
"ternyata istri mu sama saja seperti wanita di luaran sana, hanya bisa berbelanja dan menghabiskan uang suami" Ucap sinis Angel yang tidak sengaja melihat kartu gold di genggaman Dessy saat Dessy keluar dari ruangan Kelvin.
Angel bisa menebak bahwa Dessy ke kantor Kelvin hanya ingin meminta kartu agar bisa di gunakan untuk berbelanja sesuka hati.
Kelvin juga merebahkan dirinya duduk di sofa dan menung wine di dalam gelas yang sudah tersedia di atas meja. " seorang istri memang pantas kan menghabiskan uang suami" Balas Kelvin sambil meneguk wine di gelasnya.
"yah,,,itu memang benar. tapi uang bisa mengubah karakter orang tidak ada yang bisa menahan dengan godaannya" Ucap Angel yang juga meneguk wine yang sudah di tuangkan Kelvin untuknya.
mendengar Angel bicara seperti itu Kelvin langsung tertawa. seolah kata-kata yang keluar dari mulut Angel itu sebuah lelucuan. "Wakil CEO, istri ku sebenarnya adalah wanita yang suka berhemat tapi karena dia sedang hamil ku pikir dia sedang mengidam menyukai uang dan mobil mewah, jadi biarkan saja" Ucap Kelvin yang masih terkekeh.
"calon cucu mu sepertinya sudah mengerti arti dari kekayaan" Tambah Kelvin lagi.
"kau pikir aku sudah tua, akan di panggil nenek oleh anak mu?" Protes Angel kepada Kelvin yang tidak terima dengan umurnya yang masih muda sudah menjadi seorang nenek.
"memang kenyataan nya seperti itu" Ejek Kelvin.
"apa aku harus mengakui anak mu dengan Jenny sebagai cucu ku juga?" Balas Angel dengan senyum liciknya.
Seketika itu raut wajah Kelvin berubah menjadi suram, sesaat dia melupakan bahwa dia juga akan memiliki anak dari perempuan yang sudah tidak dia cintai lagi dan itu membuat hati nya begitu sakit. dia sendiri tidak akan tau bagaimana menghadapi anak itu saat lahir nantinya. apa hati nya segembira saat menanti kelahiran anak dari Dessy atau sebeliknya dia bersikap biasa saja karena tuntutan tanggung jawab atas anak yang di lahirkan oleh Jenny.
"Bibi ada apa kau ke ruangan ku?" Kelvin mengubah pembicaraan nya dia tidak mau berdebat dan membahas bayi yang di dalam kandungan Jenny.
"Emmm...aku hanya ingin memberi tahu mu mengenai kerja sama dengan Crown Grup akan di revisi ulang" Ucap Angel yang juga tidak mau memperpanjang untuk menyinggung keponakkan nya itu, dia tau kalau Kelvin tidak ingin membahas yang berkaitan dengan Jenny.
"Oh...Apa Wenli sudah mengomeli mu?" Tanya Kelvin dengan melihat kearah Angel.
"siapa,,,siapa yang di omelin ini hanya salah paham seharusnya dia berterima kasih aku membela nya dan merelakan melepas keuntungan ratusan milyar" Jawab Angel dengan salah tingah karena memanglah benar setelah Kelvin memberi tahu kepada Wenli soal pembatalan kerja sama dengan Crown Grup, Wenli langsung menghubungi Angel untuk ketemuan dan di situlah Wenli sedikit berbicara keras kepada Angel hingga ada berdebatan antara mereka.
__ADS_1
Kelvin kembali tersenyum melihat tinggah bibinya yang menutupi bahwa karena masalah itu Angel dan Wenli kini saling tidak bicara satu sama lainnya.
"Bibi kau adalah wanita pintar, jangan seperti itu lagi. harga diri Wenli akan terluka bila kau melakukan seperti itu untuk melindungi Perusahaan nya. Zhi Corp tidak lah, kecil di tolak oleh 1 perusahaan tidak akan membuatnya goyah" Ucap Kelvin dengan rasa tulus untuk memperingatkan Angel.
Nampak Angel terdiam sesaat mendengar ucapan dari Kelvin. "kau benar Kelvin, secara tidak langsung aku meremehkan kemampuan Wenli" Ucap Angel sendu.
