
Perusahan JM Grup.
"ada apa kau ke mari?" Tanya Kelvin.
"Kelvin aku minta maaf semalam langsung menemui mu di rumah mu" Jawab Jenny.
Tok Tok Tok...
suara Sekretaris Joe Mengetuk pintu. " Tuan, Nyonya Besar ingin menemui anda" Ucap Sekretaris Joe.
Kelvin menatap Jenny "kau keluarlah dulu, nanti kita bicarakan lagi" pinta Kelvin.
Jenny tidak bisa berkata apa lagi, kalau dia memaksa ingin bicara dengan Kelvin, pasti Kelvin tidak akan mau menemuinya lagi.
"baik lah Kelvin, aku pergi" Jawab Jenny.
Saat Jenny keluar dari pintu ruangan Kelvin dia berpapasan dengan Anna Lu ibunya Kelvin.
Anna Lu menghentikan langkah kakinya dan berbalik memanggil Jenny.
Jenny membalikkan badannya melihat kearah orang yang memanggilnya.
"Apa Kau Jenny, aku mengetahui hubungan mu dulu dengan anak ku" Ucap Anna Lu menghampiri Jenny.
"iya Nyonya Besar, tapi itu hanya masa lalu" Ucap Jenny dengan lemah lembut dan memberi salam dengan menundukkan kepalanya.
"Emm aku sudah mengetahui semuanya, walaupun Kelvin tidak memberikan status untuk mu, ku harap aku bisa menjaga kandungan mu dengan baik" Ucap Anna Lu penuh simpati.
"baik Nyonya, bagaimana pun ini adalah keturunan dari Keluarga Lu" Ucap Jenny penuh penekanan.
Setelah itu Jenny Chang pamit untuk pergi. Anna Lu berpikir anak nya Kelvin tidak pernah bermain-main soal cinta tetapi saat ini anak nya itu seperti sedang mengalami hukuman, melibatkan dua wanita yang posisinya sama pentingnya. yang satu istri sah, yang satu walau mantan pacar tapi sedang mengandung anak nya.
Kedatangan Anna Lu ke kantor Kelvin bukan tanpa sebab, dia hanya ingin memberi sebuah saran kepada anaknya biar sedikit terlihat adil antara Dessy dan Jenny. Anna Lu sudah memikirkan dengan matang sampai-sampai menganggu jam tidurnya.
bagaimana pun Anna Lu dia adalah wanita dan juga seorang ibu. di posisi masing-masing dia sangat mengerti.
__ADS_1
"Ma, itu harus di bicarakan kepada Dessy. aku takut dia akan sakit hati" Ucap Kelvin.
"iya kau benar, ini tidak akan berjalan lama sampai anak itu lahir" Ucap Anna Lu.
Anna Lu menyarankan kepada Kelvin untuk membawa Jenny pulang kerumah yang sekarang di tempati Kelvin dan Dessy. Sedangkan Kelvin dan Dessy untuk sementara tinggal di Rumah Utama.
Anna Lu tidak akan menyarankan mereka tinggal bersama karena itu sama saja memulai perang dunia ketiga.
Anna Lu memberikan saran seperti ini hanya untuk menghormati Jenny yang sedang mengandung calon cucunya, setidaknya selama Jenny hamil ada yang memperhatikan nya. mengingat Jenny di Negara Y tidak ada siapa-siapa yang menemani nya, keluarga nya semua kini sudah tinggal di Luar Negeri.
"Ma, Mama saja yang berbicara kepada Dessy mengenai hal ini. aku tidak mau dia salah paham lagi kepada diri ku. Saat ini saja dia masih marah kepada ku" Ucap Kelvin sambil memberi secangkir teh kepada Mama nya.
"Kenapa harus Mama, kan kamu suaminya" Protes Anna Lu.
"tapi ini ide nya mama, kalau Mama sendiri tidak mau memberitahu Dessy lebih baik Jenny tetap saja di Apartement nya. Dari pada Dessy akan mencincang ku" tolak Kelvin.
"Apa Dessy, segalak itu?" Tanya Anna Lu sambil tertawa.
"kau memang pantas di cincang" tambah Anna Lu yang masih tertawa.
