Ceo'S Crazy Wedding

Ceo'S Crazy Wedding
Bab 94


__ADS_3

Alunan musik Klasik yang romantis memanjakan setiap pengunjung seakan ingin berdansa.


Kelvin beranjak dari tempat duduk nya dan berdiri di belakang Dessy. Dia mengeluarkan kotak perhiasan yang berisika sebuah kalung


kalung yang sangat indah dan mewah, yang terdiri dari 52 berlian putih yang mencapai harga US$ 8,1 itu melingkar indah di leher Dessy.


"Kelvin, apa ini tidak berlebihan?" Dessy melihat kalung yang sedang melingkar di lehernya.


" Tidak sayang, kau pantas mendapatkannya"


" Benarkah?" Mata Dessy berbinar. Kelvin tersenyum mengangguk ke Dessy yang terlihat sangat senang.


" Apa bisa di jual lagi?" tanya Dessy dengan semangat.


" Hei,,, kalau begitu Kembalikan saja" Jawab Kelvin menatap tajam ke arah Dessy.


Dessy melambai-lambaikan tangan nya ke depan sambil tersenyum. " Sorry, aku hanya bercanda saat ini aku belum kekurangan uang kok. jadi belum berencana menjualnya" Ucap Dessy dengan nada bercanda.


"apa pun yang ku berikan jangan di jual, aku masih sanggup memberi mu uang"


" iya ya Tuan Muda Lu, jangan di anggap serius"


" Wah...makanan nya sudah datang, kelihatan nya sangat lezat" Dessy yang tidak sabar menyantap hidangan yang barusan saja di sajikan oleh pelayan restoran.


" apa kau ingin berdansa dulu sebelum makan?" Tanya Kelvin.


" tidak, tidak dengan perut yang membuncit ini" Tolak Dessy.


" Ayolah..." Kelvin sudah mengulurkan tangan nya.


" Nanti makanan nya dingin"


"kalau kau mau kita bisa pesan lagi.

__ADS_1


Dessy sudah tidak bisa menolak ajak kan Suaminya untuk berdansa. Mereka tidak melakukan dansa yang semestinya, Dessy mengalungkan kedua tangan nya di leher Kelvin dan kedua tangan Kelvin berada di pinggang sang istri.


Mereka hanya menggerakkan kaki ke kiri danke kanan saja dan mereka saling memandang satu sama lainnya.


" Terima Kasih Kelvin"


" Ssttt, aku tidak suka mendengar kau berterima kasih. Aku hanya ingin kau selalu bahagia bersama ku sayang" Kelvin menatap istrinya dengan penuh kelembutan dan sayang.


"bersama mu adalah kebahagian ku Kelvin"


Kelvin meraih tengkuk Dessy agar dia bisa mencium bibir istrinya itu dengan mesra. Dessy merasa ini adalah ciuman terlemut yang pernah dia rasakan selama ini saat Kelvin menciumnya.


Dia terbuai dengan kelembutan sentuhan bibir Kelvin sehingga tidak menyadari suara tepuk tangan para pengunjung restoran itu yang juga sedang berdansa. Melihat Kelvin dan Dessy begitu mesra membuat pengunjung dan pegawai restoran tersebut sepontan bertepuk tangan.


" Kelvin lepaskan, aku sangat malu" Dessy menyembunyikan wajahnya di dada Kelvin. Sedangkan Kelvin terkekeh sambil menundukkan kepalanya mengucapkan terima kasih kepada semua yang ada di restoran itu.


"ini sangat memalukan Kelvin, kau mencium ku di depan umum" Dessy yang sudah duduk kembali di meja mereka.


"tapi kau menikmatinya" Goda Kelvin yang masih terkekeh melihat wajah istrinya yang seperti tomat dari tadi merah merona.


Dessy sangat senang perlakuan Kelvin yang selalu perhatian dan memanjakannya setiap saat.


"jangan meminum wine ini tidak baik buat bayi kita, kau minum saja jus yang telah ku pesan kan"


" Aku tau, pria cerewet" sahut Dessy ketus.


Kelvin kembali terkekeh melihat istrinya.


Malam yang indah di Kota Paris mereka lewatkan dengan makan malam yang romantis dengan alunan musik klasik dan dihiasi lampu-lampu yang indah.


...


