
Dessy menyendiri di kamarnya, makan pun dia meminta maid membawakan ke kamarnya. dia merasa dirinya kekanak kanakkan saat ini, tapi dia membutuhkan waktu untuk sendiri.
tiba-tiba Dessy teringat sesuatu, dia dengan cepat meraih handphone diatas nakas.
lalu dia membuka aplikasi kalender di handphone nya. "Ya tuhan, sudah 2 minggu aku telat,,, kenapa aku baru menyadari nya" gumam Dessy yang lagi mengitung telatnya tamu bulanan nya datang.
"apa aku hamil? aku harus memastikan nya" gumam Dessy lagi.
saat ini Dessy mengingat seseorang yang bisa membantunya. dia membuka kontak di handphone nya dan segera menghubungi seseorang itu.
"Hallo Mika, ini aku..." ucap Dessy di telpon.
"Dessy?" Mika diseberang sana menjawab telpon dari Dessy.
"Emmm...aku perlu bantuan mu, mau kah kau membelikan alat tes kehamilan?" pinta Dessy tampa basa basi
"baiklah, apa ada keluhan lain?" jawab Mika dengan datar.
sesuai perkiraan Dessy, mendengar respon Mika sangat tepat meminta bantuan dan membiarkan Mika memgetahui kehamilan nya.
Mika tidak akan mengundang kehebohan dia tetap tenang mendengar berita ini.
kalau ibu mertua nya mengetahui ini lain cerita pastinya.
"aku hanya sedikit pusing...
tolong rahasiakan ini dulu ke keluarga besar Lu termasuk Kelvin" ucap Dessy yang tidak mau berita kehamilan nya mengundang kehebohan.
"baiklah, nanti sore aku akan mampir ke rumah mu" kata Mika.
" terima kasih"
setelah itu Dessy mengakhiri telpon nya kepada Mika.
Ada rasa senang dan gelisah yang melanda hati Dessy.
kalau dia benar benar hamil, ini adalah berita bagus untuk Keluarga Lu.
dia gelisah hubungan antar dia dan Kelvin saat ini masih belum ada kejelasan yang pasti. Dessy masih menunggu Kelvin bicara tentang perasaan nya.
...
Kelvin yang dari pagi masih berada di ruang kerja. kini dia termenung sendiri di ruangannya.
beberapa kali dia mengacak rambutnya, pikiran nya saat ini benar benar kacau.
__ADS_1
biasanya ada problem apa pun di perusahaan pasti di selesaikan nya dengan tenang kali ini dia tampak gelisah.
bagimana dia menghadapi Dessy, dia sudah mencintai Dessy dan dia tidak mau kehilangan Dessy.
tapi masalah ini tiba tiba saja menghantamnya saat dia ingin menjalani rumah tangga yang utuh dengan Dessy.
Flasback On
ketika tadi malam Kelvin tidak pulang dia benar benar lembur di kantornya bersama sekretaris Joe, tapi saat dia ingin pulang ke rumah dia menerima telpon dari Jenny.
setelah menerima Kelvin mengendari sendiri mobil nya melaju ke Apartemen Jenny tinggal.
setelah sampai ke Apartemen, Kelvin mendapati Jenny yang hampir saja ingin mengakhiri hidupnya dengan meminum banyak obat obatan.
"apa kau bodoh, ingin mengakhiri hidup mu?" Kelvin membuang berbagai macam obat obatan kedalam sampah.
"ada apa dengan mu, katakan kepada ku...aku akan membantu mu" tambah Kelvin lagi.
Jenny memeluk Kelvin dengan isak tangisnya, Kelvin hanya bisa terdiam dan menepuk nepuk belakang Jenny.
"Kelvin aku tidak mau menjadi perusak rumah tangga mu" ucap Jenny dengan tangis nya.
"Maksudmu?"
"aku frustasi, aku tidak tau harus berbuat apa lagi...
"aku hamil anak mu" tambah Jenny lagi.
