangat lah bosan, 1 hari hanya melakukan aktivitas menonton Tv dia ingin melakukan aktivitas di rumah selalu di larang oleh asisten Siaw. Bagaimana tidak diasekarang adalah nyonya Lu istri dari Kelvin Lu seorang pengusaha No 1 dikota Y.
Karena drama tv yang ditontonnya sudah selesai, Dessy terlelap di sofa. Waktu pun berlalu, matahari mulai turun cahayanya. Sosok Pangeran seperti di dunia dongeng melangkah masuk kedalam rumah walau waktu sudah mulai petang aura tetap kuat sikat dingin dan ketegasan sangat dominan.
Melihat Dessy yang tengah terlelap di sofa, Kelvin berhenti dan duduk disofa sebelah Dessy tertidur. Melihat situasi itu Asisten Siaw dengan cepat ingin membangunkan Dessy. Tetapi tangan kanan Kelvin mengisyaratkan tidak perlu membangunkannya.
15 menit Kelvin duduk menunggu dengan sabar Dessy bangun, akhirnya Dessy merenggangkan tubuhnya untuk bangun, wajah Dessy tersenyum melihat wajah Asisten Siaw.
“Asisten Siaw, aku ketiduran”
Asisten Siaw tidak membuka bibirnya untuk menjawab Dessy dia hanya menaikkan alis dan memberikan isyarat untuk menoleh ke belakangnya Dessy.
Dengan Wajah malasnya Dessy menoleh kebelakang, seketika itu dia kaget den membenarkan rambutnya yang sedikit berantakkan.
“kau, kau…sudah pulang”
__ADS_1
Kelvin…”Emm”
Apa kamu ingin mandi, aku akan menyiapkan air hangat untuk mu. Tanya Dessy yang sedikit canggung di situasi seperti sekarang ini, Kelvin tidak menunjukkan ekspresi apa pun, tatapan nya hanya memperhatikan Dessy. “ atau kau sudah lapar?”
“kenapa tidak membalas pesan ku ?”
Dessy “…” Hah..
Dessy membesarkan matanya, apa hanya tidak membalas pesannya dia bersikap arogan begitu, sangat menakutkan. Seperti seorang ayah yang sedang memarahi anaknya.
Tanpa menunggu Dessy Berkata-kata lagi Kelvin langsung berdiri dan melangkahkan kaki untuk menuju lantai 2 masuk ke kamarnya. Dessy dengan cepat menyusul di belakang nya.
“Kau Marah?” Dessy yang masih penasaran tidak tau membaca situasi marah atau tidak.
“lain kali kau harus membalas pesan ku dengan cepat”.
Senyum dihati Dessy melihat sifat Kelvin yang sedikit kekanak-kanakan, tetapi dia tidak benar-benar tersenyum. Karena itu akan menambah kekesalan wajah Kelvin.
“baik aku janji”
“bersiap lah kita akan pergi kediaman rumah utma Keluarga Lu”
Dessy hanya bisa mengikuti perintah, cepat atau lambat dia pasti harus bertemu dengan keluarga besar Lu. Bisa menikah dengan keluarga Kelvin juga harus bisa mengetahui Keluarganya. Dessy yang keluar dari kamar mandi sudah mengunakan Dress yang diberikan oleh Kelvin.
Kelvin yang menunggu duduk di sudut tempat tidur, memperhatikan lengkuk tubuh Dessy.
“Bagaimana?” Tanya Dessy tentang penilaian dress yang digunakannya.
“Lumayan”
Wanita ini sungguh menggoda, tidak hanya wajahnya yang begitu cantik tapi tubuhnya sangat propesional. Tiba-tiba pikiran itu terlintas dibenak Kelvin, dia dengan cepat menyadarkan dirinya.
“kalau sudah selesai, kita berangkat…
__ADS_1
“Emm”
Walaupun Dessy Lin tidak seperti wanita-wanita lain yang banyak bergaul, tetapi dia pintar untuk menempatkan dirinya. Tidak perlu waktu lama untuk menyesuaikan dirinya.
…..
Kediaman rumah utama keluarga Lu. Didalam rumah sudah ada kakek lu, orang tua Kelvin Tuan Charles Lu dan Nyonya Anna Lu, serta kedua sepupunya Mika Lu dan Antony Lu. Terakhir yang ada di situ adalah bibi Sandra Lu Adik dari ayahnya Kalvin, orang tua dari Mika dan Antony.
Asisten Siaw yang berada di dekat Kakek Lu memberi tahu kalau Tuan Muda Kelvin dan istriya sudah sampai. Dessy dan Kelvin yang berjalan menuju ruang makan, mata semua keluarga tertuju kepada mereka berdua. Tangan Dessy yang digenggam erat oleh Kelvin, Dessy hanya bisa mengikuti arah jalannya nya Kelvin.
“Kakek, ayah ibu…dan semuanya perkenalkan ini istri ku Dessy Lin”
Dessy sepontan tersenyum dan menundukkan badannya memberi salam kepada keluarga besar Kelvin.
Mereka tidak mempermasahkan kapan Kelvin mendaftarkan pernikahan mereka, tau-tau sudah sah saja. Melihat sifat Kelvin mereka sangat memakluminya.
“sudah-sudah duduk dulu, jarang sekali kita berkumpul seperti ini…kita sudah menambah 1 anggota keluarga besar Lu” wajah Kakek tersenyum sambil mempersilahkan Kelvin dan Dessy duduk untuk memulai makan malam.
“benar sekali ayah, ini patut di rayakan…tapi kenapa kamu tidak memberi tahu terlebih dahulu kepada kita bahwa kamu mau menikah, apa kamu tidak mempunyai orang tua” ibu kelvin Anna yang merasa anaknya selalu melakukan sesuatu sesuka hatinya. “apa aku salah mendidik mu, anak ku hanya satu tetapi serasa tidak punya anak”.
"maaf ibu, aku tidak mau membuat mu heboh”
“Dessy, dikeluarga Lu kamu jangan begitu sungkan ini sudah menjadi keluarga mu sendiri”
ayah Kelvin yang kelihatan seperti Kelvin membawa aura dingin tiba-tiba berkata seperti itu kepada Dessy. Dessy sedikit terharu kepada sambutan keluarga Lu yang menyambut nya dengan hangat.
“Terima Kasih, kedepannya mohon bimbingan nya…” Dessy menundukan kepala nya dengan lembut.
Semua yang ada di situ menyukai prilaku yang di tunjukan oleh Dessy, sangat sopan dan lemah lembut.
Kakek Lu pun memberi perintah bahwa makan malam bisa di mulai, para pelayan menghidangkan berbagai macam makanan, semuanya terlihat enak. Makanan yang dihidangkan tidak kalah dengan makanan yang di restoran-restoran mahal. koki yang ada di keluarga Lu adalah koki-koki yang handal dalam berbagai macam masakkan. Mereka semua menikmati makan malam dengan penuh kehangatan dan penuh canda tawa. Tidak kecuali Kelvin yang hanya sesekali menjawab dan berbicara. Dia benar-benar seperti pangeran es sikapnya selalu dingin.
__ADS_1
Antony Lu yang dari awal makan malam hanya terdiam dan diam-diam mengamati Dessy langsung memberikan kata pujian yang mengejutkan semuanya, terlebih Kelvin yang mendengarnya pun langsung menatap tajam kerah Antony sepupunya itu. “Nona Dessy, Kamu sangat begitu cantik sepertinya aku jatuh cinta kepada mu”.
HAPPY READING...