Di mana Dessy dan Kelvin merasakan kebahagian mereka, sebaliknya di Kota Y tampak seorang wanita yang terlihat habis mabuk-mabukkan.

__ADS_1


" Dari mana saja kau, pagi bagini baru pulang?" tanya Veni Lin kepada anak nya.


" Sudah lah Ma, aku hanya bersenang-senang di pesta ulangtahun teman ku" Jawab Keyli Lin yang merebahkan dirinya disofa.


" Kau pasti banyak minum, badan mu penuh dengan bau alkohol" Veni Lin menghendus-henduskan hidung nya dekat tubuh anaknya.


" Untung saja Papa mu lagi tidak ada di rumah, bisa-bisa dia akan marah melihat mu seperti ini" Ucap nya lagi. Tapi Keyli tidak menghiraukan celotehan Mama nya dia cuma memejamkan mata sambil memijit-mijit keningnya yang masih terasa berat. Karena dia banyak minum, efek alkoholnya masih terasa.


"tunggu sebentar Mama buatkan minuman pereda mabuk" Veni Lin berjalan menuju dapur.


Tidak begitu lama, Veni kembali memberikan minuman pereda mabuk kepada Keyli, Keyli pun menghabiskan minuman itu.


" Ma, apa Dessy ada menghubungi kita?" Tanya Keyli yang tiba-tiba membahas Dessy.


"Ehhh...wanita yang tidak berterima kasih itu, walaupun dia menghubungi kita duluan aku tidak sudi menerimanya kembali" Jawab Veni Lin dengan angkuhnya.


"Ma, aku mendengar dari teman ku yang bekerja di JM Grup Dessy sekarang sedang hamil" Keyli merasa kesal sendiri saat mengingat beruntungnya hidup Dessy sekarang bisa mempunyai suami yang tampan dan kaya raya di kota Y.


" Apa? dia hamil?" Veni Lin tak kalah kagetnya mendengar Dessy tengah hamil anak dari Kelvin Lu, padahal dirinya mengharapkan Dessy di campakkan oleh Keluarga Lu terutama Kelvin Lu.


"Mama, aku tidak bisa terima Dessy sekarang bisa bahagia dalam hidupnya. Aku harus melihat Dessy menderita dan hancur Ma. Dari dulu dia selalu di perhatikan oleh Nenek dia selalu di nomor satukan oleh nenek. Barang yang di berikan pun selalu bagus di bandingkan dengan ku. aku tidak akan biarkan dia menikmati kebahagian nya lebih dari ini" Ucap Keyli yang dengan penuh rasa benci dan kekesalan.


Rasa iri dan tidak terima hidup Dessy lebih baik dari dirinya sudah merasuk sangat dalam pada Keyli. itu membuat kebencian nya terhadap Dessy kian bertambah. Saat Dessy hancur, menangis dan putus asa di situ lah rasa kepuasan nya.


"Sudahlah Key, Kau juga pasti bisa mendapatkan pria yang kaya raya" Hibur Veni Lin. Sebenarnya dia tidak mempedulikan kehidupan Dessy itu bagaimana yang penting Dessy bisa keluar dari Keluarga Lin dan semua kekayaan Keluarga Lin jatuh kepada dirinya.


" Mama " Pekik Keyli. " Ma, tidak ada lagi pria yang kekayaan nya melebihi Kelvin Lu diKota Y ini. Bagaimana bisa j**ang itu mendapatkan seorang Kelvin!"


"Pasti dia menjual tubuhnya, dia bisa apa lagi selain menjual tubuhnya" Ucap Veni Lin.


" Kau benar Ma, J**ang itu pasti menjual dirinya sehingga Kelvin mau menikahinya. Seharusnya pria seperti Kelvin itu pantasnya bersama wanita seperti ku"


Rasa benci Keyli terhadap Dessy tidak ada berkurang nya. Pasalnya dari dulu Keyli merasa selalu kalah dalam hal apa pun, baik secara akademik, keahlian, bahkan kecantikan dia selalu kalah. Saat di sekolah pun Dessy selalu populer dikalangan siawa laki-laki. Dari itu dia sangat membenci Dessy. Padahal Dessy sendiri tidak ada rasa bersaing dengan Keyli malahan dia selalu menerima makian dari mulut Keyli.

__ADS_1


Kali ini Keyli bertekat akan menghancurkan Dessy sehingga dia merasakan apa itu penderitaan.


__ADS_2