Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 110


__ADS_3

Waktu seolah cepat berlalu, hari demi hari pun di lalui.


Tanpa terasa kini keluarga besar Lu dan keluarga besar Zhi tengah bersiap-siap menghadiri janji suci kedua mempelai dihadapan Tuhan dalam mengikat cinta mereka.


Sesuai dengan keinginan Mika dan Axel mereka melakukan pernikahan di Vila pinggir laut yang di miliki Dessy dan Kelvin.


Divila itu kedua keluarga besar, sahabat dan beberapa para kolega bisnis sedang berkumpul. Mereka sengaja merayakan pernikahan lebih privat dan tidak banyak mengundang orang.


"Kau sangat cantik sekali Mika" Dessy tengah menjumpai Mika di salah satu kamar yang sudah di siapkan untuk pengantin, kini Mika menggunakan gaun pengantin yang sangat cantik.


" Jelas saja cantik, ini hari special nya kakak ipar ku" sahut Shima yang juga ada di ruangan itu.


"Terima kasih semuanya" Mika tersenyum malu.


"Oh sayang, akhirnya kau menikah juga ku pikir anak gadis ku hanya akan menggunakan jubah putihnya. Aku terharu melihatmu menggunakan gaun pengantin" Ucap Sandra Ibunya Mika yang baru saja masuk berpura-pura bersedih.


"Mommi, jangan memulai deh" Protes Mika malu-malu.


" Ok, apa kau sudah siap sayang. Ini sudah saatnya" tanya Sandra.


Mika hanya tersenyum seraya menganggukkan kepalanya.


Kini dada nya penuh dengan berbagai macam perasaan, yang pastinya dia sangat bahagia saat ini.


Cinta pertama yang dulunya sempat kandas karena mementingkan pekerjaan masing-masing kini di satukan kembali oleh pernikahan.


Axel yang menggunakan tuxedo warna hitam dengan dasi kupu-kupu yang melingkar di lehernya, dia terlihat semakin tampan.


Kini Axel tengah menunggu kedatangan mempelai wanita di sebuah altar pernikahan yang sudah di persiapkan dan di hias di pinggir kolam renang Vila dengan latar belakang view laut yang membentang luas sehingga menambah moment romantis kedua mempelai.


Seketika tubuh Axel bergetar gugup bercampur bahagia setelah melihat Mika di gandeng oleh Martin Anderson berjalan menuju ketempat dia tengah berdiri.


"Kuserahkan putriku satu-satunya kepada mu, cintailah dia selayaknya aku mencintainya dan melindunginya sebagai seorang ayah" Ucap Martin ketika menyerahkan tangan Mika pada Axel.


Axel menganggukkan kepala tanda dia menyanggupi mencintai dan selalu menjaga Mika seumur hidupnya.


...


" ini kau kedua kalinya kau melihat pernikahan di dalam Keluarga Lu, Maaf aku masih merasa bersalah tidak memberikan mu pernikahan yang megah untukmu" Ucap Kelvin sendu yang duduk di samping Dessy mengenggam erat tangan istrinya itu.

__ADS_1


" Kelvin, sudah kukatakan aku tidak mempermasalahkannya. Aku pun tidak berkecil hati, yang terpenting aku begitu bahagia bersama mu sekarang"


" tetap saja aku selalu merasa kurang memberi kesempurnaan dalam hidupmu"


" Emmm begini saja, setelah bayi kita lahir. Kita adakan saja pesta besar-besaran untuk menyambut kelahiran anak kita dan kita berdua menggunakan gaun dan tuxedo yang hampir sama seperti pengantin. Bagimana? anggap saja pesta yang kita adakan pengganti pesta pernikahan kita" Ucap Dessy memberikan sebuah ide pada suaminya. Agar Kelvin tidak terus merasa bersalah ketika melihat pesta pernikahan yang megah.


Dessy tidak mempermasalahkan pernikahannya itu tanpa ada nya pesta karena pernikahannya dulu hanya sekedar kesepakatan yang membuat dirinya maupun Kelvin sama-sama ada alasan di balik pernikahan yang sebenarnya tidak di harapkan itu.


"oke aku setuju" jawab Kelvin seraya mengecup sekilas bibir Dessy.


Karena pernikahan Mika dan Axel di adakan pada Sore hari, para undangan pun bisa menikmati panorama sunset yang sangat indah. Pesta berjalan sampai malam hari, terlihat sekali para undangan begitu menikmati hidangan yang tersedia saling menyapa, tertawa dan bercerita di temani oleh suasana senja yang romantis.