Degh...seperti di sambar petir di siang bolong Kelvin terdiam kaku mendengar Jenny mengaku saat ini lagi mengandung anaknya.
"Jenny jangan bercanda, kapan kita melakukan nya" tanya Kelvin yang melepaskan pelukkan Jenny.
"saat kita di Korea, kau mabuk waktu itu"
melihat reaksi Kelvin yang begitu syok, Jenny meraih tangan Kelvin "aku tau kita tidak ada hubungan apa apa lagi, ini kecelakan...aku akan mengugurkan anak ini" ucap Jenny
"tidak, kau tidak boleh mengugurkan nya...aku akan bertanggung jawab anak yang di perut mu tidak bersalah" ucap Kelvin dengan sendu.
jelas Jenny sangat senang mendengar apa yang di ucapkan oleh Kelvin.
Flasback Off
Kelvin mengingat ingat kembali kejadian di Korea saat itu, dia memang mabuk karena minum di jamuan pesta yang di adakan oleh koleganya.
setelah itu dia tidak mengingatnya lagi, saat bangun pagi nya dia hanya mendapati dia tengah tertidur di dalam kamar hotel milik Jenny.
__ADS_1
tidak mendapati sosok Jenny, Kelvin hanya melihat kartas Memo yang ditingglkan Jenny, memberitahu bahwa Jenny pulang lebih awal karena kontrak pemotretan.
saat itu Kelvin sangat yakin dia tidak melakukan yang lebih kepada Jenny.
"kenapa ini terjadi di saat aku mencintainya.
Dessy pasti akan meninggalkan ku saat mengetahui ini" gumam Kelvin lirih.
seandainya saat ini dia tidak terikat pernikahan dengan Dessy dan tidak jatuh cinta kepada Dessy. ini bukan lah masalah besar bagi Kelvin. dia pasti dengan senang hati menikahi Jenny.
dan juga dia tidak akan merasakan ketakutan seperti saat ini.
"seandainya waktu itu Sekretaris Joe siangnya tidak kembali ke sini, dia pasti tidak membiarkan aku mabuk dan membawa ku ke kamar ku sendiri"
"andai saja aku tidak ke jamuan pesta itu"
" andai saja aku tidak datang ke Korea, gara gara bisnis Br****ek itu.
Kelvin saat ini hanya bisa berandai andai, rasa nya dia ingin sekali memutar waktu agar dia tidak melakukan hal yang begitu bodoh.
tangan nya sudah berulang kali memukul dinding ruangan nya itu sehingga mengeluarkan sedikit darah.
...
sore sudah menjelang, mentari mulai mencondongkan cahaya nya yang mulai meredup.
sesuai dengan janjinya Mika mengunjungi Dessy dan memberikan apa yang di minta oleh Dessy.
Mika juga memberi Dessy vitamin dan obat penghilang pusing nya.
"kalau memang benar hamil, jaga lah kesehatan mu jangan terlaku stres dan lelah itu tidak baik untuk perkembangan janin di dalam perut mu" kata Mika
"baiklah aku mendengar kata kata mu"
"kalau begitu aku pulang dulu, nanti malam aku punya jadwal operasi lagi" pamit Mika meninggalkan rumah Dessy.
" terima kasih Mika" ucap Dessy dengan senyuman
"tidak masalah, aku menunggu kabar baik darimu " goda Mika kepada Dessy dan meranjak pergi keluar rumah Dessy.
setelah mengatar Mika keluar dari rumahnya, Dessy tidak sabar ingin menggunakan alat tes kehamilan nya.
dia sangat penasaran apa dia benar benar hamil atau hanya telat saja.
Saat di kamar mandi Dessy menutup mulutnya dengan satu tangannya, mata nya membulat melihat di alat tes kehamilan muncul 2 garis merah yang menandakan bahwa saat ini dia benar benar positive hamil.
__ADS_1
HAPPY READING...