Angel pun berdiri dari duduk nya dan tersenyum lebar kepada Kelvin. " Terima Kasih kau memang pantas untuk di andalkan oleh Keluarga Lu.
baiklah untuk urusan Crown Grup serahkan kepada ku aku akan menjamin JM Grup akan mendapatkan keuntungan yang luar biasa" Ucap Angel dengan penuh semangat.
"kalau begitu...aku ingin menemui Wenli terlebih dahulu dia masih merasa kesal terhadap diri ku. aku pergi dulu Presedir Kelvin Lu" Ucapnya lagi sambil melambaikan tangan dan melangkah pergi meninggalkan ruangan Kelvin.
Kelvin juga ikut tersenyum melihat Bibinya itu sekarang sudah mulai berubah. Kelvin berdiri dari sofa menuju kursi kebesaran nya untuk memulai kembali pekerjaan nya.
beberapa saat di sibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk di atas meja nya.
Kelvin kembali tersenyum membaca notip yang tertera di layar kaca handphonenya. bagaimana tidak notip yang masuk adalah bukti pembayaran di toko kue.
"dia sangat menyukai yang manis-manis" Gumam Kelvin tersenyum.
...
Angel yang bersemangat untuk berbaikkan dengan Wenli pun langsung meluncur dengan mobilnya ke perusahaan Zhi Corp.
Dengan langkah yang elegan Angel masuk ke dalam lif untuk menuju ke ruangan Wenli. beberapa karyawan yang melihat mengira dia adalah salah satu wanita yang berusaha mendekati Tuan Muda Zhi.
Saat di depan ruangan Wenli, Angel berpapasan dengan Elly. Saat Angel ingin membuka pintu ruangan Wenli, suara Elly menghentikan tangan Angel untuk meraih genggaman pintu.
__ADS_1
" apa anda sudah memiliki janji dengan Tuan Muda Zhi?" Tanya Elly yang berpikir Angel seenaknya saja ingin masuk ke ruangan Wenli karena Elly tau sebentar lagi Wenli akan ada Meeting dengan tim nya Elly. jadi Elly berpikir tidak akan mungkin Wenli punya janji dengan seseorang.
Angel mengeryitkan alisnya dan menatap tajam ke arah Elly. " apa kau sekretarisnya?" Balas tanya Angel kepada Elly. Angel tau wanita yang di depan nya bukan sekretaris Wenli karena sekretaris Wenli sangat tau siapa Angel itu.
"Bukan, tapi aku salah satu managernya. sebentar lagi Tuan zhi akan ada meeting jadi harap anda tidak menganggunya kalau tidak ada urusan yang penting" Ucap Elly dengan sinis.
Elly menilai dari cara perpakaian.
Angel ingin membalas ucapan Elly tapi pintu ruangan Wenli terbuka, seketika Keduanya melihat ke arah pintu.
" ada apa berisik di depan pintu?" Tanya Wenli yang mengamati ke dua orang di depan nya itu.
"Maaf Presedir, saya hanya bertanya kepada Nona ini karena ingin masuk ke ruangan anda" Ucap Elly sambil menundukkan kepalanya.
sedangan kan Angel hanya diam sambil melipat kedua tangan nya di dada.
"Kau disini? masuklah" Ucap Wenli kepada Angel. tanpa banyak bicara Angel langsung masuk ke dalam ruangan melewati Elly yang masih berdiri di depan pintu.
Elly sontak kaget mendengar Wenli yang mengubah nada bicara nya menjadi lembut kepada Angel. Elly menebak-nebak siapa sebenarnya wanita ini, rasa cemburunya mengiris hatinya dia sudah lama menyukai Wenli tapi tidak ada keberanian untuk mengungkapkan perasaan nya.
" kau kembalilah ke ruangan mu, kita tunda Meeting pada besok pagi" Ucap Wenli Kepada Elly.
" B..Baik Presedir" balas Elly dengan gagap karena tidak menyangka karena kehadiran wanita ini Wenli sampai membatalan Meetingnya. ini adalah pertama kali di lakukan oleh Wenli.
Elly kembali ke ruang kerja dengan tidak bersemagat. terasa susah sekali untuk mendapatkan pria yang begitu di cintainya. sekian lamanya sudah dia bekerja di Zhi Corp tapi tidak ada jarak yang membuat dirinya dan Wenli semakin dekat terkecuali yang berhubungan dengan pekerjaan nya.
...----------------...
__ADS_1
Happy Reading...❤❤❤