Anna Lu menutup mulutnya untuk menahan tawanya melihat ekspresi wajah anaknya yang sedang kesal. "Ya Ya...baiklah ibu akan bicara kepada Dessy. kalau begitu ibu akan pulang dulu" Ucap Anna Lu yang bangkit dari duduknya dan meninggalkan ruangan kantor Kelvin.
"ku harap Dessy bisa terima saran nya mama" Gumam Kelvin yang sedikit gugup membayangkan Dessy yang mengetahui Jenny akan tinggal di rumah mereka.
Sebenarnya Anna Lu hanya memberi saran kepada Kelvin, tetapi keputusan tetap kepada Kelvin. Namun Kelvin menyetujuinya karena menurutnya akan lebih aman kalau orangnya yang menjaga Jenny di lingkungan Keluarga Lu. ini hanya semata melindungi bayi yang di kandung oleh Jenny.
...
Sedangkan di lain tempat Dessy sibuk dengan pekerjaan nya di kantor. Kesibukkan nya membuat dia lupa sesaat dengan masalahnya. Dikantor dia cukup terhibur melihat tingkah laku dan kekonyolan teman-teman nya. terutama Winni yang kadang saat bicara tidak ada stop nya. sampai-sampai selalu di beri teguran oleh Kak Elly.
Yang pastinya teman-teman nya itu sangat suka sekali bergosip, mendengar mereka heboh bergosip Dessy hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan tersenyum lucu mendengar pembicaraan antar teman sekantornya itu.
"Hai apa tau berita terkini Model Jenny Chang akan beristirahat dalam dunia permodelan dan tidak mengambil Job dalam 1 tahun kedepan" Ucap Winni heboh.
" Benarkah, apa yang terjadi?" tanya salah satu teman sekantor Dessy.
__ADS_1
" tidak ada yang tau alasan yang pasti, dia hanya mengumumkan hanya ingin istirahat saja" jawab Winni yang mengerutkan alisnya seperti seorang Detektif yang berpikir untuk memecahkan kasus.
Istirahat 1 tahun? yah itu wajar dia sedang hamil, sangat memalukan kalau dia tetap bekerja. karena dia hamil tanpa suami yang sah. batin Dessy.
Drezzzzt...Handphone Dessy bergetar di atas meja kerjanya.
di lihatnya sebuah pesan singat dari mertuanya agar sepulang kerja nanti Dessy bisa pulang ke Rumah Utama.
Anna Lu tidak akan menunda-nunda untuk berbicara kepada Dessy mengenai Jenny akan dipindahkan untuk sementara di rumah Kelvin dan Dessy.
...
Sepulang kerja Dessy langsung menuju ke Rumah Utama. tentu saja dia sudah memberi tahu Kelvin akan ke Rumah Utama untuk menemui mertuanya.
Takut nya saat Kelvin sudah pulang dirinya masih di Rumah Utama, hal itu akan memancing Emosi seorang Kelvin.
" Ma..." Sapa Dessy
"sudah datang ternyata, duduklah nak" Ucap Anna Lu menepuk-nepuk sofa di sampingnya.
Dengan pelan Dessy duduk di samping mertuanya, kini dia sedikit gugup karena melihat mama mertua nya ingin membicarakan hal yang penting kepada dirinya.
Dessy memperhatikan kiri dan kanannya. " di mana Kakek dan Papa" tanya Dessy yang tidak melihat sosok Kakek dan Papa mertuanya itu.
"Kakek ada di dalam kamarnya, sedangkan Papa mu baru tadi pagi berangkat ke Jepang ada pertemuan bisnis di sana" Jawab Anna Lu.
"Oh...baiklah Ma, ada apa Mama menyuruhku ke Rumah Utama" tanya Dessy sambil tersenyum manis ke mertuanya itu.
Anna Lu menarik nafas panjang nya dan meraih salah satu tangan Dessy. " Nak, kau pasti tau tentang Jenny. kami semua juga sudah di jelaskan oleh Kelvin" Ucap Anna Lu dengan lemah lembut.
"Maafkan Kelvin dan terima kasih masih bersedia di sisi Kelvin" Tambah Anna Lu yang tiba-tiba meneteskan airmata nya.
Melihat Mertuanya mengeluarkan buliran air mata, Dessy merasa bingung ada hal apa yang akan di bicarakan mertuanya ini.
...----------------...
__ADS_1
Happy Reading..❤❤❤