"Sayang, kau tidak mau kue itu" Kelvin menujuk meja yang di penuhi dengan berbagai macam hidangan kue.


Dessy hanya menggelengkan kepalanya.


"Aku sedang tidak berselera makan Kelvin"


"biasanya makan mu banyak" Sambung Shima mereka tengah duduk di satu meja.


"Mungkin kakak ingin melahirkan" Ucap Bercandanya Anthony sambil terkekeh.


"Kalau bercanda jangan kelewatan" Pekik Kelvin. " lahirannya masih 2 minggu lagi"


"aku kan hanya berkata asal saja, jangan marah kak Kel" Bela Anthony.


" tapi wajahmu Des sedikit pucat loh" Shima memperhatikan wajah Dessy.


Dessy hanya tersenyum meringis tanpa membalas ucapan Shima.


" kau tidak apa-apa?" tanya Kelvin khawatir.


" Aku baik-baik saja Kelvin"


...


Tak berapa lama Dessy tiba-tiba mencengkram tangan Kelvin dengan kuat, sampai-sampai Kelvin meringis kesakitan.


"Ada apa sayang?" Tanya Kelvin.

__ADS_1


"Awww... Kelvin aku sudah tidak tahan lagi. Perut ku sangat sakit" Jawab Dessy dengan menahan sakit sambil memegang perutnya.


Melihat ada kehebohan di meja Kelvin dan lainnya Anna Lu mertuanya Dessy pun datang menghampiri.


"Dessy kenapa?" Tanya Anna tak kalah khawatirnya melihat Dessy kesakitan.


"Perutnya Dessy sakit Ma" Jawab Kelvin.


" Ya Tuhan, jangan-jangan Dessy akan melahirkan" Ucap Anna.


"tapi jadwalnya dua minggu lagi" Kelvin tampak bingung.


"Itu hanya prediksi, bisa saja bayinya ingin lahir lebih cepat. Mama yakin ini sudah saat nya Dessy lahiran" Anna Lu juga tiba-tiba ikutan panik.


Semua yang ada di situ pun kelihatan panik melihat Dessy tengah menangis menahan sakit diperutnya.


" Ada apa ini" Mika yang baru saja selesai berganti gaun malam tengah berlari menghampiri Dessy.


"Sepertinya Dessy akan melahirkan aku harus membawanya ke rumah sakit" Ucap Kelvin.


" Mohon kau tenang dulu"


"Bagaimana aku bisa tenang, istriku sedang kesakitan"


Mika pun meminta Axel mengambilkan peralatan medisnya di dalam koper yang dia bawa ke Villa. Mika memang kemana saja selalu membawa peralatan medisnya agar mudah di perlukan di saat situasi genting.


"berikan pada ku" Mika meminta stetoskop di dalam tas medis nya itu. Axel sekarang sudah seperti asisten dokter saja. Lalu Mika memeriksa tekanan darah serta denyut nadi Dessy.


"Sepertinya tidak ada masalah, tekanan darahnya normal" Mika pun melirik keseluruh arah tamu undangan mencari sosok yang di kenalnya. Tidak lama orang yang dicari pun muncul sepertinya habis dari toilet.


"Dokter Hanna" Teriak Mika memanggil Dokter Hanna yang kebetulan di undang oleh Mika untuk menghadiri pernikahannya.


Dokter Hanna pun mengambil alih tugas. Pesta yang masih berlangsung pun menjadi tegang.


Atas dasar pertimbangan semuanya, akhirnya Dessy di putuskan untuk lahiran di Villa itu saja karena Jarak tempuh untuk menuju rumah sakit memakan waktu 2 jam lebih belum lagi terhalang macet di jalan. Sedangkan dari hasil pemeriksaan Dokter Hanna bahwa Dessy sebentar lagi akan melahirkan takutnya saat di bawa ke rumah sakit Dessy malah lahiran di jalan. Walaupun semuanya sempat di tentang oleh Kelvin yang ingin sekali membawa Dessy ke Rumah sakit.


Anna Lu berusaha menenangkan Kelvin, Akhirnya Kelvin menyerahkan yang terbaik pada Dokter Hanna karena dia sudah tidak tahan melihat istrinya kesakitan.


Awalnya Kelvin sudah memerintahkan Joe untuk memanggil Helikopter untuk menjemput mereka agar lebih cepat sampai ke rumah sakit tapi mendatangkan helikopter juga memerlukan waktu. Akhirnya helikopter tetap di datangkan hanya untuk berjaga-jaga bila situasi berubah darurat.

__ADS_1


__ADS_2